Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRONIDA

INTERFERENSI KEHADIRAN PREDATOR TERHADAP KEEFEKTIFAN PARASITOID Anagyrus lopezi De Santis (Hymenoptera: Encyrtidae) Muhammad Zainal Fanani; Aunu Rauf; Nina Maryana; Ali Nurmansyah; Dadan Hindayana
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.7172

Abstract

Parasitoid A. lopezi dintroduksikan ke Indonesia pada 2014 untuk mengendalikan kutu putih asing invasif P. manihoti. A. lopezi berinteraksi dengan predator P. ramburi dan C. montrouzieri pada pertanaman singkong yang terserang kutu putih P. manihoti. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh interferensi kedua predator terhadap keefektifan A. lopezi pada P. manihoti. Percobaan dilakukan di dalam laboratorium dengan menggunakan cawan petri dan kurungan serangga. Nimfa kutu putih instar-3 dipaparkan pada kedua predator selama 24 jam. Pengamatan dilakukan terhadap perilaku parasitoid dan tingkat pemangsaan predator. Kehadiran predator berpengaruh nyata terhadap penurunan masa kunjungan, masa penemuan inang, dan jumlah telur yang berhasil diletakkan oleh A. lopezi pada nimfa kutu putih. Kedua larva predator mampu memangsa kutu putih yang tidak terparasit dan yang terparasit umur 1-8 hari. Predator mampu mendikriminasi kutu putih yang terparasit umur 14 hari (mumi). Pemangsaan predator terjadi pada kutu putih yang terparasit umur 1-, 3-, dan 8- hari. Kombinasi parasitoid dengan kedua predator menunjukkan adanya interaksi antagonis. Kehadiran predator P. ramburi dan C. mountrouzieri menurunkan tingkat parasitisme A. lopezi pada P. manihoti.
DINAMIKA POPULASI KUTU PUTIH Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (HEMIPTERA: PSEUDOCOCCIDAE) DAN MUSUH ALAMINYA PADA TANAMAN SINGKONG Fanani, Muhammad Zainal; Rauf, Aunu; Maryana, Nina; Nurmansyah, Ali; Hindayana, Dadan
JURNAL AGRONIDA Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v10i1.12629

Abstract

Kutu putih Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan salah satu  hama yang paling dominan pada tanaman singkong (Manihot esculenta). Hama ini pertama kali terdeteksi di Indonesia pada tahun 2008. Parasitoid Acerophagus papayae Noyes & Schauff (Hymenoptera: Encyrtidae) merupakan agens hayati eksotik yang potensial mengendalikan kutu putih di banyak negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika penekanan populasi P. marginatus oleh musuh alami di lapang. Monitoring dilakukan dengan cara mengamati 50 tanaman contoh setiap bulannya. Peubah yang diamati meliputi insidensi serangan dan populasi kutu putih, persentase parasitasi dan hiperparasitasi serta populasi predator pada tiga kebun singkong selama 12 bulan berturut-turut. Insidensi serangan dan tingkat serangan kutu putih tertinggi masing-masing sebesar 26% dan 64% terjadi pada musim kemarau. Parasitoid A. papayae mampu menekan populasi P. marginatus antara 1-15 ekor per tanaman dengan tingkat parasitisasi 9-16%. Dinamika parasitisasi parasitoid bergantung pada kelimpahan kutu putih di lapangan. Hiperparasitoid yang ditemukan menyerang parasitoid tersebut adalah Chartocerus sp. (Hymenoptera: Signiphoridae) dan Prochiloneurus sp. (Hymenoptera: Encyrtidae). Hiperparasitisasi Chartocerus sp. pada A. papayae berkisar 0.87-1.05%, sedangkan hiperparasitisasi Prochiloneurus sp. pada A. papayae berkisar 0.47-1.35% per tanaman. Predator Plesiochrysa ramburi dan Cryptolaemus montrouzieri sangat rendah populasinya di lapangan sehingga tidak memberikan dampak yang nyata terhadap fluktuasi populasi kutu putih.