Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of Power Transformer Insulation: A Case Study in 150 kV Bantul Substation Hidayat, Arief Rahman; Jamal, Agus; Chamim, Anna Nur Nazilah; Syahputra, Ramadoni; Jeckson, Jeckson
Journal of Electrical Technology UMY Vol 3, No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jet.3254

Abstract

Insulation of the transformer is one of the essential components. So that the quality of the resistance in the isolation of the transformer is essential to note the condition, in order to find out the condition of the transformer isolation, several tests must be performed, namely the polarization index, delta tangent, and break down voltage. In this study, all three tests were carried out on Transformer 1 in the 150 kV Bantul substation. Polarization index testing itself is testing the leakage current on the transformer isolation by comparing the test results for 1 minute with the results of the 10-minute drive test. While delta tangent is testing capacitive leakage current in the isolation transformer, and break down voltage is a test of the ability of the breakdown voltage in transformer insulation oil. Based on the results of the analysis, it can be seen that the value of the transformer polarization index in 2016 and 2018, the average value between the windings has been in the rating of 1.25-2.0. As for the delta tangent test results in 2016 and 2018, the value between the capacitive parts is already in the rating of 0.18% -0.36%. For the breakdown voltage test results in 2016 and 2018, the average breakdown voltage value is 43.9 kV/mm - 65.5 kV/mm. From these data, it can be concluded that the transformer isolation conditions in 2016 and 2018 are in good condition, although there was a decline in the transformer isolation conditions in 2016. However, the National Electric Company has made repairs and maintenance of the isolation transformer. This is seen due to an increase in the quality of transformer insulation in 2018. Repair and maintenance of transformer insulation are done to maximize the work system and the life of the transformer.
PELATIHAN INSTALASI DAN PENGATURAN RUNNING TEXT SEBAGAI MEDIA INFORMASI DI RT.04 GRIYA DAMAI SEJAHTERA Khairuddin, Muhammad; Hidayat, Arief Rahman; Amalia, Zakiyah; Permatasari, Dinda Ayu; Wahono, Wahyu Tri; Adibah, Almas
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4 No. 1 April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v4i1.3922

Abstract

Running text mempunyai banyak sekali manfaat, tidak hanya bisa memberikan informasi penting kepada warga sekitar, namun juga memberikan keindahan bagi perumahan tempat tinggal warga sekitar yakni warga RT.04 Griya Damai Sejahtera. RT.04 belum memiliki gapura dan penamaan blok nya masih dinilai acak sehingga sering membingungkan warga luar, tukang pos dan ojek online, serta pengunjung lain yang memiliki keperluan. Dengan akan dibangunnya gapura sebagai pintu masuk menuju RT.04, warga sekitar menginginkan sebuah media informasi yang tidak hanya memberikan informasi yang dibutuhkan, namun juga menambah keindahan desa. Dengan adanya permasalahan ini kami mengusulkan pelatihan instalasi dan pengaturan running text sebagai bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Pelatihan pembuatan running text untuk tampilan informasi di RT.04 sangatlah bermanfaat bagi masyarakat disana yang berupaya memberikan inovasi-inovasi yang visioner bagi warganya yang tentunya menambah keindahan desa.
Studi Desain dan Implementasi Transistor Curve Tracer untuk Analisis Karakteristik Transistor sungkono; kamajaya, leonardo; fitri; Hidayat, Arief Rahman; Bryantono, Achmad Arif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10 No.2 (Juli 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v10i2.3014

Abstract

Grafik karakteristik transistor menunjukkan hubungan antara arus basis kolektor dan tegangan emitter kolektor. Informasi tersebut dimanfaatkan untuk menentukan penguatan transistor, titik saturasi, dan titik cutoff. Pengukuran manual di laboratorium untuk mendapatkan grafik karakteristik transistor membutuhkan waktu yang lama karena analis diharuskan mengendalikan banyak instrumen pada saat yang sama. Akibatnya, alat khusus diperlukan untuk secara otomatis mengukur grafik dengan pengaturan tes yang dapat diubah dan memvisualisasikan hasil tes. Dalam studi ini, mereka membahas bagaimana membangun pelacak kurva menggunakan Source Measure Unit (SMU) dan mikrokontroler arsitektur ARM untuk mengontrol output dan menangkap data dengan cepat. Interface pelacak kurva dikembangkan pada komputer menggunakan aplikasi LabVIEW untuk menentukan pengaturan tes dan menyajikan visualisasi grafis dari hasil tes. Ketepatan output tegangan dari SMU adalah 0.01% dan ketepatannya output saat ini adalah 0.35%. Akurasi karakteristik transistor pada pelacak kurva dibandingkan dengan osiloskop adalah 2.48%.
SISTEM TELEMONITORING KESEHATAN BERBASIS IOT Kamajaya, Leonardo; Pracoyo, Agus; Palupi, Lucky Nindya; Hidayat, Arief Rahman
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10 No.2 (Juli 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v10i2.3062

Abstract

Monitoring kesehatan sangat diperlukan bagi manusia untuk menjaga kesehatan tetap dalam kondisi prima. Terdapat beberapa monitoring kesehatan yang perlu dilakukan yaitu monitoring kadar oksigen, detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh. Telemonitoring merupakan metode monitoring kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan fitur IoT. Sehingga sistem telemonitoring kesehatan ini dapat mempermudah monitoring kesehatan dimanapun dan kapanpun. Untuk itu kami kembangkan sistem telemonitoring kesehatan dengan kemampuan dapat mengukur kadar oksigen, detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh dengan dilengkapi fitur IoT dan kecerdasan buatan. Sistem telemonitoring yang kami kembangkan ini menggunakan sensor MAX30100 untuk mengukur kadar oksigen dan detak jantung, sensor MPX5500DP untuk mengukur tekanan darah, sensor MLX90614 untuk mengukur suhu tubuh, menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler yang dilengkapi fitur IoT serta memanfaatkan metode logika fuzzy sebagai metode kecerdasan buatan yang bertujuan untuk diagnosa awal penyakit yang diderita oleh manusia sesuai dengan hasil dari pengukuran. Dengan pembuatan sistem telemonitoring kesehatan ini diharapkan dapat mempermudah manusia dalam telemonitoring kesehatan secara praktis dan efisien.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MATEMATIS MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN RCODE (READING, CONNECTING, OBSERVING, DISCUSSING, EVALUATING) Kusuma, Adi Candra; Al Azhar, Gillang; Wahono, Wahyu Tri; Hendra Putra, Dimas Rossiawan; Sumarmo, Agus Sukoco Heru; Hidayat, Arief Rahman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14747

Abstract

Hasil observasi terhadap mahasiswa dan dosen yang menunjukkan bahwa kegiatan selama pembelajaran matematika berfokus dengan penyediaan formula praktis dan procedural cenderung menghambat pengembangan kemampuan untuk berpikir kritis mahasiswa. Salah satu kompetensi esensial untuk menilai pendapat, menganalisis informasi, dan membuat keputusan secara rasional adalah kemampuan berfikir kritis. Oleh sebab itu, kemampuan ini diperlukan untuk memahami konsep matematis tingkat tinggi, khususnya menuntut kemampuan analisis seperti persamaan differensial. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya model pembelajaran yang dapat mendorong peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis yang salah satunya model pembelajaran RCODE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa melalui penerapan pembelajaran RCODE pada mahasiswa DIII Teknik Elektronika. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek 21 mahasiswa kelas IB semester genap tahun akademik 2024/2025 dengan pokok bahasan persamaan differensial orde dua. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian soal kemampuan berpikir kritis matematis, angket respon, serta wawancara untuk memperkuat temuan kuantitatif. Analisis data menggunakan SPSS dengan pengujian normal, homogen, proporsi, dan pengukuran N-gain. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa ketercapaian mahasiswa terhadap Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 67) terpenuhi baik secara individu maupun klasikal dengan persentase ketuntasan sebesar 75%. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis (KBKM) mahasiswa setelah penerapan pembelajaran RCODE diperoleh nilai N-gain sebesar 0,47 yang termasuk dalam kategori peningkatan cukup. Rata-rata KBKM mahasiswa mencapai 8,19 pada skala 0–10. Secara lebih rinci, aspek pemahaman terhadap masalah memperoleh skor rata-rata 8,55; aspek perencanaan atau permodelan dalam penyelesaian sebesar 8,26; aspek pelaksanaan dalam penyelesaian dan proses perhitungan sebesar 7,92; dan aspek pengambilan kesimpulan sebesar 8,03. Temuan menunjukkan pembelajaran RCODE mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan KBKM khususnya dalam membantu mereka memahami konsep, menganalisis strategi, mengevaluasi solusi penyelesaian masalah.The results of observations of students and lecturers indicate that mathematics learning activities that focus on the provision of practical formulas and procedural approaches typically impede the growth of students' critical thinking abilities. One of the key skills for information analysis, argument evaluation, and logical decision making is critical thinking. Consequently, it is essential for comprehending more complex mathematical ideas, particularly those that require strong analytical abilities, such as differential equations. These conditions indicate the need for a learning model that can encourage the enhancement of students’ critical thinking abilities, one of which is the RCODE teaching model. The purpose of this study is to ascertain how much RCODE learning of growth students' mathematical critical thinking abilities for Diploma III (DIII) Electronic Engineering students. The research employed a quantitative approach with 21 students of class IB in the even semester of the 2024/2025 academic year as the subjects, focusing on the topic of second-order differential equations. Data were collected through tests of mathematical critical thinking skills, response questionnaires, and interviews to strengthen the quantitative findings. Data analysis was conducted using SPSS, including tests of normality, homogeneity, proportion, and N-gain measurement. The results of the study indicate that students successfully met the Minimum Mastery Criteria (KKM = 67), both individually and collectively, achieving a classical mastery level of 75%. The enhancement of students’ Mathematical Critical Thinking Skills (MCTS) following the implementation of the RCODE learning approach produced an N-gain score of 0.47, which is categorized as a moderate level of improvement. The overall average MCTS score was 8.19 on a 0–10 scale. In more detail, the average score for the problem comprehension aspect was 8.55; for planning or solution modeling, 8.26; for execution and calculation, 7.92; and for drawing conclusions, 8.03. These results suggest that the RCODE learning approach has a positive effect on improving students’ mathematical critical thinking skills, particularly in enhancing their ability to understand concepts, analyze strategies, and evaluate problem-solving outcomes.