Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sapu Tangan Motif Batik di Pojok Kreatif Desa Cerdas Kedungboto Royhan, Mas’ud Hadad; Nursyahidah, Farida; Rubowo, Maya Rini; Zuhri, Muhammad Saifuddin; Purwosetiyono, FX Didik; Ahmad, Dzulfiqar Issac; Hardiyanto, Dwi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.19964

Abstract

Pelatihan pembuatan saputangan bermotif batik bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik batik peserta serta mendorong kreativitas dalam desain produk rumah tangga. Program pengabdian ini melibatkan penyampaian teori dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil menerapkan teknik batik dengan baik, menghasilkan produk akhir yang berkualitas. Peserta juga menunjukkan tingginya tingkat kreativitas dalam menciptakan motif batik. Tanggapan balikan pihak penyelenggara pelatihan adalah kepuasan atas materi pembicaraan dan arahan seperti juga rencana di masa depan pencapaian dari langkah-langkah tersebut untuk memperoleh penghidupan kerajinan tangan. Pelatihan ini memberikan dampak positif pada aspek ekonomi dan sosial, dengan potensi untuk pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian budaya batik. Hendaknya program pelatihan diperluas ke komunitas lain agar hasil lebih maksimal lagi di mana itu menjadi hal penting atau materi dikembangkan lebih lanjut guna hasil lebih optimal.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN WORD PROBLEM DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA Wijayanto, Mahmud Tri; Purwosetiyono, FX Didik; Prasetyowati, Dina
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v6i1.3081

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII dalam menyelesaikan word problem ditinjau dari gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa SMP selanjutnya dipilih berdasarkan tes gaya belajar yaitu 1 siswa gaya belajar visual, 1 siswa gaya belajar auditori, dan 1 siswa gaya belajar kinestetik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu kuisioner gaya belajar, tes word problem dan pedoman wawancara untuk memunculkan berpikir kreatif. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) siswa dengan gaya belajar visual mampu memunculkan berpikir lancar (Fluency), berpikir luwes (Flekxibility), dan berpikir merinci (Elaboration). 2) Siswa dengan gaya belajar auditori mampu memunculkan berpikir lancar (Fluency), berpikir luwes (Flekxibility), dan berpikir merinci (Elaboration). 3) Siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu memunculkan berpikir lancar (Fluency), berpikir luwes (Flekxibility), berpikir merinci (Elaboration) dan berpikir orisinil (Originality).
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Transformasi Geometri ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Junaedi, Aurellia Salsabilla; Purwosetiyono, FX Didik; Zuhri, M. Saifuddin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.21494

Abstract

Komunikasi matematis adalah proses penyampaian gagasan, konsep, dan hasil matematika secara efektif dan jelas kepada orang lain melalui berbagai cara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan siswa SMA dalam komunikasi matematis saat menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar dengan menggunakan kedua gaya kognitif field dependent dan field independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen utama peneliti dan instrumen bantu seperti tes GEFT, angket transformasi geometri, wawancara untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam komunikasi matematis, dan dokumentasi. Karena penelitian ini berlangsung dua kali, datanya menggunakan triangulasi tenik untuk memastikan keabsahan. Pengumpulan, pengurangan, penyampaian, dan penarikan kesimpulan adalah semua bagian dari analisis data. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek penelitian ini. Empat siswa di kelas XI-1 SMA Negeri 3 Rembang di Rembang adalah subjek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Dependent tidak dapat memenuhi semua kriteria kemampuan komunikasi matematis. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent, di sisi lain, dapat memenuhi semua kriteria.
Mapping students learning needs through design thinking to support critical thinking in mathematics Nabila Zulfaniar, Eva; Purwosetiyono, FX Didik; Buchori, Achmad
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i1.30109

Abstract

Purpose: This study aims to investigate how the Design Thinking framework can be systematically utilized to map junior secondary students’ learning needs in mathematics to support the development of critical thinking skills. Method: An exploratory qualitative design was employed, applying the empathize, define, and ideate stages of the Design Thinking process. The participants consisted of 80 students from Grades VII–IX and 7 mathematics teachers from three junior secondary schools in Pemalang Regency, Indonesia. Data were collected through expert-validated questionnaires, classroom observations, and semi-structured interviews. The data were analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation to ensure credibility. To reinforce the proposed instructional solutions, a quantitative meta-analytic synthesis of five relevant empirical studies was conducted using JASP software to estimate pooled effect sizes. Findings: The results indicate a substantial discrepancy between conventional teacher-centered instruction and students’ need for interactive, visual, and problem-oriented learning experiences. The ideation stage produced three key solutions: booklet-based materials, Creative Problem Solving (CPS) activities, and gamified digital tools such as QuizWhizzer. The meta-analytic findings demonstrated a moderate and statistically significant pooled effect size (ES = 0.740, p < 0.05), supporting the potential effectiveness of these approaches in fostering critical thinking. Significance: This study offers a structured framework for integrating Design Thinking into mathematics learning needs analysis and provides evidence-based guidance for designing innovation-oriented instructional practices.