“Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja guru PAUD sebagai faktor penentu kualitas pembelajaran, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek termasuk tingkat pendidikan dan masa kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert (1–4) yang mengukur indikator perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sampel penelitian berjumlah 51 guru TK di Kecamatan Cakranegara, dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik tingkat pendidikan maupun masa kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (Sig. X1 = 0,785; Sig. X2 = 0,628).” Secara deskriptif, variasi antar kategori pendidikan dan masa kerja tetap ada, namun tidak menghasilkan perbedaan yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja guru lebih dipengaruhi faktor lain seperti pelatihan, pengalaman mengajar, motivasi, supervisi, dan lingkungan kerja, sehingga peningkatan kualitas guru perlu diarahkan pada pengembangan profesional berkelanjutan.