Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyaluran Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2025 Melalui Perbankan Syariah Ianatus Saidah; Nur Rohmah; Azka Laila Azkia; Muhammad Iqbal; Asri Andriyani; Wahidullah Wahidullah
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 2 (2025): Artikel Bulan Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i2.373

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam potensi dan tantangan dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahun 2025 kepada peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan melalui perbankan syariah. Program BSU merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah Indonesia untuk menjaga kesejahteraan pekerja berpenghasilan rendah dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh ketepatan penyaluran bantuan kepada penerima yang memenuhi syarat, serta kecepatan dalam distribusinya. Penelitian ini menyoroti peran penting perbankan syariah sebagai mitra potensial dalam proses distribusi BSU. Perbankan syariah dinilai memiliki keunggulan dalam hal prinsip keuangan yang etis dan inklusif, serta infrastruktur digital yang berkembang pesat. Kajian difokuskan pada tiga aspek utama: kesiapan teknologi yang dimiliki bank syariah dalam mendukung penyaluran dana secara efisien, kesesuaian regulasi yang mengatur kerja sama antara pemerintah dan lembaga keuangan syariah, serta tingkat literasi dan pemahaman peserta BPJS terhadap layanan perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber terpercaya, seperti laporan lembaga pemerintah, artikel ilmiah, dan pendapat para pakar ekonomi syariah. Penelitian ini juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari program BSU melalui bank syariah, termasuk kontribusinya terhadap peningkatan inklusi keuangan dan kepercayaan masyarakat. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi kebijakan publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.  
Implementation of Good Corporate Governance (GCG) Sharia in Maintaining the Sustainability of Commercial Banks in Indonesia Reska Maulida; Isti Safira; Fatih Fuadi; Muhammad Iqbal
Neo Journal of economy and social humanities Vol 4 No 4 (2025): Neo Journal of Economy and Social Humanities
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v4i4.375

Abstract

This study aims to analyze the causal relationship between the implementation of Sharia good Corporate Governance and the long-term operational resilience of Sharia commercial banks, as well as integrating Islamic ethical concepts such as Ihsan and Maqashid Sharia into GCG performance measurement models. This study uses a normative-juridical-qualitative approach that is reinforced by quantitative-descriptive content analysis. The normative approach focused on the evaluation of the regulatory framework and the theological foundation, while the empirical analysis referred to the data of Sharia commercial banks operating in Indonesia for the period 2014-2023. Research shows that effective implementation of Sharia GCG contributes significantly to profitability (ROA) and operational resilience. The Sharia Supervisory Board (DPS) serves as a pillar of integrity with strict legal accountability. Banks that apply the Ihsan principle perform voluntary disclosure, which creates superior Trust Capital. However, the main challenge lies in the substantive implementation due to personal involvement and cultural challenges such as mental corruption. Good Sharia Corporate Governance is a non-negotiable prerequisite for the sustainability of Sharia commercial banks in the financial, ethical, and social dimensions. The effectiveness of Sharia Good Corporate Governance positions the bank to meet the dual objectives of mundane and ukhrawi accountability, with ethical transparency and Islamic Social Reporting (ISR) reporting as an important instrument in maintaining stakeholder trust.
THE EFFECT OF FOREIGN INVESTMENT, NET EXPORTS, AND TOURIST ARRIVALS ON ECONOMIC GROWTH IN ASEAN COUNTRIES: AN ISLAMIC ECONOMIC PERSPECTIVE (2019–2023) Dela Sisilia; Muhammad Iqbal; Ghina Ulfah Saefurrohman
Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jam-ekis.v9i1.9346

Abstract

Asean was formed with the aim of accelerating the economic growth of its member countries. However, the facts show that the economic growth of Asean countries is still fluctuative and unstable. This study aims to determine the influence of Foreign Investment, Net Exports, and the Number of Tourist Visits on Economic Growth in Asean Countries in the Perspective of Islamic Economics. This study uses panel data from ten ASEAN countries. The results of the study show that the selected model is the Fixed Effect Model test which states that the variable foreign investment has an effect on economic growth, net exports have no effect on economic growth, and the number of tourist visits has an effect on economic growth. The F-test indicates that the variables jointly affect economic growth in Asean countries
PENGARUH VOLATILITAS HARGA EMAS GLOBAL, KEBIJAKAN MONETER INDONESIA, INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN ZAKAT DI INDONESIA Ogi Marsenal Ipando; Fatih Fuadi; Muhammad Iqbal
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1136

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari volatilitas harga emas global, kebijakan moneter Indonesia (BI-Rate), dan inflasi terhadap pertumbuhan zakat di Indonesia. Menggunakan data bulanan dari Januari 2015 hingga Desember 2024 dan metode Vector Error Correction Model (VECM), studi ini menemukan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Hasil analisis jangka pendek menunjukkan bahwa volatilitas harga emas global berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan zakat, sementara kebijakan moneter (peningkatan suku bunga) berpengaruh negatif signifikan, dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis Variance Decomposition mengonfirmasi bahwa volatilitas harga emas dan kebijakan moneter adalah kontributor eksternal paling dominan terhadap fluktuasi pertumbuhan zakat. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi analisis makroekonomi ke dalam manajemen strategis BAZNAS untuk optimalisasi potensi zakat nasional.
Pengaruh Asean Economic Community (AEC) Terhadap Kinerja Perbankan Syariah Di Indonesia Muhammad Iqbal
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3361

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja perbankan Syari’ah di Indonesia sebelum dan sesudah diberlakukan ASEAN Economic Community (AEC) dengan menggunakan rasio keuangan. Berdasarkan kriteria sampel yang ditentukan, terpilih sampel yang representatif sebanyak sepuluh bank umum syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa rasio-rasio keuangan bank yang diperoleh dari Bank Indonesia dan laporan keuangan bank-bank yang menjadi sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini adalah uji paired samples t-test. Variabel penelitian ini meliputi CAR, ROA, ROE, FDR dan NPF. Hasil penelitian menunjukkan hanya ROE yang menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberlakukan ASEAN Economic Community (AEC). Sedangkan variabel CAR, NPF, ROA dan FDR tidak terdapat perbedaan. . Kata Kunci:  AEC, Kinerja, Perbankan Syariah
The Nexus Between FDR, NPF, BOPO Toward Profitability Of Indonesian Islamic Bank Ayu Gusmawanti; Supaijo Supaijo; Muhammad Iqbal; Muhammad Iqbal Fasa
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 12 No. 2 (2020): .
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v12i2.7155

Abstract

AbstractBased on Sharia Commercial Bank Statistics Data, the value of profitability is measured by Return On Assets that have decreased from 2013-2017. This happens because the NPF ratio has increased from year to year (if there is much problematic financing, the cost of providing a loss will be high, which causes the BOPO ratio to increase). So that Sharia Commercial Banks must reduce the FDR ratio, with the reduction in the distribution of funds to customers making the Sharia Commercial Banks experience a reduction in income to be received. That way can cause the level of profitability to be obtained decreases. This study aims to determine the effect of the ratio of FDR, NPF, BOPO to the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia. This type of research is descriptive quantitative with panel data regression analysis methods and hypothesis testing using (F test, t-test, R2), and data processing using Eviews 9. The test results obtained together with variables FDR, NPF, BOPO significantly influence towards ROA. Partially, FDR has no significant negative effect on ROA. NPF variable is not a significant positive effect on ROA. BOPO variable has a negative and significant effect on ROA. R2 test of 82.73% while the remaining 17.27% is influenced by other factors outside the study. BOPO variable has a negative and significant effect on ROA. R2 test of 82.73% while the remaining 17.27% is influenced by other factors outside the study. BOPO variable has a negative and significant effect on ROA. R2 test of 82.73% while the remaining 17.27% is influenced by other factors outside the study.Keywords: FDR, NPF, BOPO and ROAAbstrakBerdasarkan Data Statistik Bank Umum Syariah nilai profitabilitas yang di ukur dengan Return On Asset mengalami penurunan dari tahun 2013-2017. Hal tersebut terjadi karena rasio NPF mengalami peningkatan dari tahun ke tahun (apabila banyak nya pembiayaan bermasalah maka biaya pencadangan atas kerugian akan tinggi yang mengakibatkan rasio BOPO meningkat). Sehingga Bank Umum Syariah harus mengurangi rasio FDR, dengan berkurangnya penyaluran dana kepada nasabah membuat Bank Umum Syariah mengalami pengurangan atas pendapatan yang akan diterima. Dengan begitu dapat menyebabkan tingkat profitabilitas yang akan di dapat menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio FDR, NPF, BOPO terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel dan uji hipotesis menggunakan (uji F, uji t, R2), serta pengolahan data nya menggunakan aplikasi Eviews9. Hasil pengujian di peroleh secara bersama-sama variabel FDR, NPF, BOPO berpengaruh secara signifikan terhadap ROA. Secara parsial, FDR berpengaruh negative tidak signifikan terhadap ROA. Variabel NPF berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ROA.Variabel BOPO berpengaruh negative dan signifikan terhadap ROA. Uji R2 sebesar 82,73% sedangkan sisanya sebesar 17,27% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian.Kata Kunci: FDR, NPF, BOPO, dan ROA