Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Science

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Motivasi Melakukan Vaksin Human Papillomavirus (HPV) Pada Wanita Usia Subur (WUS) di RS Mitra Medika Bondowoso Hesiana, Kartika; Hidayati, Tutik; Suhartin, Suhartin
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3886

Abstract

Mortalitas yang tinggi akibat kanker servik disebabkan karena kurangnya pencegahan, vaksin HPV merupakan cara pencegahan awal untuk mencegah kanker servik pada perempuan. Namun dalam implementasinya menghadapi banyak halangan, dari biaya vaksin, penerimaan, kurangnya kesadaran dan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pengaruh dari pendidikan kesehatan dalam motivasinya terhadap vaksinasi HPV pada wanita usia subur di RS Mitra Medika. Penelitian ini menggunakan desain penelitian preeksperimental design dengan desain pengelompokan grup pre test dan post test. Populasi dari penelitian ini ada 135 responden. Sampling menggunakan teknik purposive random sampling, responden (kelompok yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi). Responden diberikan kuesioner lalu di Analisa, kemudian responden di beri pendidikan Kesehatan kemudian di Analisa ulang adakah pengaruh pendidikan Kesehatan terhadap motivasi vaksin HPV. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi menggunakan kuisioner. Data dianalisa menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney test dengan berpasangan. Uji yang digunakan untuk menguji ada tidaknya perbedaan rata-rata antara nilai pretest dan posttest, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi vaksin HPV sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dengan p-value (0,285) lebih besar daripada p- ?(0,005) (p>?), tidak ada perbedaan motivasi untuk vaksin HPV setelah pendidikan kesehatan dengan p-value (p>?). Kesimpulan: pendidikan Kesehatan dengan leaflet tidak efektif untuk meningkatkan motivasi wanita usia subur terhadap vaksinasi Human Pappilomavirus(HPV).
Analisis Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Herdiana, Ira; Hidayat, Tutik; Suhartin, Suhartin
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3892

Abstract

Siklus menstruasi merupakan seluruh proses mulai dari matangnya sel telur sampai luruhnya sel telur ketika tidak ada pembuahan yang berulang setiap bulan, atau menstruasi yang datang setiap bulan secara teratur. Siklus menstruasi menstruasi terjadi dalam waktu bersamaan di endometrium, hipotalamus, kelenjar pituitari dan ovarium yang ditandai dengan adanya perdarahan rahim secara periodik dan siklik yang dimulai 14 hari setelah ovulasi. Setelah ovarium memproduksi hormon estrogen yang adekuat untuk membuat sel telur yang matur, terjadi periode silkus menstruasi yang regular dan terjadinya ovulasi. Adapun permasalahan yang dapat dikaitkan dengan siklus mentruasi salah satunya adalah Indeks Massa Tubuh (IMT), kekurangan nutrisi sampai terjadi berat badan rendah ataupun malnutrisi dapat menyebabkan terjadinya perubahan hormonal berupa gangguan siklus ovulasi, hal ini yang dapat memicu terganggunya fertilitas (Umbu et al., 2022). Desain penelitian ini analitik korelasional menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 620 remaja putri dengan 200 sampel dengan teknik starified random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data meliputi, coding, editing, dan tabulating yang kemudian data dianalisis secara komputer dengan Uji Chi-square, ? : 0,05. Hasil penelitian menunjukan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi normal sebesar 63,5% dan siklus mestruasi tidak normal sebesar 36,5% dengan nilai p = 0,012. Kesimpulan penelitian ada Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Siklus Menstruasi. Saran yang diajukan yaitu petugas kesehatan / bidan melakukan edukasi secara aktif kepada remaja putri untuk memperbaiki status gizi.