Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Perilaku Merokok Orang Terdekat Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Yang Berobat Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin Siprianus Salmon Seda; Bernadeta Trihandini; Luckyta Ibna Permana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.293

Abstract

ABSTRAK. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Asap rokok dapat meningkatkan frekuensi terjadinya ISPA pada balita, dimana balita yang terpapar asap rokok berisiko lebih sering mengalami ISPA dibandingkan dengan balita yang tidak terpapar asap rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Besar Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan design Cross Sectional, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Consecutive Sampling berjumlah 57 responden yang merupakan orang terdekat yang membawa balita berobat. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 46,5%, ISPA sedang 44,2%, dan tidak menderita ISPA 9,3%. Responden yang tidak merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 28,6%, ISPA sedang 21,4%, dan tidak menderita ISPA 50%. Nilai p-value yaitu 0,004 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Penelitian ini menyarankan agar perawat lebih intensif lagi memberikan penyuluhan kepada keluarga atau masyarakat mengenai bahaya merokok juga berpengaruh terhadap kesehatan balita termasuk ISPA pada balita. Kata Kunci: Balita, ISPA, Perilaku Merokok. Daftar Pustaka Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (2018) Data ISPA pada Balita. Filcano, Rahmyatul (2013). Hubungan Lingkungan Dalam Rumah Terhadap ISPA Pada Balita Di Kelurahan Ciputat Kota Tangerang Selatan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24284 Firmansyah, A. (2009). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua dan Iklan Rokok Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Laki-laki Madrasah Aliyah Negeri 2 Boyolali. Universitas Muhammadiyah, Surakarta Jurnal. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6417 KEMENKES RI. (2016). Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jakarta: Katalog Kemenkes RI. Di akses pada tanggal 22 oktober dari:http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/lainlain/Data%20dan%20Informasi%20Kesehatan%20Profil%20Kesehatan%20Indonesia%202016%20-%20%20smaller%20size%20-%20web.pdf Kusumaningrum, Astrid Puspa Dewi. (2018). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Berat Badan Lahir Dan Paparan Rokok Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono 1. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/66528. Marhamah, A., & Arsin, A. W. (2012). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Balita Di Desa Bontongan Kabupaten Enrekang. Diakses tanggal 24 oktober 2018 dari http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/4602 Muttaqin, A. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika. Proverawati, A., & Rahmawati, E. (2012). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yogyakarta: Nuha Medika. Puskesmas Cempaka Banjarmasin. 2019. Sumber data Primer. Rayahu, Irma. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe. Diakses tanggal 11 Maret.2019.dari http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/download/5333/3966. RISKESDAS, Riset Kesehatan Dasar . (2013). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan Depkes RI. Diakses pada tanggal 18 Oktober 2018, dari: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf Riyanto, R., & Kusumawati, A. (2017). Pengaruh asap rokok terhadap frekuensi terjadinya penyakit ISPA pada balita di puskesmas Kedung Banteng Banyumas. Diakses tanggal 29 oktober 2018 dari http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/medisains/article/view/1614/0 Sugihartono, S., Rahmatullah, P., & Nurjazuli, N. (2012). Analisis faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. Diakses tanggal 2 November 2018 dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/4145. Sulaiman, M Reza. (2014). "Terpapar Residu Asap Rokok Ayahnya, Bayi Ini Meninggal Kena Pneumonia", dalam koran Detik, 24 Maret Jakarta. Widodo, P.Y. (2014). Hubungan Perilaku Keluarga Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). STIKES Bhamada Slawi, Tegal. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://ojs.stikesbhamada.ac.id/ojs/index.php/jitk/article/view/106 Wong, D. L. (2008). dkk. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik : Jakarta: EGC. World Health Organization WHO. (2007). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Alih bahasa. Jenewa: World Health Organization. Diakses tanggal 7 november 2018 dari http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/69707/14/WHO_CDS_EPR_2007.6_ind.pdf
EFFECT OF SPIRITUAL NURSING CARE ON THE LEVEL OF ANXIETY IN PATIENTS WITH STROKE Bernadeta Trihandini; Diyah Fatmasari; Lucia Endang Hartati YK; Sudirman Sudirman
Belitung Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2018): January - February
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.658 KB) | DOI: 10.33546/bnj.346

Abstract

Background: Anxiety in stroke patients occurs as a normal reaction to stress with life changes; however, when it becomes excessive, it will be disorder. Effort to deal with anxiety is needed and spiritual approach nursing care is considered useful in caring patients with stroke. Objective: To examine the effect of spiritual nursing care on anxiety in stroke patients in the inpatient ward. Methods: This study used a quasi-experimental design with pretest-posttest control group. Thirty respondents were selected using consecutive sampling, which 15 respondents assigned in the experiment and control group. The Hamilton Anxiety Rating Scale was used to measure anxiety. Data were analyzed using paired t-test and independent t-test. Results: The results showed that the mean level of anxiety in the experiment group before intervention was 29.33 and decreased to 9 after intervention, while in the control group the mean level of anxiety before intervention was 29.47 and decreased to 17.73 after intervention. Paired t-test obtained p-value 0.000 (<0.05), which indicated that there was a significant effect of spiritual nursing care on anxiety levels in patients with stroke. Conclusion: Spiritual nursing care could reduce anxiety in patients with stroke.
PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SUAKA INSAN BANJARMASIN 2020 Chrisnawati Chrisnawati; Maria Cardoso Lima; Bernadeta Trihandini; Anastasia Maratning
Journal of Nursing Invention Vol 1 No 2 (2020): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.436 KB)

Abstract

Background: In the era globalization, the demands of society for adequate health services are more increasing and spurring hospitals to provide the best services so that they are not marginalized by the community. Caring as the basis and center of nursing practice. The benefits of caring are very important in the provision of nursing services based on the caring of behavior of nurses able to improve the quality of health services. Transpersonal caring recognizes unity in life and relationships that have concentric caring circles from individuals, to other, to society, to the world, to the earth and to the universe. Objective: To describe behavior caring nurses in the inpatient care in Suaka Insan Hospital Banjarmasin 2020. Method: This research uses descriptive quantitative method. The samples of this study are 95 respondent. The instrument used questionnaire and univariate analyzed with distribution frequention. Technique sampling with Purposive sampling. Result: The result of study are (1) characteristic respondent according to gender majority are female (52,6 %), (2) characteristic according to age majority are 31-50 years old (41 %), (3) characteristic according to base education majority are based SMA (49,4 %), (4) characteristic according to the respectful deference is good (62%), (5) characteristic according to the assurance of human presence is good (62%), (6) characteristic according to the positive connectedness is good (79%), (7) characteristic according to the professional knowledge and skill is good (85%), (8) characteristic according to the attentive to others experience is good ( 94 %), (9) base on the overall category is good (71 %). Conclusion: Description of the behavior caring of nurse in the inpatient room care in Suaka Insan Hospital Banjarmasin 2020 is good (71 %), and nurses are expected to maintain and improve of caring behavior. Upgrade of based nursing service, nurse caring behaviors be obtained improve the quality of health services.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA ERA NEW NORMAL DI KELURAHAN TELUK DALAM Deliana Moniz; Bernadeta Trihandini; Aulia Rachman
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i1.336

Abstract

Abstrak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 pada Era New Normal di Kelurahan Teluk Dalam RT 63 RW 5 GG. V. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan design penelitian deskriptif, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Total Sampling berjumlah 80 responden. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan masyarakat masuk dalam kategori baik yakni sebanyak 20 responden (25%), cukup 52 (65%) dan kurang sebanyak 8 responden (10%). Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang cukup, walaupun masih ada sebagian kecil yang memiliki pengetahuan kurang tentang protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Perawat diharapkan lebih intensif memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka lebih menyadari pentingnya menjaga protokol kesehatan dalam membatasi penyebaran Covid-19. Kata kunci : Covid-19, Protokol Kesehatan, Pengetahuan Masyarakat Daftar Pustaka Diarti, M. W., Juwintarum, Y., & Dramawan, A. (2020). Edukasi Masyarakat Melalui Aktivitas Relawan Non Medis dalam Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Cakranegara Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (2020). Data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Di Kelurahan Kota Banjarmasin. Fakhira, A. D., Pawitra , A. S., Diyanah, K. C., Wikurendra, E. A., & Abdeljawads, N. M. (2021). Kesadaran Melakukan 3M (Pakai Masker, Jarak Fisik, Cuci Tangan) saat Era Pandemi di Keluarga Perdesaan dan Perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan . Irfiah, W. S., Styantari, Soraya, Andari, & Wahyudi. (2020). Gambaran Health Literacy, Pengetahuan, Kepercayaan, Sikap, dan Perilaku Oleh Pemilik, Karyawan, Pengunjung dalam Mencegah Covid-19 di KMS Jember. Multidisciplinary Jornal. Kementrian Kesehatan RI. (2020). Protokol Kesehatan Covid-19. Retrieved from bukamatanews: https://bukamatanews.id/infografis/view/protokol-kesehatan-covid-19 Mubarak, W. (2013). Promosi Kesehatan Sebuah Pengamatan Proses Belajar Mengajar Dalam Pendidikan . Jogjakarta : Graha Ilmu. Mujiburrahman, Riyadi, M. E., & Ningsih, M. U. (2020). Pengetahuan Berhubungan dengan Peningkatan Perilaku Pencegahan COVID-19 di Masyarakat. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal). Notoadmojo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipa. Prihati, D. R., Wirawati, M. K., & Supriyanti, E. (2020). Analisis Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat di Kelurahan Baru Kotawaringin Barat Tentang Covid 19. Malahayati Nursing Journal. Rachmani, A. S., Budiyono, & Dewanti, N. Y. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pencegahan COVID-19 pada Masyarakat Kota Depok, Jawa Barat Knowledge, Attitude and Community Prevention of COVID-19 in Depok, West Java. MMPKI. Saputra, A. W., & Simbolon, I. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19 terhadap Kepatuhan Program Lockdown untuk Mengurangi Penyebaran Covid-19 di Kalangan Mahasiswa Berasrama Universitas Advent Indonesia . Nutrix Journal. Sari , D. N. (2020, December). Pengetahuan Mahasiswa Baru Keperawatan Tentang Protokol Covid-19. Jurnal Keperawatan, 12, 712. Sari, R. K. (2020). Identifikasi Penyebab Ketidakpatuhan Warga Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan 3M Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pelanggar Protokol Kesehatan 3M Di Ciracas Jakarta Timur). Akrab Juara. Sari, R. P., & Utami, U. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Karang Taruna Dusun Malangjiwan. Maternal. Satgas COVID-19. (2020). Pedoman Perubahan Perilkau Penanganan COVID-19. Jakarta: Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. SATGAS Covid-19. (2020). Pedoman Umum Menghadapi Pandemi Covid-19 bagi Pemerintah Daerah Pencegahan, Pengendalian, Diagnosis dan Manajemen. Jakarta: Tim Kerja Kementrian Dalam Negeri . Suprayitno, & Rahmawati. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 25. WHO. (2020). Anjuran mengenai penggunaan masker dalam konteks COVID-19 . World Health Organization, 2. WHO. (2020). Pengunaan Masker dalam Konteks Covid-19. World Health Organization. WHO. (2020, Oktober 26). Update Covid-19 26 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB. Retrieved from https://covid19.kemkes.go.id/category/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus/#.X6Lpq4h7nIV Yusup, F. (2018 ). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan
P PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SUAKA INSAN BANJARMASIN 2020 Chrisnawati Chrisnawati; Maria Cardoso Lima; Bernadeta Trihandini; Anastasia Maratning
Journal of Nursing Invention Vol. 1 No. 2 (2020): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v1i2.43

Abstract

Background: In the era globalization, the demands of society for adequate health services are more increasing and spurring hospitals to provide the best services so that they are not marginalized by the community. Caring as the basis and center of nursing practice. The benefits of caring are very important in the provision of nursing services based on the caring of behavior of nurses able to improve the quality of health services. Transpersonal caring recognizes unity in life and relationships that have concentric caring circles from individuals, to other, to society, to the world, to the earth and to the universe. Objective: To describe behavior caring nurses in the inpatient care in Suaka Insan Hospital Banjarmasin 2020. Method: This research uses descriptive quantitative method. The samples of this study are 95 respondent. The instrument used questionnaire and univariate analyzed with distribution frequention. Technique sampling with Purposive sampling. Result: The result of study are (1) characteristic respondent according to gender majority are female (52,6 %), (2) characteristic according to age majority are 31-50 years old (41 %), (3) characteristic according to base education majority are based SMA (49,4 %), (4) characteristic according to the respectful deference is good (62%), (5) characteristic according to the assurance of human presence is good (62%), (6) characteristic according to the positive connectedness is good (79%), (7) characteristic according to the professional knowledge and skill is good (85%), (8) characteristic according to the attentive to others experience is good ( 94 %), (9) base on the overall category is good (71 %). Conclusion: Description of the behavior caring of nurse in the inpatient room care in Suaka Insan Hospital Banjarmasin 2020 is good (71 %), and nurses are expected to maintain and improve of caring behavior. Upgrade of based nursing service, nurse caring behaviors be obtained improve the quality of health services.
BELAJAR AKTIF DAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA KEPERAWATAN PADA IMPLEMENTASI METODE PROBLEM BASED LEARNING Chrisnawati Chrisnawati; Yohana Kristina; Anastasia Maratning; Bernadeta Trihandini
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 2 No. 7: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Belajar aktif mengotimalkan semua potensi yang dimiliki mahasiswa dalam bentuk aktif bertanya, mencari informasi dari berbagai sumber, aktif berdiskusi mengemukakan pendapat dalam kerja kelompok. Berpikir kritis merupakan kemampuan menganalisa ilmu pengetahuan secara cermat, teliti, logis dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah. Mahasiswa keperawatan yang pasif dan tidak kritis akan mengakibatkan daya pikir rendah, penurunan kemampuan menganalisa, tidak mampu mengambil keputusan, kurangnya, pengalaman, pengetahuan dan tidak mampu mengembangkan diri. Tujuan: Mengidentifikasi Belajar Aktif dan Berpikir Kritis Mahasiswa yang Menggunakan Metode Problem Based Learning (PBL) di program studi keperawatan. Metode: Kuantitatif dengan rancangan deskriptif sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner SSACT. Hasil: Diperoleh belajar aktif mayoritas kategori cukup 27 orang (79,4%). Berpikir kritis terbanyak pada kategori baik 18 orang (52,9%). Kesimpulan: Belajar aktif dan berpikir mahasiswa keperawatan kategori baik dan cukup, perlu ditingkatkan dengan metode pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa dan sosialisasi strategi pembelajaran di perguruan tinggi sejak awal
Perspektif Masyarakat Suku Banjar Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Emanuella, Amabel Ellian; Ivana, Theresia; lanawati, lanawati; Jamini, Theresia; Dias, Maria Frani Ayu Andari; Trihandini, Bernadeta
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.635

Abstract

Perspektif masyarakat terhadap keberadaan ODGJ dipengaruhi nilai dan keyakinan budaya yang dimiliki, dan dapat memengaruhi kesiapan masyarakat menjalankan peran sosial sebagai sistem pendukung.  Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perspektif masyarakat suku Banjar terhadap ODGJ menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan, dipilih secara purposive sampling, dan dilakukan dalam bahasa daerah Banjar. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil temuan menunjukan perspektif masyarakat suku Banjar serupa dengan perspektif masyarakat  suku lain di Indonesia, yaitu ODGJ dipandang tidak terurus, berpenampilan kotor, penyebabnya dikaitkan dengan faktor spiritual dan supranatural, dianggap berbahaya dan tidak mampu bersosialisasi, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap tanggung jawab rehabilitasi. Disarankan adanya program edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan komunitas dalam menghilangkan stigma, serta pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan jiwa
EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP ANGGREK BANJARMASIN Chrisnawati, Chrisnawati; Maratning, Anastasia; Trihandini, Bernadeta; Ramdhani, Nanda Putri; Hasan, Yohanes Brekman
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v6i2.626

Abstract

ABSTRAKAnemia pada remaja putri masih cukup tinggi, yang dapat menyebabkanbeberapa masalah seperti gangguan kognitif seperti kehilangan perhatian,kecerdasan, fungsi persepsi sensori, emosi dan perilaku. Bahkan anamiadinilai dapat berdampak pada tingginya angka kematian ibu, insidenkelahiran bayi dengan berat badan rendah, kematian perinatal dankehilangan janin. Sehingga juga berdampak pada masalah Pembangunandan ekonomi negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalahmeningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia.Adapun metode yang diterapkan adalah penyuluhan kesehatan terkaitanemia dan cara pencegahannya kepada 40 orang remaja Putri SMPAnggrek Banjarmasin. Evaluasi kegiatan yaitu dengan menganalisisperubahan Tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhankesehatan. Adapun alat evaluasi yang digunakan yaitu kuisioner. Hasilanalisis hasil pre test dan post test menunjukkan ada peningkatanpengetahuan remaja putri sebelumnya 75% remaja putri memilikipengetahuan yang kurang dan setelah penyuluhan kesehatan 85% remajaputri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia. Temuan inimenunjukan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan dinilai mampumeningkatkan pengetahuan pada mayoritas Remaja Putri di SMP AnggrekBanjarmasin menjadi leboh baik tentang anemia.Keywords: Anemia, Promosi Kesehatan, Remaja Putri
Pentingnya keterampilan personal safety skill untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam upaya pencegahan pelecehan seksual di lingkungan kampus. Dewi, Selly Kresna; Martini, Margareta; Trihandini, Bernadeta
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23575

Abstract

AbstrakKejadian kekerasan dan pelecehan seksual dilingkungan kampus mencapai 38% menurut data CATAHU Komnas Perempuan (2015-2021), hal ini menjadi perhatian bagi semua civitas akademika untuk mencegah dan menanggulanginya. Institusi pendidikan merupakan tempat yang wajib memberikan keamanan dan kenyamanan dalam proses belajar mengajar. Hal ini juga diatur dalam permendikbudristek No 30 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Sehingga tujuan dari kegiatan ini ingin memberikan suatu keterampilan personal safety skill untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa sebagai salah satu upaya pencegahan pelecehan seksual dilingkungan kampus. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan april 2024 selama 2 kali pertemuan  dengan jumlah 48 mahasiswa semester 2 STIKES Suaka Insan Banjarmasin. Pertemuan pertama mengukur kemampuan mahasiswa terlebih dahulu, dilanjutkan dengan memberikan ceramah & Video tentang kekerasan seksual dan praktik langsung tentang personal safety skill (Recognize, Resist dan Report), kemudian pertemuan selanjutnya 3 minggu kemudian dilakukan evaluasi kembali dengan mahasiswa terkait pengetahuannya. Hasil kegiatan adanya peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan yaitu dari yang tadinya pengetahuannya hanya 60% menjadi 98% setelah diberikan pembelajaran terkait personal safety skill. Hal ini menunjukkan bahwa personal safety skill ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya pencegahan pelecehan seksual dan sarannya tidak hanya diberikan kepada mahasiswa tetapi kepada semua civitas akademika STIKES Suaka Insan dikarenakan kejadian pelecehan seksual semua orang bisa menjadi korban atau sebaliknya pelaku. Kata kunci: pengetahuan; personal safety skill; pelecehan seksual. AbstractIncidents of sexual violence and harassment in the campus environment reached 38% according to CATAHU data from the National Commission on Violence Against Women (2015-2021)in Indonesian, this is a concern for all academics to prevent and overcome it. Educational institutions are places that must provide security and comfort in the teaching and learning process. This is also regulated in Permendikbudristek No. 30 of 2021 concerning the prevention and handling of sexual violence in higher education. So the purpose of this activity is to provide personal safety skills to increase student knowledge as an effort to prevent sexual harassment in the campus environment. This activity was carried out starting in April 2024 for 2 meetings with 48 2nd semester students of STIKES Suaka Insan Banjarmasin. The first meeting measures students' abilities first, followed by giving lectures & videos about sexual violence and direct practice on personal safety skills (Recognize, Resist and Report), then the next meeting 3 weeks later is re-evaluated with students regarding their knowledge. The results from this activity were a significant increase in knowledge, namely from previously only 60% knowledge to 98% after being provided with learning related to personal safety skills. This shows that this personal safety skill can be used as an effort to prevent sexual harassment in the campus environment and the advice is not only given to students but to all academic members of STIKES Suaka Insan because in incidents of sexual harassment everyone can become a victim or vice versa as a perpetrator. Keywords: knowledge; personal safety skill; violence.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI DENGAN INTENSITAS NYERI POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD H. BOEJASIN PELAIHARI Rachman, Aulia; Purnamasari, Ita; Trihandini, Bernadeta
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i2.464

Abstract

Abstrak Nyeri umumnya bersifat subjektif, ketika seseorang mengalami nyeri maka penderita akan mencari upaya mengurangi keluhan. Pasien dengan post operasi sectio caesarea biasanya memiliki keluhan nyeri, dan mobilisasi dini adalah aktivitas ringan yang sangat direkomendasikan untuk mengurangi keluhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di RSUD H. Boejasin Pelaihari. Penelitian ini menggunakan design Cross Sectional, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Accidental Sampling, berjumlah 36 responden yang merupakan pasien yang telah menjalani operasi Sectio Caesarea. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang melakukan mobilisasi dini sangat baik ( 61,2 %) dan terjadi penurunan intensitas nyeri dalam kategori ringan (75%) Nilai p-value yaitu 0,004 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara mobilisasi dini dengan penurunan intensitas nyeri pada ibu post operasi Sectio Caesarea di RSUD H. Boejasin Pelaihari. Penelitian ini menyarankan agar perawat tetap melakukan mobilisasi dini sesuai SOP bagi pasien post operasi SC serta memberikan edukasi secara intensif kepada pasien dan keluarga tentang mobilisasi dini post-operasi Sectio Caesarea dan manfaatnya untuk penurunan intensitas nyeri. Kata Kunci: Mobilisasi, Intensitas Nyeri, Sectio Caesarea.