Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Game Interaktif terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Kosa Kata Baku dan Tidak Baku di Kelas V SDN Sedong Kidul. Anjarwani, Ratih; Hermawan; Kusumah, Rita; Nurahman, NI
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i3.p558-566

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan permainan interaktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas V SDN 2 Sedong Kidul. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada dua guru wali kelas V-A dan V-B, serta 60 siswa mengisi angket. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan validasi data. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan permainan interaktif seperti Wordwall, Kahoot, dan Quiziz mendapat dukungan guru dan siswa. Pembelajaran abad 21 menekankan pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi dan komunikasi. Oleh karena itu, penggunaan media interaktif penting untuk mencapai tujuan pembelajaran bahasa Indonesia. Guru menggunakan permainan interaktif untuk materi kosakata baku dan tidak baku agar siswa lebih mudah memahami. Tantangan yang dihadapi guru adalah keterbatasan keterampilan dan pemahaman terhadap teknologi digital, yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran interaktif.
Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Cerita Rakyat Joko Poleng pada Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Kusumah, Rita; Yani Fitriyani
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3924

Abstract

The understanding of students today about the existence of folklore in their own area often does not understand much, even though it is in the learning content, the presentation that is less interesting and monotonous makes students not interested and feel bored with the learning being carried ouIn this study, researchers tried to measure the effectiveness of using teaching materials based on local wisdom of the Joko Poleng folklore. The design used in this study is one group pretest posttest. So the researcher only used one group of 27 students as the research sample.This study obtained the results that students' learning when using teaching materials that were already in the theme book got an average value of 62.96 while student learning outcomes after using Joko Poleng's folklore teaching materials were 88.89. Therefore there is an increase of 25.93 from the results before and after students use teaching materials. In this case, the Joko Poleng Folklore Teaching Material is effective for use in elementary school students.This is shown from the results before and after students use teaching materials. It is also shown from the results of the analysis. It is shown from the results of data analysis that the significance value of the paired samples test for two data, namely pretest and posttest, is 0.000, because the significance value is smaller than the value of (0.05), then the hypothesis is accepted.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Kelas 4 SDN 1 Sidamulya Wahyuni, Novia Sri; Kusumah, Rita
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 16 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v16i2.11592

Abstract

This research aims to determine students' critical thinking abilities after applying the problem based learning model to mathematics learning with equivalent fraction material. This research uses an experimental method with a one group pretest posttest design. The sample used in this research was 21 class IV students at SDN 1 Sidamulya. The instrument used in this research was a written test in the form of essay questions. Sampling was carried out using a saturated sampling technique, namely a sampling technique when members of the population are used as samples. The data analysis technique used is the Paired Sample Test, which previously tested the prerequisites, namely normality and homogeneity. The results of this research show that the results of the Paired Sample Test of critical thinking skills were obtained by students before and after using the problem based learning model with Sig. of 0.000. Where 0.001 < 0.05 then ?? is rejected and ?? is accepted, meaning that there is a difference in students' critical thinking abilities in learning mathematics using the PBL model for class IV students at SDN 1 Sidamulya. So, it can be concluded that in this research the Problem Based Learning (PBL) model has an influence on students' critical thinking abilities in learning mathematics.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas IV pada Pelajaran IPAS Materi Kekayaan Budaya Indonesia Rahmawati, Ira; Kusumah, Rita
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 2 Cikeleng Kabupaten Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,008 (< 0,05). Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Ketuntasan belajar klasikal pada kelas eksperimen mencapai 88,2%, yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini masih terbatas pada satu sekolah dan satu materi pembelajaran sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.