Alvian Fajar Setiawan
Universitas Telkom

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN ULANG DESK ORGANIZER PORTABLE DENGAN PENDEKATAN ASPEK ERGONOMI ( STUDI KASUS DI CV. ABAS ARCHITECT ) Msitam, Zainulfikar Putera Wardana; Andrianto, Andrianto; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terdapat banyak perusahaan yang mendukung adanya sistem hybrid yang membebaskan pekerja kantoran untuk menyelesaikan pekerjaan secara mobile. Dengan diberlakukannya sistem hybrid ini, maka pekerja pun harus membawa keperluan mereka secara mandiri seperti laptop, charger, handphone, buku, pulpen dan alat pendukung lainnya. Hal ini membuat pekerja membutuhkan area kerja yang mendukung sistem hybrid. Karena alasan diatas maka peneliti memilih untuk merancang ulang desk organizer portable untuk mendukung mobilitas dari pekerja dengan sistem mobile. Perancangan ditinjau dari aspek ergonomi yang berfokus kepada area kerja ketika beraktivitas. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan hasil prototipe yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas area kerja dengan menggunakan aspek ergonomi.Kata kunci: Desk organizer portable, Area Kerja, Ergonomi
Perancangan lampu dekoratif interior berkelanjutan berbasis eksplorasi material limbah serbuk kayu menggunakan metode SCAMPER Achmad Zaki Rahadian; Alvian Fajar Setiawan; Bintang Nugraha
Jurnal Desain Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i1.57

Abstract

Material limbah serbuk kayu merupakan hasil sampingan dari industri furnitur yang sering kali dianggap tidak bernilai dan dibuang dengan cara pembakaran yang mencemari lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali potensi limbah serbuk kayu sebagai bahan alternatif dalam perancangan produk lampu dekorasi interior yang ramah lingkungan serta memiliki nilai estetika dan fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dalam pengumpulan data serta metode desain SCAMPER, yang dilakukan melalui studi kasus di PT Griya Fortuna Internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksploratif yang dilakukan berbagai eksperimen pencampuran serbuk kayu dengan bahan pengikat seperti resin epoxy, acrylic resin water-based, dan lem PVAc. Dengan studi kasus di PT Griya Fortuna Internasional, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah serbuk kayu dapat dijadikan material alternatif dalam pembuatan produk dekorasi interior dengan mencampurkannya dengan bahan komposit lain. Produk yang dirancang dimulai dengan eksplorasi material, pembuatan sketsa ide, pembuatan prototipe, dan pengujian produk. Hasil survei menunjukkan minat tinggi pada dekorasi interior berbahan dasar serbuk kayu, dengan preferensi gaya minimalis dan warna netral. Produk yang dihasilkan tidak hanya mendukung pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi pada industri kreatif. Penelitian ini akan memberikan kontribusi terhadap inovasi pengolahan limbah serbuk kayu yang mendukung prinsip keberlanjutan.
Analisis self-service station terhadap efektivitas aktivitas di restoran: Evaluasi ergonomi spasial di ruang publik Andrianto, Andrianto; Chalik, Chris; Setiawan, Alvian Fajar
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.17739

Abstract

Self-service programs in restaurants, such as the Budaya Beberes campaign, are initiatives designed to promote environmentally responsible behavior by encouraging active customer participation in cleaning food waste and managing leftovers independently. This concept not only contributes to environmental sustainability but also reflects a paradigm shift in modern restaurant service systems that emphasize efficiency, social responsibility, and user engagement. This study aims to evaluate the effectiveness and user comfort of self-service stations based on physical design elements that influence user experience and behavior. Employing a mixed methods approach with data triangulation, qualitative (behavioral observations and interviews) and quantitative (Likert-scale questionnaires analyzed via descriptive statistics), the research explores ergonomic issues in multifunctional furniture within public spaces. The findings indicate that non-strategic station placement, lack of clear visual signage, and overlapping spatial circulation reduce user comfort and potentially hinder customer participation in sustainability programs. The study highlights the importance of applying ergonomic design principles, clear spatial layouts, and informative visual guidance to create an effective, comfortable, and sustainable self-service experience within restaurant environments.
Optimalisasi proses rapid prototyping dan user experience testing dalam pengembangan produk keyboard mechanical modular MEYKE A.01 V2 Setiawan, Alvian Fajar; Chalik, Chris; Pambudi, Terbit Setya; Safruddin, Jaisy Muzaffar
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.18482

Abstract

This study discusses the integration of rapid prototyping and user experience testing in the development of the MEYKE A.01 modular mechanical keyboard. Rapid prototyping is applied to produce prototypes quickly and iteratively through 3D modeling and additive manufacturing, enabling early evaluation of the physical design, casing structure, and modular system. User experience testing is then conducted to assess typing comfort, switch responsiveness, keycap stability, and overall ergonomics. This research employs a qualitative approach involving concept development, prototype fabrication, user testing, and evaluation analysis. The results indicate that integrating these methods enhances the alignment of the design with user needs and accelerates the identification and refinement of design issues. Thus, this approach is effective in producing a modular keyboard that is functional, ergonomic, and user-experience oriented.