Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Differences of Student's Learning Outcomes and Instructional Interactions between Project Based Learning and Problem Based Learning Methods by Using Web Based Learning Technique in the Course of Videography at SMKN 1 Purwosari Robherta, Miftachul; Dwi Herlambang, Admaja; Hadi Wijoyo, Satrio
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 6 No. 3: December 2021
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.903 KB) | DOI: 10.25126/jitecs.202163305

Abstract

Learning activities during the COVID-19 pandemic has been making students are not able to be active than before the pandemic, and their learning outcomes somehow become less than optimal. This phenomenon tends to happen because the teachers only deliver the course material briefly then give assignments to students in the end of online class session. Therefore, this present study aimed to analyze the differences of students' learning outcomes and instructional interaction on the course of Videography by applying the method differences of PjBL with PBL. This present study applied Quasi Experiment research method by using Nonequivalent Control Group Design. The subject of this present study involved students of grade XI from department of Visual Communication Design, SMK Negeri 1 Purwosari. Hence, its research sample was categorized as population member since there was only one group within the class of DKV Department. Furthermore, the data collection techniques included questionnaire non test of instructional interaction and test results of learning questions pre test and post test. This present study also applied independent t test as the data analyzing technique. Eventually, the results showed that PjBL method was more appropriate in term of learning outcomes than PBL method in which it was evidenced with the hypothesis test result was less than significant level of 0.05. Additionally, PBL was more appropriate in term of instructional interaction than PjBL method that was showed by hypothesis test result which was less than significant level of 0.05.
Teorisasi Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Problem-Based Learning Berbantuan GitHub dan ChatGPT pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Dhzuhri Agistian, Muhammad; Dwi Herlambang, Admaja; Zulvarina, Prima
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kolaboratif melibatkan lebih dari dua siswa yang dibentuk dalam suatu kelompok untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor pendukung dan kendala keberhasilan pembelajaran serta manfaat dari pelaksanaan pembelajaran kolaboratif. Pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru menerapkan model problem-based learning berbantuan media GitHub dan ChatGPT pada mata pelajaran pemrograman web. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali lebih dalam persepsi guru dan siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMKN X Malang dengan melakukan observasi tidak terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode grounded theory yang terdiri dari tiga teknik pengkodean yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Teori yang dihasilkan menjelaskan bahwa keberhasilan pembelajaran kolaboratif didukung dengan adanya implementasi model dan strategi pembelajaran berbasis masalah serta perilaku belajar yang positif pada siswa. Namun, pembelajaran kolaboratif tidak dapat terlaksana apabila literasi digital dan kesadaran belajar siswa masih rendah serta sarana pembelajaran di sekolah yang tidak memadai. Apabila kendala tersebut dapat teratasi, maka pembelajaran kolaboratif yang dilaksanakan akan mampu mengeskalasi keterampilan siswa, melatih kemampuan problem solving, mendukung pembelajaran yang relevan dengan dunia industri, dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Kata kunci: ChatGPT, GitHub, pembelajaran kolaboratif, pemrograman web, problem-based learning.
Hubungan Antara Frekuensi Latihan Pemrograman dan Tingkat Grit Dengan Hasil Belajar Siswa SMK Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Bhuwaneswari, Try; Dwi Herlambang, Admaja; Afirianto, Tri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan pendidikan formal pada jenjang menengah yang menyelenggarakan program kejuruan. Pada SMK jurusan teknologi terdapat mata pelajaran Pemrograman Dasar. Hasil belajar siswa sangat bervariasi yang disebabkan berbagai faktor, diantaranya yaitu frekuensi latihan pemrograman dan tingkat grit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara frekuensi latihan pemrograman dan tingkat grit dengan hasil belajar siswa SMK mata pelajaran Pemrograman Dasar. Metode penelitian yang diterapkan ialah kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Populasi penelitian ini berjumlah 268 siswa terdiri dari siswa kelas X SMKN 3 Malang, SMKN 4 Malang, dan SMKN 5 Malang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran minimal sampel dihitung menggunakan persamaan Slovin. Data yang dikumpulkan berjumlah 87 dan tidak berdistribusi normal, sehingga dilakukan transformasi two-step approach sebelum dianalisis menggunakan korelasi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan sedang dan positif (r = 0,301) antara frekuensi latihan pemrograman dan hasil belajar. Sebaliknya, tingkat grit tidak berkorelasi dengan hasil belajar. Selain itu, frekuensi latihan pemrograman memiliki hubungan sedang dan positif (r = 0,312) dengan tingkat grit. Kemudian, variabel frekuensi latihan pemrograman dan tingkat grit secara bersama-sama menunjukkan hubungan sedang dan positif (r = 0,303) dengan hasil belajar.
Hubungan Antara Efikasi Diri dan Kecemasan Belajar Pemrograman Pada Siswa SMK Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Aida Alfiyanti, Nur; Dwi Herlambang, Admaja; Afirianto, Tri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berperan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkompeten pada bidang tertentu. Mata pelajaran Pemrograman Dasar ialah salah satu mata pelajaran yang dipelajari di tingkat SMK. Mata pelajaran ini cenderung dianggap dianggap sulit karena kompleksitas konsep, sintaks, dan logika yang harus dikuasai, sehingga sering menimbulkan rasa kecemasan ketika proses belajar. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kecemasan adalah efikasi diri. Efikasi diri memiliki keterkaitan yang signifikan dengan kecemasan belajar, terutama pada tingkat remaja. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk meneliti hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan belajar pada siswa SMK yang mengikuti mata pelajaran Pemrograman Dasar. Penelitian ini mengimplementasikan metode kuantitatif korelasional yang dilakukan di SMKN 3, SMKN 4, dan SMKN 5 Malang dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 87 hasil dari perhitungan persamaan Slovin. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara. Data yang didapatkan diolah menggunakan korelasi 
Analisis Persepsi Mahasiswa Rumpun Ilmu Komputer Terhadap Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Penulisan Tugas Akhir Nugroho, Fajar Agung; Dwi Herlambang, Admaja; Rachmadi, Aditya; Eka Sasmita, Erlina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan tugas akhir di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 102 mahasiswa tingkat akhir melalui kuesioner berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan (perceived usefulness) memiliki pengaruh signifikan positif terhadap penggunaan aktual (actual usage) AI, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Mayoritas responden melaporkan bahwa AI membantu meningkatkan kualitas tugas akhir dan kreativitas mereka, serta dianggap mudah diakses dan fleksibel dalam penggunaannya. ChatGPT teridentifikasi sebagai aplikasi AI yang paling dominan digunakan. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan dalam penggunaan AI, termasuk kebutuhan akan fitur yang lebih spesifik untuk mendukung penulisan akademik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembang teknologi dan institusi pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan AI untuk mendukung proses penulisan akademik. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi aspek orisinalitas dan akurasi tulisan yang dibantu AI.   Abstract This study aims to analyze the perception and usage of artificial intelligence (AI) technology in thesis writing among students of the Faculty of Computer Science, Universitas Brawijaya. Using a quantitative approach, data were collected from 102 final-year students through a Likert-scale-based questionnaire. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach. The results of the study indicate that perceived usefulness has a significant positive influence on the actual usage of AI, while perceived ease of use does not show a significant effect. The majority of respondents reported that AI helps improve the quality of their theses and their creativity, and it is considered easy to access and flexible in its usage. ChatGPT was identified as the most dominant AI application used. The study also identified several barriers to AI usage, including the need for more specific features to support academic writing. These findings provide important insights for technology developers and educational institutions in optimizing the use of AI to support academic writing processes. Further research is recommended to explore aspects of originality and accuracy in AI-assisted writing.
Analisis Kualitas Aplikasi Berdasarkan Ulasan Pengguna Pada Aspek Quality in Use Menggunakan Algoritma Support Vector Machine (Studi Kasus: iJakarta) Fathiyyah, Nur; Hadi Wijoyo, Satrio; Dwi Herlambang, Admaja
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di JITECS