Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengaruh Self-Regulated Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Perbandingan pada Santriwati MTs Dewi Mardianti Asyhaer; Amrullah; Nourma Pramestie Wulandari; Ketut Sarjana
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3676

Abstract

Self-regulated learning menekankan pada kemampuan untuk mengkoordinasikan dan mengontrol diri sendiri, terutama saat menyelesaikan tugas. Model self-regulated learning memiliki arti penting dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh self-regulated learning terhadap kemampuan memecahkan masalah perbandingan pada santriwati kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian ex-post facto . Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik inferensial.Hasil koefisien regresi diperoleh nilai t hitung =3,925>t tabel =2,045, maka terdapat pengaruh yang signifikan dari self regulated learning terhadap kemampuan memecahkan masalah. Hasil analisis regresi linier sederhana pembelian regresi Y=5,786+0,812X. Hasil analisis korelasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,589 yang menunjukkan ada hubungan positif antara self-regulated learning terhadap kemampuan memecahkan masalah. Koefisien determinasi menunjuk pada angka 0,347 yang berarti pengaruh self-regulated learning terhadap kemampuan memecahkan masalah sebesar 34,7%. Dapat Artinya self-regulated learningberpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan memecahkan masalah perbandingan santriwati kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela tahun ajaran 2022/2023. Semakin tinggi kemampuan belajar mandiri santriwati maka kemampuan memecahkan masalah yang dimiliki santriwati juga akan semakin tinggi atau meningkat.
Analisis Kesulitan Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Pada Siswa Amelia Kusuma; Ketut Sarjana; Nani Kurniati; Amrullah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3893

Abstract

Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMPN 4 Gerung yang ditinjau dari konsep, prinsip, dan operasi dengan populasi adalah 132 siswa siswa kelas VIII SMPN 4 Gerung dan jumlah sampel penelitian 32 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Metode penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa tes dalam bentuk soal uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menyandingkan jawaban siswa dan kunci jawaban dalam pedoman analisis kesulitan belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII SMPN 4 Gerung tahun ajaran 2021/2022 untuk siswa yang berkemampuan tinggi pada jenis kesulitan konsep sebesar 0% yang termasuk kedalam tingkat kesulitan sangat rendah, kesulitan prinsip sebesar 14,28% yang termasuk kedalam tingkat kesulitan sangat rendah, dan kesulitan operasi sebesar 21,42% yang termasuk kedalam tingkat kesulitan rendah. Sementara itu siswa yang memiliki kemampuan rendah pada jenis kesulitan konsep sebesar 30,76% yang termasuk kedalam tingkat kesulitan rendah, sedangkan jenis kesulitan prinsip dan operasi memiliki nilai persentase yang sama yaitu sebesar 100% yang termasuk kedalam tingkat kesulitan sangat tinggi.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Pada Materi Unsur-unsur dan Bagian-bagian Lingkaran Untuk Siswa SMP Ni Luh Niken Ayu Putri; Ketut Sarjana; Nurul Hikmah; Sripatmi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5607

Abstract

Pembelajaran matematika memerlukan bantuan media pembelajaran untuk memvisualisasikan materi yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 pada materi unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran untuk siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 dilakukan dengan prosedur penelitian model ADDIE dengan lima langkah yakni analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 telah diujicoba oleh siswa kelas VIII-G SMPN 5 Mataram. Kevalidan media pembelajaran diperoleh pada tahap pengembangan melalui analisis hasil angket validasi dengan skor 0,87 dan kategori sangat valid. Kepraktisan media pembelajaran diperoleh pada tahap ujicoba melalui analisis angket kepraktisan dengan skor 87% dan kategori sangat praktis. Keefektifan media pembelajaran dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa. Diperoleh persentase ketuntasan klasikal siswa sebesar 86%, sehingga media pembelajaran memenuhi kriteria keefektifan. Media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
An Analysis of Student Errors and the Effect of Scaffolding in Solving Math Problems on Statistical Subject Mufti Nida Uliya; Arjudin; Dwi Novitasari; Ketut Sarjana
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5696

Abstract

This study aims to describe the types of error experienced by students by referring to indicator of errors by Kastolan theory, scaffolding that can reduce student errors, and how scaffolding test affects student. This type of study is qualitative study. The subjects in this study were 4 students. The selection of subjects used simple random sampling technique. The instruments used were test instruments and interview guidelines. The data analysis technique uses the application model of Miles & Huberman’s theory: 1) Data collection, 2) Data condensation, 3) Data display, 4) Drawing and verifying conclusions. The results showed: 1) The errors experienced by students when working on test questions included three types of errors, namely conceptual error, procedural error, and technique error. The percentage of students who made conceptual errors was 35.7%, students who made procedural errors were 54.8%, and students who made technical errors were 38.1%; 2) From the application of scaffolding to 4 research subjects who committed 3 types of errors, it was obtained that conceptual errors were more suitable given scaffolding level 2, which is explaining: showing and telling. While procedural errors are more suitable given scaffolding level 2, which is explaining: telling. In the scaffolding technique errors that are suitable are level 1 scaffolding, which is reviewing: interpreting students actions; 3) After being given scaffolding, the errors made by students were significantly reduced from before being given scaffolding.
Pengaruh Kemandirian Dan Kedisiplinan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Winda Miftahul Jannah; Ketut Sarjana; Junaidi; Sudi Prayitno
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh kemandirian terhadap hasil belajar matematika, (2) Pengaruh kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika, (3) Pengaruh kemandirian dan kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif desain Ex Post Facto. Dengan sample siswa yang berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan soal tes. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data penelitian berupa kuesioner yang berisikan 20 item pernyataan untuk variabel kemandirian dan kedisiplinan belajar, sedangkan untuk variabel hasil belajar dengan soal tes yang berisikan 4 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi sederhana dan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII sebesar 0.632. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII sebesar 0,595. 3) Selanjutnya terdapat pengaruh positif antara kemandirian belajar dan kedidiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII sebesar 0.712. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemandirian dan kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII.
Pengaruh Motivasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Chausar Al Fasha; Ketut Sarjana; Junaidi; Nyoman Sridana
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.6025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi belajar terhadap hasi belajar matematika ditinjau dari gaya belajar visual, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasi belajar matematika ditinjau dari gaya belajar auditorial, (3) pengaruh motivasi belajar terhadap hasi belajar matematika ditinjau dari gaya belajar kinestetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IX sebanyak 119 siswa . Dengan sampel menggunakan seluruh populasi sejumlah 119 siswa. Instrument dalam penelitian ini menggunakan angket yang berisi 25 pertanyaan dan soal tes yang berisi 4 pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari gaya belajar visual siswa kelas IX memberikan pengaruh sebesar 21,3%, (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari gaya belajar auditorial siswa kelas IX memberikan pengaruh sebesar 41,3%, dan (3) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari gaya belajar kinestetik siswa kelas IX memberikan pengaruh sebesar 51,3%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengaruh motivasi terhadap hasil belajar siswa ditinjau dari gaya belajar siswa kelas IX