Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL SELF DIRECTED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ., I Komang Karisma Aditya; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, 2) mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dan 3) mengetahui tanggapan siswa melalui penerapan model self directed learning dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 41 orang. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan tes esai, proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah diamati dengan lembar observasi dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan 1) Pada akhir penelitian, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikategorikan tinggi dengan rata-rata 68,41. 2) rata-rata skor proses pemecahan masalah matematika siswa yaitu 30,75 yang tergolong baik. 3) rata-rata tanggapan siswa terhadap pembelajaran matematika yang menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning yaitu pada kategori positif dengan rata-rata 56,63 Kata Kunci : model pembelajaran self directed learning, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed at: 1) increasing the student’s mathematical problem solving ability, 2) describing process of the problem solving ability enhancement, and 3) knowing the students’ responses towards the implementation of self directed learning model in mathematics. This study was a two cicles classroom action research. The subjects of this research were the 8th grade of class number 10 of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 41 students. Data of student’s problem solving ability were collected using essay, the process of problem solving ability enhancement was observed using observation sheet, while data of students’ responses were collected using questionnaire. The results of this research showed that 1) in the end of the research, the average of student’s mathematical problem solving ability had reached “high” category, it was shown by the average score 68.41, 2) the average score of student’s mathematical problem solving process was 30.75 which belonged to “good” category, 3) the average score of students’ responses towards the implementation of Self Directed Learning instructional model in Mathematics learning was 56.63 which belonged to “positive” category.keyword : self directed learning model, mathematical problem solving ability
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL IKRAR BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN ., Ni Kadek Pipin Asri Udiyani; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan motivasi belajar matematika siswa 2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dan 3) mendeskripsikan proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model IKRAR berbantuan video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banyuasri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 orang. Data motivasi belajar matematika siswa diukur dengan angket motivasi, data prestasi belajar matematika siswa diukur dengan tes uraian, dan data proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa diamati dengan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa telah mengalami peningkatan yaitu 51,96 saat sebelum pemberian tindakan menjadi 77,18 pada akhir pemberian tindakan. Rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus III, dimana pada siklus I rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa adalah 50,78 selanjutnya meningkat menjadi 81,15 pada siklus II kemudian terjadi peningkatan kembali pada siklus III menjadi 82,125. Peningkatan rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa sudah memenuhi indikator keberhasilan. Rata-rata skor proses motivasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan yaitu 37,37 pada siklus III yang tergolong dalam kategori baik. Kata Kunci : IKRAR, Video, Motivasi, Prestasi, Matematika This study aimed at: 1) increasing the students’ mathematical learning motivation 2) increasing the students’ mathematical learning achievement and 3) describing the procces of increase of the students’ mathematical learning motivation due to implementation of IKRAR model aided with learning video. This study was a three cycles classroom action research, each cycle consist of planning, action, observation and evaluation, as well as reflection . The subject of this research is the 5th grade students of SD Negeri 1 Banyuasri in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 32 students. Data of students’ mathematical learning motivation were collected using questionnaire, data of students’ mathematical learning achievement were collected by using essay test, and the process of increase of the students’ mathematical learning motivation is observed using observation sheet. The data is analyzed descriptively. The results of this research showed that the average scores of students’ mathematical learning motivation increased from 51,96 to 77,18. The average scores of students’ mathematical learning achievement is also increased from first cycle to third cycle, where in first cycle the average scores of students’ mathematical learning achievement is 50,78 then increased 81,15 in second cycle and 82,125 in third cycle. The increase of average scores of students’ mathematical learning achievement was satisfied the success indicators. The average score of procces of increase the students’ mathematical learning motivation increased too, that is 37,37 in third cycle which belonged to “good” category. keyword : IKRAR, Video, Motivation, Achievement, Mathematic
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JUST IN TIME TEACHING (JITT) BERBANTUAN FACEBOOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA ., I Gede Eka Artaguna; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Just in Time Teaching (JiTT) berbantuan facebook lebih tinggi dari pada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu ( quasi experiment ) dengan desain penelitian adalah Post Test Only Control Group Design . Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII non Unggulan SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII B3 dan VIII B4 yang diambil menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes objektif. Data hasil tes prestasi belajar matematika dianalisis menggunaan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa〖 t〗_hitung= 2,158 >〖 t〗_tabel=1,669. Ini berarti bahwa H_0 harus ditolak yang artinya bahwa prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Just in Time Teaching (JiTT) berbantuan facebook lebih tinggi dari pada prestasi belajar matematika matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Hal ini terjadi karena adanya fakta-fakta yang menunjukan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Just in Time Teaching (JiTT) berbantuan facebook lebih siap dan lebih bersemangat dalam dalam mengikuti pembelajaran dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran Just in Time Teaching, facebook, prestasi belajar matematika This study is aimed at finding out whether students achievement of mathematics taught by using Just in Time Teaching (JiTT) model with Facebook was higher than the student achievement of mathematics taught by using conventional learning model. This study was a quasi experiment and used Post Test Only Control Group Research Design. The population of this research was the non seed of grade VIII of SMP Negeri 4 Singaraja, in academic year 2014/2015. The selected sample of this research was class of VIII B3 and VIII B4 which were taken by using cluster sampling technique. The data of this research was collected through mathematics achievement test which was gathered by multiple choices and analyzed using one tail independent t-test with the 5% of significance level. The study result showed that 〖 t〗_score= 2,158 >〖 t〗_table=1,669. It caused that the nul hyppthesis must be rejected. This indicated that students’ achievement of mathematics taught by using Just in Time Teaching (JiTT) model with Facebook was higher than students’ achievement of mathematics taught by using conventional learning model.. This result was supported by the findings that the students taught by using Just in Time Teaching (JiTT) model with Facebook are more ready and more enthusiastic in learning process than students who taught by using conventional learning model.keyword : Just in Time Teaching Learning Model, Facebook, mathematics learning achievement
Kontribusi Kedisiplinan Belajar, Pola Asuh, dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Selama Pembelajaran Daring Siswa Sekolah Dasar Sudiartini, N.L.; Suharta, I.G.P.; Sudiarta, I.G.P.
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i1.31386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar: (1) kontribusi kedisiplinan, pola asuh orang tua, dan fasilitas secara bersama terhadap hasil belajar matematika, (2) kontribusi kedisiplinan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika, (3) kontribusi pola asuh orang tua terhadap hasil belajar matematika, dan (4) kontribusi fasilitas belajar yang dimiliki siswa selama pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV SD Negeri di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng yang mengikuti pembelajaran daring tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 229 orang. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan menggunakan kuesioner melalui google forms yang disebarkan kepada 146 siswa. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat kontribusi disiplin belajar siswa, pola asuh orang tua dan fasilitas belajar secara dan besar kontribusi disiplin belajar siswa, pola asuh orang tua dan fasilitas belajar secara bersama terhadap hasil belajar siswa adalah 85% dan 15 % dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. (2) Terdapat kontribusi kedisiplin belajar siswa dan besar kontribusi kedisiplin belajar siswa, terhadap hasil belajar siswa adalah 30% dan 70 % dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. (3) Terdapat kontribusi pola asuh orang tua dan sesar kontribusi pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah 45% dan 55% dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. (4) Terdapat kontribusi fasilitas belajar dan besar kontribusi fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa adalah 10% dan 90% dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya.
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII NON UNGGULAN SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Desak Made Pindari Dwi Putra; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan Post Test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa Kelas VII Non Unggulan SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII 8 dan VII 9 yang berjumlah 75 orang yang diambil menggunakan teknik pemilihan sampel rumpun secara random. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes objektif dan diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 6,280 > ttabel = 1,992. Akibatnya Ho harus ditolak. Hal ini berarti bahwa prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Lebih lanjut penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih besar dari rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini beralasan karena dukung oleh temuan lapangan bahwa siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih aktif, memiliki rasa ingin tahu lebih tinggi, lebih termotivasi, dan bersemangat dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensionalKata Kunci : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, Prestasi belajar matematika This study aimed at finding out whether the mathematical learning achievement of students who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. This study was a quasi experiment and using a Post Test Only Control Group Design. The population of this research was the regular class of grade 7 of SMP N 2 in Singaraja. The selected sample was the class VII 8 and VII 9, which were taken by using cluster random sampling technique. The data of this research was the mathematical learning achievement test, which was gathered by objectif test and analyzed using one tail independent t-test with the 5% of significance level. The result indicated that the tscore = 6,280 is greater than ttable = 1,992. It implied that the null hypothesis must be rejected. It can be concluded means that the mathematical learning achievement of students who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. It furthermore it is shown that the average score of the students’ mathematical learning achievement who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. This result was strengthen by the fact that the students who joined with blended learning based on whiteboard animation video were more active, more curious, more motivated and more enthusiastic in learning mathematics than those who joined with conventional learning.keyword : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, Mathematical learning achievement
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., I Made Hermawan Surya Putra; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 6 kelas. Sampel dari penelitian ini dipilih menggunakan sampel rumpun secara random. Dari 6 kelas yang ada, dipilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Data prestasi belajar matematika diukur menggunakan tes objektif, dan dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan . Hal ini mengakibatkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Kesimpulan ini didukung dengan temuan bahwa siswa lebih aktif untuk menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, dan lebih berani untuk mengkomunikasikan pendapat maupun pertanyaan.Kata Kunci : blended learning, whiteboard animation video, inovasi pembelajaran, prestasi belajar matematika. The objective of this research was to determine whether the blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. The design of this research was Post-test Only Control Group Design. The population of this research were students from XI MIA class of SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2014/2015, consisting of 6 classes. The sample was chosen using cluster random sampling technique. From 6 classes, they were chosen XI MIA 1 as an experiment class and XI MIA 2 as a control class. The mathematical achievement data were measured by objective test, and analyzed by one tail independent t-test with 5% significant level. The hypothesis testing result showed that . This implies H0 is rejected and Ha is accepted. By this result, it can be concluded that blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. This conclusion is supported by empirical facts that students became more active to solve problems, and became braver to communicate their thought or question.keyword : blended learning, white board animation video, learning innovation, mathematical achievement.
PENYEGARAN MATERI AJAR PECAHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN GEOGEBRA BAGI GURU SD DI DESA GUBUG TABANAN Mahayukti, Gst Ayu; Sukajaya, I Nyoman; Sudiarta, I Gst Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38940

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan guru dalam pembelajaran pecahan dan penggunaan Geogebra. Peserta pelatihan masing- masing diwakili 3 orang guru dari masing-masing SD di desa Gubug Tabanan dan 1 orang pengawas. Jumlah peserta pelatihan yang hadir adalah 16 orang terdiri dari guru sebanyak 15 orang dan 1 orang kepala sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui 2 kegiatan yakni pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilaksanakan   melalui pemaparan materi pecahan dan Geogebra oleh narasumber, diskusi/tanya jawab, demontrasi penggunaan Geogebra dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan tes dan proses. Hasil dari pelatihan dan pendampingani menunjukkan bahwa penguasaan    materi pecahan, meningkat jika dibandingkan rata-rata skor pretest dan posttest. Peserta juga sangat antusias diskusi maupun mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan. Respon guru yang dijaring melalui angket tergolong positif. Dengan demikian kegiatan pengabdian ini tergolong berhasil. 
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA-IPA BERPENDEKATAN TEMATIK BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA I Putu Agus Wisnu Wardana .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Dr.I Wayan Sadra,M.Ed .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan pembelajaran matematika-IPA berpendekatan tematik berwawasan kearifan lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika-IPA berpendekatan tematik berwawasan kearifan lokal dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain post-test only. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2012 / 2013 yang berjumlah 577 orang yang tersebar ke dalam 14 kelas. Dari 14 kelas yang ada diambil empat kelas yang digunakan sebagai sampel penelitian dimana empat kelas tersebut dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen terdiri dari satu kelas unggulan dan satu kelas non-unggulan dan tidak berbeda pula dengan kelompok kontrol. Pemilihan sampel kelas yang menjadi kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Setelah diberikan post-test, data hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di uji menggunakan t-test. Hasil pemberian post-test didapat rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelompok eksperimen adalah 22,79 sedangkan pada kelompok kontrol adalah 19,3. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5% untuk skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh nilai statistik thitung = 2,715 lebih daripada t0,05 = 1,645 dengan derajat kebebasan 160. Nilai statistik ini memiliki makna bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapatkan pembelajaran Matematika-IPA berpendekatan tematik berwawasan kearifan lokal lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapat pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pendekatan Tematik, Kearifan Lokal, Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. This research aims at discovering effect of the thematic and local wisdom oriented learning model for the integrated mathematics and science (TLWLM) on student’s mathematical problem solving ability. The problem solving ability of students who had been taught in TLWLM classroom is compared with those of conventional classroom. This research is a quasi-experiment with post-test only design. The population of this research is the whole students of 7th grader of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year of 2012/2013, with the amount of 577 students who are divided into 14 classes. Four classes out of those are taken as the sample of the research, which are divided into two groups; experiment group and controlled group. The experiment group consists of one leading class and one regular class, and so does the controlled group. Those sample classes are chosen using simple-random-sampling technique. After being given the post test, the result data of the students’ mathematical problem solving ability are tested by t-test. The result shows that the mathematical problem solving ability of the experiment group is 22.79, while controlled group’s is 19.3. Hypothesis test result using t-test with significance rate of 5% for students’ mathematical problem solving ability shows statistic value of tcalculation = 2.715 more than t0.05 = 1.645 with degree of freedom of 160. This statistic value means that the mathematical problem solving of the students who learned in TLWLM classroom is much better those of student’s who learned in conventional classroom.keyword : Thematic approach, Local Wisdom, Conventional Learning, Mathematical Problem Solving Ability
PENERAPAN MODEL SELF DIRECTED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA I Komang Karisma Aditya .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, 2) mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dan 3) mengetahui tanggapan siswa melalui penerapan model self directed learning dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 41 orang. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan tes esai, proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah diamati dengan lembar observasi dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan 1) Pada akhir penelitian, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikategorikan tinggi dengan rata-rata 68,41. 2) rata-rata skor proses pemecahan masalah matematika siswa yaitu 30,75 yang tergolong baik. 3) rata-rata tanggapan siswa terhadap pembelajaran matematika yang menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning yaitu pada kategori positif dengan rata-rata 56,63 Kata Kunci : model pembelajaran self directed learning, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed at: 1) increasing the student’s mathematical problem solving ability, 2) describing process of the problem solving ability enhancement, and 3) knowing the students’ responses towards the implementation of self directed learning model in mathematics. This study was a two cicles classroom action research. The subjects of this research were the 8th grade of class number 10 of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 41 students. Data of student’s problem solving ability were collected using essay, the process of problem solving ability enhancement was observed using observation sheet, while data of students’ responses were collected using questionnaire. The results of this research showed that 1) in the end of the research, the average of student’s mathematical problem solving ability had reached “high” category, it was shown by the average score 68.41, 2) the average score of student’s mathematical problem solving process was 30.75 which belonged to “good” category, 3) the average score of students’ responses towards the implementation of Self Directed Learning instructional model in Mathematics learning was 56.63 which belonged to “positive” category.keyword : self directed learning model, mathematical problem solving ability
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL IKRAR BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN Ni Kadek Pipin Asri Udiyani .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan motivasi belajar matematika siswa 2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dan 3) mendeskripsikan proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model IKRAR berbantuan video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banyuasri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 orang. Data motivasi belajar matematika siswa diukur dengan angket motivasi, data prestasi belajar matematika siswa diukur dengan tes uraian, dan data proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa diamati dengan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa telah mengalami peningkatan yaitu 51,96 saat sebelum pemberian tindakan menjadi 77,18 pada akhir pemberian tindakan. Rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus III, dimana pada siklus I rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa adalah 50,78 selanjutnya meningkat menjadi 81,15 pada siklus II kemudian terjadi peningkatan kembali pada siklus III menjadi 82,125. Peningkatan rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa sudah memenuhi indikator keberhasilan. Rata-rata skor proses motivasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan yaitu 37,37 pada siklus III yang tergolong dalam kategori baik. Kata Kunci : IKRAR, Video, Motivasi, Prestasi, Matematika This study aimed at: 1) increasing the students’ mathematical learning motivation 2) increasing the students’ mathematical learning achievement and 3) describing the procces of increase of the students’ mathematical learning motivation due to implementation of IKRAR model aided with learning video. This study was a three cycles classroom action research, each cycle consist of planning, action, observation and evaluation, as well as reflection . The subject of this research is the 5th grade students of SD Negeri 1 Banyuasri in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 32 students. Data of students’ mathematical learning motivation were collected using questionnaire, data of students’ mathematical learning achievement were collected by using essay test, and the process of increase of the students’ mathematical learning motivation is observed using observation sheet. The data is analyzed descriptively. The results of this research showed that the average scores of students’ mathematical learning motivation increased from 51,96 to 77,18. The average scores of students’ mathematical learning achievement is also increased from first cycle to third cycle, where in first cycle the average scores of students’ mathematical learning achievement is 50,78 then increased 81,15 in second cycle and 82,125 in third cycle. The increase of average scores of students’ mathematical learning achievement was satisfied the success indicators. The average score of procces of increase the students’ mathematical learning motivation increased too, that is 37,37 in third cycle which belonged to “good” category. keyword : IKRAR, Video, Motivation, Achievement, Mathematic