Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Bird diversity in the coastal forest area of Tabanio developed to popular scientific book for students' critical thinking ability: The practicality test Nur Abdi Suga; Dharmono Dharmono; Muhammad Zaini
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.895 KB) | DOI: 10.20527/bino.v4i1.12213

Abstract

The main problem experienced by educators is the lack of innovation in teaching materials that can facilitate students and increase learning motivation in understanding a material so that it is necessary to develop innovative teaching materials, one of which is popular scientific books (BIP). This development research went through several tests such as the practicality of BIP bird species diversity in the Tabanio coastal forest area so that BIP development was obtained which could train students' critical thinking skills. The development stages include self-evaluation, expert test, individual test, small group test, field test. However, this research is limited to practicality tests only. The types of data are descriptive data, using readability instruments, BIP implementation and student responses are used for practicality of content, practicality of expectations and actual. The results showed that the Popular Scientific Book on the Diversity of Bird Species that had been developed was stated to be very practical based on the BIP individual test which was stated to be very good with an average of 83.59%. The Popular Scientific Book on Bird Species Diversity that has been developed is declared practical because the results of student responses with an average score of 92.30% with very good criteria, results of BIP implementation on average 83.33% with criteria strongly agree. Based on this, the developed BIP is very practical to use and makes it easier for students to learn.Abstrak Permasalahan utama yang dialami oleh pendidik yaitu kurangnya inovasi bahan ajar yang dapat memudahkan mahasiswa dan menambah motivasi belajar dalam memahami suatu materi sehingga perlu adanya pengembangan sutau bahan ajar yang inovatif salah satunya yaitu buku ilmiah populer (BIP). Penelitian pengembangan ini didapatkan melalui beberapa uji seperti kepraktisan BIP keanekaragaman jenis burung di kawasan hutan pantai Tabanio sehingga didapatkan pengembangan BIP yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Tahap-tahap pengembangan meliputi evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Akan tetapi, penelitian ini dibatasi hanya uji kepraktisan. Jenis data yaitu data deskriptif, menggunakan instrument instrumen keterbacaan, keterlaksanaan BIP dan respon mahasiswa digunakan untuk kepraktisan isi, kepraktisan harapan dan aktual. Hasil penelitian menunjukan buku ilmiah populer Keanekaragaman Jenis Burung yang telah dikembangkan dinyatakan sangat praktis berdasarkan uji perorangan BIP ini dinyatakan sangat baik dengan rata-rata 83,59%. Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Jenis Burung yang telah dikembangkan dinyatakan praktis karena hasil respon mahasiswa dengan rata-rata nilai 92,30% dengan kriteria sangat baik, hasil keterlaksanaan BIP rata-rata 83,33% dengan kriteria sangat setuju. Berdasarkan hal tersebut BIP yang dikembangkan sangat praktis digunakan dan memudahkan mahasiswa dalam pembelajaran.
VALIDITY OF 3D PAGEFLIP POCKET BOOK CONTAINING POACEAE SPECIES IN GALAM VEGETATED SWAMP, BATI-BATI DISTRICT Vika Wulansari Pohan; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 2 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i2.12657

Abstract

Species of Poaceae may be used as mastering objects, based on local potential, as learning resources, thats in accordance with technological developments, making it into 3D pageflip based pocket book. A valid pocket book, as learning resources, can be defined if it has been validated by experts in field. Validation role to assess the prototype, and eligible for more developmental phases. The aim of this research is to determine the validity of the pocket book, which contains material about Poaceae species in galam vegetated swamps. This pocket book is in the form of a 3D pageflip. This development uses Tessmer's formative evaluation model. The value of validity is determined by 2 experts. The results of the study confirm that the product that has been developed is very valid, especially for expert consequences of 93.42%.
Kajian Keanekaragaman Famili Papilionaceae di Kawasan Mangrove Sebagai Buku Saku berbasis 3D Pageflip Rama Fara Nadha; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.049 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.31

Abstract

Papilionaceae adalah satu dari banyak keanekaragaman hayati di Indonesia, yang mempunyai ciri buah polong, mempunyai sistem pertumbuhan berbentuk perdu, herba, pohon hingga membelit, kebanyakan ditemukan berbentuk pohon dan membelit, sangat mudah diamati karena memiliki tipe buah dengan adanya sifat-sifat dan karakteristik pada bunganya. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan keanekaragaman spesies Papilionaceae mangrove Desa Sungai Bakau, (2) Mendeskripsikan validitas buku saku 3D Pageflip keanekaragaman spesies Papilionaceae mangrove Desa Sungai Bakau, (3) Mendeskripsikan kepraktisan buku saku 3D Pageflip keanekaragaman spesies Papilionaceae mangrove Desa Sungai Bakau. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengembangan evaluasi formatif Tessmer (1998) dibatasi hanya pada alur pengembangan (1) self evaluation; (2) expert review; dan (3) one-to-one. Hasil pengamatan menunjukkan, bahwa keanekaragaman spesies Papilionaceae ditemukan 6 spesies, yaitu: Crotalaria pallida, Clitoria fragrans, Derris trifoliata, Grona triflora, Desmodium heterocarpon, dan Canavalia cathartica. Hasil validitas Buku Saku spesies Papilionaceae berbasis 3D Pageflip didapatkan skor rata-rata 91,67% termasuk dalam kategori sangat valid dan hasil uji kepraktisan isi Buku Saku spesies Papilionaceae berbasis 3D Pageflip didapatkan skor rata-rata 86,90% dengan kriteria sangat praktis.
Etnobotani Hanjuang di Desa Sabuhur Kabupaten Tanah Laut Sebagai Buku Ilmiah Populer Laily Najmah; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.011 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.32

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu tentang mempelajari pemanfaatan suatu tumbuhan oleh masyarakat, adat, atau suku bangsa tertentu. Potensi local sekitar lingkungan dapat dijadikan sumber belajar, khususnya tumbuhan dalam lingkup etnobotani. Hanjuang memiliki penyebaran dan manfaat di Desa Sabuhur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani Hanjuang di Desa Sabuhur, mengetahui validitas, serta kepraktisan isi buku yang dikembangkan sebagai Buku Ilmiah Populer. Metode pada penlitian dengan pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan kajian etno-botani Hanjuang dengan melakukan wawancara menggunakan teknik snowball sampling dan penelitian pengembangan menggunakan evaluasi formatif Tessmer melalui tahapan self evaluation, expert review dan one to one. Hasil penelitian menunjukkan 6 kajian etnobotani yaitu Hanjuang merupakan tumbuhan perdu (botani) yang digunakan masyarakat Desa Sabuhur sebagai obat hipertensi (farmakologi), serta sebagai tanaman hias yang ditanam di pekarangan rumah (ekologi). Hanjuang digunakan sebagai bahan untuk upacara adat mandi-mandi pengantin (sosioantropologi), dan bisa dijual sebagai tanaman hias (ekonomi). Penamaan hanjuang sebagai ‘pawang’ dipercaya dapat menangkal makhluk halus (linguistik). Hasil pengembangan Buku Ilmiah Populer pada expert review dari dua validator memiliki Validitas Sangat Valid dengan persentase 94,7% dan hasil kepraktisan isi dari tiga orang mahasiswi Pendidikan Biologi FKIP ULM Banjarmasin yang telah menempuh mata kuliah Etnobotani dan lulus dengan nilai A mendapatkan persentase 93,0% dengan kriteria Sangat Baik.
Kajian Etnobotani Tumbuhan Sengkuang (Dracontomelon dao) di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Sebagai Buku Ilmiah Populer Tania Dwi Yolanda Putri; Dharmono Dharmono; Nurul Hidayati Utami
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.823 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.36

Abstract

Etnobotani adalah hubungan antara manusia dan tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang memiliki nilai etnobotani adalah Sengkuang memiliki penyebaran dan manfaat di Desa Sabuhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnobotani tumbuhan Sengkuang di Desa Sabuhur dan mendeskripsikan validitas serta kepraktisan isi BIP. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan etnobotani tumbuhan Sengkuang dan dilanjutkan dengan evaluasi formatif uji Tessmer untuk kelayakan BIP yang dikembangkan melalui tahapan self evaluations, expert review dan uji one to one. Hasil penelitian menunjukkan 6 aspek etnobotani tumbuhan Sengkuang. Pada aspek botani tumbuhan berhabitus pohon, akar papan, batang bulat, daun majemuk berseling, bunga majemuk tak berbatas, buah majemuk tipe batu. Pada aspek farmakologi digunakan sebagai obat sakit diare. Pada aspek ekologi dijadikan sebagai penghijauan di lingkungannya. Pada aspek sosioantropologi menjadi penjaga karena sudah ada sejak dahulu. Pada aspek ekonomi bagian batang dimanfaatkan sebagai kayu bakar dan bahan bangunan. Pada aspek linguistik memiliki nama daerah “Sengkuang” karena sudah turun temurun. Hasil pengembangan BIP pada uji pakar oleh 2 validator memiliki hasil validasi Sangat Valid dengan persentase 86,11% dan hasil kepraktisan isi oleh 3 mahasiswa pendidikan biologi FKIP ULM Banjarmasin memiliki hasil Sangat Baik dengan persentase 88,7%.
Validitas Buku Saku Malvaceae Di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Berbasis 3d Pageflip Muhammad Iqbal; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.122 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.40

Abstract

Malvaceae atau kapas merupakan tumbuhan pohon atau perdu yang sering ditemui di berbagai kawasan yang ada Indonesia. Pengembangan buku saku dengan potensi lokal dianggap mampu menjadi penunjang sumber belajar yang berbasis potensi lokal. Perkembangan 3D Pageflip banyak dipakai sektor pendidikan dan menghasilkan sumber pembelajaran menarik minat dan motivasi bagi pengguna. Tujuan penelitian yaitu Mendeskripsikan validitas buku saku Famili Malvaceae di Kawasan Desa Sungai Bakau Kab. Tanah Laut; Penelitian dilakukan di program studi Pendidikan Biologi FKIP ULM Banjarmasin. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara sistematis menggunakan teknik sampling dan dilanjutkan dengan pengembangan bahan ajar melalui evaluasi formatif uji Tessmer. Validasi dilakukan oleh 2 orang ahli yang merupakan dosen pengampu mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi di Pendidikan Biologi FKIP ULM Banjarmasin. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap uji pakar (expert review). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa validitas Buku Saku Famili Malvaceae berbasis 3D Pageflip yang dikembangkan diperoleh total skor rata-rata 89,47% (sangat valid).
Kajian Etnobotani Aren (Arenga pinnata Merr.) Di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Cantikka Ridanti; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.443 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.175

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan diantara tumbuhan dengan lingkungannya. Kajian Etnobotani terdiri dari 6 yaitu kajian botani, etnofarmakologi, etnososioantropologi, etnoekonomi, etnolinguistik dan etnoekologi. Tumbuhan Aren memiliki penyebaran dan manfaat bagi masyarakat Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian Etnobotani tumbuhan Aren di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan Aren merupakan tumbuhan berhabitus pohon dengan perakaran serabut, batang monopodial, daun majemuk menyirip, bunga jantan termasuk bunga majemuk tak berbatas dengan bentuk seperti peluru, sedangkan pada bunga betina termasuk bunga majemuk tak berbatas dengan bentuk bulat memanjang, buah majemuk berdaging, tipe buah buni bulat peluru. Tumbuhan aren pada kajian farmakologi dapat digunakan sebagai obat kanker, diabetes, sakit pinggang dan menetralkan darah. Batang aren dimanfaatkan menjadi sagu aren. Buah aren diolah menjadi kolang-kaling, sedangkan tangkai bunga aren menghasilkan air nira yang diolah menjadi gula aren dan cuka aren. Aren ini sebagai penghijau di lingkungannya. Aren memiliki nama daerah “Hanau”.
Kajian Etnobotani Mahoni (Swietenia mahagoni) di Kawasan Desa Sabuhur Kabupaten Tanah Laut Dody Alfayed; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
NECTAR : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2022): Nectar: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.016 KB) | DOI: 10.31002/nectar.v3i1.2422

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari pemanfaatan tumbuhan dalam kehidupan  dan adat istiadat suku bangsa. Ilmu ini bermanfaat untuk menjaga pengetahuan masyarakat lokal atau etnis tertentu dalam pemanfaatan tumbuhan berdasarkan nilai hidup masyarakat. Kalimantan Selatan memiliki beraneka ragam tumbuhan yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan masyarakat.. Tetumbuhan tersebut berada pada berbagai habitat, seperti hutan, rawa, hutan mangrove, dan riparian sungai.  Penelitian bertujuan  untuk mendeskripsikan kajian etnobotani Mahoni (Swietenia mahagoni) di kawasan desa Sabuhur Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian menggunakan  deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aspek botani , farmakologis,  ekonomis,  Sosio-antropologis, dan linguistik tumbuhan Mahoni.
ETHNOBOTANY Melaleuca cajuputi (sub-species cumingiana) BETWEEN THE SABUHUR RIVER AS A POPULAR SCIENTIFIC BOOK Fitriyani Fitriyani; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 3 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i3.13043

Abstract

Ethnobotany Galam (Melaleuca cajuputi, subspecies cumingiana) on the bank of Sabuhur river still not available yet in Ethnobotany course. Learning product based on local content are expected to add insight to the use of local plant. Material related to regional potential are specials, that are adapted to local situation. Galam has many benefits, which is learning support material. This study aims to describe the Ethnobotany of Galam on the bank of Sabuhur river and validity of popular scientific books. This research is descriptive research and formative evaluation of the Tessmer test. Based on expert judgment, the book has an average score of 87.5% and is included at very valid category. The popular scientific book has procedural and theoretical feasibility.
The Effectiveness of Natural Science Handouts Based on Critical Thinking Skills on the Diversity of Living Things Ramayanti Panjaitan; Dharmono Dharmono; Suyidno Suyidno
SEJ (Science Education Journal) Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v6i2.1624

Abstract

The development of critical thinking skills is one of the key factors to face the opportunities and challenges of life in the industrial era 4.0. However, this skill has not been trained properly. Therefore, the purpose of writing this paper is to analyze the effectiveness of science handouts on the material diversity of living things to improve students' critical thinking skills. This study uses formative evaluation with Tessmer Model, which is limited to small group and field tests. The trial used a one group pretest and posttest design, for a small group test on 12 students and a field test on 20 class VIII students of SMPN 1 Sungai Durian. Collecting data through critical thinking tests and interviews. The results of the research on the small group and field tests showed: (1) students' skills in interpretation, analysis, explanation, evaluation, and inference were initially low to moderate; and (2) students' critical thinking skills increased significantly at = 5%, with n-gain in the moderate criteria. Thus, the science handout based on critical thinking skills that was developed is effectively used in science learning.