Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DALAM MEMBENTUK SIKAP DISIPLIN SISWA KELAS 2 Aninda Ayu Salsabilah; Nurul Febrianti; Abdul Halim; Lisna Hikmawaty
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11510

Abstract

ABSTRACT The formation of disciplinary character in elementary school students is an important aspect in supporting the success of the learning process and children’s behavioral development. This study aims to describe the implementation of the 7 Habits of Great Indonesian Children program in shaping the disciplinary attitudes of second-grade students at SDN Pejuang VII. This research employed a descriptive qualitative approach focusing on students’ understanding and activities in applying these habits both at school and at home. The research subjects consisted of four second-grade students and one homeroom teacher. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the 7 Habits of Great Indonesian Children had a positive impact on students’ discipline formation, including increased compliance with school rules, punctuality, cleanliness habits, and responsibility in completing assignments. The role of teachers and parental support were also important factors in the successful implementation of these habits. Therefore, the 7 Habits of Great Indonesian Children program can serve as an effective strategy for developing disciplinary character among elementary school students sustainably in daily life. ABSTRAK Pembentukan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan perkembangan perilaku anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam membentuk sikap disiplin siswa kelas II di SDN Pejuang VII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada pemahaman serta aktivitas siswa dalam menerapkan kebiasaan tersebut di lingkungan sekolah maupun di rumah. Subjek penelitian terdiri atas 4 siswa kelas II dan 1 wali kelas. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat memberikan dampak positif terhadap pembentukan disiplin siswa, seperti meningkatnya kepatuhan terhadap aturan sekolah, kebiasaan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Peran guru dan dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan kebiasaan tersebut. Dengan demikian, program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat menjadi salah satu strategi pembentukan karakter disiplin siswa sekolah dasar secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENDUKUNG SISWA ATLET DI SMA 2 SETU BEKASI Imam Santosa; Alfian Alfian; Muhammad Rijal Fadli; Lisna Hikmawaty
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4606

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya menjawab tantangan pendidikan yang dihadapi oleh siswa atlet di SMA Negeri 2 Setu Bekasi yang sering kali tidak dapat mengikuti pembelajaran di kelas akibat padatnya jadwal latihan dan kompetisi. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pembelajaran digital yang fleksibel, sehingga siswa dapat mengakses materi pelajaran dan menyelesaikan tugas kapan saja dan di mana saja. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan melibatkan kolaborasi bersama pihak sekolah, termasuk guru, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa. Strategi pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan awal, desain sistem berbasis Moodle sebagai platform manajemen pembelajaran, pelatihan bagi guru dan siswa, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik pengguna. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kemandirian belajar siswa, keterlibatan digital yang lebih tinggi, dan tumbuhnya kesadaran guru akan pentingnya model pembelajaran adaptif. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok belajar digital di kalangan siswa atlet yang saling mendukung dalam proses belajar. Keberhasilan ini menunjukkan potensi replikasi untuk sekolah lain dengan tantangan serupa.
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI BERBASIS MINI DRAMA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN TERHADAP BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Grin Rayi Prihandini; Sitti Rahmah Marsidi; Jatayu Hadi Prakoso; Lisna Hikmawaty
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3954

Abstract

Elementary school is the formal education children receive after their family environment. At this age, children begin to develop their self-concept and it influences how they socialize with others. In the school environment, children begin to socialize through friendships with peers. Within these friendships, potential conflicts arise, and the resulting behavior can lead to bullying. Bullying cases occurring in elementary schools require attention because the psychological impacts can disrupt optimal individual development, even into adulthood. Therefore, an intervention program is needed to address this issue. This activity aims to improve elementary school students' understanding of bullying and prevent such behavior. The activity involved 31 students in grades 1-3 at SDIT Global Prima, Bekasi. The activity took the form of psychoeducation through mini-dramas and discussions related to bullying. The Wilcoxon Signed-Rank Test results showed a significant difference between pretest and posttest scores regarding understanding of bullying (Z = -3.286, p < 0.05). The mean rank value indicated that 19 participants experienced an increase in their pretest-posttest scores. This means that most participants showed an increase in their scores after the intervention. An effect size of 0.59 indicates that the intervention had a moderate impact. This indicates that the mini-drama-based psychoeducational activity had a significant practical impact on improving students' understanding of bullying. Overall, these findings support the effectiveness of the intervention in preventing bullying by strengthening students' understanding.