Enny Adelina
Study Program Of Agrotechnology Faculty Of Agriculture Tadulako University

Published : 61 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : MEDIA LITBANG SULTENG

KOMPATIBILITAS BATANG BAWAH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPYLLUS LAMK) KULTIVAR BEKA-3 DAN TULO-5 TERHADAP BERBAGAI ENTRIS TERPILIH Adelina, Enny
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.291 KB)

Abstract

Telah diketahui bahwa tingkat keberhasilan pertautan sambungan pada tanaman nangka masih sangat rendah. Hal ini diduga akibat faktor fisiologis yaitu tingginya kandungan getah, ketidaksesuaian ukuran diameter batang bawah dengan entris, serta faktor lingkungan di sekitar lokasi pertumbuhan bibit. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan saat bibit berumur 3 bulan dan ditanam pada lokasi yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kompatibilitas bibit batang bawah dan keberhasilan pertautan sambungan pada berbagai entris dengan cara grafting pada bibit tanaman nangka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2010, di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor. Faktor pertama menggunakan berbagai kultivar batang bawah yang terdiri atas dua taraf, yaitu : BA = Kultivar Beka-3 dan BB = Kultivar Tulo-5 . Faktor kedua menggunakan kultivar entris yang terdiri atas tiga taraf, yaitu : KA = Kultivar Lambara, KB = Kultivar Bora, KC = Kultivar Toaya. Dengan demikian terdapat 6 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok, sehingga diperoleh 18 unit perlakuan. Setiap unit percobaan terdapat 10 bibit tanaman dan total bibit 180 bibit tanaman. Analisis ragam menunjukkan bahwa berbagai kultivar batang bawah dan entris berpengaruh sangat nyata terhadap bibit bertaut. Terdapat interaksi antara batang bawah Beka-3 dan entris Lambara terhadap persentase bibit bertaut
PENENTUAN STADIA KEMASAKAN BUAH NANGKA TOAYA MELALUI KAJIAN MORFOLOGI DAN FISIOLOGI BENIH Adelina, Enny
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.265 KB)

Abstract

Dalam penyediaan benih nangka bermutu, tingkat kemasakan buah menjadi penting karena sangat menentukan vigor dan viabilitas benih yang dihasilkan. Vigor dan viabilitas merupakan refleksi kekuatan tumbuh dan kemampuan adaptasi tanaman saat di lapangan. Pengkajian secara morfologi dengan metode deskriptif dan kajian fisiologi memberikan hasil adanya perubahan morfologi pada setiap umur kemasakan buah. Namun pada stadia kemasakan M4 (Umur 37 Minggu) tidak terjadi perubahan karena atribut pertumbuhan telah mencapai maksimun dan mengalami penurunan setelah tercapai masak fisiologi benih. Perbedaan tingkat kemasakan benih nangka ditandai dengan perbedaan fisiologi seperti Bobot basah, bobot kering, daya berkecambah, kecepatan berkecambah dan pemunculan kecambah. Melalui kajian morfologi diperoleh empat stadia kemasakan buah nangka yakni M1, M2, M3, dan M4 stadia kemasakan yang terbaik untuk dijadikan benih bermutu  adalah stadia M4 (Umur 8 bulan setelah anthesis).
LAMA PENYIMPANAN DAN INVIGORASI TERHADAP VIGOR BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) Maemunah, Maemunah; Adelina, Enny
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.286 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevigoran bibit kakao pada berbagai lama penyimpanan dan invigorasi benih. Penelitian ini disusun berdasarkan pola faktorial menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan 2 faktor.  Faktor pertama adalah lama penyimpanan benih yang terdiri dari lima taraf yaitu: 1) control , 2) lama simpan 2 minggu, 3) lama simpan 4 minggu,  4) lama simpan 6 minggu, 5) lama simpan 8 minggu. Faktor kedua adalah cara invigorasi benih dengan menggunakan ZPT yang terdiri dari empat macam yaitu: 1) tanpa ZPT, 2) 0,01 m mol GA3, 3) 0,01 m mol GA3 + 0,1 m mol NAA, 4) air kelapa.  Data yang diperoleh dianalisis ragam, data yang memiliki koefisien keragaman lebih dari 20% ditransformasikan ke √ x + 0,5  Sedangkan perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf  0,05.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa : Semakin lama benih disimpan menyebabkan vigor bibit juga semakin menurun.  Invigorasi dengan GA3 + NAA memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap persentase  bibit vigor, tinggi bibit, jumlah daun dan indeks vigor hipotetik. Air kelapa dapat menjadi alternative cara invigorasi benih kakao yang telah mengalami kemunduran.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adelina, Surya Oktafia Adrianton Adrianton Agustin Tiwow Akbar, Alfian Alfian Akbar Andi Ete Andi Ete Andi Ete Andri Andri Ardan Ardan Ardiwansyah, Ardiwansyah Arwin Ilyasi Bayu Dahono Darius Batarian T.L Dewi Anjarwati ENDANG MURNIATI Faizal Faizal Frisca Nanda Bulo Frisca Nanda Bulo Hamadi Hamadi Hamlisa Hamlisa Hasriyanty Hasriyanty Hasriyanty Hasriyanty Hawalina Hawalina Hawalina Kasim Hawalina Kasim, Hawalina Henry Barus I.Y. Daniel Iban Iban Iban, Iban Ichwan Madauna Ichwan Madauna Ida Musdalifa Idamusdalifa Oktavianti Indrawati Noho Indrianto Kadeko Irawati Irawati Irsam Irsam Iskandar Lapanjang Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki, Jeki Jemi Patangke Kabir, Kasran Kasran Kabir Maemunah Maemunah Magfira Magfira Mahfudz Mahfudz Moh Fahri Moh. Hatta Moh. Sadri Muhammad Anshar Muhammad Ikbal Muhammad Ikbal Muhammad Nur Rokhim Muhammad Salim Saleh Muslim Mahda Mustakim Mustakim Ni Putu Lilis H.W Nirwan Sahiri Nirwan Sahiri Nirwan Sahiri Nur Afni Aprilia Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nurlaela Nurlaela Nuryanti Nuryanti Purnawirawan, Sandi Rafit Y Krisna Ramal Yusuf Retno Ayu Ningrum Rismayani Rismayani Ruslan Ruslan Ryan Wijaya, Ryan Sakka Samudin Salmiati Salmiati, Salmiati Sandi Purnawirawan Sartika Sartika Siti Asyi’ah Siti Gamaria Supardy Supardy Supardy, Supardy Surya Oktafia Adelina Syamsiar, Syamsiar Tati Budiarti Usman Made Usman Made Usman Made Usman Made Vanny M A Tiwow Widita Putri Widya Tri Wulandari Widya Tri Wulandari Yohanis Tambing Yohanis Tambing Yohanis Tambing Yohanis Tambing Yohanis Tambing Yusran Yusran Yusran Yusran Yustiono, Doni Zainuddin Basri Zainuddin Basri