Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

MODEL KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN PADA JARINGAN JALAN PERKOTAAN BERBASIS LALULINTAS HETEROGEN M. Isran Ramli; Sumarni Hamid Aly; Muralia Hustim; Andi Tri Aswidinata
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jh.v1i2.1471.%p

Abstract

Abstract Vehicle fuel consumption is a significant factor in the modeling and estimation of vehicle operating costs and traffic congestion cost. However, studies on vehicle fuel consumption models on the road are still very limited. This study aims to build a model of the vehicle fuel consumption, particularly light vehicles. Models built are those relating vehicle speed and fuel consumption. Measurement of vehicle speed and fuel consumption was conducted on 2 road segments in the City of Makassar, which represents the free flow speed condition and the heterogeneous traffic speed condition. Using second order polynomial model, it is found that there is significant relationship between fuel consumption and vehicle speed. Comparing model curves obtained from this study with model curves obtained from ITB LAPI and PCI models shows that the models in this study is more fuel efficient than the previous two models. Keywords: fuel consumption, light vehicle, road, heterogeneous traffic  Abstrak Konsumsi bahan bakar kendaraan merupakan suatu faktor signifikan dalam pemodelan dan estimasi biaya operasional kendaraan dan biaya kemacetan lalulintas. Namun demikian studi model konsumsi bahan bakar kendaraan di jalan masih sangat terbatas. Studi ini bertujuan membangun suatu model konsumsi bahan bakar kendaraan, khususnya kendaraan ringan. Model yang dibangun merupakan model hubungan antara kecepatan kendaraan dan konsumsi bahan bakar minyak. Pengukuran kecapatan kendaraan dan konsumsi BBM dilakukan pada 2 ruas jalan di Kota Makassar yang merepresentasikan kondisi kecepatan arus bebas dan kondisi kecepatan lalulintas heterogen. Dengan menggunakan model polinomial dengan orde 2 diperoleh model hubungan yang cukup signifikan antara konsumsi BBM dengan kecepatan kendaraan. Perbandingan kurva model yang diperoleh dari studi ini dengan kurva-kurva model LAPI ITB dan model PCI memperlihatkan bahwa model penggunaan BBM hasil studi ini lebih efisien dibandingkan dengan 2 model terdahulu tersebut. Kata-kata kunci: konsumsi bahan bakar, kendaraan ringan, jalan, lalulintas heterogen
PENGARUH NILAI K PADA METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) TERHADAP TINGKAT AKURASI IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN Ida Ayu Angreni; Sakti Adji Adisasmita; M Isran Ramli; Sumarni Hamid
Rekayasa Sipil Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i2.01

Abstract

Melihat kelemahan dari metode penilaian kerusakan jalan secara visual, salah satunya hasil identifikasi yang bisa bersifat subyektif, maka perlu dibuat suatu algoritma atau metode untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan. Langkah awal dari proses algoritma berupa pengambilan gambar dengan jenis kamera digital, dihasilkan citra digital. Citra tersebut digunakan untuk pengolahan citra dengan software Matlab untuk menentukan jenis kerusakan jalan secara tepat dan cepat. Pengolahan citra pada penelitian ini meliputi dua tahap, yaitu proses ekstraksi dengan tahapan: wiener filtering dan thresholding, sedangkan proses klasifikasi dengan metode KNN. Hasil yang diperoleh yaitu jenis kerusakan jalan yang dapat diidentifikasi meliputi retak dan retak kulit buaya. Tujuan penelitian adalah berapa besar pengaruh nilai k dari metode KNN terhadap tingkat akurasi jenis kerusakan retak dan retak kulit buaya. Ditemukan bahwa dengan uji coba nilai k yang berbeda-beda, yaitu 1, 8, dan 15, menghasilkan tingkat akurasi yang berbeda untuk tiap jenis kerusakan.Kata kunci :Kerusakan Jalan, Pengolahan Citra, KNN, Tingkat Akurasi
PERANCANGAN INSTRUMEN SURVEI STUDI PERILAKU PERJALANAN WISATAWAN ASING DI BALI Putu Hermawati; Sakti Adji Adisasmita; Muhammad Isran Ramli; Sumarni Hamid
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 1 (2017): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.573 KB)

Abstract

Studi perilaku perjalanan wisatawan hakekatnya adalah menyelidiki perjalanan harian wisatawan di destinasi pariwisata dan preferensinya dalam memilih atribut perjalanan wisata. Tujuannya untuk mengeksplorasi karakteristik individu wisatawan dalam menentukan atribut perjalanan wisata yang meliputi pemilihan tempat akomodasi, daya tarik wisata, waktu perjalanan dan moda transportasi serta menyusun model perjalanan wisatawan. Pengumpulan datanya memerlukan instrumen survei berupa kuisioner, untuk dipakai pedoman wawancara berstruktur. Kuisioner adalah daftar pertanyaan yang sudah tersusun dengan baik di mana responden atau interviewer dapat menjawab dengan memberi tanda-tanda tertentu. Kuisioner sebagai alat pengumpul data untuk memperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian, sehingga isi kuisioner adalah bentuk penjabaran dari hipotesis. Kuisioner memiliki persyaratan, antara lain relevan dengan tujuan penelitian, mudah ditanyakan, mudah dijawab dan data yang diperoleh mudah diproses. Dalam studi ini akan dirancang suatu kuisioner untuk memperoleh data karakteristik perjalanan wisatawan asing di Bali dan preferensinya terhadap pilihan-pilihan perilaku perjalanan dalam kondisi Revealed Preference dan Stated Preference.
Perencanaan Konsep Green Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pada Pemukiman Kumuh Di Kelurahan Mario Kota Makassar Sumarni Hamid Aly; Muralia Hustim; Mary Selintung; rasdiana zakaria; Ibrahim Djamaluddin; Nur An-Nisa Putry
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Penguatan Masyarakat melalui Pemanfaatan Teknologi
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.778 KB) | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v3i1.101

Abstract

The increase in urban slum areas provokes the adaptation impact of the community towards the capability conflict and the need for shelter. Slums management by displacing residents often raises new problems that are equally complicated. Hence, another alternative treatment by maintaining household-scale green open space (RTH) to improve the quality of life of the community and the environment is necessary. The problem of slums in big cities, including in the city of Makassar has not been able to be overcome properly, one of which is the problem of slums in the Mario Sub-District, Mariso District, Makassar City where the conditions of the slums are a severe result. The concept of managing the existing slums is not only producing buildings that are habitable, but also providing green open space is one of the solutions in structuring the existing area. At present, green open space not only provides open space planted with green vegetation but has the concept of Sustainable Open Green Space or known as the Green RTH concept. In this case, the concept introduced to local residents is green open where available wastewater treatment, composter and infiltration wells and biopores. It is these facilities which are expected to be able to deal directly with the problems of clean air, wastewater and waste problems that are always present in slums. The presence of the “Sustainable” Green Open Space which explains the concept of Green RTH namely green waste and green water can minimize the slums in the region. In green waste concept, 3 communal composters are made, each composter has a volume of 440 liters for 1235.775 liters / day of waste generation, while in the green water concept, a Wastewater Treatment Plant has an area of ​​302.8 m2, 1 infiltration well , 5 biopori infiltration holes and 2 hydrants.
Pengelolaan Drainase Kota Sebagai Upaya Mitigasi Banjir Kota Makassar Ibrahim Djamaluddin; Sumarni Hamid Aly; Irwan Ridwan Rahim; Achmad Zubair; Rosalinda Ibrahim; Nurjannah Oktorina Abdullah
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Penguatan Aplikasi Teknologi untuk Masyarakat pada Masa Pandemi
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v3i2.145

Abstract

Floods in Makassar City are influenced by two main factors, namely: natural factors such as rainfall and topography, and human factors with all their activities that can affect the drainage system and the state of land cover. Most of the water drainage system in Makassar City only relies on the drainage network from small channels to large channels such as canals which are generally flowed by gravity into the sea, so that areas that have undergone a change in land cover function that were previously water infiltration into urban areas are very easy to floods because water drains cannot run properly resulting in frequent flooding, especially in areas that have low ground levels. Aquapond is a retention pond system that is widely used in Japan which functions as a temporary storage of rainwater when rainfall is high and drains it slowly after the rainfall subsides as a solution to urban water drainage management techniques which often experience overflow of water or flooding. Japanese technology retention ponds such as Aquapond were piloted in one place that often experiences flooding every year in Makassar City, namely Jalan Urip Sumohardjo in front of the South Sulawesi governor's office which is expected to be useful in managing the water drainage system which often overflows and causes flooding that disrupts traffic of road. Because the retention pond system is connected to water drainage channels, this water management method is not widely understood by the general public and the local government, so learning and outreach activities regarding planning and design, construction as well as operation and maintenance of Aquapond retention ponds are carried out. The process of implementing this service activity has involved the community, local government and Japanese experts both in the learning process in planning and design, reviewing Aquapond construction.
Faktor-Faktor Peningkatan Kepuasan Pelanggan Dan Kualitas Layanan Pada Proses Stevedoring Di Terminal Peti Kemas Syanne Pangemanan; Sumarni Hamid Aly; Muralia Hustim; Mubassirang Pasra
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.471 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi besar dalam peningkatan perekonomian karena letaknya yang strategis di persilangan jalur perdagangan internasional, sehingga peranan pelabuhan sangat vital. Kehadiran pelabuhan yang memadai berperan besar dalam menunjang mobilitas barang dan manusia. Pelabuhan menjadi sarana penting untuk menghubungkan antar pulau ataupun antar negara. Pembenahan dan perhatian khusus untuk infrastruktur transportasi di Indonesia masih dibutuhkan. Selain jumlah yang masih kurang memadai, begitu juga dengan aspek kualitas pelayanan prasarana dan infrastruktur masih cukup memprihatinkan. Untuk itu dibutuhkan upaya dan kiat-kiat khusus pada penyelamatan infrastruktur dan prasarana transportasi, sehingga eksistensinya dapat memberikan manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor peningkatan kepuasan pelanggan dan kualitas layanan pada proses stevedoring, saat kegiatan membongkar barang dari kapal ke dermaga, atau sebaliknya memuat dari dermaga ke kapal. Penelitian ini difokuskan pada kepuasan pelanggan dan kualitas layanan di terminal peti kemas. Metode yang digunakan untuk melihat faktor-faktor tersebut adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil yang diharapkan adalah menemukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan pelanggan dan kualitas layanan pada proses stevedoring di terminal peti kemas.Kata kunci: stevedoring, terminal peti kemas, kepuasan pelanggan, kualitas layanan.
Bimbingan Teknis Upaya Pengelolaan Lingkungan Pada Sekolah Dasar Untuk Mencapai Sekolah Adiwiyata Sumarni Hamid; rasdiana zakaria
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Kesadaran Teknologi untuk Mengatasi Permasalahan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v6i1.362

Abstract

The Adiwiyata program is one of the Ministry of Environment's programs in order to encourage the creation of knowledge and awareness among school residents in efforts to preserve the environment. In this program it is hoped that every school member will be involved in school activities towards a healthy environment and avoid negative environmental impacts. One of the sustainable development programs in the environmental sector is environmental education which starts at the elementary, junior high, high school/vocational school levels. The aim of the Adiwiyata program is to create schools that care about the surrounding environment, which includes clean, healthy, beautiful schools and a global perspective so that school members can realize how important the environment is. Currently, elementary schools that have won Adiwiyata schools are dominated by state elementary schools. Seeing the importance of environmental education starting from the elementary school level, the adiwiyata program to create schools with an environmental perspective needs to be improved. Elementaray Telkom School Makassar is located in the Telkom Education Area along with TK Telkom, Junior high school and Senior High School. The number of students, teachers and staff growth as well as the development of educational facilities and infrastructure is quite rapid so that environmental management efforts need to be made to create clean, healthy, beautiful schools and a global-minded environment. The results of this dedication will later result in efforts to implement environmental management materials related to waste management, clean water treatment, green open space planning and biopore planning so that an environmentally sound school will be created. packaged in an interesting way will expose people who listen so that they experience an increase in knowledge.
Studi Keselamatan Jalan pada Jalan Nasional Ruas Bomberai-Purwata di Kabupaten Fak-Fak Rimba, Markus; Ramli, Muhammad Isran; Aly, Sumarni Hamid
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 1 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052020.05

Abstract

Jalan Nasional yaitu ruas Bomberai-Purwata di Kabupaten Fak-Fak tepatnya di KM 138+500 sampai dengan KM 230+660 dimana dengan kondisi daerah datar. Angka kecelakaan yang terjadi pada lokasi penelitian ini cukup signifikan dari data Kepolisian Resort Kabupaten Fak-Fak sebanyak 50 kasus selama 6 tahun dari tahun 2012 sampai 2017. Dari tahun ke tahun angka kecelakaan yang terjadi cukup merata walaupun ditahun terakhir mengalami penurunan seiring dengan kesadaran/kehati-hatian mengendarai kendaraan dan juga dari tahun-ketahun geometrik jalan mengalami perbaikan dari pihak Ditjen Bina Marga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kecelakaan, lokasi rawan kecelakaan, dan audit keselamatan insfrastruktur jalan tersebut. Tahapan awal dilakukan analisis karakteristik, selanjutnya dilakukan analisis tingkat kecelakaan untuk mengetahui lokasi rawan kecelakaan dengan berdasarkan banyaknya kejadian kecelakaan terhadap volume lalu lintas. Setelah itu akan dianalisis dengan pendekatan EAN. Dari analisis tersebut bertujuan untuk mengetahui blackspot pada ruas Jalan Bomberai-Purwata. Hasil audit keselamatan jalan dari aspek harmonisasi perlengkapan jalan dalam kategori sangat berbahaya. Variabel-variabel dari kondisi jalan dan lingkungan jalan yang berpengaruh/significant terhadap terjadinya kecelakaan di ruas jalan arteri (Non Tol) Nasional yaitu hubungan manusia dengan jalan dan lingkungan, hubungan manusia dengan kendaraan dan hubungan kendaraan dengan jalan dan lingkungan.
Faktor Eksternal Tangible Pemilihan Destinasi pada Kawasan Wisata Semenanjung Bira, Kabupaten Bulukumba Wulansari, Indriaty; Hamid Aly, Sumarni; Ramli, Muhammad Isran; Hustim, Muralia
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 1 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose was to determine the tangible external factors in destination selection, including transportation facilities, hospitality, food quality and variety, personal safety, lodging prices, historical and cultural places, shopping, environmental quality, and safety. The quantitative descriptive method is based on data through questionnaires and quantitative analysis. The results are the tangible factors of transportation facilities and hospitality following perceptions. According to perceptions, the food quality and variety factor was 35%, the personal safety factor was 44%, and tourists felt safe. The price of lodging and historical and cultural places is very much in line with perceptions. Regarding shopping facilities, 33% are considered with perceptions, the quality and safety of the environment 41%, and the level of satisfaction 37% of tourists feel satisfied. The results are hoped to be used as a reference for further research in tourism development in Bulukumba Regency. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor ekternal tangible dalam pemilihan destinasi antara lain fasilitas transportasi, keramahtamahan, kualitas dan variasi makanan, keamanan pribadi, harga penginapan, tempat bersejarah dan budaya, shopping, kualitas dan keamanan lingkungan. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kuantitatif berdasarkan data melalui kuesioner serta teknik analisis data yakni analisis kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa faktor tangible fasilitas transportasi dan keramahtamahan sangat sesuai dengan persepsi. Faktor kualitas dan variasi makanan 35% menyatakan cukup sesuai persepsi dan faktor keamanan pribadi 44% dari wisatawan merasa aman. Harga penginapan dan tempat sejarah dan budaya sudah sangat sesuai dengan persepsi. Fasilitas shopping 33% dirasa cukup sesuai dengan persepsi, kualitas dan keamanan lingkungan 41% sangat sesuai dengan persepsi dan tingkat kepuasan 37% wisatawan merasa puas dengan segala yang didapatkan selama perjalanan destinasi. Hasil ini diharapkan dijadikan acuan untuk penelitian selanjutnya dalam pengembangan wisata yang ada di Kabupaten Bulukumba.
EVALUASI INDIKATOR KINERJA PELABUHAN HIJAU: STUDI KASUS PELABUHAN MAKASSAR Ningrat, Andi; Adisasmita, Sakti Adji; Aly, Sumarni Hamid; Hustim, Muralia
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 1 No. 2 (2023): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to promote the concept of a "green" port by establishing to evaluate the performance indicators of a "green" port in a marine transportation system – a case study of Makassar Port and Makassar New Port in South Sulawesi integrating structural equation modeling (SEM) with smart-PLS tools. The results of the research conducted are: (1) the performance of the "green" port indicator – environmental aspects (X1) have a positive and significant effect on the performance of the "green" port (Y) with a coefficient value of 0.037; (2) the performance of the "green" port indicator – the economic aspect (X2) has a positive and significant effect on the performance of the "green" port (Y) with a coefficient value of 0.012; (3) the performance of the "green" port indicator – the social aspect (X3) has no positive and significant effect on the performance of the "green" port (Y) with a coefficient value of 0.503. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempromosikan konsep pelabuhan “hijau” dengan menetapkan evaluasi indikator kinerja pelabuhan “hijau” dalam sistem transportasi laut– studi kasus Pelabuhan Makassar dan Pelabuhan Baru Makassar di Selatan Sulawesi mengintegrasikan structural equation modeling (SEM) dengan alat smart-PLS. Hasil penelitian yang dilakukan adalah: (1) kinerja indikator pelabuhan “hijau” – aspek lingkungan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelabuhan “hijau” (Y) dengan nilai koefisien 0,037; (2) kinerja indikator pelabuhan “hijau” – aspek ekonomi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelabuhan “hijau” (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,012; (3) kinerja indikator pelabuhan “hijau” – aspek sosial (X3) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelabuhan “hijau” (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,503.