Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Optimizing Learning Through Gamification in Digital Learning to Improve Physical Education Learning Outcomes Dos Santos, Hezron Alhim; Dos Santos, Maria Herlinda; Norma Anggara; Endang Pratiwi
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 1 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical Education, Sports, and Health (PJOK) has a crucial role in developing students' physical fitness and motor skills. However, students' motivation in participating in PJOK learning often decreases due to less interesting teaching methods. The gamification approach in digital learning offers innovative solutions to increase student engagement. This study aims to analyze the effectiveness of gamification in digital learning on improving physical education learning outcomes. The method used is classroom action research (CAR) with a quantitative and qualitative approach. The results of the study showed that the implementation of gamification elements, such as point systems, leaderboards, and digital application-based challenges, was able to significantly increase student motivation and learning outcomes. Thus, gamification in digital learning can be an effective strategy to improve the PJOK learning experience.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN KEBUGARAN JASMANI Dos Santos, Hezron Alhim; Hudain, Adnan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.988 KB) | DOI: 10.55081/joki.v1i1.298

Abstract

Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development) Oleh karena itu, yang menjadi populasi ini adalah siswa-siswi Sekolah Dasar yang terdapat di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengujian terbatas dilakukan di 3 sekolah dengan 6 sampai 12 subjek. Selanjutnya untuk diuji coba lapangan utama (main field testing) dilakukan pada 5 sampai dengan 15 sekolah dengan menggunakan 30 sampai dengan 100 sampel. Pengembangan model yang dilakukan dalam penelitian ini secara umum melalui dua tahap pengujian yaitu pengujian internal dan pengujian eksternal. Setelah melakukan pengujian internal yang diwujudkan dengan validasi ahli melalui wawancara maka produk yang akan dikembangkan dapat disusun. Model Pembelajaran berbasis Permainan mengembangkan prinsip permainan dengan merangsang keinginan melakukan aktivitas fisik yang sistematis dan terarah dan senang untuk peserta didik. Permainan Jam Kebugaran perlu melibatkan seluruh siswa dalam setiap perannya agar semua siswa dapat bergerak aktif dalam permainan ini dan Permaian Bola Berantai menggunakan bola sebanyak 10 agar setiap peserta didik dapat melakukan gerakan latihan otot perut dengan maksimal.
Hygiene dan Sanitasi Desa Wisata: Peningkatan Kualitas Air Sumur Melalui Media Filterisasi, Pangkajene dan Kepulauan: Tourism Village Hygiene and Sanitation: Well Water Quality Improvement through Media Filterization, Pangkajene and Islands Astuti, Harlina Putri; Rusli, Afdol; Dos Santos, Hezron Alhim; Aryadhi, Alvin; Anugrah, Aksan; Latihfa, Latihfa
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.125

Abstract

Poor well water quality is a problem often faced by rural communities in Indonesia. This community service activity aims to improve the quality of well water in Taraweang Village through the use of simple filtering equipment. Through training and demonstrations, the community of Taraweang Village managed to improve their understanding and skills in managing well water using filtering technology. The results of this activity showed a significant improvement in well water quality, including a decrease in iron, manganese and bacteria levels in the water. The success of this program opens up opportunities for replication in other villages experiencing similar problems, with a note that continuous monitoring and support are needed to ensure the sustainability of the use of this technology
Hygiene dan Sanitasi Desa Wisata: Peningkatan Kualitas Air Sumur Melalui Media Filterisasi, Pangkajene dan Kepulauan: Tourism Village Hygiene and Sanitation: Well Water Quality Improvement through Media Filterization, Pangkajene and Islands Astuti, Harlina Putri; Rusli, Afdol; Dos Santos, Hezron Alhim; Aryadhi, Alvin; Anugrah, Aksan; Latihfa, Latihfa
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.125

Abstract

Poor well water quality is a problem often faced by rural communities in Indonesia. This community service activity aims to improve the quality of well water in Taraweang Village through the use of simple filtering equipment. Through training and demonstrations, the community of Taraweang Village managed to improve their understanding and skills in managing well water using filtering technology. The results of this activity showed a significant improvement in well water quality, including a decrease in iron, manganese and bacteria levels in the water. The success of this program opens up opportunities for replication in other villages experiencing similar problems, with a note that continuous monitoring and support are needed to ensure the sustainability of the use of this technology
SIPAKAINGE FIT: GAMIFIKASI BERNUANSA LOKAL UNTUK MEMBANGUN REMAJA BUGIS YANG TANGGUH DAN BERGIZI MELALUI PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF STUNTING Santos, Maria Herlinda Dos; Amir, Asmah; Dos Santos, Hezron Alhim; Erawati, Rita; -, Nusrsyafikah; Alfyanti, Aryanindya Yuni
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 2 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i2.20574

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bone yang mencatat prevalensi 32,9% pada tahun 2024, jauh di atas rata-rata nasional. Remaja merupakan kelompok target penting dalam intervensi preventif karena fase ini krusial dalam pembentukan kesadaran gizi dan gaya hidup sehat jangka panjang. Integrasi nilai budaya Bugis, seperti Sipakainge (saling mengingatkan dalam kebaikan), ke dalam pendidikan jasmani melalui gamifikasi dapat menjadi strategi inovatif dan kontekstual dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan desain sequential explanatory mixed methods, menggabungkan pendekatan kuantitatif (pre-test dan post-test, N = 130) serta kualitatif (wawancara dan FGD dengan siswa dan guru). Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan komparatif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik untuk menggali persepsi dan pengalaman terhadap aplikasi Sipakainge Fit. Analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan kesadaran siswa dengan nilai rata-rata N-gain 0,9194 (91,94%), yang termasuk kategori efektivitas tinggi. Temuan kualitatif menegaskan bahwa siswa merasa aplikasi ini menarik, memotivasi, dan menyenangkan, sedangkan guru menilai Sipakainge Fit efektif dalam penyampaian materi, evaluasi, serta integrasi nilai budaya lokal dalam pendidikan jasmani. Sipakainge Fit merupakan aplikasi gamifikasi berbasis budaya lokal yang efektif dalam meningkatkan resiliensi, kesadaran gizi, dan kebugaran remaja. Inovasi ini berpotensi menjadi strategi preventif stunting yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada wilayah dengan konteks sosial-budaya serupa.
Pelatihan Pembuatan Nugget Ayam Sayuran pada Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga Dusun Malenteng Rissa Megavitry; Hezron Alhim Dos Santos; Fhatiah Adiba
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.350

Abstract

Pengembangan fast food, olahan daging ready to cook dan ready to eat saat ini tidak hanya memperhatikan rasa dan penampilan tetapi juga harus mempertimbangkan nutrisi. Salah satu hasil ternak yang harganya cukup terjangkau oleh masyarakat adalah ayam. Kandungan gizi yang baik dan pengolahannya yang mudah menjadikan daging ayam sebagai pilihan untuk berwirausaha salah satunya adalah nugget. Selain terbuat dari daging maupun ikan, nugget juga dapat terbuat dari bahan non daging (nugget vegetarian) seperti sayuran. Nugget yang terbuat dari sayuran ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat para konsumen terutama anak anak yang tidak menyukai sayuran. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga mengenai inovasi olahan ayam. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun Malenteng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri atas 4 tahap yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta rencana tindak lanjut. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan yang diberikan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan nugget ayam sayuran.
Peningkatan Kesadaran Keluarga Terhadap Gizi Anak Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Desa Taraweang Muh Fikram B; Jihan Aikatulhisan; Rachmasari SR; Adelia Putri; Hezron Alhim Dos Santos
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 3 (Oktober 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i3.486

Abstract

Permasalahan gizi saat masih menjadi isu yang hangat dan kompleks pada seluruh belahan dunia terutama pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Stunting adalah keadaan tinggi badan pada anak yang tidak sesuai jika ditinjau berdasarkan usia dan jenis kelamin anak seusianya. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, banyak keluarga di Desa Taraweang tidak menyadari kebutuhan gizi yang lebih spesifik untuk anak mereka atau keterbatasan dalam mengakses informasi yang cukup mengenai tata cara memilih dan menyiapkan makanan yang bergizi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu dilakukan Edukasi Mengenai Pentingnya Peran Keluarga Terhadap Gizi Anak (EMPAKA TEGA). Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di 5 Posyandu dan 1 Poskesdes se-Desa Taraweang pada bulan 01-06 Juli 2024. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan pengisian Pre-Test, tahapan pelaksanaan kegiatan dan tahapan pengisian Post-Test setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil pre-test dan post-test setelah diberi intervensi kegiatan edukasi terjadi peningkatan terjadi pada semua kategori, kategori sangat baik meningkat dari 11 (11%) menjadi 14 (15%), kategori baik dari 25 (25%) menjadi 30 (31%), kategori cukup meningkat dari 32 (33 %) menjadi 34 (35%), kategori kurang menurun dari 24 (25%) menjadi 17 (18%), sedangkan kategori sangat kurang juga menurun dari 4 (4%) menjadi 1 (1%).
Program Griya SIPAKABERU (Sehat Terpadu Kampung Beru) Dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Cindy Fatika Sari; Nandita Putri; Rachmasari SR; Hezron Alhim Dos Santos
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i3.707

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, yang memiliki potensi perikanan, pertanian, serta peternakan, namun menghadapi tantangan serius pada aspek lingkungan, kesehatan, dan pangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dikembangkan program Sehat Terpadu Kampung Beru melalui Griya SIPAKABERU berbasis Local Health Digital System. Program ini terdiri dari lima griya utama, yaitu Griya Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Remaja, Kesehatan Lansia, Kesehatan Lingkungan, serta Pangan Lokal Bergizi. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung kepada masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat, seperti meningkatnya kesadaran gizi pada ibu dan anak, pencegahan pernikahan dini pada remaja, penurunan tekanan darah pada lansia, peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta lahirnya produk olahan pangan lokal bernilai gizi dan ekonomi. Selain itu, aplikasi SIPAKABERU berperan penting sebagai sarana edukasi digital, penyediaan fitur bank data, resep, hingga visualisasi aktivitas kesehatan yang dapat diakses secara berkelanjutan. Program ini terbukti efektif dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya tujuan kehidupan sehat dan sejahtera. Keberlanjutan program dijamin melalui peran kader di setiap griya yang akan melanjutkan pendampingan secara mandiri.