ABSTRACT Nurse productivity in health services is greatly influenced by factors related to nurse stress and job satisfaction. Stress and job dissatisfaction are increasing problems among nurses. Nurses as individuals must pay the price for stress and job satisfaction in terms of health and well-being, and hospitals must bear the consequences of nurse absenteeism and turnover, this has a direct impact on the quality of care provided to patients. The aim of this research is to analyze the relationship between work stress and nurses' job satisfaction. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach. The sampling technique uses purposive sampling technique. The total sample of nurses was 96. The research instruments were the Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) with 57 questions and the Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) questionnaire with 20 questions. Bivariate analysis uses the Spearman rank statistical test. Most of the nurses' work stress was in the moderate category, 82 (85.4%), most of the nurses' job satisfaction was in the moderate category, 80 (83.3%), there was a relationship between work stress and nurses' job satisfaction (r=-.284 , p=0.005). There is a relationship between work stress and nurses' job satisfaction. It is important to identify stressors because work stress can have a negative impact on patient care and well-being. It is recommended that changes be made in managerial matters and policies to reduce work stress and increase nurses' job satisfaction. Keywords: Work Stress, Job Satisfaction, Nurses ABSTRAK Produktivitas perawat dalam pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh faktor yang berhubungan dengan stres perawat dan kepuasan kerja. Stres dan ketidakpuasan kerja menjadi masalah yang semakin meningkat di kalangan perawat. Perawat sebagai individu harus membayar harga untuk stres dan kepuasan kerja dalam hal kesehatan dan kesejahteraan, dan rumah sakit harus menanggung akibat dari ketidakhadiran dan pergantian perawat, hal ini mempunyai dampak langsung pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan stress kerja kerja dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel perawat 96. Instrumen penelitian berupa Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) sebanyak 57 pertanyaan dan kuesioner Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) dengan 20 pertanyaan. Analisis bivariat menggunakan uji statistik spearman rank. Stres kerja perawat sebagian besar pada kategori cukup sebanyak 82 (85,4%), kepuasan kerja perawat sebagian besar pada kategori sedang sebanyak 80 (83,3%), ada hubungan stres kerja dengan kepuasan kerja perawat (r=-,284, p=0,005). Terdapat hubungan antara stres kerja dengan kepuasan kerja perawat. Penting untuk mengidentifikasi faktor penyebab stres karena stres kerja dapat menimbulkan dampak negatif pada perawatan dan kesejahteraan pasien. Disarankan agar dilakukan perubahan dalam urusan manajerial dan kebijakan untuk menurunkan stres kerja dan meningkatkan kepuasan kerja perawat. Kata Kunci: Stres Kerja, Kepuasan Kerja, Perawat