Alvian Fajar Setiawan
Universitas Telkom

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN MEJA KERJA MODULAR DENGAN FITUR YANG DI SESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN ARSITEK (Studi Kasus : Pt.Budi Lim Architect) Nabilla, Salmarahma Cintan; Setiawan, Alvian Fajar; Herlambang, Yanuar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pekerjaan di bisang industry kreatif pun terus menyebar ke selurus plosokIndonesia. Dalam rangkaian kegiatan dibidang asritektur banyak hal penting yang harusdiperhatikan, salah satunya adalah peran penting arsitek dalam merancang sebuahbangunan. Para arsitek bertanggung jawab untuk membuat gambar teknis yang presisidengan memastikan detail sesuai spesifik proyek.ketersediaan fasilitas kerja yangnyaman dan dapat meningkatkan produktivitas serta keefektifan waktu bekerja. fungsimeja kerja sering kali terlupakan atau belum mendapat perhatian dari perusahan maupunpara pekerja. Dengan itu perancangan meja kerja multifungsi mencakup perancanganergonomis dan pemanfaatan area kerja penyimpanan dokumen,tempat tools dan fungsiadjustable pada top table. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif denganpendekatan studi kasus PT.Budi Lim Architect. Pengumpulan data yang dilakukanmenggunakan observasi dan wawancara, dokumentasi dan studi literatur, Adapunmetode perancangan UCD, yang memastikan bahwa Solusi yang diciptakan benar benarbermanfaat dan mudah digunakan oleh pengguna dan juga membantu mengurangiresiko pembuatan produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Perancangan inidiharapkan memaksimalkan fungsi meja kerja yang dapat menjadi fasilitas penunjangpekerja arsitek di PT.Budi Lim Architect. Kata kunci : sistem meja kerja, desainer, kantor
EKPSPLORASI BATOK KELAPA AGAR MUDAH DI BENTUK MENGGUNAKAN LASER CUTTING Arlyansyah, Mochamad Alief; Sadika, Fajar; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coconut shell is a by-product of coconut consumption that has several physical properties that vary depending on the age and type of coconut. Currently, the use of coconut shell as a raw material for craft products has not been accepted in the higher market because the production technique is still not well developed due to underdeveloped production techniques and lack of added value design. Development of craft making techniques using laser cutting is needed. The use of laser cutting can be an alternative in material processing because it has accuracy and efficiency in cutting coconut shells, as well as reducing material waste. In this study, the focus is on exploring the characteristics of the material so that it can be easily processed with laser cutting and identifying factors that influence the use of laser cutting technology. The research methods used include literature studies, direct observation, interviews, and exploration so that they can determine the characteristics of the material and efficiency in processing coconut shells. The results of material exploration with laser cutting technology can be used as an alternative in processing coconut shells in the form of decorative products that have high aesthetics and selling value. Keywords: coconut shells, laser cutting, crafts
EKSPLORASI LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI ALTERNATIF PENDUKUNG MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN UNTUK FURNITURE Mahamudin, Muhammad Alif; Setiawan, Alvian Fajar; Muttaqien, Teuku Zulkarnain
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One part of the coconut fruit is coconut fiber which can be processed and broken down to become a product that is needed in the domestic market and even has export value. Coconut fiber also has two derivative products in the form of coconut fiber (Cocofiber) and coconut fiber powder (Cocopeat), of which the two derivative products have not yet been optimally processed to become a new material or support for a furniture product. Because the processing is not optimal, there is still a lot of coconut fiber waste that is thrown away, which can pollute the environment and cause health problems if burned. Therefore, this research was carried out to prevent these problems through exploration using qualitative methods and observation approaches and interviews with experts, as well as using the Exploring method to produce a new material or support for a sustainable and environmentally friendly furniture product (Sustainable). Keywords: Coconut fiber, cocofiber, cocopeat, exploration, sustainable
PERANCANGAN EXHIBITION BOOTH BERDASARKAN ASPEK MATERIAL SECARA MODULAR UNTUK BRAND SKINTIFIC GUNA MEMUDAHKAN MOBILISASI BOOTH SKINTIFIC (Studi Kasus : PT Pentaprima Adv) Setiawan, Alvian Fajar; Aji, Damar Nusantoro; Sadika, Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri periklanan dan pameran memainkan peran penting dalam membanguncitra merek dan menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menyoroti peran perusahaanperiklanan dan kontraktor dalam merancang booth pameran yang efektif dan efisien,dengan fokus pada merek Skintific dan PT. Pentaprima Adv. Tujuan utama dari penelitianini adalah untuk menciptakan booth yang efisien, menarik, dan sesuai dengankebutuhanipengguna, dengan perhatian khusus pada pemilihan material untuk desainbooth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji aspek desainproduk, pameran dan penggunaan booth, serta menggunakan analisis SWOT dan metodeSCAMPER untuk menghasilkan ide-ide kreatif. Tinjauan literatur memberikan wawasantentang berbagai pendekatan desain stan, sementara penelitian kualitatif dan studi kasusmengeksplorasi aspek desain dan penggunaannya, khususnya untuk Skintific. Hasil daripenelitian ini adalah desain booth Trans Hotel Bandung berukuran 6x6 meter untuk acaraBandung X Beauty 2024 yang menampilkan berbagai item danjperlengkapan yang sesuaidengan kebutuhan acara. Kata kunci: desain booth, pameran, material, Skintific, SCAMPER.
PERANCANGAN FOLDING SINGLE SOFA BED TERHADAP KENYAMANAN HUNIAN INDEKOS Rahmah, Muthia; Setiawan, Alvian Fajar; Nurhidayat, Martiyadi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sofa merupakan perabotan rumah yang umumnya sering digunakan oleh setiap orang ketika sedang menikmati duduk santai atau duduk dengan melakukan aktivitas lain. Setiap desain sofa memiliki target pasarnya masing-masing berdasarkan kebutuhan konsumen. Ars Living adalah perusahaan furnitur Indonesia yang berbasis di Bandung. Perancangan ini menggunakan penelitian dengan metode kualitatif. Pendekatan kualitatif, dimulai dengan konsep-konsep yang disajikan dalam pertanyaan penelitian. Dalam perancangan produk ini menggunakan metode SCAMPER yaitu proses tujuh langkah (Substitute ) Menggantikan, (Combine) Menggabungkan, (Adapt) Mengadaptasi, (Modify) Memodifikasi, (Put To Other Used) Menggunakan Penggunaan Lain, (Eliminate) Menghilangkan dan (Reverse) Membalikan. Produk Furniture Sofa Bed Renjana, dalam melakukan penelitian, peneliti telah menjawab latar belakang penelitian ini, dan menjawab rumusan masalah dari penelitian ini, melalui perancangan ini peneliti telah menganalisa permasalahan yang ada, dibahas dan dipecahkan bersama penelitian ini sehingga dapat diartikan bahwa penelitian ini berhasil dari tahap analisa jurnal-jurnal terdahulu hingga produk yang dirancang telah rampung dan telah divalidasi dengan memperhatikan beberapa aspek, seperti ergonomi, fungsi, dan kenyamanan si pengguna menggunakan parameter 1 sangat kurang sampai dengan 5 sangat baik, validasi dilakukan di tempat Kosan Bu Rizkie. Kata Kunci : Sofa bed, furniture, kualitatif, dan hunian kos.
PERANCANGAN KURSI KERJA POLES MOBIL YANG ERGONOMIS Khoiri, Muhammad Wahyu; Setiawan, Alvian Fajar; Herlambang, Yanuar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merancang kursi kerja ergonomis untuk detailer dalam industri perawatan mobil, guna mendukung postur tubuh yang baik dan meningkatkan kenyamanan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka, ditemukan bahwa kursi dengan dukungan punggung yang dapat disesuaikan, penyesuaian ketinggian, dan dudukan yang nyaman, mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja serta mengurangi risiko cedera. Desain ini diharapkan dapat meminimalkan gangguan postur tubuh, meningkatkan kesehatan, dan produktivitas pekerja dalam jangka panjang. Kata kunci: kursi kerja ergonomis, kesehatan postur, kenyamanan pekerja.
PERANCANGAN MEJA KERJA DENGAN PENAMBAHAN FITUR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN DRAFTER Hakim, Rizki Fahmi; Ramawisari, Ica; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangkaian kegiatan manufaktur banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya drafter. Para drafter bertanggung jawab untuk membuat gambar teknik dengan detail sesuai spesifikasi proyek. Sebagai bagian pekerjaan yang krusial, ketersediaan fasilitas kerja yang nyaman dan dapat meningkat kan produktifitas serta keefektifan waktu bekerja, tentu dibutuhkan oleh drafter. Pemaksimalan fungsi meja kerja sering kali terlupakan dari perusahaan maupun para pekerja. Perancangan meja kerja multifungsi mencakup perancangan ergonomis dan pemanfaatan area kerja dengan penyesuaian 6 fungsi, tempat kerja inti, tempat electronic device, tempat penyimpanan dokumen, tempat penyimpanan perkakas/tools, dan surface enlargement mejadi solusi terhadap efisiensi waktu untuk pekerjaan drafter. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik observasi, kuesioner, dokumentasi dan studi literatur. Adapun metode perancangan UCD (User-Centered Design), memastikan bahwa solusi yang diciptakan bermanfaat dan mudah digunakan. Melalui penelitian perancangan ini, diharapkan Pemaksimalan fungsi meja kerja dapat menjadi fasilitas penunjang untuk pekerja drafter. Kata kunci: meja kerja, pekerja drafter, efektivitas waktu dan fitur
PERANCANGAN PROTECTOR UNTUK JAKET BERKENDARA PADA BAGIAN SIKU, BAHU, DAN PUNGGUNG GUNA MENGURANGI DAMPAK CEDERA FISIK SAAT TERJADI KECELAKAAN BERKENDARA (Studi kasus : Phillip Works) Muhammad, Alif; Yunidar, Dandi; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era modern saat ini, akses transportasi yang mudah menjadi kebutuhanpenting, dengan sepeda motor sebagai pilihan utama di Indonesia. Data Badan PusatStatistik mencatat ada 13.361.669 sepeda motor di Jawa Barat pada tahun 2022.Peningkatan penggunaan sepeda motor berhubungan langsung dengan meningkatnyarisiko kecelakaan. Menurut Databoks 2019, terjadi 116.411 kecelakaan, banyak diantaranya menyebabkan luka ringan atau cedera fisik. Pengendara sepeda motor rentanterhadap cedera karena tubuh yang lebih terbuka, menjadikan keselamatan berkendarasangat penting. Penggunaan jaket pelindung adalah salah satu elemen kunci dalam safetyriding. Penelitian menunjukkan bahwa bagian tubuh seperti kepala, bahu, tulangbelakang, dan siku sangat rentan, sehingga jaket dengan pelindung sangat diperlukan.Penelitian ini fokus pada perancangan jaket dengan pelindung berbahan EVA Foam untuksendi, bertujuan mengurangi risiko cedera dan menggabungkan aspek mode dengankeselamatan berkendara. Kata kunci: safety riding, jaket protector, EVA Foam, keselamatan berkendara,cedera fisik, desain produk
PERANCANGAN TAS RANSEL MODULAR TWO IN ONE BERDASARKAN ASPEK VISUAL DAN FUNGSI Amanullah, Rusdi; Syarif, Edwin Buyung; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa sering kali harus membawa banyak barang perkuliahan, baik berat maupun ringan menyesuaikan mata kuliah dan kegiatan lainnya sehingga tidak selalu membutuhkan tas yang besar seperti tas ransel. Jika berbicara tentang mahasiswa harus mempertimbangkan kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari mahasiswa. Salah satu gaya hidup yang sedang tren saat ini adalah nongkrong. Kegiatan ini dilakukan oleh anak muda maupun dewasa di tempat tertentu, di mana mereka berkumpul dan menghabiskan waktu luang dengan berbagai aktivitas. Mahasiswa desain produk Telkom University menggunakan tas ransel sebagai alat apabila membawa barang perkuliahan yang banyak dan menggunakan tas kecil yang berbeda saat tidak membawa barang banyak atau hanya nongkrong di luar kampus. Oleh karena itu adanya potensi pengembangan tas untuk membawa barang bawaan mahasiswa desain produk Telkom University, maka tujuan dari perancangan ini yaitu merancang tas ransel yang dapat mengakomodir barang bawaan mahasiswa Telkom University di dalam maupun di luar kampus. Metode yang digunakan adalah kualitatif, metode perancangan menggunakan ucer centered design untuk memfokuskan pada user. Hasil dari perancangan ini adalah inovasi produk tas ransel dengan sistem modular yang menggabungkan tas ransel dan tas selempang yang bisa digunakan secara bersamaan maupun terpisah dan juga memperhatikan aspek visual yang sesuai untuk mahasiswa desain produk Telkom University. Kata kunci: tas ransel, tas selempang, mahasiswa, modular
PERANCANGAN ULANG SABUK KAFO (KNEE ANKLE FOOT ORTHOSIS) UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN REHABILITASI PASIEN CEDERA KAKI DENGAN ANTROPOMETRI INDONESIA Fattah, M. Fadhlan Al; Setiawan, Alvian Fajar; Muttaqien, Teuku Zulkarnain
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tungkai bawah merupakan bagian yang sering mengalami cedera sebanyak 60% dari badan lain, dan menurut survei Riset Kesehatan Dasar (2018) 67,9% dari 92.976 orang yang mengalami cedera di Indonesia adalah cedera pada anggota gerak bawah, seperti paha, betis, telapak, dan jari kaki, Rehabilitasi kaki berfungsi untuk memulihkan kaki yang mengalami cedera benturan suatu benda yang menyebabkan pergerakan kaki mengalami kecacatan dalam bergerak, Knee Ankle Foot Orthosis (KAFO) merupakan salah satu alat bantu gerak yang mengoreksi anggota tubuh bawah pada manusia dari telapak kaki hingga lutut serta dapat menstabilkan otot kaki, beberapa keluhan pasien mengenai KAFO pada sistem penguncian KAFO yang kurang efektif dan memakan banyak waktu, bagian sabuk pergelanga kaki yang kurang mengunci serta efektifitas dalam perawatan sabuk KAFO yang sulit dan mudah lembab, penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan melalui wawancara dari para ahli Dokter Spesialis Rehabilitasi, perancangan desain menggunakan metode SCAMPER dengan mendesain ulang KAFO menggunakan gaya minimalis serta memaksimalkan sistem yang ada pada product existing dan sistem fitur lainnya untuk mengoptimalkan desain KAFO yang ergonomis secara kenyamanan agar rehabilitasi pasien dapat berjalan dengan maksimal selama berlangsung. Kata kunci: perancangan ulang, KAFO, rehabilitasi, kaki, pasien