Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan IPS dalam membangun karakter dan kewirausahaan siswa untuk Menghadapi Tantangan Di Era Society 5.0 Muzakir Muzakir; Sutajaya I Made; I Gst Putu Sudiarta
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 6 No 1
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/tirai.v6i1.2023.493

Abstract

Dalam menghadapi era society 5.0 dibutuhkan karakter dan kemampuan kewirausahaan yang unggul dan handal. Pendidikan IPS memiliki peran dalam menyiapkan karakter dan kemampuan kewirausahaan bagi siswa untuk menghadapi era society 5.0. Karakter yang kewirausahaan sangat penting untuk ditumbuhkan dan dikembangkan dalam diri siswa melalui pendidikan IPS adalah disiplin, kreatif, jujur, religius, toleransi, rasa ingin tahu, tanggung jawab, peduli. Sedangkan kemampuan kewirausahaan yang penting untuk ditumbuhkan dalam diri siswa dalam menghadapai era society 5.0 antara lain memiliki motif untuk berprestasi, berdaya cipta tinggi, memiliki perilaku inovatif tinggi, memiliki komitmen dalam pekerjaan, memiliki etos kerja dan tanggung jawab, mandiri atau tidak tergantung pada orang lain, berani menghadapi resiko, selalu mencari peluang, memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kemampuan manajerial dan memiliki kemampuan personal, percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil; 3) pengambil resiko dan suka tantangan; 4) kepemimpinan; 5) keorisinalan; dan 6) berorientasi pada masa depan.  Karakter dan kemampuan kewirausahaan tersebut perlu dikembangkan dalam pendidikan IPS di sekolah dalam upaya membekali siswa dalam menghadapi tantang hidup di era society 5.0  
Kontribusi Kedisiplinan Belajar, Pola Asuh, dan Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Selama Pembelajaran Daring Sudiartini, N.L.; Suharta, I.G.P.; Sudiarta, I.G.P.
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i1.31386

Abstract

Pembelajaran daring berdampak terhadap perubahan sikap isolasi social, kurangnya interaktivitas, partisiapsi dan keterbatasan umpan balik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kedisiplinan belajar, pola asuh,dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar matematika selama pembelajaran daring yang dimiliki siswa terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD yang mengikuti pembelajaran daring berjumlah 229 orang. Jumlah sampel dihitung dengan rumus Slovin berjumlah 146 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan menggunakan kuesioner melalui google forms. Teknik analisi data menggunakan statistik analisis regresi. Hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa terdapat kontribusi disiplin belajar siswa, pola asuh orang tua dan fasilitas belajar secara dan besar kontribusi disiplin belajar siswa, pola asuh orang tua dan fasilitas belajar secara bersama terhadap hasil belajar siswa adalah 85% dan 15 % dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. Terdapat kontribusi kedisiplin belajar siswa dan besar kontribusi kedisiplin belajar siswa, terhadap hasil belajar siswa adalah 30% dan 70 % dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. Terdapat kontribusi pola asuh orang tua dan sesar kontribusi pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah 45% dan 55% dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya. Terdapat kontribusi fasilitas belajar dan besar kontribusi fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa adalah 10% dan 90% dipengaruhi oleh faktor hasil belajar yang lainnya.
PELATIHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK BAGI GURU-GURU SD GUGUS 6 KECAMATAN BATURITI Suharta, I Gusti Putu; Sudiarta, I Gst Putu; Astawa, I Wayan Puja; Sariyasa, Sariyasa
International Journal of Community Service Learning Vol. 1 No. 3 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.273 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v1i3.12842

Abstract

Sekolah Dasar No. 1, No. 2, No.3, dan No. 4 Candikuning Kecamatan Baturiti merupakan sekolah-sekolah yang berada di bawah Gugus 6.  Permasalahan guru-guru di Gugus 6 yang perlu memperoleh perhatian dan penanganan adalah berkaitan dengan guru kelas I – III, yaitu : (1) membuat rencana dan pelaksanaan pembelajaran yang menekankan pada pengertian, dan (2) mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan akrab dngan siswa . Untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh para guru SD kelas I – III Gugus 6 Kecamatan Baturiti, ditawarkan pemecahan melalui penyelenggaraan pelatihan dan pedampingan. Pelatihan dan pendampingan yang dilakukan adalah: (1) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran matematika realistic, dan (2) pengembangan media pembelajaran yang menarik dan akrab dngan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa : (1) secara umum guru telah membuat rencana (lintasan pembelajaran) cukup  dalam arti ada relevansi dan konsistensi masing-masing komponen dari lindasan pembelajaran, tetapi uraian aktivitas dan dugaan respon siswa belum maksimal, (2) pengembangan media pembelajaran, media yang dikembangkan dirasakan sangat bermanfaat., (3) pembelajaran matematika realistik merupakan sesuatu yang baru, sehingga guru merasakan mendapatkan pengetahuan baru untuk mengajarkan matematika di SD, dan (4) guru merasakan pelatihan ini sangat bermanfaat dan merasa senang untuk mengikuti pelatihan. Semua peserta menyarankan pelatihan semacam ini agar sering diadakan.
PENYEGARAN MATERI AJAR PECAHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN GEOGEBRA BAGI GURU SD DI DESA GUBUG TABANAN Mahayukti, Gst Ayu; Sukajaya, I Nyoman; Sudiarta, I Gst Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.346 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38940

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan guru dalam pembelajaran pecahan dan penggunaan Geogebra. Peserta pelatihan masing- masing diwakili 3 orang guru dari masing-masing SD di desa Gubug Tabanan dan 1 orang pengawas. Jumlah peserta pelatihan yang hadir adalah 16 orang terdiri dari guru sebanyak 15 orang dan 1 orang kepala sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui 2 kegiatan yakni pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilaksanakan   melalui pemaparan materi pecahan dan Geogebra oleh narasumber, diskusi/tanya jawab, demontrasi penggunaan Geogebra dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan tes dan proses. Hasil dari pelatihan dan pendampingani menunjukkan bahwa penguasaan    materi pecahan, meningkat jika dibandingkan rata-rata skor pretest dan posttest. Peserta juga sangat antusias diskusi maupun mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan. Respon guru yang dijaring melalui angket tergolong positif. Dengan demikian kegiatan pengabdian ini tergolong berhasil. 
Peran Pendidikan IPS dalam membangun karakter dan kewirausahaan siswa untuk Menghadapi Tantangan Di Era Society 5.0 Muzakir, Muzakir; I Made, Sutajaya; I Gst Putu Sudiarta
Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 6 No 1 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/tirai.v6i1.2023.493

Abstract

Dalam menghadapi era society 5.0 dibutuhkan karakter dan kemampuan kewirausahaan yang unggul dan handal. Pendidikan IPS memiliki peran dalam menyiapkan karakter dan kemampuan kewirausahaan bagi siswa untuk menghadapi era society 5.0. Karakter yang kewirausahaan sangat penting untuk ditumbuhkan dan dikembangkan dalam diri siswa melalui pendidikan IPS adalah disiplin, kreatif, jujur, religius, toleransi, rasa ingin tahu, tanggung jawab, peduli. Sedangkan kemampuan kewirausahaan yang penting untuk ditumbuhkan dalam diri siswa dalam menghadapai era society 5.0 antara lain memiliki motif untuk berprestasi, berdaya cipta tinggi, memiliki perilaku inovatif tinggi, memiliki komitmen dalam pekerjaan, memiliki etos kerja dan tanggung jawab, mandiri atau tidak tergantung pada orang lain, berani menghadapi resiko, selalu mencari peluang, memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kemampuan manajerial dan memiliki kemampuan personal, percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil; 3) pengambil resiko dan suka tantangan; 4) kepemimpinan; 5) keorisinalan; dan 6) berorientasi pada masa depan.  Karakter dan kemampuan kewirausahaan tersebut perlu dikembangkan dalam pendidikan IPS di sekolah dalam upaya membekali siswa dalam menghadapi tantang hidup di era society 5.0  
STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENALARAN MATEMATIS SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ni Nyoman Lena Adisaraswathi; I Gst Putu Sudiarta; Gede Suwekan; Gst. Ayu Mahayukti; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal Prasasti Ilmu Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v6i2.17222

Abstract

This article examines the influence of metacognitive strategies in mathematics learning, particularly on students’ mathematical reasoning ability, through a Systematic Literature Review (SLR) approach guided by the PRISMA framework, consisting of identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The data were obtained from scientific articles published between 2020-2026 through Google Scholar, Publish or Perish, and ResearchGate. In the identification stage, 673 articles were initially retrieved. These articles were then selected based on predetermined inclusion and exclusion criteria, including their relevance to metacognitive strategies in mathematics learning, their connection to mathematical ability or mathematical reasoning, the publication year range, and the availability of full-text articles. After the screening and eligibility assessment processes, 21 articles were selected for further analysis. The data were analyzed by reviewing, categorizing, and synthesizing the findings from the relevant studies. The results indicate that metacognitive strategies have a positive impact on mathematics learning by assisting students in planning problem-solving procedures, monitoring their thinking processes, and evaluating their answers. These strategies also contribute to the improvement of students’ mathematical reasoning ability, as reflected in their capacity to understand problems, construct arguments, connect mathematical concepts, examine solution steps, and draw logical conclusions. The effectiveness of metacognitive strategies is influenced by several factors, including students’ prior ability, mathematics anxiety, self-regulated learning, and support from the learning environment. With appropriate implementation, metacognitive strategies can serve as an effective instructional alternative for developing students’ mathematical abilities, particularly mathematical reasoning.