Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Impact of Spirulina platensis Extract as an Immunostimulant on the Histopathological Intestinal of Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) Infected with Aeromonas salmonicida Ramadhan, Maharani Kartika; Kurniasih; Untari, Tri; Fadholly, Amaq
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 3 No. 2 (2025): September
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.3.2.%p.

Abstract

Furunculosis in fish results in financial detriment to freshwater aquaculture in Indonesia. Furunculosis, an infectious disease produced by Aeromonas salmonicida, presents a considerable risk to the large-scale farming of both salmonid and non-salmonid species in freshwater environments. This study sought to evaluate the impact of Spirulina platensis extract on the histopatological intestinal health of tilapia infected with Aeromonas salmonicida. Thirty tilapia, each around 10 cm in length, were distributed into five groups. Negative control (P0-) without immersion in Spirulina platensis extract and free from Aeromonas salmonicida infection. Positive control (P0 +) not immersed in Spirulina platensis extract, infected with Aeromonas salmonicida. Tilapia subjected to doses of 400 mg/L (P1), 600 mg/L (P2), and 800 mg/L (P3) The extraction of Spirulina platensis occurred for three hours on the seventh day (first immersion) and the fourteenth day (second immersion), followed by an evaluation of Aeromonas salmonicida infection on the twenty-first day. A necropsy of the fish was performed on day 28. Histopathological analysis revealed that Spirulina platensis extract reduced intestinal villous erosion and inflammatory cell density in the intestines of tilapia. Immunohistochemical staining demonstrated a decrease in the presence of Aeromonas salmonicida within intestinal tissue at a dosage of 800 mg/L. This work indicates that more research is necessary to examine the histological features of the intestines of tilapia infected with Aeromonas salmonicida with those supplemented with Spirulina platensis through feed.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS DI DESA SUKALUYU KABUPATEN CIANJUR Kurniasih
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/3pdrj529

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang paru-paru. Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular yang paling umum dan masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan Penyakit Tuberkulosis disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan perilaku yang kurang baik dari keluarga tentang Tuberkulosis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis paru di Desa Sukaluyu Kabupaten Cianjur Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik Total Sampling pada responden sebanyak 32 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil: Pengetahuan keluarga tentang Tuberkulosis Paru di Desa Sukaluyu sebagian besar dari responden yaitu 18 (56,3%) yang memiliki pengetahuan baik dan  pengetahuan yang kurang baik hampir setengahnya dari responden yaitu 14 (43,8%).
Penerapan Model Atik Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini Melalui Media Permainan Ular Tangga Raksasa Kurniasih; Watini, Sri
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.79

Abstract

Abstrak Kehidupan manusia erat kaitannya dengan numerasi, Persepsi 'sulit' yang ditanamkan para peserta didik untuk numerasi seringkali menjadi alasan mengapa mereka tidak menyukai untuk mempelajarinya. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode khusus yang dapat secara perlahan menggantikan persepsi tersebut dengan persepsi bahwa literasi numerasi itu asyik dan sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Cara yang tepat untuk peningkatan literasi numerasi anak usia dini adalah dengan bermain sambil belajar. Pada akhirnya dipilih media permainan ular tangga raksasa dengan penerapan model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dimana anak belajar numerasi dengan cara bermain yang menyenangkan dan dapat dijadikan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi numerasi pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dimana peneliti hanya ingin mengetahui bagaimana keadaan variabel itu sendiri tanpa ada pengaruh atau hubungan terhadap variabel lain seperti penelitian eksperimen atau korelasi dan peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan melakukan melukiskan suatu keadaan secara objektif atau berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Guru dalam hal ini harus memberikan pijakan yang lengkap dan dapat dipahami oleh anak sesuai dengan model ATIK. Abstrack Human life is closely related to numeracy, the 'difficult' perception that students instill in numeracy is often the reason why they do not like to learn it. Therefore, we need a special method that can slowly replace this perception with the perception that numeracy literacy is fun and very useful for everyday life. The right way to increase early childhood numeracy literacy is to play while learning. In the end, the media for the giant snake and ladder game was chosen with the application of the ATIK (Observe, Imitate, Work) model where children learn numeracy by playing in a fun way and can be used as an effort to improve numeracy literacy in early childhood. The method used is a descriptive research method where the researcher only wants to know how the state of the variable itself is without any influence or relationship to other variables such as experimental research or correlation and the researcher acts as a key instrument and describes a situation objectively or based on visible facts. . In this case, the teacher must provide a complete and understandable footing for children according to the ATIK model.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III SDN RUNGKANG 02 Kurniasih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika siswa kelas 3 SDN rungkang 02, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN rungkang 02 yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam peneltian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi bilangan cacah. Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 8 siswa atau 32% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 17 siswa atau 68% yang tuntas belajar matematika dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 23 siswa yang tuntas belajar matematika atau 92%. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai indikator kinerja yaitu ≥ 80% dari seluruh siswa dengan KKM ≥ 70. Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Problem Based Learning. APPLICATION OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT IN GRADE III STUDENTS OF SDN RUNGKANG 02 ABSTRACT The problem behind this research is the low student learning outcomes in mathematics learning for grade 3 students at SDN Rungkang 02, Brebes Regency. This research uses classroom action research carried out in 2 cycles. Each cycle is carried out in 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 25 grade 3 students at SDN Rungkang 02. The instruments used in this research are tests, observation and documentation. The data analysis technique uses qualitative and quantitative descriptive analysis. Based on the research results, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning model can improve learning outcomes in mathematics subjects involving whole numbers. The results before action was taken were that in the pre-cycle only 8 students or 32% had completed it, in the first cycle it had increased to 17 students or 68% who had completed studying mathematics and in the second cycle it had increased again to 23 students who had completed studying mathematics or 92%. This research was said to be successful because it achieved a performance indicator of ≥ 80% of all students with a KKM ≥ 70. Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Problem Based Learning.
Development of Agrotourism at Sukapulang Tourist Destination in Sukasetia Village, Cihaurbeuti District, Ciamis Regency Kurniasih; Rika Sri Endah; Arie Budiawan; Ilham Maulana; Irfan Erfiana
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v23i1.504

Abstract

Sukasetia Village in Cihaurbeuti District has great potential to be developed into a sustainable agrotourism destination. This study focuses on identifying agrotourism development strategies in the Sukapulang area using participatory methods involving local communities as the main stakeholders. This study used qualitative methods, including in-depth interviews, participant observation, and descriptive analysis. The results showed that agrotourism development can provide significant economic benefits, such as creating alternative sources of income and preserving local culture and traditions. In addition, agrotourism also increases community involvement and encourages sustainable tourism practices that are in line with global trends. However, there are several challenges, such as inadequate infrastructure, limited access to information, and less than optimal promotional strategies. This study recommends improving infrastructure, digital promotion, and capacity building programs to empower local communities. These strategies aim to ensure the sustainability and long-term competitiveness of agrotourism initiatives. The findings suggest that with collaborative efforts involving local communities, government, and the private sector, Sukasetia Village can become a model for community-based sustainable tourism development in rural areas, providing positive impacts on economic and social growth.
Analisis Unsur Intrinsik Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Berupa Dongeng Sunda Kurniasih; Koswara, Dedi
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3648

Abstract

This research was motivated by the lack of public attention and concern in preserving folklore passed down by their ancestors, especially Sundanese fairy tales. This research aims to describe the intrinsic elements which include: theme, plot, characterization, setting, message and point of view of the fairy tale. This study used descriptive qualitative method. The data source for this research is a collection of famous Sundanese fairy tales from West Java. The results of the research show that there is the same major theme in which the fairy tales studied carry the theme of life. The plot of each fairy tale is divided into exposition, complication and resolution (advanced and mixed plot). Characterization includes characters, characters and the way the characters are conveyed. The point of view conveyed by the three fairy tales is the same, namely, the point of view of the third person or the author as narrator. Most fairy tale settings take place in a village, a royal palace and a forest. Every fairy tale contains a message that is conveyed either explicitly or implicitly. These three fairy tales are included in the classic fairy tale category.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK PADA DHARMA WANITA PERSATUAN IAIN PALANGKARAYA Rohmadi, Mukhlis; Septiana, Nurul; Astuti, Pertiwi Adi Puji; Kurniasih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.20221

Abstract

Sampah sayuran dan kulit buah termasuk ke dalam sampah organik yang sebenarnya masih memiliki kandungan berupa protein dan serat kasar. Permasalahan sampah organik yang menumpuk di Kota Palangkaraya menyebabkan bau yang kurang sedap dan menyebabkan penyakit. Salah satu bentuk pengelolaan sampah adalah menggunakan sistem 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Upaya untuk memanfaatkan sampah organik tersebut adalah mengolahnya menjadi pupuk cair organik. Pupuk cair organik juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan pupuk kimia, di antarannya adalah pembuatannya relatif cepat, unsur hara pada pupuk cair lebih mudah terserap tanaman, dan tidak merusak tanah bahkan bisa memperbaiki kesuburan tanah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menyosialisasikan pemanfaatan limbah organik rumah tangga mengolahnya menjadi pupuk cair organik. Pembuatan pupuk cair organik ini dibantu dengan Effective Microorganisme (EM-4). Dengan kegiatan pelatihan ini diharapkan peserta dapat mempraktikkan kembali ilmu yang didapat untuk dapat membuat pupuk cair di rumah dan bisa menjadi solusi permasalahan sampah yang ada di Kota Palangkaraya.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun Dengan Bermain Lego Kurniasih; Rohayani; Santi Yordania; Yanah; Endah Nursaadah; Irma Marliana
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v8i2.4655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain LEGO di RA Nurul Falah Sunyar. Konsentrasi merupakan kemampuan penting dalam menunjang keberhasilan belajar anak usia dini sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar ceklis konsentrasi yang mencakup indikator durasi fokus, ketekunan, ketepatan pemilihan, respon terhadap distraksi, perencanaan, serta koordinasi mata–tangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase anak pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik dari 33% pada pra-tindakan menjadi 73% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 93% pada siklus II. Dengan demikian bermain LEGO efektif meningkatkan konsentrasi anak usia dini secara optimal.
Pengembangan Game Edukasi Berbasis Android sebagai Media Pembelajaran Content Creator Kelas XI DKV di SMK Negeri 1 Koto Baru Kurniasih; Haris Kurniawan; Rahayu Trisetyowati Untari
Jurnal Informatika Polinema Vol. 12 No. 2 (2026): Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v12i2.8471

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran mata pelajaran Content Creator khususnya materi teknik pengambilan gambar dan video di SMK Negeri 1 Koto Baru masih terlihat dari dominasi kegiatan belajar yang cenderung mengandalkan penjelasan langsung dari guru serta media sederhana seperti PowerPoint dan buku teks. Hal ini mengakibatkan kurangnya motivasi serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian ini diarahkan untuk menciptakan media pembelajaran berbentuk game edukasi yang dapat dioperasikan menggunakan perangkat Android. Penelitian ini mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahapan analisis hingga evaluasi, serta menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan melibatkan pakar media dan materi sebagai validator, tiga orang guru, serta tiga puluh siswa. Instrumen penelitian terdiri atas angket validitas dan instrumen kepraktisan yang disusun berdasarkan skala linkert dengan lima tingkatan serta dokumentasi. Uji validitas menghasilkan nilai tengah 93% yang dapat dikatakan kategori sangat valid, sedangkan materi mencapai 83% (sangat valid). Berdasarkan uji praktikalitas, guru memberikan penilaian sebesar 85% sementara siswa mencapai 91%. Temuan ini mengindikasikan bahwa media yang dikembangkan tergolong praktis dan dapat dimanfaatkan dalam proses belajar. Analisis data tidak semata mata didasarkan pada perhitungan persentase melainkan juga diperkuat dengan interprestasi tiap butir serta masukan kualitatif dari responden. Dari temuan yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa game edukasi berbasis Android efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama pada materi teknik pengambilan gambar dan video. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah cakupan materi, memperkaya fitur interaktif, dan melakukan uji efektivitas pada sampel yang lebih luas.
SEKOLAH ORANG TUA QUR’ANI: PENGUATAN POLA ASUH ISLAMI DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Devi Sulaeman; Kurniasih; Abdul Fatah; Saniyya Putri Hendrayana; Deden Deni Mahendra
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2361

Abstract

Social and digital transformations have impacted early childhood parenting patterns, necessitating the strengthening of the family's role as the foundation for Islamic-based character education. This community service activity aims to improve literacy and practice of Islamic parenting through the Quranic Parent School program at the Merpati Early Childhood Education Post in Kutawaluya District. The program is designed to build synergy between schools and families in supporting the social-emotional and spiritual development of early childhood. The method used is a community-based participatory approach with stages of needs identification, joint action planning, parenting class implementation, and periodic reflection and evaluation. Activities are implemented through workshops, reflective discussions, simulations of Islamic parenting practices, and the establishment of a parent forum as a forum for program sustainability. The results of the activity indicate an increase in parents' understanding of the concepts of fitrah (natural nature) and adab (good manners), changes in communication patterns to be more empathetic, and consistent habits of worship and restrictions on gadgets at home. Further impacts are seen in increased discipline and emotional regulation of children at school and the formation of a Quranic family learning community. The implications of this activity confirm that strengthening Islamic parenting through the Quranic Parent School model is effective in encouraging family-based social transformation and has the potential to be replicated in other PIAUD institutions with similar characteristics.