Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Layanan Bimbingan Dan Konseling Pada Siswa Sekolah Dasar Di Samarinda Andi Alif Tunru; Rahmat Ilahi; Refi Winda Anjani Putri
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2022): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v3i1.1003

Abstract

This study aims to determine the function of Guidance and Counseling Services for Elementary School Students in Samarinda. The approach used in this study is a qualitative approach by collecting data through observation, interviews, documentation, using teachers and students as informants. Then the data analysis was carried out with several stages such as data reduction, data presentation, and drawing conclusions based on the data that had been collected. Based on the research that has been carried out, it was found that the Guidance and Counseling function was carried out by class teachers according to the points of the guidance and counseling function, but there was one point that was not implemented, namely the distribution function due to Covid-19.
Analisis Keaktifan Anak Tunagrahita Dalam Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani Di SLB Amanah Rahmat Ilahi
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sportive.v6i1.27528

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti pembelajaran jasmani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode survei lokasi penelitian di SLB Amanah. Data penelitian dihimpun langsung melalui: observasi dengan pengamatan, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Bentuk analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil analisis data disajikan dengan jumlah sampel sebanyak 6. Nilai median 8.33, standar deviasi 1.864, varians nilai 3.475, rentang nilai sebanyak 5, nilai terendah 5 dan nilai tertinggi 10. Dalam data pengujian normalitas keaktifan diperoleh nilai uji liliefors test 0,901 dengan tingkat signifikan 0,300 lebih besar dibanding nilai 0,05.Dengan demikian keaktifan anak grahita yang diperoleh mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Di hasil, untuk anak tunagrahita golongan debil pertemuan pertama mendapatkan hasil 73,61% katagori baik dan pertemuan kedua 83,33% kategori sangat baik, untuk anak tunagrahita golongan embisil pertemuan pertama mendapatkan hasil 66,67% kategori baik dan pertemuan kedua yang didapatkan 72, 22% kategori baik dan untuk anak tunagrahita golongan idiot pada pertemuan pertama didapatkan 44.43% kategori pertemuan kedua di dapatkan hasil 47,22%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani didapat hasil 64,56% katagori baik61% katagori baik dan pertemuan kedua 83,33% kategori sangat baik, untuk jenis pertemuan pertama mendapatkan hasil 66,67% kategori baik dan pertemuan kedua mendapatkan hasil 72,22% kategori baik dan untuk anak tunagrahita golongan idiot pada pertemuan pertama mendapatkan hasil 44.43% kategori kurang dan pertemuan kedua di dapatkan hasil 47,22%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani didapat hasil 64,56% katagori baik61% katagori baik dan pertemuan kedua 83,33% kategori sangat baik, untuk jenis pertemuan pertama mendapatkan hasil 66,67% kategori baik dan pertemuan kedua mendapatkan hasil 72,22% kategori baik dan untuk anak tunagrahita golongan idiot pada pertemuan pertama mendapatkan hasil 44.43% kategori kurang dan pertemuan kedua di dapatkan hasil 47,22%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti kegiatan pembelajaran jasmani didapat hasil 64,56% katagori baik 43% kategori kurang dan pertemuan kedua untuk mendapatkan hasil 47,22%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani didapat hasil 64,56% katagori baik43% kategori kurangdan pertemuan kedua di dapatkan hasil 47,22%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, tingkat keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani didapat hasil 64,56% katagori baik
PERMAINAN TRADISIONAL DAN DAMPAKNYA PADA PESERTA DIDIK DI KOTA SAMARINDA Andi Alif Tunru; Rahmat Ilahi
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu konsep belajar dari beberapa konsep belajar yang pernah ada. Konsep tersebut di terapkan pada sebahagian pendidikan formal yang ada di Kota Samarinda. Lahirnya sebuh konsep ini tentunya didasari pada sebuh persoalan yang dialami oleh sebahagian peserta didik dalam proses belajar di Kota Samarinda. Persoalan tersebut yang ada seperti peserta didik kurang berkomunikasi, interaksi dan kerja sama dengan teman-temannya di lingkugan sekolahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permainan tredisional yang ada di kota samarinda, Permainan tradisional yang di terapkan sang pendidik disekolah dan dampak permainan terhadap peserta didik di sekolah dasar yang ada di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, menarasikan data dalam bentuk uraian kata-kata atau kalimat. Berdasarkan dari hasil penelitian, permainan tradisional yang ada di kota samarinda yaitu Lompat Tali, Petak Umpet, Layang-layang, Meriam Bambu, Congklak dan Kelereng, Permainan Tradisional yang diterapkan di sekolah di samrinda yaitu permaian lompat tali. Dampak dari permainan taradisioanl yaitu, mempermudah anak untuk bersosialisasi dengan teman-temannya dan juga mengajarkan anak lebih sportif di dalam bermain, dan juga melatih kreativitas anak.
Permainan Tradisional Dan Dampaknya Pada Peserta Didik Di Kota Samarinda Andi Alif Tunru; Rahmat Ilahi
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2022): SISTEMA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v3i2.1156

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu konsep belajar dari beberapa konsep belajar yang pernah ada. Konsep tersebut diterapkan pada sebahagian pendidikan formal yang ada di Kota Samarinda. Lahirnya sebuh konsep ini tentunya terbebani pada sebuh persoalan yang dialami oleh sebahagian peserta didik dalam proses belajar di Kota Samarinda. Pertanyaan tersebut yang ada seperti peserta didik kurang berkomunikasi, interaksi dan kerja sama dengan teman-temannya di lingkugan sekolahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permainan tredisional yang ada di kota samarinda, Permainan tradisional yang diterapkan sang pendidik disekolah dan dampak permainan terhadap peserta didik di sekolah dasar yang ada di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, permainan tradisional yang ada di kota samarinda yaitu Lompat Tali, Petak Umpet, Layang-layang, Meriam Bambu, Congklak dan Kelereng, Permainan Tradisional yang diterapkan di sekolah di samrinda yaitu permaian lompat tali. Dampak dari permainan taradisioanl yaitu, mempermudah anak untuk bergaul dengan teman-temannya dan juga melarang anak lebih sportif di dalam bermain, dan juga melatih kreativitas anak. Kata kunci: Permainan Tradisional, Dampak, Peserta Didik
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM PEMBINAAN BELAJAR ANAK USIA SD DI MASA PANDEMI COVID-19 DESA SUMBER SARI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Andi Alif, Andi Alif Tunru; Jelfini; Rahmat Ilahi
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.277 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v1i2.849

Abstract

Corona Virus Disease 2019 atau disingkat menjadi COVID-19 ini sudah menyebar ke seluruh Negara besar yang ada di dunia terutama Negara Indonesia. Covid-19 ini memperngaruhi berbagai aspek seperti aspek pendidikan, ekonomi, social dan lain-lain. Semakin hari peningkatan covid-19 semakin tidak terkendali sehingga pemerintah harus bekerja keras dalam menanggulangi covid-19 yang ada di Indonesia. Kemandirian belajar sangat penting dalam proses belajarnya siswa, masalah yang bisa terjadi dari rendahnya kemandirian belajar yaitu berdampak pada prestasi belajar siswa yang menurun, kurangnya tanggungjawab siswa dan ketergantungan terhadap orang lain dalam mengambil keputusan maupun dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. Sementara itu bimbingan belajar sebagai salah satu usaha untuk membantu permasalahan siswa dalam hal belajar dilakukan dengan cara mengembangkan suasana belajar mengajar yang kondusif agar siswa terhindar dari kesulitan belajar. Para pembimbing membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajar, mengambangkan cara belajar yang efektif, membantu siswa agar sukses dalam belajar dan agar mampu menyesuaikan diri terhadap semua tuntutan program/ pendidikan. Dalam bimbingan belajar, para pembimbing berupaya memfasilitasi siswa dalam mencapai tujuan akademik yang diharapkan. Hal ini menunjukkan betapa penting peranan pembimbing sekolah dalam usaha membimbing belajar siswa untuk mengetahui permasalahan dan penyebab terjadinya masalah sampai pada bagaimana mengatasi masalah tersebut.
PENGADAAN BIMBINGAN BELAJAR DI MASA PANDEMI DAN PEMBAGIAN MASKER SEBAGAI EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID 19 DI MASYARAKAT Andi Alif Tunru Andi Alif; Rahmat Ilahi; Samsul Adianto; Tiana Anugrah Salsabilla
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.042 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i1.1007

Abstract

The COVID-19 pandemic has affected many fields, one of which is the field of education. Education is one of the most affected by the COVID-19 pandemic. Education staff and the government are trying their best so that education continues to run smoothly and optimally even during the current pandemic. During the COVID-19 pandemic, the government carried out online or remote teaching and learning activities. Online or distance learning is an effort to keep the learning going well even though using different systems or different learning methods. The provision of tutoring is something that must be done so that students can still achieve the expected competencies, not only that but complying with Health protocols also needs to continue to be carried out by providing masks so that the virus can be prevented from spreading and schools can meet face to face
Permainan Tradisional Pada Peserta Didik Di Kota Samarinda Andi Alif Tunru Andi Alif; Rahmat ilahi
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.927 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i2.1223

Abstract

Zaman sekarang banyak anak hanya melakukan permainan online melalui handphone. Permainan melalui handphone cenderung tidak bergerak hanya kenbanyak duduk sambil makan ketika memainkan permainan. Permainan ini tidak lagi menjadi aktivitas fisik yang mendukung tumbuh kembang anak. Hal ini pada akhirnya mengakibatkan anak memiliki kecenderungan untuk mengalami obesitas atau konsumsi makanan secara berlebihan yang tidak diimbangi dengan olahraga fisik secara rutin. Hal ini tentunya membutuhkan sedikit sentuhan pada anak untuk melakukan aktivitas fisik untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak serta meningkatkan nila-nilai positif. Salah satu solusi tersebut tentu adanya aktifitas fisik yang dilakukan oleh siswa seperti permainan Galasin Atau Gobak Sodor yang merupakan permaianan tradisional. Sosialisasi dan praktik langsung permaian tradisioanal ke siswa di Kota samarinda, siswa dapat memahami aturan aturan dalam permaian gobak sodor. Manfaat yang didapatka oleh siswa dalam permaian gobak sodor yaitu melibatkan gerkan-gerakan tubuh, sehingga tubuh anak menjadi sehat. Otot-otot tubuh akan tumbuh dan menjadi kuat. Selain anggota tubuh mendapat kesempatan untuk digerakkan. Anak juga dapat menyalurkan tenaga (energi) yang berlebihan sehingga anak tidak merasa gelisah, Nilai-nilai yang terdapat dalam permaian gobak sedor adalah kejujuran, spotivitas, kerjasam, mengatur strategi Kata kunci; Penerapan, Permainan, Tradisional, Gobak Sodor
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SDN 027 SAMARINDA ULU KOTA SAMARINDA Andi Alif Tunru Andi Alif; Rahmat Ilahi; Nurul Hikmah
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v4i1.1339

Abstract

The purpose of this study was to determine the learning interest of Jasamini education students at SD Negeri 027 Samarinda Ulu, Samarinda City. In this research is a type of quantitative descriptive research. Collecting research data by distributing questionnaires that have been provided. The data analysis technique used is simple descriptive statistics using frequency and percentage calculations. The results of this study indicate that students' interest in learning physical education at SDN 027 Samarinda Ulu Samarinda City is high with the highest frequency being in the high category with 19 students or 63.33%. Students' interest in learning physical education at SDN 027 Samarinda Ulu Samarinda City is in the very high category 2 students or 6.67%, the medium category is 6 students or 20.00%, the low category is 10.00% while there is no very low category. And the intrinsic factor has a bigger role than the extrinsic factor which determines students' interest in participating in physical education subjects which can be proven by the very high category frequency on the intrinsic factor of 8 students or 26.67% while on the extrinsic factor of 3 students or 10.00%.
Seminar Anti Narkoba dan Pola Hidup Sehat Khalid Rijaluddin; Andi Alif Tunru; Rahmat Ilahi; Fadilah Nurdin
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2023): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v6i2.13814

Abstract

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Dalam seminar ini, akan dibahas berbagai aspek terkait narkoba, termasuk dampak sosial, kesehatan, dan ekonomi yang ditimbulkannya. Selain itu, peserta seminar juga akan diberikan informasi dan panduan tentang bagaimana menjalani pola hidup sehat. Dengan menghadirkan pakar dalam bidang narkoba dan kesehatan, seminar ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bahaya narkoba dan manfaat gaya hidup sehat. Peserta diharapkan akan lebih memahami risiko narkoba serta mampu mengambil langkah-langkah konkret untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan bebas dari narkoba. Dengan demikian, seminar ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan
Penyuluhan Tentang Bahaya Perundungan Melalui Pendekatan Olahraga Permainan di Sekolah Dasar Andi Temmasonge; Alif Aryadi Hardi; Andi Nurul Ihsan; Rahmat Ilahi; Muhammad Harliawan
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v7i1.15491

Abstract

The problem of bullying is a fairly complex problem for students that must be anticipated by parents and educators. The rampant acts of bullying result in physical and even psychological disturbances to the victim, which is carried out by mocking, insulting, threatening, isolating, and even abusing the victim so that the victim will feel depressed. Schools, which are supposed to be places for play and character development, have turned into terrible places for victims of bullying. Ironically, cases of bullying that occur in children are increasing from year to year, which requires serious attention so that it can be minimized, especially in elementary schools as a place for character formation from the start. In the school environment there are still many cases of bullying that occur and are considered trivial by the bullies. The results of this service show a decrease in bullying incidents after the counseling, although previously there were often cases of exclusion, bullying and the use of negative nicknames according to the results of interviews with students, teachers and parents. These findings emphasize the importance of adequate education and understanding about bullying from an early age so that students can recognize and develop attitudes against violence.