Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Impact of Nutrion Education for Health Workers on Lactation Knowledge and Healthy Dietary Practices Harnaningsi; Yun Diniaty Rosidi, Indah; Lestari Salim, Ika
Napande: Jurnal Bidan Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v4i2.4197

Abstract

Background: During the postpartum period, nutritional requirements increase significantly, particularly for breastfeeding mothers. The increase is approximately 25%, as the body needs additional energy for maternal recovery and adequate milk production to support infant health. Nutritional adequacy is determined not only by the quantity of food consumed but also by the quality of nutrients. Methods: This study employed a pre-experimental design with a One-Group Pretest–Posttest approach. Data were collected using questionnaires administered before and after the intervention, and were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis through paired t-tests. Results: The findings revealed a significant improvement in postpartum mothers’ knowledge following the intervention, with a 28% increase observed. Statistical analysis indicated that nutrition education delivered by healthcare professionals had a significant effect on enhancing lactation knowledge and promoting healthy dietary practices among breastfeeding mothers (p-value 0.001 < 0.05). Conclusion: Nutrition education by health workers has proven effective in improving lactation knowledge and healthy dietary practices among breastfeeding mothers. These findings highlight the need to integrate educational interventions into maternal and child health programs, particularly at community health posts and primary care services
Peningkatan Pengetahuan Tentang MKJP Pada WUS Di Desa Bahari Tiga Kec. Sampolawa Kab. Buton Selatan Wa Ode Sri Wati Lestari; Ika Lestari Salim; Rina Anwar; Rajia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan suatu program yang membantu pasangan usia subur untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak dalam keluarga yaitu melalui penggunaan alat kontrasepsi. Di Indonesia Metode kontrasepsi yang paling banyak diminati adalah metode kontrasepsi jangka pendek yaitu suntikan dan pil, sementara yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih rendah. MKJP merupakan alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan dengan jangka Panjang. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada WUS tentang MKJP dengan medode Action Research dengan pendekatan program tindak partisipatif dalam bentuk edukasi kesehatan melalui penyuluhan pada yang berusia antara 15-49 tahun yang berjumlah 23 orang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Bahari III Kec. Sampolawa Kab. Buton hasilnya sangat memuaskan, sebelum edukasi pengetahuan WUS 78,2% kurang, namun setelah post test pengetahuan PUS menjadi 100% mengerti tentang MKJP.
Penyuluhan Teknik Menyusui Yang Baik Dan Benar Di Desa Bahari Kecamatan Sampolawa Wa Ode Indang; Ika Lestari Salim; Rajia; Abdul Malik Darmin Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa bahari adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan sampolawa, kabupaten buton selatan. Pengetahuan ibu tentang teknik menyusui akan membawa pemehaman yang mendalam pada dampak baik ataupun buruknya pemberian ASI. Faktor yang mempengaruhi dalam keberhasilan menyusui yaitu pengetahuan ibu tentang cara menyusui yang baik dan benar yang meliputi posisi badan ibu dan bayi, posisi mulut bayi dan putting susu ibu. Tujuan : Tujuan dari Kegiatan edukasi penyuluhan serta pemberdayaan peningkatan pengetahuan masyarakat terutama Ibu nifas tentang teknik menyusui yang baik dan benar di Desa Bahari. Metode : melakukan pendekatan kepada masyarakat Desa Bahari, Kecamatan Sampilawa, Kabupaten Buton Selatan. Hasil : DIperoleh Peningkatan pengatahuan masyarakat terutama ibu nifas di desa binaan sebelum dilakukannya edukasi meningkat 85%. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan adanya manfaat dilaksanakannya edukasi penyuluhan kepada masyarakat desa Bahari mengenai tekhnik menyusui yang baik dan benar.
Edukasi Melalui Demonstrasi Perawatan Tali Pusat Bbl Pada Ibu Hamil Trimester III Ika Lestari Salim; Wa Ode Indang; Wa Ode Sri Wati Lestari; Wa Ode Suiyarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan tali pusat adalah Tindakan perawatan yang dilakukan pada bayi yang baru lahir dengan tujuan untuk mencegah dan medeteksi secara dini perdarahan atau infeksi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi melalui demonstrasi perawatan tali pusat BBL pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan Action Research dengan pendekatan program tindak partisipatif dengan bentuk edukasi melalui demonstrasi pada ibu hamil trimester III sebanyak 25 peserta. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Wilayah Desa Bahari III hasilnya memuaskan, dan hasilnya yang diharapkan bisa memenuhi. Adapun hasil yang dapat dicapai setelah edukasi adalah 70% pengetahuan ibu kurang pada pretest namun setelah post test pengetahuan ibu menjadi 90% dan pada evaluasi sikap ibu tentang perawatan tali pusat 100% melakukan perawatan tali pusat dengan baik.
OVERVIEW OF KNOWLEDGE AND ATTITUDES OF ADOLESCENT WOMEN REGARDING VUCILITY IN SMAN 3 KOTA BAUBAU Ribay, Asmiran; Salim, Ika Lestari; Lestari, Wa Ode Sriwati
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v1i1.8

Abstract

Vaginal discharge is when discharge other than blood from the vaginal canal is out of the ordinary, either odorless or odorless and accompanied by itching. Vaginal discharge is one of the reproductive health problems for teenagers, especially women, which is often complained about and is currently an inconvenience in carrying out daily activities. To find out knowledge and attitudes of young women about vaginal discharge or at SMAN 3 Baubau City in 2023. This research uses a narrative descriptive research type, research subjects are young women in class and preparation of results and discussion. Knowledge analysis showed that 35 respondents (68.4%) had a good level of knowledge. and the attitudes of 41 respondents (80.4%), where class XI female students have good knowledge but their attitudes are still lacking, especially personal hygiene at SMAN 3 Baubau in 2023.
OVERVIEW OF PRIMIGRAVIDA PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT DANGEROUS SIGNS OF PREGNANCY IN THE WORK AREA BAUBAU CITY MEO-MEO HEALTH CENTER Wulandari, Wulandari; Salim, Ika Lestari; Lestari, Wa Ode Sriwati
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v1i1.11

Abstract

Pregnancy danger signs are signs that indicate danger that may occur during pregnancy or the antenatal period. And if it is not detected early it can threaten the safety of the mother and fetus. The aim of this research is to determine the description of knowledge of primigravida pregnant women regarding the danger signs of pregnancy at the Meo-Meo health center in Baubau City in 2023. This type of research uses a descriptive method with a cross-sectional design, the population in this study is primigravida pregnant women with a sample of 30 people. The sampling technique is total sampling. The research instrument used a questionnaire and data was analyzed using SPPS version 21.0. The results of this study show that from 30 respondents, based on the knowledge of primigravida pregnant women about the danger signs of pregnancy, it was found that most of the mothers' knowledge was quite knowledgeable, namely 13 respondents with a percentage of 43.3% with good knowledge, namely 12 respondents, 40.0% and less knowledgeable, namely 5 respondents with a percentage of 16.7%.
THE EFFECT OF COUNSELING THROUGH BOOKLET MEDIA ON POSTPARTUM MOTHERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPORTANCE OF POSTNATAL VISITS IN THE WORKING AREA OF WAJO HEALTH CENTER Arlina, Lila; Salim, Ika Lestari; Rajia, Rajia
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.63

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan, khususnya di kalangan remaja, akibat kurangnya pengetahuan mengenai perilaku seksual yang aman. Upaya promosi kesehatan berbasis media seperti leaflet menjadi alternatif edukatif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja tentang IMS di SMAN 3 Baubau. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen tipe one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian sebanyak 96 responden ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan promosi kesehatan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan kurang (42,7%). Setelah intervensi dilakukan, terjadi peningkatan signifikan, di mana 96,9% responden berada pada kategori pengetahuan baik, dan tidak ada lagi yang tergolong dalam kategori kurang. Nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi kesehatan media leaflet dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang IMS. Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet merupakan sarana edukatif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan melalui leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai Infeksi Menular Seksual.
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE OF ADOLESCENT GIRLS TO PERSONAL HYGIENE ATTITUDES DURING MENSTRUATION AT SMK NEGERI 3 BAUBAU: pengetahuan, personal hygiene, remaja puri, mestruasi Jainahu, Sirly Ramadhani; Indang, Wa Ode; Salim, Ika Lestari
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.64

Abstract

Menstruasi adalah proses fisiologis yang memerlukan perhatian khusus terhadap personal hygiene untuk menghindari infeksi dan mendukung kesehatan reproduksi(1) (World Health Organization, 2020). Pengetahuan yang baik berperan membentuk sikap positif dalam menjaga kebersihan diri selama menstruasi(2) (Notoatmodjo, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap personal hygiene remaja putri di SMK Negeri 3 Baubau. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 siswi dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 48,6% responden memiliki pengetahuan baik, 30,0% cukup, dan 21,4% kurang. Sebanyak 65,7% responden menunjukkan sikap positif, sedangkan 34,3% bersikap negatif. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap personal hygiene (p = 0,000 < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi reproduksi di sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terkait kebersihan menstruasi.