Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Gizi Siswa melalui Program REMAJA BISMART dengan Edukasi Gizi Seimbang dan Permainan NutriDart di SMP Muhammadiyah 9 Semarang: Vol. 2 No.1 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Imelda; Nabilla; Yohana; Nisrina; Harjantini, Utami; Dwi; Yessi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v2i1.709

Abstract

Abstrak. Program REMAJA BISMART dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 9 Semarang untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kesadaran pentingnya gizi seimbang pada remaja. Kegiatan meliputi pengukuran antropometri, senam, edukasi gizi, dan permainan NutriDart. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan perbandingan nilai pre test-post test. Penilaian pre test-post test pengetahuan siswa didapatkan setelah pemberian edukasi gizi seimbang dan permainan edukatif NutriDart. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 53,57% menjadi 97,86%. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi seimbang pada remaja.
Keanekaragaman Ikan Air Tawar Di Bendungan Watervang Kota Lubuklinggau Novita , Dwi; Setiawan, Feri; Aji , Nugroho; Samitra, Dian; Dwi; Feri; Nugroho; Dian
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 7 No 1 (2020): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v7i1.14804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan air tawar di Bendungan Watervang Kota Lubuklinggau. Pengambilan data ikan menggunakan jaring pencar, tangguk dan pancing . Ikan yang diperoleh diidentifikasi kemudian dianalisis menggunakan komposisi jenis, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi. Hasil analisis data Keanekaragaman ikan di Bendungan Watervang berkategori rendah
Pengaruh Media Pembelajaran Bycard Animalia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA/MA UTARI, DEWI; Kameluh, Dwi; Nurul, Eva; Dwi; Eva
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 7 No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v7i2.15077

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Bycard Animalia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini pretest-posttest control group design. Data dianalisis dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang didapat berdasarkan uji hipotesis pengaruh media pembelajaran Bycard Animalia terhadap berpikir kritis siswa menggunakan SPSS dengan uji Ancova, media Bycard berpengaruh sebesar 14,8%. Disarankan kepada peneliti selanjutnya media pembelajaran Bycard Animalia dapat diterapkan dengan model pembelajaran yang berbasis masalah lainnya dan sebaiknya media pembelajaran Bycard Animalia diterapkan di sekolah yang sudah mempunyai kemampuan akademik yang tinggi agar mendapat hasil yang maksimal.
Implementation of Genetic Algorithm for Automatic Course Scheduling Optimization Rakhmi Khalida; Situmorang; Dwi; Setiawati, Siti
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/knowbase.v5i2.10260

Abstract

Course scheduling in vocational high schools (SMK) constitutes a complex combinatorial optimization problem involving multiple hard and soft constraints related to teacher availability, class allocation, and time-slot distribution. Although Genetic Algorithms (GA) have been extensively applied in educational timetabling, existing studies largely emphasize standalone optimization or desktop-based solutions, with limited analytical evaluation of refinement strategies and system-level applicability. This study addresses this gap by empirically evaluating a hybrid GA–Local Search (LS) approach embedded within a web-based scheduling framework. GA is utilized as a global search mechanism to generate feasible schedules that satisfy all hard constraints, while LS is applied as a post-optimization phase to improve solution quality by reducing soft constraint violations. Experiments were conducted using real scheduling data from SMK Yadika 13 Bekasi, involving 3 subjects, 3 teachers, 4 classes, and 12 time slots within a single-day scenario. Although limited in scale, this configuration was deliberately selected to enable transparent analysis of the optimization dynamics and refinement impact of the proposed hybrid approach. The results show that the pure GA produces five soft constraint violations, mainly due to suboptimal placement of cognitively demanding subjects and uneven subject distribution. After applying LS, violations were reduced to two cases, with the fitness value improving from 0.873 to 0.946 and only a marginal increase in computation time (5–7 seconds). These findings demonstrate that local refinement significantly enhances schedule quality beyond conflict-free feasibility. This study contributes scientifically by providing an empirical assessment of GA–LS hybridization for soft-constraint optimization and by establishing a scalable web-based framework that supports future extensions to full-week scheduling and adaptive academic systems
KEBEBASAN BEREKSPRESI DI SOSIAL MEDIA HAK DEMOKRASI ATAU SUMBER JERAT PIDANA Vitria, Yati; Dwi
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 06 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i06.2063

Abstract

Kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dan ide di platform media sosial merupakan hak dalam sistem demokrasi yang dilindungi oleh hukum di Indonesia, tetapi sering kali juga menjadi alat untuk menghukum secara pidana melalui penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). UU ITE, yang telah diperbarui pada tahun 2024, dirancang untuk melindungi warga dari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, serta pelanggaran privasi di dunia maya. Meski demikian, beberapa pasal seperti Pasal 27 dan 28 dalam UU ITE memiliki penjabaran yang sangat luas dan bisa diintepresentasikan berbagai arti dan makna, sehingga dapat dengan gampang digunakan untuk memidana jenis pendapat dan ide yang seharusnya dilindungi, seperti kritik terhadap sosial dan politik. Tujuannya adalah untuk mengkaji dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dan partisipasi politik masyarakat, terutama generasi muda, di media sosial Indonesia. Dalam penelitian ini mengkaji 2 permasalahan yaitu Bagaimana UU ITE bisa menjadi jebakan hukum yang membatasi kebebasan menyatakan pendapat di platform media sosial? Bagaimanakah efek pembungkaman (chilling effect) di media sosial mengurangi partisipasi politik dan mengancam demokrasi Indonesia? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normative. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji peraturan yang sedang berlaku dan sumber hukum yang lain. Pendekatan yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach),pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi kasus (case approach). Kesimpulan dari penulisan penelitian ini Adalah UU ITE di Indonesia banyak dianggap meredam kebebasan berpendapat di platform media sosial karena pasal-pasal yang tidak jelas sering digunakan untuk menghukum orang yang mengkritik pemerintah atau pihak tertentu. Situasi ini menciptakan rasa takut yang menghalangi masyarakat, terutama kaum muda, dari menyampaikan pendapat mereka dengan leluasa. Akibatnya, keterlibatan politik menurun dan kondisi demokrasi terganggu karena terbatasnya kebebasan untuk berekspresi dan kekhawatiran akan konsekuensi hukum di ranah digital.
Memanfaatkan Potensi Biodiversitas Daerah Jombang Jawa Timur untuk Membekalkan Nilai-Nilai Keberlanjutan dalam Pembelajaran Materi Keanekaragaman Hayati Arum; Ulfi; Dwi; Reni; Agus; Andini
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1vmdce17

Abstract

This study aimed to describe and analyze the potential biodiversity of Jombang Regency that can be integrated into biology learning to equip students with sustainability values. The research method used was descriptive qualitative. The data sources consisted of: (1) biodiversity data from Jombang obtained from 18 articles resulting from student research projects selected using a purposive sampling technique; (2) biology learning profile data collected from 25 senior high school biology teachers from 13 schools in Jombang using snowball sampling; and (3) data from 20 articles obtained through a systematic literature review from Google Scholar and the SINTA portal using the keywords “biodiversity”, “environmental utilization”, and “biology learning”. The results showed that seven types of invertebrates and one type of vertebrate were found in various ecosystems, such as surrounding environments, gardens, parks, residential areas, rice fields, fields, ponds, and forests. These biodiversity resources have the potential to be utilized as learning resources and teaching materials, such as modules and booklets, to improve students’ knowledge, reading interest, learning motivation, critical thinking skills, biological literacy, and environmental awareness. In addition, biodiversity-based learning can also foster sustainability values, including critical thinking, systems thinking, self-awareness, collaboration, anticipatory competence, normative competence, strategic competence, and problem-solving skills in biology learning. The conclusion of this study indicates that biodiversity in Jombang has the potential to be utilized in biology learning as learning resources and teaching materials that enhance students’ skills while instilling sustainability values. This effort also supports the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goals 14 and 15.   Keywords: Biodiversity, Biology Learning, Jombang, Sustainability Values