Wardah .
English Education Study Program Of Teacher Training And Education Faculty Of Tanjungpura University, Pontianak

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

MIND-MAPPING AS A TECHNIQUE IN TEACHING WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPH Puspita, Ni Made Rina; Marbun, Rismaya; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know whether the use of mind-mapping technique is effective or not and how significant the effectiveness of the use of mind-mapping on the second grade students of SMP Kristen Kanaan Kubu Raya in academic year 2014/2015. This research was a pre-experimental study. The sample was Class VIII students. The data were collected by administring the pre-test and the post-test. Based on the data, the students’ mean score of pre-test was 56.3 and the students’ mean score of post-test was 76.2. Then the data were analyzed by using Effect Size (ES) formula. The research finding shows that the effect size of the treatment is 1.32 (0.2<ES>0.8). It is categorized as high. It indicates that mind-mapping is highly-effective to teach writing descriptive paragraph on class VII students. Key words: Mind-mapping, pre-experimental study. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan mind-mapping dalam pengajaran menulis paragraph deskriptif kepada siswa kelas 8 SMP Kristen Kanaan Kubu Raya tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah sebuah penelitian pre experimental. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8. Data-data diambil dengan menerapkan pre-test and post-test. Berdasarkan dari data, nilai rata-rata siswa pada pre-test adalah 56.3 dan nilai rata-rata siswa pada post-test adalah 76.2. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan rumus ES (Effect Size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek dari penggunaan mind-mapping adalah 1.32 (0.2<ES>0.8>. Hasil ini dikategorikan memiliki efek yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa mind-mapping sangat efektif dalam pengajaran menulis paragraf deskriptif kepada siswa kelas 8. Kata kunci: Mind-mapping, penelitian pre-experimental.
AN ANALYSIS ON STUDENTS’ EFFORT TO IMPROVE SPEAKING SKILL Utami, Nuzulul Dwi; ., Regina; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The research aimed to find out the kinds of students’ effort in improving speaking skill and the aspects of speaking skill that mostly developed by the students. The subject of this research was 69 students in fourth semester of English education study program. The method used in this research is survey method. College students Experiences questionnaire (CSEQ) and the questionnaire of the aspects speaking skill were used as the primary tools of data collection. The data showed that the activities of students’ effort were varied. There were 20 college activities recognized as students’ efforts. Which included in five activities scale; course learning, art music and theater, campus facilities, personal experiences, and speaking experiences. The aspect of speaking skill mostly developed on students’ effort was comprehensibility which the highest scores 72.19 %. So, the fourth semester students used several kinds of effort to improve speaking skill in various college activities scale, and the aspect of speaking skill mostly developed by the students was comprehensibility. Keywords: students’ effort, aspects speaking skill Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk menemukan beberapa jenis usaha mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan mengetahui aspek mana pada keterampilan berbicara yang paling berkembang pada mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah 69 mahasiswa semester empat program study pendidikan bahasa Inggris, dengan menggunakan metode berupa survey. Alat utama mengumpulkan data pada penelitian ini menggunakan College students Experiences questionnaire (CSEQ) dan kuesioner mengenai aspek-aspek keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pada usaha mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara adalah bervariasi, antara lain ada 20 jenis aktivitas kampus dalam meningkatkan keterampilan berbicara, yang termasuk dalam lima skala aktivitas meliputi; akivitas pembelajaran, aktivitas dalam seni musik dan drama, aktivitas pemanfaatan fasilitas kampus, aktivitas pemanfaatan pengalaman pribadi, dan aktivitas pemanfaatan pengalaman dalam berbicara. Adapun aspek keterampilan berbicara yang paling berkembang pada usaha mahasiwa adalah aspek pemahaman dengan skor tertinggi sebesar 72.19 %. Jadi, mahasiswa semester empat menggunakan beberapa jenis usaha dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada beragam aktivitas kampus, dan aspek berbicara yang paling berkembang pada mahasiwa itu adalah aspek pemahaman. Kata kunci: usaha siswa, aspek keterampilan berbicara    
CLASS TALK SHOW TO TEACH SPEAKING DIALOGUE Wisudawaty, Umi; ., Sudarsono; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The purpose of this research is to find out the level of the effectiveness of class talk show to teach speaking dialogue to Year-8 students of “SMP Negeri 3 Pontianak” in Academic Year 2014/2015. This research was a quasi experimental research with non-equivalent control group design. The sampling technique was a cluster random sampling. The samples were Class VIII C as the experimental group and Class VIII D as the control group. The data were collected by applying the pre-test and the post-test. Then the data were analyzed by using Effect Size (ES) formula. The research finding shows that the effect size of the treatment is 2.09 (˃1.00). It is categorised “strong”. It indicates that class talk show is highly-effective to teach speaking dialogue to Year-8 students. Key words: Class talk show, speaking dialogue. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan class talk show dalam pengajaran berbicara dialog kepada siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Pontianak tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah sebuah penelitian quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII C sebagai kelompok experimental dan kelas VIII D sebagai kelompok kontrol. Data-data diambil dengan menerapkan pre-test dan post-test. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan rumus ES (tingkat efektifitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek dari penggunaan class talk show adalah 2.09 (>1.00). Hasil ini dikategorikan memiliki efek yang kuat.  Hal ini menandakan bahwa class talk show sangat efektif dalam pengajaran berbicara dialog kepada siswa kelas 8.   Kata kunci: Class talk show,berbicara dialog.
THE USE OF ANIMATED SHORT FILM AS MEDIA FOR TEACHING ENGLISH NARRATIVE WRITING Merindriasari, Kiki; Supardi, Iwan; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This research aims to find out the effectiveness of the animated short film as media for teaching English narrative writing on the third grade students of SMA Negeri 8 Pontianak in academic year 2014/2015. The research method that used is a quasi-experimental and the research design that used is non-equivalent control group design. The study sample is 60 students. The result of data analysis showed that mean score of the experimental class was higher (from 36.67 to 75.33) than control class (from 41.33 to 62.50). The computation of the effect size with the score 1.48 ( > 1.00) shows that the use of animated short film as media has the strong effect for teaching English narrative writing.   Keywords : writing, narrative text, animated short film.   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menemukan keefektifan dari film pendek animasi sebagai media untuk mengajar menulis narrative dalam bahasa inggris pada siswa kelas tiga dari SMA Negeri 8 Pontianak tahun ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group. Sampel penelitian ini adala 60 siswa. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata dari kelas eksperimen lebih tinggi (36,67-75,33) daripada kelas kontrol (41,33-62,50). Perhitungan dari ukuran efek dengan nilai 1,48 (>1,00) menunjukan bahwa kegunaan dari film pendek animasi sebagai media memiliki efek yang kuat untuk mengajar menulis narative dalam bahasa inggris.   Kata Kunci : menulis, teks narative, film pendek animasi
PUPPET AS MEDIA IN IMPROVING YOUNG LEARNERS’ PARTICIPATION IN CONVERSATION Nabillha, Rinda; Salam, Urai; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This action research is intended to solve the problem of students’ participation in doing conversation in English classroom. The participants were 38 of fifth grade students of SD Muhammadiyah 2 Pontianak. The research showed that puppet as media in improving young learners’ participation in conversation could improve students’ participation from cycle to cycle. The process in three cycles was equal, but there are some differences during the action research including material and problems found. In the first cycle, the research showed the students had participated in conversation. The percentage was 53%, including 11 students asking question, 6 students answering question and 3 students giving opinion. In the second cycle, the students’ participation shows the percentage 61%, including 14 students asking question, 8 students answering question and 4 students giving opinion. Last, in the third cycle, the percentage of students participation shows 74%, including 14 students asking question, 11 students answering question and 5 students giving opinion. To sum up, among two previous cycles, cycle number three had better improvement because more students participated in asking questions, answering questions and giving opinions relevant to the material. Keywords : Puppet, Young learners, Participation Abstark : Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah tentang partisipasi siswa dalam melakukan percakapan bahasa inggris di dalam kelas. Partisipan dalam penelitian ini adalah 38 siswa kelas 5 dari SD muhammadiyah 2 Pontianak. Penelitian ini menunjukan bahwa boneka sebagai media untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam percakapn bisa meningkatkan partisipasi siswa dalam setiap siklus. Proses dalam tiga siklus sama, tapi terdapat beberapa perbedaan selama melakukan penelitian tindakan kelas meliputi materi dan masalah yang di temukan selama penelitian. Di siklus pertama, penelitian menunjukan siswa telah berpartisipasi dalam percakapan. Persentase dalam siklus pertama 53 %, meliputi 11 siswa bertanya, 6 siswa menjawab dan 3 siswa memberikan pendapat. Dalam siklus kedua, partisipasi siswa menunjukan 61%, meliputi 14 siswa mengajukan pertanyaan, 8 siswa menjawab pertanyaan, dan 4 siswa memberikan pendapat. Terakhir, dalam siklus ketiga persentase partispasi siswa menunjukan 74 %, meliputi 14 siswa bertanya, 11 siswa menjawab pertanyaan, dan 5 siswa memberikan pendapat. Kesimpulannya, `antara 2 siklus sebelumnya, siklus ke tiga peningkatan yang sangat baik karena siswa lebih berpartisipasi dalam bertanya, menjawab pertanyaan dan memberikan pendapat bersangkutan dengan materi . Kata kunci : Boneka, Anak-anak, Partisipasi
AN ANALYSIS ON ENGLISH LEARNING STRATEGIES Margareta, Yuni; ., Sudarsono; ., Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purposes of this research are to find out the learning strategies used by non-English Language Education Study Program students, Teacher Training and Education Faculty, Tanjungpura University to master English and implemention of the strategies in their individual learning practice. The participants of this research were four students from study programs of Chemistry, Sociology, Indonesian, and Biology. The design of this research was a case study. The data were collected through questionnaire to determine the students’ English learning strategies, and semi-structure interview. The result of the analysis showed that the strategy used and implemented by the students had helped them in improving English ability. Each student had their own unique ways and styles in English learning strategies. There were six types of learning strategies. They are cognition, metacognition, compensation, memory, social, and affection. These English learning strategies are recommended for those who want to improve their English ability. Keywords: English Learning Strategies, Non-English Language Education Study Program Students, the Implementation   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi belajar yang digunakan oleh mahasiswa program studi Non-Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura dalam menguasai bahasa Inggris dan penerapan strategi tersebut ke dalam pembelajaran individu mereka. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 4 mahasiswa yang berasal dari program studi Kimia, Sosiologi, Bahasa Indonesia, dan Biologi. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Oleh karena itu, data yang terkumpul diperoleh melalui kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui strategi belajar bahasa Inggris mahasiswa tersebut, dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui bagaimana mereka menerapkan strategi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi yang digunakan dan diterapkan oleh mahasiswa telah membantu mereka dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Setiap mahasiswa mempunyai cara dan gaya mereka sendiri dalam menerapkan strategi belajar bahasa Inggris. Terdapat enam tipe strategi belajar yang digunakan, yaitu kognisi, metakognisi, kompensasi, memori, sosial, dan afeksi. Strategi-strategi belajar tersebut sangat direkomendasi kepada siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.   Kata kunci: Strategi belajar Bahasa Inggris, Strategi Belajar Bahasa Inggris, Mahasiswa Non-Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Penerapan