Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

An Annotated Checklist of the Non-native Plants Species of Campus of Universitas Indo Global Mandiri, Palembang, Sumatra Aprillia, Ina; Nur Arifah; Gusti Ayu Widayanti; Diah Komala Sari
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 2 (2024): Bio Palembanica
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i2.4722

Abstract

The research on the inventory of invasive alien species in the area of Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) aims to identify the alien and invasive species present on campus, so that the potential impacts of their presence can be assessed. The method used in this activity is the exploration method, where the researcher will explore the area around the campus to collect data on plants. The results obtained from this research indicate that there are 77 plant species consisting of 40 families. The families with the highest number of species are Apocynaceae and Araceae (7 species). Among the species identified, there are 42 alien species, 26 native species, and 9 invasive species.
Diversifikasi Produk Lengkuas Untuk Mewujudkan Kemandirian Berwirausaha di Era Milenial Pada POKDARWIS Sungai Jawi Pebriani, Reny Aziatul; NI Wayan Priscila Yuni Praditya; Aprillia, Ina; Anastasya, Miftha; Putri, Wina Nadia
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6000

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi merupakan kelompok yang tidak produktif secara ekonomi yang beralamat di Desa Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. POKDARWIS merupakan sebuah agrowisata edukasi yang memiliki banyak keanekaragaman hayati, seperti budidaya lebah madu, tambak ikan, penangkaran burung dan ayam hias dari berbagai wilayah di Indonesia, serta memiliki berbagai jenis tanaman mulai dari tumbuhan herbal, pohon buah-buahan seperti mangga, manggis, jeruk, peach, delima, tanaman padi hingga rempah lengkuas. Tanaman rempah lengkuas merupakan rempah yang mengandung khasiat bermanfaat untuk tubuh yaitu antioksidan, galangin, asam felonik, polifenol dan flavonoid sehingga dapat dipercaya manfaat kesehatannya untuk meminimalisir radikal bebas, meningkatkan kesuburan pria, melindungi dari infeksi, mengatasi radang sendi, meningkatkan imunitas tubuh, membantu mengobati luka bakar, meringankan gejala asma, mengatasi gangguan menstruasi, dan membantu mencegah diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Kelompok Sadar Wisata sendiri memiliki perkebunan lengkuas selebar 15 hektar dengan periode panen sekitar 3 bulan sekali sebanyak 1 ton sehingga hasil panen sangat melimpah. Dengan demikian tim pengabdian mengusulkan untuk mendiversifikasi olahan berbahan lengkuas menjadi serundeng dan tepung lengkuas sehingga produksi dan pemasaran menjadi meningkat. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap pelatihan dimana tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan alat dan kebutuhan yang telah difasilitasi tim pengabdian, tahap sosialisasi tim pengabdian memberikan sosialisasi pemasaran dengan memanfaatkan digital marketing, selanjutnya yaitu tahapan pendampingan, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan dari kegiatan pengabdian ini peningkatan pemberdayaan mitra untuk produksi olahan berbahan lengkuas sebelum dan sesudah adanya kegiatan meningkat menjadi 100% baik untuk produksi maupun pemasaran.
Optimalisasi pemasaran diversifikasi produk lengkuas melalui canva dan e-commerce pada Pokdarwis Sungai Jawi Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Pebriyanti, Reny Aziatul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.36114

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital dan pemasaran produk olahan lengkuas pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi melalui penerapan teknologi informasi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan dalam pembuatan desain kemasan dan belum optimalnya pemanfaatan platform digital untuk penjualan. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan Canva sebagai media desain label produk serta e-commerce Tokopedia dan Shopee sebagai sarana pemasaran daring. Metode pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap peningkatan kemampuan digital dan penjualan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota POKDARWIS terhadap pemanfaatan teknologi informasi sebesar 100%, serta peningkatan penjualan produk olahan lengkuas, seperti serundeng dan tepung lengkuas, hingga 100% setelah dipasarkan secara digital. Selain itu, desain label yang dihasilkan melalui Canva meningkatkan daya tarik visual produk dan memperkuat identitas merek lokal. Penerapan teknologi informasi sederhana terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan usaha berbasis masyarakat dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini menunjukkan peran penting bidang Sistem Informasi dalam membantu masyarakat beradaptasi dengan transformasi digital di sektor ekonomi kreatif. Kata kunci: teknologi informasi; canva; e-commerce; digital marketing; lengkuas. AbstractThis community service activity aims to enhance the digital marketing capability of the Sungai Jawi Tourism Awareness Group (POKDARWIS) through the application of information technology in promoting diversified galangal-based products. The main problem faced by the community was the lack of skills in product label design and limited utilization of digital platforms for marketing. The program introduced Canva as a tool for designing product packaging and labels, along with Tokopedia and Shopee as e-commerce platforms for online sales. The implementation stages consisted of socialization, training, mentoring, and monitoring to evaluate improvements in digital skills and sales performance. The results showed an 85% increase in participants’ understanding of information technology and a 65% increase in sales of galangal-based products such as serundeng and galangal powder after implementing online marketing. Moreover, the product labels created through Canva successfully enhanced the visual appeal and brand identity of local products. The use of simple information technology tools proved effective in supporting community-based entrepreneurship and expanding market reach. This activity highlights the significant role of the Information Systems field in empowering local communities to adapt to digital transformation within the creative economy sector. Keywords: information technology; canva; e-commerce; digital marketing; galangal.
Pemeriksaan Gula Darah untuk Meningkatkan Kesadaran Pencegahan Diabetes mellitus di Desa Sungsang IV Iqbal, Muhammad; Widayanti, Gusti Ayu; Sari, Diah Komala; Arifah, Nur; Aprillia, Ina
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6827

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi di masyarakat, namun sering luput dikenali pada tahap dini. Kondisi ini berpotensi menyebabkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak awal. Masyarakat pesisir, termasuk Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin sehingga upaya deteksi dini menjadi sangat penting. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan diabetes melalui pemeriksaan gula darah dan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), pengisian kuesioner terkait identitas dan riwayat kesehatan, serta edukasi langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebanyak 32 peserta berusia 22–70 tahun mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah normal, namun terdapat beberapa dengan kadar tinggi dan rendah yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Edukasi yang diberikan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi kesehatannya serta pentingnya pola makan dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan gula darah rutin sebagai langkah pencegahan diabetes dan mendukung SDG 3.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Sungsang IV melalui Skrining Tekanan Darah untuk Pencegahan Hipertensi dan Hipotensi Ayu, Gusti; Arifah, Nur; Aprillia, Ina; Sari, Diah Komala; Iqbal, Muhammad
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6844

Abstract

Kelainan tekanan darah, baik hipertensi maupun hipotensi, merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak terdeteksi sejak dini. Masyarakat pesisir memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan tekanan darah akibat pola konsumsi dan gaya hidup tertentu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui skrining tekanan darah dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilakukan pada hari Minggu pagi dan diikuti oleh 32 orang masyarakat dengan rentang usia 22–70 tahun. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter serta pemberian edukasi secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 21,9% peserta terindikasi mengalami hipertensi dan 3,1% hipotensi, sementara 75% lainnya berada pada kategori tekanan darah normal. Peserta dengan hipertensi umumnya berada pada usia lanjut dan memiliki riwayat penyakit penyerta, sedangkan hipotensi ditemukan pada usia muda dengan faktor risiko tertentu. Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan menunjukkan respons yang positif terhadap program ini. Kegiatan skrining dan edukasi tekanan darah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kelainan tekanan darah. 
Pendampingan Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan Digital serta Strategi Pengembangan Usaha Produk Lengkuas untuk Mendukung Kemandirian Wirausaha Milenial padaPOKDARWIS Sungai Jawi Pebriani, Reny Aziatul; Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Ramadhani, Suci; Anastasya, Miftha
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5042

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha anggota POKDARWIS Sungai Jawi melalui pendampingan pencatatan keuangan digital dan strategi diversifikasi produk lengkuas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, keterbatasan dalam menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada berbagai indikator, meliputi pemisahan keuangan usaha dan pribadi dari 45% menjadi 85%, kemampuan pencatatan pemasukan dan pengeluaran dari 40% menjadi 82%, penggunaan pencatatan digital sederhana dari 30% menjadi 78%, kemampuan menghitung harga pokok produksi dari 35% menjadi 80%, serta penetapan harga jual dari 38% menjadi 83%. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 44% pada aspek pencatatan keuangan digital, perhitungan biaya produksi, dan strategi pengembangan usaha. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi peluang pengembangan produk lengkuas sebagai produk bernilai tambah berbasis potensi lokal. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, pendampingan akuntansi digital yang terintegrasi dengan strategi pengembangan usaha berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha dan mendukung penguatan kemandirian wirausaha milenial pada komunitas POKDARWIS Sungai Jawi. Enhancing Millennial Entrepreneurial Independence through Digital Financial Management, Record-Keeping Assistance, and Business Development Strategies for Galangal-Based Products: Evidence from POKDARWIS Sungai Jawi Abstract This community service activity aims to increase the capacity of financial management and business development of POKDARWIS Sungai Jawi members through assistance in digital financial recording and galangal product diversification strategies. The main problems faced by partners include the lack of optimal business financial records, the mixing of personal and business finances, limitations in calculating production costs and determining selling prices, and the low use of digital technology in business management. This activity was attended by 20 participants and was carried out using a participatory mentoring approach through the stages of problem identification, training, direct practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills on various indicators, including the separation of business and personal finances from 45% to 85%, the ability to record income and expenses from 40% to 82%, the use of simple digital recording from 30% to 78%, the ability to calculate the cost of production from 35% to 80%, and the determination of selling prices from 38% to 83%. Overall, there was an average increase in participants' understanding of 44% in the aspects of digital financial recording, production cost calculation, and business development strategy. In addition, participants began to be able to identify opportunities for the development of galangal products as value-added products based on local potential. Based on the results of the evaluation of the activity, digital accounting assistance integrated with business development strategies contributes to increasing business management capacity and supporting the strengthening of millennial entrepreneurial independence in the Sungai Jawi POKDARWIS community.