Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PERANCANGAN SEAT BUS AKAP DENGAN KONSEP PRIVATE CLASS KONFIGURASI 1-1-1 SEBAGAI PENUNJANG KENYAMANAN PENUMPANG Hakim, Indra Pramudya Ramadhani; Setiawan, Alvian Fajar; Adiluhung, Hardy
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moda transportasi, salah satunya bus saat ini masih diminati oleh masyarakat Indonesia. Tentu dalam hal ini diperlukan perkembangan atau modernisasi dalam perancangan suatu transpotasi demi menunjang kenyamanan dan keselamatan penumpang. Bus merupakan kendaraan besar yang berfungsi sebagai alat transpotasi untuk penumpang dan dapat dijadikan sebagai kendaraan logistik. Namun di Indonesia sendiri bus mampu menjadi pelayan dalam perjalanan jauh dan menjadi kendaraan favorit untuk berwisata dalam jumlah penumpang yang banyak. Pada kendaraan bus terdapat fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan para penumpang salah satunya adalah kursi penumpang. Kursi penumpang merupakan salah satu fasilitas terpenting dalam perjalanan pada transportasi bus, mengingat bahwa setiap kendaraan roda empat ataupun roda dua peran kursi menjadi pembahasan utama demi menjaga kenyamanan dalam berkendara. Kursi pada bus AKAP sendiri memiliki fungsi dan beberapa tipe konfigurasi dalam pelayanan setiap trayeknya. Namun banyak para penumpang bus yang merasa kurang nyaman akan fasilitas yang terdapat pada kursi bus AKAP itu sendiri. Konsep Private Class pada perancangan kursi bus AKAP memberikan beberapa fasilitas pendukung dan dampak positif bagi calon penumpang. Hal yang pertama yang dirasakan penumpang adalah kenyamanan, lalu faktor kemanan dan privasi kepada penumpang menjadi fokus utama dalam perancangan ini. Dengan berbagai aspek yang terdapat pada konsep kursi tersebut diharapkan kebutuhan para penumpang atau calon penumpang dalam perjalanan khusunya bus dapat terpenuhi dan memberikan kenyamanan ekstra. Perancangan kursi bus AKAP Private Class dengan konfigurasi 1-1-1 menggunakan metode penelitian mix. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap penumpang bus AKAP dan kajian Pustaka. Hasil analisa data, diperoleh bahwa kursi bus AKAP Private Class dapat menunjang kenyamanan penumpang.Kata kunci: kursi, bus AKAP, penumpang, Private Class
PERANCANGAN SENSORY SOFTBOOK UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT ANAK USIA 0-24 BULAN Ramadini, Ellyana Lupita; Bahri, Nurul Fitriana; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan memori pada anak memerlukan usaha yang panjang, diperlukan beberapa metode yang dikombinasi untuk meningkatkan memori. Sensory Softbook dirancang untuk menstimulus kemampuan indra peraba anak sejak usia 0-24 bulan, karena Sensory Softbook berisikan objek-objek dengan tema-tema tertentu yang bentuknya tiga dimensi, dan terbuat dari bahan kain. Dengan Sensory Softbook, anak dapat merasakan tekstur setiap objek yang diraba, kemudian otak terstimulasi untuk mengenal, maka kemampuan sensor anak dalam membedakan tekstur semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis material yang dapat digunakan pada perancangan Sensory Softbook untuk meningkatkan daya ingat anak usia 0-24 bulan serta menghasilkan alat permainan edukatif berbentuk Softbook yang lembut serta menarik dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan daya ingat anak usia 0-24 bulan. Metode penelitian yang digunakan ialah pengembangan atau research and development (R&D), merupakan penelitian yang digunakan ketika ingin menghasilkan produk baru ataupun mengembangkan produk yang telah ada sekaligus menguji keefektivitasnya. Data yang diperoleh berdasarkan observasi, wawancara dan kuisioner. Metode pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdapat dua cara yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.Kata kunci: Daya Ingat Anak, Media Pembelajaran, dan Pembelajaran Edukatif, Sensory Softbook.
PERANCANGAN STASIUN KERJA ANALIS KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA DI DALAM MOBILAB HEMATOLOGI Bayan, Salamah Dzatil; Setiawan, Alvian Fajar; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Mobilab Hematologi nampaknya menjadi solusi yang menjanjikan untuk mengatasi ketidakmerataan distribusi fasilitas laboratorium medik, khususnya di wilayah pinggiran kota. Pendekatan User Centered Design, ditambah dengan metode penelitian kualitatif seperti wawancara, merupakan cara yang efektif untuk memastikan bahwa produk memenuhi kebutuhan dan preferensi Analis Kesehatan yang akan menggunakannya. Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan adalah ergonomi, antropometri, visual dan material. Tujuan akhir Mobilab Hematologi adalah untuk meningkatkan efektivitas Analis Kesehatan dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat pinggiran kota. Umpan balik yang teratur dan perbaikan desain berulang berdasarkan penggunaan di dunia nyata akan sangat penting untuk menyempurnakan produk dan menjadikannya seefisien dan se-ramah mungkin bagi pengguna. Selain itu, mempertimbangkan faktor-faktor seperti pemeliharaan dan kemudahan pembersihan di dalam laboratorium keliling juga penting untuk keberhasilan jangka panjang.Kata kunci: Fasilitas Kesehatan, Laboratorium, Hematologi, Mobile
PERANCANGAN TAS SEPEDA MOTOR KURIR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI SAAT VOLUME PENGIRIMAN PAKET MENINGKAT Andini, Andini; Setiawan, Alvian Fajar; Yunidar, Dandi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya fenomena belanja online sangat cepat, faktor utamanya dikarenakan seiring dengan perkembangan teknologi di bidang transaksi elektronik. Terdapat satu sektor yang berdampak cukup besar, yaitu sektor ekspedisi pengiriman paket. Dalam satu rangkaian belanja online, pengiriman barang adalah proses paling penting untuk memastikan barang yang dipesan sampai ke tangan pembeli, salah satunya pengiriman oleh kurir sepeda motor. Belanja online memiliki saat-saat tertentu dimana pembelian melonjak, umumnya pada saat momen tertentu, tanggal angka kembar dan Hari Belanja Online Nasional (HarBOlNas) atau yang sering disebut high season. Disaat itulah pembelian melonjak sehingga berpengaruh terhadap jumlah paket yang harus dikirimkan kurir yang menggunakan sepeda motor. Namun, tidak semua pihak jasa ekspedisi memberikan fasilitas untuk kurir dalam membawa paket, sehingga kurir memilih menggunakan alat seadanya seperti karung dan tali karet ban sebagai pengikat. Dengan menggunakan metode kualitatif, perancangan ini bertujuan merancang tas sepeda motor kurir untuk meningkatkan efesiensi saat volume pengiriman paket meningkat berdasarkan kendala dan kebutuhan kurir pengantar paket yang menggunakan sepeda motor.Kata kunci: tas, kurir, sepeda motor , belanja online
PERANCANGAN ULANG DESK ORGANIZER PORTABLE DENGAN PENDEKATAN ASPEK ERGONOMI ( STUDI KASUS DI CV. ABAS ARCHITECT ) Msitam, Zainulfikar Putera Wardana; Andrianto, Andrianto; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terdapat banyak perusahaan yang mendukung adanya sistem hybrid yang membebaskan pekerja kantoran untuk menyelesaikan pekerjaan secara mobile. Dengan diberlakukannya sistem hybrid ini, maka pekerja pun harus membawa keperluan mereka secara mandiri seperti laptop, charger, handphone, buku, pulpen dan alat pendukung lainnya. Hal ini membuat pekerja membutuhkan area kerja yang mendukung sistem hybrid. Karena alasan diatas maka peneliti memilih untuk merancang ulang desk organizer portable untuk mendukung mobilitas dari pekerja dengan sistem mobile. Perancangan ditinjau dari aspek ergonomi yang berfokus kepada area kerja ketika beraktivitas. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan hasil prototipe yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas area kerja dengan menggunakan aspek ergonomi.Kata kunci: Desk organizer portable, Area Kerja, Ergonomi
Perancangan lampu dekoratif interior berkelanjutan berbasis eksplorasi material limbah serbuk kayu menggunakan metode SCAMPER Achmad Zaki Rahadian; Alvian Fajar Setiawan; Bintang Nugraha
Jurnal Desain Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i1.57

Abstract

Material limbah serbuk kayu merupakan hasil sampingan dari industri furnitur yang sering kali dianggap tidak bernilai dan dibuang dengan cara pembakaran yang mencemari lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali potensi limbah serbuk kayu sebagai bahan alternatif dalam perancangan produk lampu dekorasi interior yang ramah lingkungan serta memiliki nilai estetika dan fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dalam pengumpulan data serta metode desain SCAMPER, yang dilakukan melalui studi kasus di PT Griya Fortuna Internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksploratif yang dilakukan berbagai eksperimen pencampuran serbuk kayu dengan bahan pengikat seperti resin epoxy, acrylic resin water-based, dan lem PVAc. Dengan studi kasus di PT Griya Fortuna Internasional, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah serbuk kayu dapat dijadikan material alternatif dalam pembuatan produk dekorasi interior dengan mencampurkannya dengan bahan komposit lain. Produk yang dirancang dimulai dengan eksplorasi material, pembuatan sketsa ide, pembuatan prototipe, dan pengujian produk. Hasil survei menunjukkan minat tinggi pada dekorasi interior berbahan dasar serbuk kayu, dengan preferensi gaya minimalis dan warna netral. Produk yang dihasilkan tidak hanya mendukung pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi pada industri kreatif. Penelitian ini akan memberikan kontribusi terhadap inovasi pengolahan limbah serbuk kayu yang mendukung prinsip keberlanjutan.
Efektivitas Sarana Duduk dalam Ruang Kelas melalui Perspektif Pengalaman Pengguna dan Interaksi Pengguna Anak: Studi Observasi di TK Telkom Buah Batu, Bandung. Chris Chalik; Andrianto Andrianto; Alvian Fajar Setiawan
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 14, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v14i1.16733

Abstract

Fasilitas tempat duduk di ruang kelas memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan dan aktivitas belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana sarana duduk yang tersedia di TK Telkom Buah Batu mendukung kebutuhan fisik dan perilaku anak-anak selama kegiatan belajar berlangsung. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan teknik observasi langsung yang dilakukan di beberapa ruang kelas selama dua minggu. Peneliti mencermati bagaimana anak-anak menggunakan kursi dan meja saat belajar, bermain, maupun berinteraksi satu sama lain. Selain pengamatan lapangan, wawancara dilakukan dengan satu orang guru kelas dan beberapa orang tua murid untuk mendapatkan sudut pandang tambahan terkait kenyamanan, keamanan, serta kesesuaian desain sarana duduk dengan postur tubuh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aspek seperti tinggi kursi, stabilitas material, dan kemudahan anak dalam bergerak sangat memengaruhi fokus dan kenyamanan belajar. Anak-anak yang merasa tidak nyaman cenderung lebih sering berpindah tempat duduk atau mengalami gangguan konsentrasi. Temuan ini menekankan pentingnya desain furnitur kelas yang tidak hanya aman dan ergonomis, tetapi juga mampu mengikuti dinamika dan kebutuhan khas anak usia dini. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah maupun desainer pendidikan anak dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Analisis self-service station terhadap efektivitas aktivitas di restoran: Evaluasi ergonomi spasial di ruang publik Andrianto Andrianto; Chris Chalik; Alvian Fajar Setiawan
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.17739

Abstract

Self-service programs in restaurants, such as the Budaya Beberes campaign, are initiatives designed to promote environmentally responsible behavior by encouraging active customer participation in cleaning food waste and managing leftovers independently. This concept not only contributes to environmental sustainability but also reflects a paradigm shift in modern restaurant service systems that emphasize efficiency, social responsibility, and user engagement. This study aims to evaluate the effectiveness and user comfort of self-service stations based on physical design elements that influence user experience and behavior. Employing a mixed methods approach with data triangulation, qualitative (behavioral observations and interviews) and quantitative (Likert-scale questionnaires analyzed via descriptive statistics), the research explores ergonomic issues in multifunctional furniture within public spaces. The findings indicate that non-strategic station placement, lack of clear visual signage, and overlapping spatial circulation reduce user comfort and potentially hinder customer participation in sustainability programs. The study highlights the importance of applying ergonomic design principles, clear spatial layouts, and informative visual guidance to create an effective, comfortable, and sustainable self-service experience within restaurant environments.
Optimalisasi proses rapid prototyping dan user experience testing dalam pengembangan produk keyboard mechanical modular MEYKE A.01 V2 Alvian Fajar Setiawan; Chris Chalik; Terbit Setya Pambudi; Jaisy Muzaffar Safruddin
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.18482

Abstract

This study discusses the integration of rapid prototyping and user experience testing in the development of the MEYKE A.01 modular mechanical keyboard. Rapid prototyping is applied to produce prototypes quickly and iteratively through 3D modeling and additive manufacturing, enabling early evaluation of the physical design, casing structure, and modular system. User experience testing is then conducted to assess typing comfort, switch responsiveness, keycap stability, and overall ergonomics. This research employs a qualitative approach involving concept development, prototype fabrication, user testing, and evaluation analysis. The results indicate that integrating these methods enhances the alignment of the design with user needs and accelerates the identification and refinement of design issues. Thus, this approach is effective in producing a modular keyboard that is functional, ergonomic, and user-experience oriented.
Perancangan Fasilitas Latihan Boxing Ergonomis untuk Meningkatkan Prestasi Atlet Cijerah Sports Club (CSC) Alvian Fajar Setiawan; Andrianto Andrianto
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 06 (2026): ISSUE AGUSTUS
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v3i01.1459

Abstract

Gang Perkutut merupakan daerah atau Kawasan yang berada di area administratif Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Gang perkutut masuk kedalam RW (rukun warga) 10 yang memiliki fasum (fasilitas umum) jalur hijau salah satunya adalah taman dan area terbuka yang dijadikan lapangan untuk kegiatan warga diantaranya kegiatan senam dan voli. Beberapa waktu terakhir ini fasum di RW 10 dimanfaatkan juga untuk kegiatan Boxing, remaja yang tergabung dalam kegiatan boxing ini berjumlah 35 orang. Keterbatasan sarana untuk latihan menjadi kendala yang saat ini dialami oleh CSC, hal tersebut berpengaruh terhadap kemajuan prestasi para membernya. Sarana dan prasarana yang saat ini dimiliki CSC adalah 1 set perlengkapan padding. Aktifitas latihan akan sangat baik apabila fasilitas dan sarana memadai serta kondisi lingkungan dan situasi sekitarnya itu baik. Perancangan fasilitas sarana berlatih boxing sangat dibutuhkan, karena dapat menunjang aktfitas pada saat berlatih serta dapat meningkatkan prestasi para anggota CSC. Perancangan ini memperhatikan aspek antropometri dan ergonomi. Antropometri, yaitu bidang kajian ergonomi yang berhubungan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia untuk digunakan dalam perancangan peralatan dan fasilitas sehingga sesuai dengan pemakainya. Subjek yang menjadi kajian antropometri adalah para remaja yang tergabung dalam CSC. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat skema penerapan teknologi atau seni tepat guna ini adalah perancangan dengan pendekatan studi kasus dari reaksi cepat tanggap terhadap situasi dan kebutuhan yang ada pada masyarakat sasar, yaitu Cijerah Sports Club (CSC), metode perancangan yang digunakan adalah user centered design, dimana metode ini merupakan metode yang menetapkan user sebagai pusat dari perancangan, yaitu perancangan yang disesuaikan dengan kebutuhan yang muncul di masyarakat agar tepat guna dalam memenuhi kebutuhan aktivitasnya. Debgan adanya perancangan alat boxing ergonomis ini prestasi member mengalami peningkatan. Sebelum adanya fasilitas ini para member dalam setiap pertandingan hanya mampu mendapatkan juara 3 dan harapan. Tepapi dengan adanya fasilitas alat Latihan ini para member menjadi lebih focus dan efektif dalam berlatih sehingga prestasi yang didapat pada setiap pertandingan meningkat dibuktikan dengan semakin banyak member yang memperoleh juara 1 dan dua disetiap pertandingan yang diikuti. Hal tersebut menunjukan kenaikan prestasi sebesar 30% dari perolehan awal hanya 50% member yang bisa lolos menjadi juara.