Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS REKONSTRUKSI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV DAN V SD GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG ., Nyoman Agus Tri Adnyana; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7510

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi dimensi sikap sosial yang dimiliki siswa, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi sikap sosial siswa melalui penerapan pendekatan saintifik. Populasi dan sampel adalah siswa kelas IV dan V SD gugus XIII Kecamatan Buleleng dan sampel di tiga SD. Metode yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi sikap sosial yang dimiliki siswa kelas IV dan V SD secara umum rata-rata 86,15 (tinggi), namun hasil rata-rata indikator pada sikap gotong royong 7,40 (sedang), sikap disiplin 7,27 (sedang), sikap sopan 7,31 (sedang), dan sikap percaya diri 7,29 (sedang). (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi sikap sosial siswa kelas IV dan V SD melalui penerapan pendekatan saintifik hanya diterapkan pada indikator sikap sosial yang berada di bawah kategori tinggi hasil secara umum rata-rata 39,80 (sangat tinggi), hasil rata-rata setiap indikator yang direkonstruksi yaitu sikap gotong royong 9,72 (tinggi), sikap disiplin 10,22 (sangat tinggi), sikap sopan 10,03 (sangat tinggi), dan sikap percaya diri 9,81 (sangat tinggi). Dengan demikian penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran dapat dikatakan efektif karena hasil hitung rata-rata sudah mengalami peningkatan.Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, sikap sosial This descriptive research aimed to determine (1) the description of student social attitudes dimension, (2) the description of the effectiveness of the student social attitude reconstruction through the implementation of the scientific approach. The population was the IV and V grade students in XIII group of Buleleng district and for the sample using three schools. The research used questionnaire and interviews methods with descriptive analysis techniques of quantitative and qualitative. The results showed that (1) the description of the students social attitudes of IV and V grade students was in general average is 86,15 (high), but the average of indicator on the attitude of mutual cooperation is 7,40 (medium), discipline 7,27 (medium), politeness 7,31 (medium), and the confident attitude 7,29 (medium). (2) the description of the effectiveness of the student social attitude reconstruction through the implementation of the scientific approach is only applied to the indicators of social attitudes wich are under the high category, generally average is 39,80 (very high), the average of each indicator who reconstructed, such as the attitude of mutual cooperation is 9,72 (high), discipline is 10,22 (very high), courteous attitude is 10,03 (very high), and the confident attitude is 9,81 (very high). So that, the implementation of a scientific approach in the learning can be said to be effective because the results of average had increased.keyword : analysis, reconstruction, social attitudes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 8 Bungkulan yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas V SD N 5 Bungkulan yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 4,38 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : hasil belajar IPA, LC5E This study aimed to determine the differences of Science learning outcomes between students who were given Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia and students who were given conventional learning models in the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015 / 2016. This study wis a quasi-experimental design and used post-test only control group design. The population of this research was all of fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016 which consisted 173 people. The samples of this study were 19 fifth grade students of SD (Elementary) N 8 Bungkulan and 21 fifth grade students of SD N 5 Bungkulan. The students Science score as the data of this study were collected by using a multiple choice test / objective. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study shows it was found that there were significant differences between students who were given Learning Cycle 5E with the help of interactive multimedia model and the students who were given conventional model in term of Science score (tobs = 4,38 dan tcv= 2,021, tobs > tcv). From the result, it can be concluded that Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia model effected the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan’s Science outcome.keyword : Science’s learning outcome, Learning Cycle 5E
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS PRATYAKSA PRAMANA, ANUMANA PRAMANA, UPAMANA PRAMANA, DAN SABDA PRAMANA (PAUS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA ., Gusti Ayu Sri Handayani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus PAUS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester II di Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Semester II di Gugus Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 227 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,26 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus PAUS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional. Hal ini berarti, penerapan model belajar siklus PAUS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : siklus belajar PAUS, hasil belajar IPA This research aims to knowing the difference of science learning results between two groups which learned with PAUS learning cycle model and conventional learning model towards fourth grade students in Sukasada District on academic year 2015/2016. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of fourth grade students of 5th cluster in Sukasada District on academic year 2015/2016 which consists of 227 students in amount. To get samples, this research is applied random sampling technique. Data were collected by using test in optional test form. The collected data were analyzed using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test for independent sample) method. Based on analyzed data, it was discovered that thitung was 5,26 and ttabel was 1,684 with 5% of signification degree. It describes that the value of thitung is higher than ttabel. So, it can be concluded that there is a significant difference of science learning result between two groups that learn using PAUS and conventional learning model. In other words, it concluded that PAUS learning model has a positive influence on science learning results. keyword : PAUS learning model, science learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas V ., Ni Wayan Sri Widyantari; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok kontrol yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA di kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 132 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa SD No. 2 Penglatan sebanyak 38 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa SD No. 2 Alasangker sebanyak 40 orang sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi; (2) kemampuan berpikir kritis siswa kelompok kontrol berada pada katagori sedang; (3) terdapat berbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, berpikir kritis This study was aimed to (1) describe an ability of critical thinking of students from experimental group who were treated by project based learning model, (2) describe an ability of critical thinking of students from control group who were treated by conventional technique (3) to know a significant different of ability of critical thinking between students who were treated by project based learning model and students who were treated by conventional technique in natural science course in the fifth grade of elementary school in Gugus IV Buleleng district. This research was a quasi experimental research with using non-equivalent post test only of control group design. The population of this research was all students of fifth grade elementary school in Gugus IV Buleleng district in academic year 2014/2015 who involved 132 people. The sample of this research was determined through random sampling technique and chosen 38 people as experimental group and 40 students of SD No. 2 Alasangker as control group. The data of critical thinking ability of students was collected by using essay and analyzed through using descriptive analysis and inferential statistic (T-test). The result of this study showed that: (1) an ability of critical thinking of students from experimental group was in the high category; (2) an ability of critical thinking of students from control group was in the middle category; (3) there was a significant different of critical thinking between group of students who were treated by project based learning model and group of students who were treated by conventional technique. It can be concluded that the project-based learning model a significant effect on students' critical thinking skills in science subjects compared to conventional learning model.keyword : project based learning, critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA VISUALTERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN SAWAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Yosi Rosiana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10838

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 174 orang siswa. Sampel pada penelitian ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebanyak 44 orang siswa kelas V terpilih sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data hasil belajar IPS dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru dengan nilai thitung 4,33 dan nilai ttab 2,02, dengan demikian maka thitung>ttab. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Numbered Head Together, media visual, hasil belajar, IPS. The issue in this research was the low learning result of students in social science. This research aimed to find out the significant difference of the social since learning result between of students taugth by Numbered Head Together learning model aided by visual media and the student taught by teacher-centered learning on the 5th grade of elementary school student in cluster IV Sawan district academic year 2016/2017. The research design used in this research was post-test only control group design. The population of this research was 174 5th grade elementary school students. The sample of this research was randomly selected by using simple random sampling technique. 44 5th grade elementary school students were selected as the sample. The data of social science learning result was collected by using method test. The data was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics by t-test technique. The research result indicated that there is a significant differnece of social science learning result between the 5th grade students taught by Number Head Together aided by visual media learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered learning with the value of tarithmatic 4.33 > ttable 2.02. Based on this finding, it can be councluded that number head together aided by visual media learning model affected possitively towards the 5th grade students’ learning result in social sciencein cluster IV of Sawan district.keyword : Numbered Head Together, visual media, learning result, social sience.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Made Lianto; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 2 Penarukan dan kelas IV SDN 5 Penarukan. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukan oleh t (29,87) > t (2,019). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (19,86) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (15,38). Dengan demikian, model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2015/2016 di Gugus II Kecamatan Bueleleng.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model. The research design was quasi experiment, with post-test design only of control group design. The population of this study was entire students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. The research sample was grade IV students from SDN 2 Penarukan and grade IV students from SDN 5 Penarukan. Sample was classified using simple random sampling technique. Data of learning outcome was collected using multiple choice test. Data being obtained was analyzed using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The result of study shows that there is significant difference on the science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model on the students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. This is showed by t (29.87) > t (2.019). Next, the mean of experiment group (19.86) is greater than the mean of control group (15.38). Thus, course review horay learning model has an effect to the Science learning outcome of the grade IV Elementary school students school year 2015/2016 of Cluster II in sub-district of Buleleng.keyword : Course Review Horay, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GANJIL DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013-2014 ., Kadek Andriani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar mengetahui model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual, Intellectual) berbantuan peta pikiran (Mind Mapping) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk eksperimen semu (quasi eksperimen), desain post-test 0nly control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD yang bergabung d gugus VI terdiri dari 6 sekolah dengan jumlah siswa kelas V sebanyak186. Sampel diambil dengan cara random sampling, tediri dari SD 4,8 sangsit yang berjumlah 83 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajarn SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) berbantuan peta pikiran(Mind Mapping) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajarn konvensional ( > ). Disamping itu rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran SAVI bermuatan peta pikirin (21,4), lebih tinggi daripada rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran konvensional (17,7) Kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran SAVI bermuatan peta pikiran menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model SAVI, Hasil Belajar IPA The purpose of this research is to analyze the different between learning output in student group with SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) assited by Mind Mapping and Conventional Teaching and Learning Model. This research belong to quasi experiment with post-test only control group design. Population of this research were 6 elementary schools in VI cluster with 186 stundents in V grade. Sample were taken by simple random sampling, consist of 4 and 8 Sangsit Elementary School with 83 students. The data are about Natural Science teaching and learning output. The data were analyzed by inferential and descriptive statistic. As the follwoy up of inferential statistic, t-test used to examine the different of student learning output. The result showed that were significant different learning output between student group with SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) assisted by Mind Mapping and Conventional Teaching and Learning Model (t count = 4,15 > t table = 1,68). Besied that, the avarage score of Natural Science with SAVI assisted by Mind Mapping (21,4) were higher than Conventional teaching and learning model (17,7). Group of student that learn with SAVI assisted by mind mapping showed the learning output better than conventional teaching and learning model.keyword : SAVI model, outcome Science
PENGARUH KONTRUKTIVISME MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MELALUI LESSON STUDY SD KELAS V ., I Kadek Gede Suparma Ariadi; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 1 Astina Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VA dan VB di SDN 1 Astina yang berjumlah 54 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas VB yang berjumlah 25 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajrakan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V dengan thit= 32,923 > ttab= 2,021 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran problem based learning melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning yaitu 23,68 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 15,12. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mengatasi kendala-kendala dalam mengajar.Kata Kunci : Problem Bases Learning, Hasil Belar, IPS This study aims to find a significant difference between the results of social studies students learn through problem based learning model learning with students who learn through conventional learning in class V Elementary School 1 Astina Buleleng, Buleleng. Type this research is quasi-experimental research. The population of this research is all class VA and VB State Primary School 1 Astina totaling 54 students. The research sample is classes totaling 29 students VA and VB grade students numbering 25 students. Methods of data collection is done with test method is to test objectively. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ie t-test. The results of this study indicate that there are differences between student learning outcomes dibelajrakan using problem-based learning model learning with students that learned with conventional learning models in class V with thit = 32.923> ttab = 2.021 a significant difference. Based on the analysis results of the data model of learning problem based learning through lesson study affect the results of social studies. It can be seen from the average score of students who use problem-based learning model learning is 23.68 and the average score of students who use conventional learning models, namely 15.12. Repairs carried out in the learning process by using the Social Sciences learning model of problem based learning through lesson study to improve student learning outcomes and be able to overcome the obstacles in teaching.keyword : problem based learning, learning outcomes, science sosoal
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 KALIUNTU ., Kadek Erawati; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kalintu. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan penilaian unjuk kerja untuk keterampilan berbicara. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua tahap yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial, uji t (t-test). Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kaliuntu. Dengan thitung =18,42 dan ttabel = 2,034 signifikan pada p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Md. Padmarani s; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi 164 siswa. Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung= 7,673 > ttabel= 2,000) dan dilihat dari rata-rata hitung ternyata skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kuantum lebih tinggi dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu ( = 23,52 > =15,76). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model pembelajaran kuantum, hasil belajar, Gugus I Kecamatan Buleleng. This research aims to find out the difference a result learn IPA groups of students who are learning to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This type of research is a research experiment of quasi (quasi alphabets experiment) and the draft post test only control group design. The population of this research is the whole grade IV Cluster I sub district of Buleleng year 2015/2016 lessons with a total population of 164 students. Samples taken by way of simple random sampling of 58 students. The data collected in this research is the result of learning the IPA. Test results form learn the IPA used was multiple choice. The data were analyzed using t-test to test the difference in student learning outcomes. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning outcomes students learn to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This is shown by (thitung = ttabel > 7.673 = 2.000) and the views of the average count turns out to be an average score of students who study obtained using quantum learning model is higher with students who learn to use the conventional learning model ( = 23.52 > = 15,76). Based on the foregoing, it can be concluded that the positive effect of quantum learning model against the results of student learning on subjects natural science class IV on the cluster I Sub Buleleng years lessons 2015/2016.keyword : Quantum learning model, the results of the study, Cluster I sub district of Buleleng.
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Sri Handayani ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Kadek Gede Suparma Ariadi ., I Kadek Sri Putra ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Andita Opasana ., I Made Lianto ., Kadek Arida Purnama Dewi ., Kadek Erawati ., Kadek Evi Diantari ., Kadek Mawar ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Ririn Sumarliani ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Tri Wijayanti ., Made Partha Kesuma ., Md. Padmarani s ., Meida Dwi Sana Tiballa ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Kadek Widi Astuti ., Ni Komang Tri Virgawati ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Pebriani Suci Lestari ., Ni Luh Yuni Astari ., Ni Made Desy Ratnayanti ., Ni Made Srimaheni ., Ni Made Tuti Widyastini ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Santiani ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Dian Wahyuni ., Rahmawati Utari ., Sang Gede Angga Wiguna Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Astari, Komang Juli Bagaskara, I Made Yuda Cahyana, Gd. Roni Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Sutarjana ., Dewa Made Sutarjana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana Dharma, I Putu Wira Diana Sari, Ni Luh Sintya Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gd. Roni Cahyana Gita Cemara, Gusti Ayu Gusti Ayu Dwi Lisa Novita . Gusti Ayu Gita Cemara I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Utami Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Budiastra . I Ketut Gading I Ketut Sudita I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Edi Andana . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Nengah Suandi I Nyoman Jampel I Putu Wira Dharma I Wayan Widiana Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Andriani . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Arystya Noviana . Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Kusmariyanti, Nyoman Luh Suartini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sumantri Ni Kadek Adnyani ., Ni Kadek Adnyani Ni Kadek Ayu Widyawati Ni Ketut Yantiningsih ., Ni Ketut Yantiningsih Ni Komang Sarini Ni Luh Putu Murtita Santiana . Ni Nyoman Eka Laksmini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nyoman Dantes Nyoman Kusmariyanti Octaviani, Devi Panji Setiawan Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Purwati, Gusti Ayu Made Putri, Ni Nyoman Yudastri Putu Agus Ariana Putu Elsa Yulian Vitriani Giri ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri Putu Indah Sintya Dewi Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Ngurah Dwija Palguna . Redy Kresna Arimbawa S.Pd. Kadek Suranata . Sarini, Ni Komang Sastrawan, Putu Agus Putra Sastrawan, Putu Agus Putra Setiawan, Panji Setiawan, Panji Suantara, I Kadek suwandi, wiriya Widani, Ni Kadek Tri Widani, Ni Kadek Tri Widyawati, Ni Kadek Ayu Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yundarini, Ni Komang Suci