Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EKSISTENSI WARUNG KELONTONG MADURA DI LINGKUNGAN KERTHASARI, SIDAKARYA, DENPASAR SELATAN Ardana, I Made Dwi Wira; Ida Bagus Kurniawan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.38

Abstract

Pesatnya perkembangan minimarket modern berdampak terhadap penurunan penjualan warung tradisional yang dikelola penduduk lokal setempat dilingkungan Kertha Sari, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar karena masyarakat lebih memilih berbelanja di minimarket modern yang pada akhirnya keberadaan warung tradisional yang dikelola oleh penduduk lokal setempat tidak dapat bertahan dan tutup. Pesatnya perkembangan minimarket modern tidak menyurutkan warung kelontong madura yang dikelola oleh pendatang dari etnis madura untuk tetap tumbuh dan berkembang di lingkungan Kertha Sari, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persaingan dan strategi warung kelontong madura di lingkungan Kertha Sari, Sidakarya, Denpasar Selatan untuk mempertahankan eksistensi usahanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pelaku usaha Warung kelontong Madura di lingkungan Kertha Sari, Sidakarya, Denpasar Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh warung kelontong madura dalam mempertahankan eksistensinya adalah diversifikasi produk, harga relatif lebih murah dari pesaing, pemilihan tempat usaha yang strategis, penataan barang dagangan, pemberdayaan keluarga dengan sistem bagi hasil dan asas kepercayaan dalam pengelolaan, dan buka setiap hari selama 24 jam. Keseluruhan strategi yang diterapkan warung madura mampu mempertahankan eksistensi warung madura di tengah semakin kompetitifnya persaingan antar warung tradisional dan minimarket modern.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing, Financial Management dan Customer Relationship Management pada Phadma Laundry and Dry Cleaning Bali Kurniawan, Ida Bagus; Ardana, I Made Dwi Wira; Saputra, I Gede Pramana Ade; Setiyawati, Any; Rahmat, I Gede Deddy; Kurniawati, Natalia Sri Endah; Nugroho, Jatmiko Wahyu
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16827

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat dilaksanakan di Phadma Laundry And Dry Cleaning Bali. Phadma Laundry And Dry Cleaning Bali merupakan usaha laundry yang memiliki beberapa cabang di Bali. Beberapa permasalahan yang diungkapkan oleh pihak mitra antara lain ketidakpahaman mengenai teknik pemasaran dengan media digital, pengelolaan  hubungan dengan customer dalam waktu jangka panjang dan pengelolaan keuangan. Solusi yang diberikan tim pengabdian yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital untuk mengembangkan Digital Marketing pada Phadma Laundry and Dry Cleaning Bali, pelatihan dan pendampingan Financial Management untuk pengelolaan keuangan pada Phadma Laundry and Dry Cleaning Bali, serta pelatihan dan pendampingan Customer Relationship Management guna memberikan pemahaman mengenai pengelolaan hubungan dengan customer. Metode yang digunakan yaitu community development dan educative technique. Dampak dan capaian dari pengabdian ini yaitu mitra dalam hal ini pihak Phadma Laundry dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan pelayanan kepada customer. Berdasarkan kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) yang telah dilakukan, didapatkan hasil pengabdian telah mencapai target yang telah ditetapkan, perangkat yang diberikan dapat digunakan dengan baik oleh Mitra serta terdapat peningkatan pemahaman mengenai Digital Marketing, Financial Management dan Customer Relationship Management pada pihak mitra hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner pretest dan post test.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT DAN SERVICE QUALITY TERHADAP PATIENT SATISFACTION PADA INSTASKIN BALI Kurniawan, Ida Bagus; Ardana, I Made Dwi Wira; Bernardus, I Nyoman
JUIMA : JURNAL ILMU MANAJEMEN Vol. 15 No. 1 (2025): JUIMA : JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instaskin Bali Clinic is a clinic that provides skincare services, genitals, and esthetics located in Denpasar, Bali. To date, Instaskin Bali Clinic has been committed to continuing to improve the quality of service for patients. With the hard work, this clinic takes several steps, including building good relationships with patients, improved the qualitys of services when patients visit, and updating clinic information via social media. This study is conducted to analyzed influenced of Social Media Marketing, Customer Relationships Management, and Service Quality on Patients Satisfaction in Instaskin Bali. The survey was dispersed online to 100 respondents who are patients Instaskin Bali. This research using multiple linear regression. The result says that’s Social Media Marketing, Customer Relationship Management and Service Quality partially influence to Patient Satisfaction. When tested together all variables X have an influence to variable Y where percentage 84.2% and 16.8% from other variables not examined in this study.
Dampak Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian di Ccafe Jimbaran Wahyuni, Della Fitria; Ardana, I Made Dwi Wira; Kurniawan, Ida Bagus
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i1.3872

Abstract

Kemajuan teknologi telah menyentuh berbagai aspek sosial, termasuk media sosial. Media sosial memiliki dampak signifikan, terutama dalam hal memajukan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penggunaan media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang diteliti terdiri dari pelanggan CCafe yang aktif menggunakan Instagram, dengan sampel sebanyak 45 orang yang dipilih melalui Pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Data dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan regresi linear sederhana. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di CCafe Jimbaran. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas media sosial dapat memperbaiki keputusan pembelian di CCafe Jimbaran.
Pengaruh Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Brand Awareness pada Yanail Studio Sekarini, Ni Putu Dian; Kurniawan, Ida Bagus; Ardana, I Made Dwi Wira
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i1.3875

Abstract

Yanail Studio merupakan salah satu studio nails yang terdapat di daerah Denpasar. Yanail Studio menyediakan lebih dari 300 pilihan warna kutek gel dan berbagai macam pilihan desain nails art. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial instagram terhadap brand awareness pada Yanail Studio. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi sebesar 492 akun yang diambil dari jumlah followers instagram Yanail Studio. Akun yang diambil merupakan akun yang aktif berinteraksi dari rentan tanggal 8 Maret – 14 Maret 2024 pada dashbor profesional akun instagram. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Sederhana dengan menggunakan program Stastistical Product and Service Solution (SPSS) versi 24.  Berdasarkan hasil Analisis Regresi Linear Sederhana didapatkan hasil y = 2,020 + 0,586x yang berarti secara statistik menunjukkan ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel media sosial instagram (X) terhadap brand awareness (Y) dengan nilai B sebesar 0,586 dimana setiap kenaikan variabel media sosial instagram sebesar satu satuan maka akan menyebabkan meningkatnya variabel brand awareness sebesar 0,586 dengan tingkat signifikansi t sebesar  0,000 yang lebih kecil dari 0,05 maka berarti H0 ditolak dan H1 diterima.  Untuk besarnya pengaruh variabel media sosial instagram terhadap brand awareness berdasarkan analisis determinasi adalah 62,6%.
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PRODUK Saman, Indra Tirta; Ardana, I Made Dwi Wira; Kurniawan, Ida Bagus
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i2.4332

Abstract

Dalam era digital yang pesat, YouTube menjadi saluran utama digital marketing dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan, menjadikannya platform strategis untuk membangun brand awareness melalui konten video yang menarik dan personal. Potensi ini penting bagi Program Studi Manajemen Pemasaran Digital Universitas Dhyana Pura untuk menjangkau audiens luas dengan biaya efisien dan pengukuran kinerja real‑time. Kendala utama yang dihadapi meliputi kurangnya strategi konten, keterbatasan anggaran produksi, serta tantangan dalam mengukur efektivitas kampanye secara optimal. Investigasi ini bertujuan menjawab tiga pertanyaan utama: bagaimana memanfaatkan YouTube secara efektif untuk meningkatkan brand awareness; jenis konten YouTube apa yang paling efektif untuk brand awareness; dan kendala serta solusi optimalisasi penggunaan platform tersebut. Tujuan dari proyek ini mencakup analisis strategi pemanfaatan YouTube, identifikasi jenis konten paling efektif, serta pengkajian hambatan dan rekomendasi solusi pengoptimalan penggunaan platform. Proyek dilaksanakan melalui tahapan sistematis mulai dari perencanaan strategis, pengembangan storyboard, produksi hingga publikasi dan promosi video melalui kanal YouTube resmi Universitas Dhyana Pura pada Februari 2025. Proses mencakup pengadaan materi, editing, optimasi SEO YouTube dengan pemilihan kata kunci, tag, deskripsi, hingga thumbnail. Setelah publikasi, dilakukan promosi lintas platform (Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp Group) serta penggunaan anggaran iklan mulai Rp 15.000 per posting. Pemantauan dilakukan dengan metrik YouTube Analytics seperti views, watch time, retensi, engagement, sumber trafik, serta evaluasi dan penyesuaian strategi berkelanjutan. Hasil menunjukkan total tayangan video promosi mencapai 231 views hingga pertengahan Juli 2025, dengan dominasi trafik melalui pencarian YouTube (~88,7 %) dan eksternal (~46 %). Meski rata‑rata retensi hanya sekitar 24,6 % dari durasi video, tingkat like positif (100 %) dan komentar cukup aktif (30 komentar), serta penambahan 4 subscriber baru. Analisis menunjukkan performa konten mendapat respons positif dengan biaya engagement relatif rendah dan konversi cukup baik. Temuan ini memperlihatkan efektivitas penggunaan YouTube sebagai digital marketing dalam meningkatkan awareness, sambil merekomendasikan pengaturan anggaran yang lebih besar dan evaluasi konten serta strategi promosi secara berkala untuk hasil optimal.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Digital Marketing, Human Resource Management dan Excellence Public Relation pada Klinik Instaskin Bali Kurniawan, Ida Bagus; Ardana, I Made Dwi Wira; Rahmat, I Gede Deddy; Saputra, I Gede Pramana Ade
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12740

Abstract

Program Kemitraan  Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Klinik Instaskin Bali. Klinik Instaskin Bali merupakan Klinik yang menyediakan perawatan kulit dan kelamin. Beberapa permasalahan yang diungkapkan oleh pihak mitra antara lain kekurangpahaman mengenai teknik pemasaran jasa dan produk, pengelolaan  kepegawaian serta pengelolaan hubungan dengan masyarakat. Solusi yang diberikan tim pengabdian yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital untuk mengembangkan pemasaran pada Klinik Instaskin Bali, pelatihan dan pendampingan human resource management untuk pengelolaan sumber daya manusia pada Klinik Instaskin Bali, dan pelatihan dan pendampingan excellence public relation untuk  membagikan pemahaman mengenai pengelolaan hubungan dengan masyarakat. Metode pengabdian masyarakat yang dipakai adalah pelatihan serta pendampingan penerapan digital marketing, human resource management dan excellence public relation dengan  teknik pengembangan komunitas dan edukasi. Dampak dan capaian pengabdian yaitu pihak Klinik Instaskin Bali dapat mengembangkan klinik dan memberikan standar pelayanan yang baik kepada masyarakat/pasien. Berdasarkan  kegiatan  Program  Kemitraan Masyarakat yang telah dilakukan, didapatkan  hasil pengabdian  telah  sesuai dengan  target yang  ditetapkan, pelaksanaan pengabdian berjalan efektif dan terdapat penyelesaian terhadap permasalahan mitra. Melalui kegiatan PKM pelatihan dan pendampingan terjadi peningkatan pengetahuan tentang digital marketing, human resource management dan excellence public relation.
Pendampingan Digitalisasi Bisnis pada UMKM Furniture Solid Dwipantara I Wayan Widi Karsana; Putu Andhika Kurniawijaya; Ida Bagus Kurniawan; Nyoman Ngurah Adisanjaya
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v2i4.2560

Abstract

Solid Dwipantara is a micro, small, and medium enterprise engaged in the custom furniture business located in the Denpasar area. In terms of marketing, the partner has not yet optimally utilized digital technology and still relies on repeat orders, or in other words, orders that come mostly from customers who have used the partner's services before and also from direct recommendations from customers to potential new customers. For furniture design, the partner still uses manual methods by drawing designs on paper for the size and model of furniture desired by customers. This greatly affects the accuracy of the size and model after production because there may be differences between the final product and the initial design desired by the customer, so sometimes the finished product has to be redone. The partner also lacks understanding in utilizing digital technology to find and obtain the latest custom furniture models and designs that keep up with the times. The partner needs a digital marketing medium and assistance in utilizing digital technology to support the product design process