Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN BAHASA DAN BUDAYA INDONESIA BAGI SISWA SEKOLAH INDONESIA KUALA LUMPUR SEBAGAI UPAYA PENANAMAN CINTA TANAH AIR Hasan, Latif Nur; Amri , Miftachul; Julaikah , Dwi Imroatu; Rusmiyati , Rusmiyati; Kurniawati , Wisma; Mustofa , Ali; Ahmadi , Anas; Hartanti , Lina Purwaning; Nugroho, Him'mawan Adi; Parmin , Parmin; Suhartono , Suhartono
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melalui pelatihan bahasa dan budaya Indonesia. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya indikasi menurunnya kebanggaan siswa diaspora terhadap bahasa dan budaya Indonesia, serta minimnya materi pembelajaran yang menekankan nasionalisme. Pelaksanaan program dibagi menjadi dua tahap: (1) pelatihan tatap muka interaktif yang mencakup permainan edukatif, lagu kebangsaan, dan pengenalan budaya lokal, serta (2) pendampingan daring dalam pembuatan proyek video tematik sebagai wadah ekspresi kecintaan terhadap Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi partisipatif, praktik langsung, dan tugas proyek yang dipantau secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai bahasa dan budaya Indonesia serta tumbuhnya semangat kebangsaan mereka. Respon peserta sangat positif; sebagian besar merasa materi yang disajikan baru dan bermanfaat, serta mampu memberi gambaran konkret mengenai budaya Indonesia. Luaran kegiatan mencakup laporan pengabdian, publikasi media, video pembelajaran di kanal digital, dan publikasi ilmiah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan terstruktur dan pendampingan berkelanjutan dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air pada generasi muda diaspora.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar dan Modul Ajar untuk Fase F bagi Guru MGMP Bahasa Inggris Jawa Timur: Training on the Development of Teaching Materials and Instructional Modules for Phase F for the East Java English MGMP Teachers Munir, Ahmad; Aminin, Zainul; Nugroho, Him'mawan Adi; Dari, Retno Wulan; Rahmawati, Eva; Akhiriyah, Suvi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 4 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i4.11499

Abstract

The Senior High School English MGMP of East Java Province faces several urgent issues, including the large number of terminologies and processes that must be internalized and implemented within the Merdeka Curriculum and its supporting components. In addition, the Senior High School English MGMP of East Java Province should specifically focus on developing instructional modules and teaching materials for Senior High School English subjects in the Merdeka Curriculum, particularly for Phase F (General and Advanced). The proposed solution to address these challenges is to provide training on breaking down the Learning Outcomes, Learning Objectives, and Learning Objective Pathways for Phase F General and Phase F Advanced, as well as on developing Phase F Instructional Modules and English teaching materials. This training is conducted through practical workshops. This method is chosen because it aligns with participant-centered principles, is non-directive, and enables teachers to work collaboratively, actively, and productively. The community service activities with the East Java Senior High School English MGMP have been carried out through several stages: coordination meetings with MGMP board members, preparation of training modules, delivery of theoretical materials, preparation of Phase F instructional module materials, offline theoretical sessions, practical workshops on developing teaching materials and instructional modules for both General and Advanced Phase F, and follow-up activities. All activities were successfully implemented, and nearly all expected outputs were achieved.