Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Literature Study of Lactic Acid Bacteria in Bangka Belitung: Sources, Methodology, Utilization, And Identification Rahmad Lingga; Rinny Saputri; Fitriyani Fitriyani; Muhammad Panca Indra
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i1.5196

Abstract

Bangka Belitung has various types of fermented foods, in the production of which lactic acid bacteria are involved. Lactic acid bacteria plays important role in enhancing the nutritional value of food ingredients, extending their shelf life, producing distinct aromas, and preventing contamination from pathogenic bacteria. Additionally, lactic acid bacteria can also act as probiotics for application in livestock or fisheries. This article examined several studies on lactic acid bacteria that were linked to the biological resources of Bangka Belitung. The aspects studied included the sources of lactic acid bacterial isolates, research methods or approaches employed, utilization, and identification of lactic acid bacteria. Most of the research related to lactic acid bacteria has been conducted on fermented foods, primarily 'rusip,' which is a fermented food product made from shrimp or fish. This review expected to provide an overview of the trends and research interest in lactic acid bacteria conducted in Bangka Belitung, while also mapping out aspects that need further exploration in subsequent research
PEMBERDAYAAN BUMDes PAGARAWAN MELALUI PRODUKSI DAN PEMASARAN PAKAN ORGANIK BERPROBIOTIK Restu Adjie Saputro; Nurzaidah Putri Dalimunthe; Zafira Azzany; Faiz Mush’ab Assariy; Giva Lihin; Sujadi Priyansah; Rulyanti Susi Wardhani; Rahmad Lingga
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.54491

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal. Namun, BUMDes Pagarawan di Kabupaten Bangka masih menghadapi permasalahan tingginya biaya produksi budidaya ikan akibat ketergantungan pada pakan pabrikan serta keterbatasan kemampuan dalam pengemasan dan pemasaran produk. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan pakan ikan organik berbasis probiotik yang dapat diproduksi secara mandiri dan dipasarkan secara lebih luas. Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam produksi pakan ikan probiotik serta memperkuat strategi pengemasan dan pemasaran berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi awal dengan mitra, pelatihan dan sosialisasi produksi pakan ikan probiotik, pendampingan pemasaran digital, produksi massal pakan, serta pengemasan dan promosi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu memproduksi pakan ikan organik berbasis probiotik secara mandiri dengan kualitas yang lebih terjaga dan biaya yang lebih efisien. Selain itu, penerapan branding dan pemasaran melalui media sosial mulai menarik minat konsumen dan membuka peluang pasar baru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran digital berperan penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha BUMDes.
Pemberdayaan Kader melalui Penerapan Sistem Biopori sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Dalam Peningkatan Kesehatan Lingkungan di Desa Pongok Erna Julianti; Restu Amalia Azmy; Zulkifli Zulkifli; Ryan Nuari Pratama; Rahmad Lingga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27446

Abstract

ABSTRAK Permasalahan sampah rumah tangga menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan lingkungan khususnya pada wilayah kepulauan dan pesisir yang memiliki keterbatasan lahan serta infrastruktur pengelolaan sampah terpusat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan kader dalam penerapan sistem biopori sebagai upaya  pemanfaatan sampah rumah tangga untuk meningkatkan kesehatan lingkungan di Desa Pongok. Metode kegiatan ini melalui edukasi Kesehatan mengenai sampah, dampak sampah bagi Kesehatan, proses pembuatan biopori dan demotrasi proses pembuatan lubang resapan biopori. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner untuk menilai  perubahan  pengetahuan  peserta  sebelum  dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader kesehatan (n=30) mengalami peningkatan bermakna, dari kategori baik sebesar 26,66% (8 orang) sebelum edukasi menjadi 83,33% (25 orang) setelah edukasi, dengan nilai p=0,0001.Penerapan biopori bagi kader dapat mengatasi permasalahan lingkungan fisik berkelanjutan, mencegah penyakit serta meningkatkan kesehatan lingkungan.  Kata Kunci: Biopori, Kader, Sampah Rumah Tangga, Kesehatan Lingkungan.  ABSTRACT The problem of household waste poses a challenge to environmental health development, particularly in island and coastal areas with limited land and centralized waste management infrastructure. This community service activity aims to improve the knowledge of community health cadres through the implementation of the biopore system, a method for utilizing household waste to improve environmental health in Pongok Village. This activity involves health education on waste, its impact on health, the biopore construction process, and a demonstration of the biopore infiltration hole construction process. The activity was evaluated using a questionnaire to assess changes in participants' knowledge before and after the education. The results of the community service activity showed a significant increase in the knowledge level of health cadres (n=30), from 26.66% (8 people) before the education to 83.33% (25 people) after the education, with a p-value of 0.0001. The implementation of biopores for community health cadres can address sustainable physical environmental issues, prevent disease, and improve environmental health. Keywords: Biopores, Community Health Cadres, Household Waste, Environmental Health.
Co-Authors Abdurrohman Septiadi Adibrata, Sudirman Ahmad Syazili Alita Alita Anna Sonia Arinda Salsabila Budi Afriyansyah Budi Afriyansyah Budi Afriyansyah Budi Afriyansyah Ciatri Herafi Dalimunthe, Nurzaidah Putri EKA SARI Entang Iskandar Erna Julianti Erwin Januardi Eva Dewi Rosmawati Purba Evi.J Evi.J Fahmida Manin Faiz Mush’ab Assariy Febbi Julia Nandi Firsty Vanezza Gabriela Fitri Afriani Fitriyani Fitriyani Genta Hazi Pratoyo Ghaida Roshuna Gita Fitri Giva Lihin Hady Sukadi Alikodra Hendi Hendra Bayu Henny Helmi Henri Henri Henri Henri Hikmah Septiani Ilpandari Ilpandari Ina Miranti Ina Miranti Ina Miranti Inayah Assyifa Indra Priawan Ismed Inonu Lisnawati Sinaga Lissoliha Lissoliha M Yusuf Rangga Marinah Marinah Marthin Syach Putra Maulana Firdaus Mohammad Agung Nugraha Muhammad Panca Indra Mutia Anggita Edelweis Mutiara Darlingga Mutiara Darlingga Mu’alimah Hudatwi Nabila Fharellia Anjani Nadila Puspita Sari Novyandra Ilham Bahtera NUR ANNIS HIDAYATI Priyansah, Sujadi Putri Ayu Indah Suryani Rachmawati Felani Djuria Raka Tiwi Rama Pratama Rani Arizki Roshan Rania Insyira Resti Provilia Restu Adjie Saputro Restu Amalia Azmy Reti Septiani Reti Septiani Rifqi Almusawi Rafsanjani Riko Irwanto Rinny Saputri Risna Meilya Rizky Putri Deshanda Rosalin Yuniarti Maruf Rossy Hertati Rufti Puji Astuti Rulyanti Susi Wardhani Ryan Nuari Pratama Safitri Safitri Salsa Annada Ifafah Shella Indila Julisa Shinta Ahsaniyah Shinta Ahsaniyah Siti Fatimah Siti Fatimah Sri Suci Utami Atmoko Stevani Greacela Putri Tirma Papingka Tri Wahyuni Umiyatul Islamiyah Verry Andre Fabiani Winanto Winanto Yuant Tiandho Zaenab Fauziyah Zafira Azzany Zulkifli Zulkifli