Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Tentang Deteksi Dini Perkembangan Motorik Kasar (Melompat) pada Anak Usia 5 Tahun di Desa Tondomulyo Kec. Jakenan Kab. Pati Nopri Padma Nudesti; Siti Marfu’ah; Retno Wulan
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.30

Abstract

Motorik kasar merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap potensi gerak dalam keterampilan olah tubuh dan mobilitas hidup seseorang. Perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh dan perkembangan tersebut erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan anak prasekolah. Dengan ditemukan secara dini penyimpangan/masalah tumbuh kembang anak, maka intervensi akan lebih mudah dilakukan. Deteksi dini perkembangan dapat dilakukan dengan menggunakan KPSP untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak sesuai umurnya. Selain itu, instrumen ini juga digunakan sebagai alat mendeteksi penyimpangan perkembangan anak agar segera dapat dilakukan intervensi. Pada kegiatan Posyandu kader jarang menggunakan KPSP sebagai deteksi dini perkembangan motorik kasar pada anak usia 5 tahun, dengan adanyan kegiatan pengabdian masyarakat ini, kader tidak hanya memberikan pelayanan pemantaun pertumbuhan tetapi juga dapat melakukan deteksi dini terhadap perkembangan. Baik ibu maupun kader dapat memberikan stimulasi pada anak agar perkembangan motorik kasar dapat berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat pemberdayaan kader tentang deteksi dini perkembangan motorik kasar (melompat) pada anak usia 5 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat dilator belakangi dari hasil penelitian sebelumnya oleh Nopri Padma Nudesti Tahun 2020 dengan judul hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6 bulan di Riu Mom Kids and Baby SPA menunjukkan bahwa ada hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi. Kegiatan ini sebagai penjabaran pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan meliputi peningkatan kebugaran melalui Baby SPA untuk melatih perkembangan motorik kasar pada bayi Kata Kunci: Pemberdayaan Kader, Perkembangan Motorik Kasar
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN STIMULASI PADA ANAK (GAME LOMPAT TALI BERIRAMA DAN SENAM IRAMA) DI DESA TONDOMULYO KEC JAKENAN KAB PATI Nopri Padma Nudesti; Retno Wulan
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.68

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, khususnya pada masa golden age (0–5 tahun), merupakan fase kritis yang membutuhkan stimulasi optimal. Di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, hasil survei menunjukkan sebagian besar kader belum memahami metode stimulasi perkembangan anak, khususnya melalui game lompat tali berirama dan senam irama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan stimulasi perkembangan anak. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, curah pendapat, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan, diikuti 15 kader, disertai evaluasi pre-test dan post-test serta pendampingan selama lima minggu. Hasil pre-test menunjukkan nilai pengetahuan kader berada pada rentang 40–60, sedangkan post-test meningkat menjadi 70–100. Seluruh kader (100%) mampu memahami dan mempraktikkan stimulasi melalui game lompat tali berirama dan senam irama setelah pendampingan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader dalam menstimulasi perkembangan anak, serta direkomendasikan untuk dilanjutkan menjadi program rutin pada kelas balita di Desa Tondomulyo.
Edukasi tentang Pijat Bayi yang Dapat Meningkatkan Berat Badan Bayi di Desa Tondomulyo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Retno Wulan; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.72

Abstract

Pijat bayi merupakan stimulasi sentuhan lembut yang terbukti membantu meningkatkan pertumbuhan, kualitas tidur, nafsu makan, serta kenaikan berat badan bayi. Survei awal di Desa Tondomulyo menunjukkan bahwa sebagian besar ibu belum memahami teknik pijat bayi yang benar dan aman, sehingga keterampilan pijat belum diterapkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bayi dalam melakukan pijat bayi secara mandiri untuk mendukung peningkatan berat badan bayi usia 1–12 bulan. Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan materi, demonstrasi pijat bayi, praktik terbimbing selama dua hari, serta pendampingan selama empat minggu. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan dievaluasi melalui observasi langsung menggunakan checklist. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan rata-rata nilai pretest 60 dan posttest 85,2. Selain itu, 1 bulan pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan ibu dalam melakukan pijat sesuai SOP serta adanya kenaikan berat badan bayi dengan rata-rata 0,5 kg. Kegiatan edukasi dan praktik pijat bayi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, sekaligus memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan berat badan bayi.
EDUKASI TENTANG PIJAT BAYI YANG DAPAT MENINGKATKAN BERAT BADAN BAYI DI DESA TONDOMULYO Retno Wulan; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v5i01.78

Abstract

Pijat bayi adalah sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama dengan tindakan mengurut atau memijat. Dalam menstimulasi perkembangan anak, pijat bayi dapat membantu agar anak menmproleh rangsangan yang sesuai. Pijat bayi merupakan salah satu tradisi yang diwariskan nenek moyang kita yang terbukti khasiatnya dapat membantu menstimulasi perkembangan. Hasil survei awal, diketahui dari 10 ibu balita, 4 ibu mengatakan bahwa tidak pernah memijat sederhana kepada bayinya karena takut, 6 ibu yang lain menyampaikan pernah sesekali sambil melihat tutorial dari youtube. Selain melihat dari youtube, ibu juga pernah mendengar dari tetangga terkait pijat pada bayi. Berdasarkan situasi tersebut, maka disimpulkan bahwa tema pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah melakukan pelatihan pijat bayi kepada ibu bayi.
PEMBERDAYAAN UMKM, EDUKASI SOSIAL, DAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM KKN UNIVERSITAS WASKITA DHARMA DI DESA KROMASAN, TULUNGAGUNG Rani Nana Sari; Lutfianan Kusuma Ningtyas; Muhammmad Rizal Shodiq; Sulafah Fathin Khannanah; Retno Wulan
Jotika Journal In Management and Entrepreneurship Vol. 5 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kromasan merupakan desa agraris di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung dengan potensi subur untuk usaha pertanian dan perikanan. Mahasiswa Univesitas Waskita Dharma melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 4 Agustus – 4 September 2025 dengan fokus pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pendataan, fasilitasi pemasaran digital, dan penguatan identitas usaha lewat pembuatan plakat/banner dan pendaftaran UMKM di Google Maps. Selain itu, pengelolaan lingkungan dilakukan melalui pembangunan resapan biopori sebagai solusi mitigasi genangan air di Dusun Tanjung RT 001/RW 002. Program sosial juga digagas melalui edukasi anti-bullying di SDN Kromasan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak perundungan dan pentingnya membangun karakter positif sejak dini.. Kegiatan ini juga didukung dengan partisipasi aktif mahasiswa pada kegiatan rutin desa seperti posyandu balita dan lansia, senam lansia, pembelajaran bersama Sekolah Luar Biaa (SLB) Among Putra, serta kegiatan sosial budaya lain. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pemasaran digital dan identifikasi usaha, dampak positif awal dari pembuatan biopori dalam mengurangi genangan air, serta peningkatan pemahaman siswa terkait pencegahan bullying. Proyek pembuatan biopori menimbulkan dampak positif awal pada pengurangan genangan. Program ini berkontribusi terhadap penguatan perekonomian desa dan pelestarian lingkungan, dan pembentukan karakter masyarakat.