Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

Peningkatan kualitas layanan melalui pelatihan pelayanan prima dan hygiene sanitasi di Kampung Wisata Prenggan Yogyakarta Juliana, Juliana; Hubner, Ira Brunchilda; Sianipar, Rosianna; Djakasaputra, Arifin; Effendy, Linda
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.31048

Abstract

Kampung Wisata Prenggan, Yogyakarta, merupakan desa wisata budaya yang mengandalkan UMKM lokal sebagai penggerak utama ekonomi dan pengalaman wisata. Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi permasalahan prioritas berupa kualitas layanan yang belum terstandar serta penerapan hygiene dan sanitasi yang belum konsisten, khususnya pada usaha kuliner dan aktivitas yang berinteraksi langsung dengan wisatawan. Kondisi ini berpotensi menurunkan kepuasan pengunjung, kepercayaan wisatawan, dan daya saing destinasi. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan pelayanan prima dan hygiene sanitasi yang aplikatif dan sesuai dengan konteks desa wisata berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan intensif selama dua hari (12–13 Desember 2025), penerapan teknologi sederhana, pendampingan, evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Luaran yang ditargetkan adalah meningkatnya pemahaman dan praktik pelayanan prima, penerapan standar kebersihan dasar yang konsisten, serta terbentuknya kualitas layanan yang lebih seragam antar UMKM. Secara strategis, program ini mendukung pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan ekonomi lokal dan pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan. Kegiatan PkM ini menerapkan Global Code of Ethics for Tourism melalui penghormatan terhadap budaya dan nilai lokal dalam pelayanan prima berbasis kearifan Kampung Wisata Prenggan, perlindungan kesehatan dan martabat manusia melalui pelatihan hygiene dan sanitasi, penerapan prinsip keberlanjutan dengan praktik layanan yang ramah lingkungan, peneguhan tanggung jawab dan profesionalisme pelaku pariwisata sebagai pemangku kepentingan utama, serta pemberdayaan pelaku usaha dan pekerja pariwisata lokal melalui peningkatan kompetensi layanan secara etis dan berkelanjutan.