Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Analisis Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Nur Alam Fajar; Hamsu Abdul Gani; Abdul Muis Mappalotteng
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.003 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini nadalah (1) untuk mengetahui pengaruh soft skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar; (2) Untuk mengetahui pengaruh praktik industri terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar; dan (3) Untuk mengetahui pengaruh soft skill dan praktik industri secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner angket dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh softskill  terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di jurusan pendidikan teknik elektro FT UNM sebesar 81,1%; (2) terdapat pengaruh praktik industri terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di jurusan pendidikan teknik elektro FT UNM sebesar 43%; (3) terdapat pengaruh Softskill, praktik industri, secara bersama-sama (simultan) terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di jurusan pendidikan teknik elektro FT UNM sebesar 84,2%. Kata Kunci: Kesiapan Kerja, Softskill, Praktik Industri
Analisis Yuridis Terhadap Pandemi Covid-19 Sebagai Kategori Overmacht dalam Melakukan Restrukturisasi Perjanjian Kredit Hamsu Abdul Gani; Andika Wahyudi Gani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The results of the research on the juridical analysis of the Covid-19 pandemic as an overmacht category in restructuring credit agreements, it can be concluded that when viewed from the criteria for coercive circumstances, the criteria for Covid-19 are included in the category of relative coercive circumstances, namely situations where it is still possible to carry out and fulfill achievement, with several dispensation methods including the method of renegotiating the agreement in this case in the form of restructuring. As it has been determined that Covid-19 is included in the relative overmacht category, debtors are expected to continue to fulfill their achievements to creditors. Therefore, efforts to mitigate non-performing loans using the restructuring method, as referred to the Financial Services Authority Regulation No. 11 of 2020.Keywords: Covid-19, Overmacht, Restructuring
Impelementasi Penyelenggaran Pendidikan Tinggi Vokasi Selama Era Pandemi Covid-19 Hamsu Abdul Gani; Andika Wahyudi Gani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menelaah tentang implementasi penyelanggaran pendidikan tinggi vokasi selama era pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk melihat bagaimana dampak pandemi Covid-19 terdahap penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di kampus vokasi yang sejatinya harus senantiasa bertemu atau melakukan pelatihan kebugaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kaulitatif, sedangkan pendekatannya adalah fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di perguruan tinggi pelayaran, yakni: Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dan Politeknik Pelayaran Barombong. Adapun waktu hasilnya adalah selama covid-19 pembelajaran di dua instutusi ini tidak berjalan dengan maksimal karena pembelajaran dilakukan secara daring. Sementara perguruan tinggi vokasi diharapkan berfokus pada pengembangan teknis dan praktis. Kebutuhan tersebut membutuhkan keterlibatan langsung: akademik membutuhkan praktik lapangan, sedangkan non-akademik berupa pengembangan karakter taruna yang hanya efektif dilakukkan apabila dilakukan secara langsung. Implikasinya, perguruan tinggi vokasi tidak mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kualifikasi pelayaran nasional dan internasional. Kata Kunci: Pendidikan Tinggi Vokasi, Covid-19, Standar Kualifikasi Pelaut