Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KRITIK TARI UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI SISWA TERHADAP KARYA TARI Lisna Hikmawaty
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 1 No. 1 (2018): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 1, No. 1, Juni 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.111 KB) | DOI: 10.35568/magelaran.v1i1.241

Abstract

Artikel ini menjelaskan bagaimana implementasi model pembelajaran kritik tari terhadap apresiasi karya tari. Kurangnya pembahasan mengenai kritik tari menjadi salah satu alasan untuk menerapkan model ini. Melalui kritik tari diharapakan siswa mampu untuk berapresiasi dengan mengungkapkan nilai – nilai yang terkandung di dalam sebuah karya tari dengan cara menulis. Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran ini adalah menggunakan metode berbasis masalah dengan media yang digunakan yaitu berupa CD atau DVD dan buku teks.
Blended learning strategies are being used in elementary schools throughout the nation as part of an endeavor to boost students' enthusiasm for nusantara dance Hikmawaty, Lisna; Nugroho, Oktian Fajar
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022270jpgi0005

Abstract

This study aims to develop participants' knowledge, attitudes, and skills about Indonesian dance as an art form. Kemmis and Taggart's concept of action research is included into the study procedure. Data collection procedures use a questionnaire. The study sample consists of sixth-grade students. The information, attitudes, and skills of appreciation for Indonesian dance should be taught to primary school students as part of efforts to disseminate the culture of the archipelago, especially the art of dance. This is significant since it is one of the attempts to summarize the archipelago's culture. Curriculum for learning and enjoying Indonesian dance is comprised of two distinct iterations. Each cycle consists of four sessions in total. In the period leading up to the commencement of the first action cycle, a preliminary evaluation was conducted. Compared to the results of the pretest, the post-test results obtained after the completion of the first cycle revealed an improvement. The results of the post-test at the end of the second cycle shown an improvement over the results of the post-test at the end of the first cycle, and they even reached the stipulated objective. The outcomes of the study project allow us to make the following conclusion: the blended learning approach is a good instrument for cultivating a stronger appreciation of Indonesian dance. It has been suggested that art and culture teachers in elementary schools use a kind of instruction called as integrated learning.
PENGGUNAAN APLIKASI SCORE CREATOR PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 12 KABUPATEN TANGERANG Hikmawaty, Lisna; Nugroho, Oktian Fajar; Damayantie, Irma
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i2.14705

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat didasari dengan kurangnya kajian terkait penggunaan aplikasi Score Creator dalam pembelajaran seni musik di Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang. Aplikasi Score Creator digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah siswa dalam memahami dan menciptakan notasi musik. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pemahaman terkait penggunaan aplikasi Score Creator di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Hasil dan luaran yang diharapkan dari pengabdian ini ialah siswa/I dapat menggunakan aplikasi Score Creator dengan baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta pemahaman siswa terhadap konsep notasi musik. Selain itu, aplikasi ini juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Score Creator dinilai efektif sebagai media pembelajaran seni musik di SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENDUKUNG SISWA ATLET DI SMA 2 SETU BEKASI Santosa, Imam; Alfian, Alfian; Fadli, Muhammad Rijal; Hikmawaty, Lisna
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4606

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya menjawab tantangan pendidikan yang dihadapi oleh siswa atlet di SMA Negeri 2 Setu Bekasi yang sering kali tidak dapat mengikuti pembelajaran di kelas akibat padatnya jadwal latihan dan kompetisi. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pembelajaran digital yang fleksibel, sehingga siswa dapat mengakses materi pelajaran dan menyelesaikan tugas kapan saja dan di mana saja. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan melibatkan kolaborasi bersama pihak sekolah, termasuk guru, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa. Strategi pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan awal, desain sistem berbasis Moodle sebagai platform manajemen pembelajaran, pelatihan bagi guru dan siswa, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik pengguna. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kemandirian belajar siswa, keterlibatan digital yang lebih tinggi, dan tumbuhnya kesadaran guru akan pentingnya model pembelajaran adaptif. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok belajar digital di kalangan siswa atlet yang saling mendukung dalam proses belajar. Keberhasilan ini menunjukkan potensi replikasi untuk sekolah lain dengan tantangan serupa.
Collaborative Painting as a Media for Anti-Bullying Campaign in School Environment Hikmawaty, Lisna; Bestin, Bakti; Fajar Nugroho, Oktian; Juwita, Silvia Ratna
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/2s3v2979

Abstract

Collaborative painting is an activity where several individuals; students, at school combine 20x20 canvases into one large canvas. The purpose of this research is to analyze the paintings created by students from a psychological perspective; their relationship with the students' emotional and social aspects. The research method uses semiotic analysis, focusing on the relationship between signs, meanings, and social and cultural contexts. Research data were obtained by examining the paintings created by the students. Data analysis is presented descriptively to explain the signs and meanings contained in the paintings. The findings show that collaborative paintings can serve as a bridge to build cooperation and empathy among students. The resulting paintings can be utilized as part of an art intervention for bullying prevention that is oriented towards social values.
The Role of Teachers in Preventing Bullying in Schools Through Collaborative Art Education Lisna Hikmawaty
Proceeding of the International Conference on Mathematical Sciences, Natural Sciences, and Computing Vol. 1 No. 2 (2024): December : Proceeding of the International Conference on Mathematical Sciences,
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/icmsnsc.v1i2.25

Abstract

Bullying among students is a serious issue that impacts their mental, physical, and social well-being and disrupts learning activities at school. This study aims to explore the role of teachers in preventing bullying in schools through collaborative art education, utilizing a case study approach at an elementary school. Collaborative art was chosen as a method due to its potential to encourage positive interactions and empathy development among students. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers, and focus group discussions with participating students. The results indicate that teacher-facilitated collaborative art effectively reduces bullying behaviors, fosters harmonious relationships among students, and enhances social skills and empathy. In conclusion, collaborative art education shows promise as a preventive method against bullying, and it is recommended for broader integration as part of character education strategies in schools.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA di SMAN 8 Kota Tangerang Melalui STEM Education Nugroho, Oktian Fajar; Hikmawaty, Lisna; Juwita, Silvia Ratna
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.808

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan metode STEM dalam pembelajaran IPA di SMAN 8 Kota Tangerang guna meningkatkan kompetensi guru dan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan, pelatihan guru melalui workshop dan konsultasi, penyusunan serta implementasi kurikulum berbasis STEM, serta kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan dan industri. Evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas program. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berhasil meningkatkan pemahaman serta keterampilan guru dalam menerapkan metode STEM. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat melalui kegiatan berbasis proyek dan eksperimen yang mendorong pemikiran kritis dan kreatif. Kemitraan dengan lembaga eksternal juga memberikan manfaat tambahan dalam penyediaan sumber daya dan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Dengan adanya program ini, diharapkan penerapan STEM dalam pembelajaran IPA dapat terus berlanjut dan menjadi model inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di sekolah.
Enhancing historical consciousness in history education through integrating STEM approach and historical thinking skill Pratama, Rinaldo Adi; Saputra, Muhammad Adi; Hikmawaty, Lisna
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.20890

Abstract

The research explores the potential of incorporating science, technology, engineering, and mathematics (STEM) education approach and critical thinking to enhance historical consciousness. The study employs an ex post facto quantitative method, specifically a correlational design to analyse the variables. The research population comprises 425 students from diverse backgrounds in Banten Province schools that have implemented the STEM approach. A sample size of 202 students is determined using a predefined error rate. Data collection involves tests and questionnaires assessing historical thinking skills, STEM approaches, and historical consciousness. Statistical analysis, including partial and simultaneous multiple correlation tests, reveals a significant and very strong positive relationship between STEM approach, historical thinking skills, and historical consciousness. This suggests that the interplay of these factors enhances history learning and encourages a deeper understanding of historical events, promoting critical thinking, and historical consciousness. The study emphasizes the importance of integrating STEM methodologies into history education to provide students with a holistic understanding of historical events and their societal implications. Such an approach bridges the gap between STEM and history, fostering interdisciplinary collaboration and promoting informed and empathetic citizens. Future research should explore diverse samples, employ qualitative methods, and investigate curriculum designs and teaching strategies that effectively integrate STEM and history education.
PENGGUNAAN APLIKASI SCORE CREATOR PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 12 KABUPATEN TANGERANG Hikmawaty, Lisna; Nugroho, Oktian Fajar; Damayantie, Irma
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat didasari dengan kurangnya kajian terkait penggunaan aplikasi Score Creator dalam pembelajaran seni musik di Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang. Aplikasi Score Creator digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah siswa dalam memahami dan menciptakan notasi musik. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pemahaman terkait penggunaan aplikasi Score Creator di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Hasil dan luaran yang diharapkan dari pengabdian ini ialah siswa/I dapat menggunakan aplikasi Score Creator dengan baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta pemahaman siswa terhadap konsep notasi musik. Selain itu, aplikasi ini juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Score Creator dinilai efektif sebagai media pembelajaran seni musik di SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang.
“A DAY IN MY LIFE” – PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS SISWA SDN CIMONE 1 MELALUI PENULISAN KREATIF DAN ILUSTRATIF Hardianti; Lutfiyah; Lisna Hikmawaty; Suryani
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/j70b8f07

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis dan berbicara Bahasa Inggris siswa SDN Cimone 1 melalui penulisan kreatif bertema “A Day in My Life”. Siswa dilatih menarasikan pengalaman pribadi secara lisan sekaligus menghasilkan buku mini sebagai luaran otentik yang memadukan bahasa, ekspresi diri, dan ilustrasi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan menulis dan berbicara, penerapan project-based learning dengan pembuatan mini book, pendampingan dan evaluasi, hingga rencana keberlanjutan. Hasil menunjukkan seluruh siswa mampu menghasilkan karya tulis sederhana, mayoritas berani mempresentasikan cerita mereka, serta lebih percaya diri menggunakan Bahasa Inggris secara lisan. Guru SDN Cimone 1 berperan aktif sebagai co-fasilitator sehingga metode ini berpotensi direplikasi dalam pembelajaran reguler. Luaran program mencakup karya mini book siswa, modul pembelajaran kreatif, dan dokumentasi kegiatan, dengan dukungan sekolah melalui rencana pengembangan English Corner mingguan. Secara keseluruhan disimpulkan program ini membuktikan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah dasar dapat menghadirkan inovasi pembelajaran yang menyenangkan, aplikatif, dan berkelanjutan serta berdampak langsung pada peningkatan literasi produktif siswa. Kata Kunci: penulisan kreatif, keterampilan berbicara, proyek buku mini.