Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kajian Etnobotani Cassia alata L. (Gelinggang) Pada Masyarakat Dayak Bakumpai Desa Bagus Kabupaten Barito Kuala Sebagai Buku Ilmiah Populer Anita Handayani; Dharmono Dharmono; Riya Irianti
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Yayasan Jompa Research And Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol1.Iss4.293

Abstract

Etnobotani merupakan sebuah cabang ilmu yang mempelajari hubungan tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kegiatan adat, suku, maupun bangsa tertentu. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan etnobotani Cassia alata L. pada Masyarakat Dayak Bakumpai Desa Bagus Barito Kuala serta mendeskripsikan validitas dan keterbacaan isi buku ilmiah populer etnobotani Cassia alata L. (Gelinggang). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dengan metode Penelitian Pengembangan (Research and Development) model Plomp (1997). Haisl penelitian pada kajian botani tumbuhan  Cassia alata L. berhabitus perdu dengan perakaran tunggang, percabangan batang monopodial dan bentuk batangnya  bulat namun bersegi. Pemanfaatannya dibidang farmakologi yang digunakan daun yang muda atau bagian pucuk. Daun Cassia alata L. ini dipercaya dapat digunakan sebagai obat kulit seperti gatal, kurap, panu dan luka, tidak ada pantangan ataupun larangan yang dipercaya oleh masyarakat dalam pemanfaatan tumbuhan ini. Penamaan gelinggang ini merupakan sebutan dari Bahasa Banjar dan Bahasa Bakumpai. Cassia alata L. dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai penghijauan. Validitas buku ilmiah populer yang didapatkan dari 2 validator ahliyang terdiri dari 2 dosen pembimbing memperoleh skor rata-rata sebesar 90,97%  dengan kriteria sangat valid pada uji validasi dan uji keterbacaan didapatkan hasil skor rata-rata sebesar 91,66% dengan kriteria sangat baik pada uji one to one.
Etnobotani Crataeva adansonii (Tigaron) Pada Suku Dayak Bakumpai Desa Bagus Kabupaten Barito Kuala Berbentuk Buku Ilmiah Populer Muhammad Syakran; Dharmono Dharmono; Nurul Hidayati Utami
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Yayasan Jompa Research And Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol1.Iss4.340

Abstract

Tumbuhan Crataeva adansonii terdapat di desa Bagus Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala yang dimanfaatkan secara tradisional yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek etnobotani Crataeva adansonii pada Masyarakat Dayak Bakumpai di desa Bagus dan mengetahui validitas serta keterbacaan isi buku ilmiah populer yang dikembangkan tentang etnobotani Crataeva adansonii. Metode ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan etnobotani Crataeva adansonii dan metode penelitian pengembangan Plomp (1997) untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk buku ilmiah populer. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan 6 aspek etnobotani Crataeva adansonii. Aspek botani Crataeva adansonii merupakan tumbuhan berhabitus pohon, aspek etno-farmakologi Crataeva adansonii digunakan sebagai obat demam dan menambah tekanan darah (bagi orang yang memiliki penyakit darah rendah), restung pada rambut dan kalalah setelah melahirkan, aspek etno-ekologi Crataeva adansonii berdasarkan syarat hidupnya sebagian sudah memenuhi syarat optimal, aspek etno-sosioantropologi Crataeva adansonii dipercaya sebagai tempat tinggal hantu beranak, aspek etno-ekonomi Crataeva adansonii digunakan sebagai sayur jaruk, dan aspek etno-linguistik Crataeva adansonii diberi nama tigarun karena jumlah daun nya tiga. Hasil uji validitas terhadap buku ilmiah populer yang dikembangkan menunjukkan dengan kriteria validasi sangat valid. Adapun hasil uji keterbacaan isi terhadap buku ilmiah populer yang dikembangkan menunjukkan hasil kriteria sangat baik.
Kajian Etnobotani Cerbera manghas (Bintaro) Pada Masyarakat Dayak Bakumpai Desa Bagus Kabupaten Barito Kuala Sebagai Buku Ilmiah Populer Selviana Eka Putri; Dharmono Dharmono; Riya Irianti
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Yayasan Jompa Research And Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol1.Iss4.376

Abstract

Etnobotani yaitu ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dan tumbuhan secara tradisional dipakai secara turun – temurun untuk menjadi pengetahuan lokal suku, masyarakat, dan daerah. Cerbera manghas (Bintaro) banyak dijumpai di Desa Bagus, Kecamatan Marabahan, terutama di lahan basah. Penelitian ini bertujuan guna menggambarkan kajian Etnobotani Cerbera manghas (Bintaro) di Desa Bagus, Kabupaten Barito Kuala sebagai buku ilmiah populer bagi masyarakat umum dan memberikan gambaran umum yang diterbitkan untuk menggambarkan relevansi dan keterbacaan teks ilmiah. Dikembangkan sebagai buku ilmiah populer di Desa Bagus, Kabupaten Barito Kuala. Metode ini menggunakan dua jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif yang menggambarkan etnobotani bintaro dan penelitian pengembangan yang mengembangkan bahan ajar dalam format BIP. Hasil dari studi deskriptif menunjukkan enam aspek etnobotani bintaro. Bintaro yaitu tanaman yang selalu hijau. Aspek etno-farmakologi bintaro dipakai sebagai obat demam kejang. Aspek etno-ekologi Bintaro dipakai sebagai penghijauan dan bayangan di kawasan Desa Bagus. Aspek antropologis etno-sosial Bintaro dijadikan sebagai penutup parang oleh komunitas kepercayaan Dayak Bakumpai Bagus. Aspek etno-ekonomi albacore yaitu dengan mengambil bagian buahnya, mengupasnya dan menggunakannya sebagai umpan pancing. Aspek etnolinguistik  disebut carapan karena dipakai sebagai umpan memancing oleh masyarakat setempat. Hasil uji validitas pada BIP yang dikembangkan menunjukkan hasil yang sangat positif. Hasil uji keterbacaan isi pada BIP yang dikembangkan menunjukkan hasil yang sangat baik.
Keanekaragaman Spesies Araceae Di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Maulana Reza Irfandy; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 2 No 2 (2023): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol2.Iss2.627

Abstract

Kawasan mangrove desa sungai bakau merupakan kawasan yang didalamnya terdapat berbagai macam tumbuhan dari herba sampai pohon salahsatunya ialah familia aracae, dan keanekaragaman araceae dikawasan ini belum pernah dilakukan penelitian sebelumnnya, hal ini yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan sebuah penelitian tentang keanekaragaman spesies Araceae yang ditemukan di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman spesies Araceae di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik jelajah untuk pengambilan data pada kawasan mangrove Desa sungai bakau dan dikembangkan menjadi buku saku. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan ada 9 spesies Araceae ditemukan di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau, yaitu: Calocasia esculenta, Xanthosoma sagittifolium, Dieffenbachia seguine, Colocasia esculenta var. ilustrilis, Alocasia macrorrhiza, Colocasia esculenta var.elena, Caladium bicolor var.florida, Syngonium auritum, dan Syngonium podophyllum.
Analisis Validitas Lembar Kerja Peserta Didik Biologi Terkait Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP Mili Yana; Muhammad Zaini; Dharmono Dharmono
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2022): Wahana-Bio Edisi November 2022
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v14i2.13651

Abstract

Critical thinking skills are needed in 21st century learning. Learning tools must be prepared by the teacher to improve students' critical thinking skills. Student worksheets (LKPD) are one of the learning tools that can train higher-order thinking skills. LKPD can be used to train all cognitive and experimental aspects, so the development of LKPD needs to be done. LKPD development is carried out using the Tessmer model up to the expert review stage. This study aims to describe the feasibility of product development. Validity was carried out by three experts on the aspects of content feasibility, language, presentation, and graphics. The validity value of LKPD shows a very valid category in all three aspects. The product is feasible to continue in the next test.
Validitas Buku Ilmiah Populer Etnobotani Artocarpus altilis (Sukun) di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Rina Rahmawati; Dharmono Dharmono; Mahrudin Mahrudin
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2022): Wahana-Bio Edisi November 2022
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v14i2.14472

Abstract

Popular Scientific Book is one of learning resources that can be developed in teaching Ethnobotany. Ethnobotany is related to the use of plants by the local community. Information on ethnobotanical studies in the form of teaching materials is still limited. The use of regional potential-based teaching materials can be a source of learning and preservation of living things. It is necessary to develop teaching materials based on local potential. Prior to use, the BIP needs to be validated to identify deficiencies. This study aims to describe the validity of the popular scientific book Ethnobotani Artocarpus altilis in Sabuhur Village, Jorong District. BIP products were evaluated by Tessmer's formative test. Formative evaluation is limited to self-evaluation and expert testing. The results of the validation of the BIP show that the category is very valid on the contextual aspect, content completeness, appearance, and language, as well as according to the rules for its preparation.
Pengembangan Handout Keanekaragaman Burung di Danau Sari Embun Sebagai Materi Pendukung Mata Kuliah Ekologi Ternak Nabilla Afifah; Dharmono Dharmono; Nurul Hidayati Utami
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.766

Abstract

The lack of supporting information based on local potential is one of the factors contributing to the challenges of learning with the concept of diversity. One of the areas in Tanah Laut Regency that has a diversity of bird species has the potential to be used as additional reading material in the Animal Ecology course that focuses on the region. The area is Sari Embun Lake. Plomp's research and development methodology was used in this study. The handout creation process contains the following characteristics: visually appealing display that displays original pictures of research results, and the information discussed is data based on research results. The readability test results obtained a score of 88.79% with very good criteria, while the validation test results obtained a score of 3.67 with very valid criteria. This handout product is suitable for use as additional reading in the Animal Ecology course based on the results of the trial.