Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : dialektika

STRATIFIKASI SOSIAL PADA NOVEL ANAK SEMUA BANGSA Risa Anjani; Lutfi Syauki Faznur
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.16547

Abstract

Abstract: This research is motivated by the existence of social differentiation or social stratification in the novel Anak Semua Bangsa. The purpose of this research is to criticize and describe the social stratification gap between the natives and the Dutch. The method used in this research is descriptive qualitative. Literature study is a technique of collecting data sources and the nature of this research. The sociology of literature approach is used to describe the data obtained by the stratification theory or social class differentiation. The results of the research show that we can criticize the novel Anak Semua Bangsa, the part of social stratification, in which there are still social gaps or discrimination. This social stratification is contained and remains in effect. The lowest strata are indigenous peoples while the highest strata are still occupied by Dutch Europeans. The Dutch control everything that happens in the Indies.Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pembeda sosial atau stratifikasi sosial dalam novel Anak Semua Bangsa. Tujuan penelitian ini adalah mengkritisi dan menggambarkan kesenjangan stratifikasi sosial antara pribumi dengan bangsa Belanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Studi pustaka menjadi teknik pengumpulan sumber data dan sifat dari penelitian ini. Pendekatan sosiologi sastra digunakan untuk menjabarkan data-data yang didapatkan dengan teori stratifikasi atau kelas pembeda sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Anak Semua Bangsa dapat kita kritisi bagian stratifikasi sosial, yakni masih adanya kesenjangan atau diskriminasi sosial. Stratifikasi sosial ini termuat dan tetap berlaku. Strata terendah adalah bangsa pribumi sementara strata tertinggi tetap diduduki oleh Bangsa Eropa Belanda. Belanda menguasai segala hal yang terjadi di Hindia. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID SMART APPS CREATOR PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA Elvi Susanti; Didah Nurhamidah; Lutfi Syauki Faznur
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.24717

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator yang valid dan efektif agar dapat diterapkan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan desain model ADDIE yang yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu yang mendapatkan mata kuliah Bahasa Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa yang berjumlah 134 orang  berasal dari 4 kelas berbeda dari berbagai jurusan dan fakultas.  Jenis data pada penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner validasi ahli materi dan ahli media, uji lapangan yang merupakan respon dari mahasiswa setelah menggunakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kevalidan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator berdasarkan ahli materi dan ahli media mendapatkan rata-rata persentase sebesar 96,8% dengan kriteria “sangat baik atau sangat valid”. (2) Keefektifan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator berdasarkan respon mahasiswa setelah menggunakan media mendapatkan rata-rata persentase 94,8% yang termasuk kriteria “sangat praktis”.  Kata Kunci: media pembelajaran interaktif; smart apps creator; teroka bahasa Indonesia
MODEL PEMBELAJARAN MASTER DALAM KEMAMPUAN MEMPRESENTASIKAN TEKS RESENSI NOVEL BERBANTUAN INSTAGRAM Lutfi Syauki Faznur; Wika Soviana Devi; Bunga Tisya Marwa
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v9i2.29395

Abstract

The background of the writing is the lack of students' ability in speaking skills. In addition, the application of learning models and learning media that are less than optimal in developing materials for presenting novel review texts. The purpose of this study was to determine the effect of the MASTER learning model on the ability to present review texts assisted by Instagram, and student learning outcomes. This research was conducted at SMAN 47 Jakarta, in class XI MIPA 3 and XI MIPA 4. The research method used in this study was True Experiment with Posttest Only Control Design. The results showed that there was an effect of the MASTER learning model with the help of Instagram on the ability to present review texts. This is based on the results of the Independent Sample Test hypothesis, there are sig 0.000 ˂0.05 and a Thit value of 7.627 Ttab 1.998. Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected, meaning that there is an effect of the MASTER learning model on the ability to present novel review texts with the help of Instagram. Keywords: master model; novel review; instagram
STRATIFIKASI SOSIAL PADA NOVEL ANAK SEMUA BANGSA Risa Anjani; Lutfi Syauki Faznur
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.16547

Abstract

Abstract: This research is motivated by the existence of social differentiation or social stratification in the novel Anak Semua Bangsa. The purpose of this research is to criticize and describe the social stratification gap between the natives and the Dutch. The method used in this research is descriptive qualitative. Literature study is a technique of collecting data sources and the nature of this research. The sociology of literature approach is used to describe the data obtained by the stratification theory or social class differentiation. The results of the research show that we can criticize the novel Anak Semua Bangsa, the part of social stratification, in which there are still social gaps or discrimination. This social stratification is contained and remains in effect. The lowest strata are indigenous peoples while the highest strata are still occupied by Dutch Europeans. The Dutch control everything that happens in the Indies.Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pembeda sosial atau stratifikasi sosial dalam novel Anak Semua Bangsa. Tujuan penelitian ini adalah mengkritisi dan menggambarkan kesenjangan stratifikasi sosial antara pribumi dengan bangsa Belanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Studi pustaka menjadi teknik pengumpulan sumber data dan sifat dari penelitian ini. Pendekatan sosiologi sastra digunakan untuk menjabarkan data-data yang didapatkan dengan teori stratifikasi atau kelas pembeda sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Anak Semua Bangsa dapat kita kritisi bagian stratifikasi sosial, yakni masih adanya kesenjangan atau diskriminasi sosial. Stratifikasi sosial ini termuat dan tetap berlaku. Strata terendah adalah bangsa pribumi sementara strata tertinggi tetap diduduki oleh Bangsa Eropa Belanda. Belanda menguasai segala hal yang terjadi di Hindia. 
Model Pembelajaran Master dalam Kemampuan Mempresentasikan Teks Resensi Novel Berbantuan Instagram Faznur, Lutfi Syauki; Soviana Devi, Wika; Tisya Marwa, Bunga
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v9i2.29395

Abstract

The background of the writing is the lack of students' ability in speaking skills. In addition, the application of learning models and learning media that are less than optimal in developing materials for presenting novel review texts. The purpose of this study was to determine the effect of the MASTER learning model on the ability to present review texts assisted by Instagram, and student learning outcomes. This research was conducted at SMAN 47 Jakarta, in class XI MIPA 3 and XI MIPA 4. The research method used in this study was True Experiment with Posttest Only Control Design. The results showed that there was an effect of the MASTER learning model with the help of Instagram on the ability to present review texts. This is based on the results of the Independent Sample Test hypothesis, there are sig 0.000 ˂0.05 and a Thit value of 7.627 Ttab 1.998. Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected, meaning that there is an effect of the MASTER learning model on the ability to present novel review texts with the help of Instagram.
Perspektif Najwa Shihab dalam Tragedi Kanjuruhan: Kajian Wacana Kritis Nourman Fairclough Faznur, Lutfi Syauki; Rasyid, Yumna; Anwar, Miftahulkhairah; D'Agostino, Matteo
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i2.30239

Abstract

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya menuai perhatian banyak masyarakat dalam dan luar negeri. Tragedi yang telah menghilangkan korban dalam jumlah yang banyak mengakibatkan beberapa tokoh ikut berbicara, salah satunya adalah Najwa Shihab, seorang news anchor dan presenter talkshow professional yang memiliki kompetensi komunikasi yang sangat baik Ketika melakukan praktik komunikkasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi Najwa Shihab dalam menanggapi tragedi Kanjuruhan yang di kemas dalam kajian wacana kritis yang dikembangkan oleh Nourman Fairclough. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan teoritis analisis wacana kritis Nourman Fairclough. Penelitian ini akan mengkaji melalui tiga tradisi Nourman Fairclough analisis teks discourse practice, dan sociocultural practice . Hasil penelitian menunjukkan adanya temuqn mengenai representasi masyarakat terhadap pertaaggungjawaban tragedi Kanjuruhan.  Aspek kebahasaan diksi dan penggunaan kalimat yang digunakan oleh Najwa Sihab telah menempatkan representasi masyarakat Indonesia terhadap ketidakbecusan pelaksana sepak bola. Keberpihakan Najwa Sihab pada korban tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan produksi teks yang dihasilkan menimbulkan citra negatif terhadap pihak tertentu.
PERSPEKTIF NAJWA SIHAB DALAM TRAGEDI KANJURUHAN: KAJIAN WACANA KRITIS NOURMAN FAIRCLOUGH Lutfi Syauki Faznur; Yumna Rasyid; Miftahulkhairah Anwar; Matteo D'Agostino
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i2.30239

Abstract

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya menuai perhatian banyak masyarakat dalam dan luar negeri. Tragedi yang telah menghilangkan korban dalam jumlah yang banyak mengakibatkan beberapa tokoh ikut berbicara, salah satunya adalah Najwa Shihab, seorang news anchor dan presenter talkshow professional yang memiliki kompetensi komunikasi yang sangat baik Ketika melakukan praktik komunikkasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi Najwa Shihab dalam menanggapi tragedi Kanjuruhan yang di kemas dalam kajian wacana kritis yang dikembangkan oleh Nourman Fairclough. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan teoritis analisis wacana kritis Nourman Fairclough. Penelitian ini akan mengkaji melalui tiga tradisi Nourman Fairclough analisis teks discourse practice, dan sociocultural practice . Hasil penelitian menunjukkan adanya temuqn mengenai representasi masyarakat terhadap pertaaggungjawaban tragedi Kanjuruhan.  Aspek kebahasaan diksi dan penggunaan kalimat yang digunakan oleh Najwa Sihab telah menempatkan representasi masyarakat Indonesia terhadap ketidakbecusan pelaksana sepak bola. Keberpihakan Najwa Sihab pada korban tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan produksi teks yang dihasilkan menimbulkan citra negatif terhadap pihak tertentu.
STRATIFIKASI SOSIAL PADA NOVEL ANAK SEMUA BANGSA Risa Anjani; Lutfi Syauki Faznur
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.16547

Abstract

Abstract: This research is motivated by the existence of social differentiation or social stratification in the novel Anak Semua Bangsa. The purpose of this research is to criticize and describe the social stratification gap between the natives and the Dutch. The method used in this research is descriptive qualitative. Literature study is a technique of collecting data sources and the nature of this research. The sociology of literature approach is used to describe the data obtained by the stratification theory or social class differentiation. The results of the research show that we can criticize the novel Anak Semua Bangsa, the part of social stratification, in which there are still social gaps or discrimination. This social stratification is contained and remains in effect. The lowest strata are indigenous peoples while the highest strata are still occupied by Dutch Europeans. The Dutch control everything that happens in the Indies.Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pembeda sosial atau stratifikasi sosial dalam novel Anak Semua Bangsa. Tujuan penelitian ini adalah mengkritisi dan menggambarkan kesenjangan stratifikasi sosial antara pribumi dengan bangsa Belanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Studi pustaka menjadi teknik pengumpulan sumber data dan sifat dari penelitian ini. Pendekatan sosiologi sastra digunakan untuk menjabarkan data-data yang didapatkan dengan teori stratifikasi atau kelas pembeda sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Anak Semua Bangsa dapat kita kritisi bagian stratifikasi sosial, yakni masih adanya kesenjangan atau diskriminasi sosial. Stratifikasi sosial ini termuat dan tetap berlaku. Strata terendah adalah bangsa pribumi sementara strata tertinggi tetap diduduki oleh Bangsa Eropa Belanda. Belanda menguasai segala hal yang terjadi di Hindia. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID SMART APPS CREATOR PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA Elvi Susanti; Didah Nurhamidah; Lutfi Syauki Faznur
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.24717

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator yang valid dan efektif agar dapat diterapkan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan desain model ADDIE yang yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu yang mendapatkan mata kuliah Bahasa Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa yang berjumlah 134 orang  berasal dari 4 kelas berbeda dari berbagai jurusan dan fakultas.  Jenis data pada penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner validasi ahli materi dan ahli media, uji lapangan yang merupakan respon dari mahasiswa setelah menggunakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kevalidan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator berdasarkan ahli materi dan ahli media mendapatkan rata-rata persentase sebesar 96,8% dengan kriteria “sangat baik atau sangat valid”. (2) Keefektifan media pembelajaran interaktif Teroka Bahasa Indonesia berbasis android dengan menggunakan Smart Apps Creator berdasarkan respon mahasiswa setelah menggunakan media mendapatkan rata-rata persentase 94,8% yang termasuk kriteria “sangat praktis”.  Kata Kunci: media pembelajaran interaktif; smart apps creator; teroka bahasa Indonesia