Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Tentang Keputihan Patologis Di SMAN 2 Luwu Timur Azzahra, Zyahida; Rezky Aulia Yusuf; Harpiana Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/d47pvx59

Abstract

Vaginal discharge (white discharge, leukorrhea, fluor albus) is a non-bloody vaginal discharge. Pathological vaginal discharge is a high-risk condition for young women aged 15-24 years, making it a common reproductive health problem. Initial observations at State Senior High School 2, East Luwu, showed that most female students lacked knowledge about pathological vaginal discharge and tended to consider it normal without seeking treatment. This situation is exacerbated by the limited reproductive health education received in the school environment. The purpose of this study was to determine the effect of health education on knowledge and attitudes about preventing pathological vaginal discharge in young women at State Senior High School 2, East Luwu. This study used a pre-experimental research design with a one-group pre-post-test approach. Data collection was conducted in July 2024. The sample size was 245 subjects. Sampling was carried out using a purposive sampling technique. Data processing was performed using the Wilcoxon test (p<0.05) using statistical tests. The results of this study showed that the average knowledge and attitudes of adolescent girls before being given health education were 7.32 and 7.09, while the average knowledge and attitudes after health education were 13.61 and 36.73. The results of the Wilcoxon p-value analysis test (p=0.000). There is an effect of health education on knowledge and attitudes in preventing pathological vaginal discharge in adolescent girls at SMA Negeri 2 Luwu Timur. Behavioral change requires a process, namely changes in knowledge and attitudes. It is hoped that after this, respondents will understand the concept of vaginal discharge and be able to prevent pathological vaginal discharge.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Amaliyah, Rizka; Sumiaty; Rezky Aulia Yusuf; Mansur Sididi; Andi Sani
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.711

Abstract

Stres kerja terjadi dari ketidaksesuaian antara tuntutan dengan tekanan serta ketidaksesuaian pengetahuan dan kemampuan. Tenaga kesehatan terutama perawat, mempunyai resiko yang sangat tinggi terkena stres, karena perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan stres kerja yaitu faktor pekerjaan, faktor individu, faktor luar pekerjaan, dan faktor pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah “observational analytic” dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid. Sampel diperoleh dengan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 109 perawat. Pengolahan data menggunakan software SPSS dalam analisis univariat dan bivariat  dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan (tuntutan mental = 0.325, beban kerja = 0.984, konflik interpersonal = 0.733, kesempatan kerja = 0.202, dan shift kerja = 0.514), faktor luar pekerjaan (0.262), faktor individu (jenis kelamin = 1, umur = 0.690, status pernikahan = 0.350, dan masa kerja = 0.760), dan faktor pendukung (0.325).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Puskesmas Antang Kota Makassar Nurul Awalia; Muhammad Khidri Alwi; Ayu Puspitasari; Sitti Patimah; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.719

Abstract

Menurut WHO, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak balita (bawah 5 tahun). Diare didefinisikan sebagai buang air besar yang encer atau cair sebesar 3 kali atau lebih per hari. Diare umumnya ditandai dengan adanya infeksi dalam saluran usus yang ditimbulkan oleh organisme bakteri, virus dan parasit. Makanan dan minuman yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penyebaran diare atau melalui satu orang ke orang lain akibat dari kebersihan yang buruk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 1-4 tahun yang pernah berobat di Puskesmas Antang Kota Makassar tahun 2021 sebanyak 110 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 86 anak. Jenis analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dengan tingkat derajat kepercayaan 95% (0.05). Kesimpulan: faktor pengetahuan ibu, ASI Eksklusif dan personal hygiene menunjukkan ada hubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Sedangkan faktor pendidikan ibu, praktik pemberian MP-ASI dan riwayat imunisasi campak tidak berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar.
Hubungan Perilaku Makan Orang Tua Dengan Perilaku Picky Eating Pada Balita Di Posyandu Iradhah Azzahrah; Andi Nurlinda; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.774

Abstract

Masalah gizi anak merupakan masalah yang sering terjadi di masyarakat dan memerlukan penanganan segera. Picky eating didefinisikan sebagai perilaku anak yang mengkonsumsi makanan dengan variasi makanan yang tidak cukup dan menolak sejumlah makanan tertentu, baik makanan baru maupun makanan yang telah dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku makan orang tua dengan perilaku picky eating (pilih-pilih makanan) pada balita usia 24-59 bulan di Posyandu Desa Murante Kabupaten Luwu. Penelitian ini adalah penelitian cross – sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Posyandu Desa Murante berjumlah 114 balita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku makan orang tua (ρ = 0.521 α>0.05) dengan perilaku picky eating. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan orang tua dengan perilaku picky eating. Penelitian ini menyarankan agar orang tua memberikan contoh perilaku makan yang baik kepada anak, meluangkan waktu makan bersama, menghindari perilaku memaksa dan meningkatkan variasi makanan anak.
Pengaruh Kerupuk Singkong Ebi Terhadap Lingkar Kepala Dan Lingkar Dada Baduta Stunting Di Desa Banyuanyara Merlyani Basir; Andi Nurlinda; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.843

Abstract

Masalah malnutrisi di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang belum bisa diatasi sepenuhnya oleh pemerintah. Hal ini di buktikan data-data survey dan penelitian ini seperti Riset Kesehatan Dasar 2018 yang menyatakan bahwa prevalensi stunting severe (sangat pendek) di Indonesia adalah 19,3% lebih tinggi dibandingkan tahun 2013 (19,2%) dan tahun 2007 (18%)1. Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui pengaruh kerupuk singkong ebi terhadap lingkar kepala dan lingkar dada pada baduta stunting di Desa Banyuanyara Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Tahun 2022.Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode  total sampling Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 27 baduta. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerupuk singkong ebi tidak berpengaruh terhadap lingkar kepala pada baduta stunting  di Desa Banyuanyara Kecamatan Sanrobone kabupaten Takalar. Hal ini ditunjukkan dari nilai negative  ranks sebesar 0,00% dan nilai positive ranks sebesar 7.00%. Dan kerupuk singkong ebi tidak berpengaruh terhadap lingkar dada pada baduta stunting  di Desa Banyuanyara Kecamatan Sanrobone kabupaten Takalar. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan dengan uji Paired sample t-test diperoleh p value = 0.000 berartip value <0.05.
Pengaruh Gaya Hidup Sehat Terhadap Produktivitas Pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu Dwi Ajeng Mayzarah; Rezky Aulia Yusuf; Andi Sani; Ella Andayanie; Ikhram Hardi S
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.865

Abstract

Produktivitas kerja memiliki arti penting sebagai pandangan hidup dan sikap mental seluruh pegawai, dimana pegawai selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan, keadaan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan mutu kehidupan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Tidak kala pentingnya kesehatan pegawai seorang pegawai yang gaya hidup tidak sehat. Banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja diantaranya yaitu pola hidup sehat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup sehat dengan produktivitas kerja di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah sampel 76 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda dengan software SPSS. Hasil analisis multivariat bahwa p = 0.000 < 0.05 dengan OR 33.800 artinya ada pengaruh antara aktivitas fisik terhadap produktivitas kerja, p = 0.000 < 0.05 dengan OR 14.780 artinya ada pengaruh perilaku sedentary terhadap produktivitas kerja dan p = 0.005 < 0.05 dengan OR 13.223 artinya ada pengaruh antara durasi waktu tidur terhadap produktivitas kerja di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu tahun 2022. Kesimpulan gaya hidup sehat berupa aktivitas fisik, perilaku sedentary dan durasi waktu tidur memiliki pengaruh terhadap produktivitas pegawai. Saran diharapkan agar pegawai senantiasa memperbaiki gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, mengurangi perilaku sedentary dan memiliki waktu tidur yang cukup.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Kota Palopo Yanti, Kurnia Tri; Andi Mansur Sulolipu; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.981

Abstract

Remaja sekarang ini memiliki resiko tinggi dalam penularan HIV/AIDS. Penyebab umum terjadinya HIV/AIDS pada masa remaja adalah remaja yang menjadi pecandu narkoba khususnya pengguna jarum suntik, kurangnya pengetahuan tentang informasi mengenai kesehatan reproduksi, seks bebas, HIV/AIDS serta infeksi lainnya yang ditimbulkan oleh hubungan seks. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMA Negeri 4 Palopo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total Sampling dengan jumlah sampel 147 responden. Metode analisis data ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,133, ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,016, ada hubungan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,000, ada hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,000. Kesimpulan pada penelitian ini yang telah dilakukan SMA Negeri 4 Kota Palopo tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS, ada hubungan antara sikap, peran orang tua dan peran teman sebaya dengan perilaku pencegahan. Saran dari peneliti hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber data maupun acuan dalam melakukan penelitian selanjutnya agar penelitian ini dapat dilanjutkan dan dapat disempurnakan sehingga dapat memberikan manfaat kepada orang yang lebih banyak.
Gambaran Pemetaan Penyebaran Covid-19 Berdasarkan Faktor Risiko Di Kecamatan Kolaka Nur, Sri Wahyuni; Nasruddin Syam; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.1018

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah salah satu jenis penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan dan dinyatakan sebagai pandemi pada tanggal 12 Maret 2020. Untuk mendeteksi lingkungan yang rentan terhadap penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh (remote sensing)  dan Geographic Information System (GIS) yang merupakan suatu sistem yang mampu mengolah, memperbaiki, memperbaharui, dan menganalisis data. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pemetaan penyebaran Covid-19 berdasarkan faktor risiko di Kecamatan Kolaka. Sampel dalam penelitian ini adalah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Kolaka pada bulan Januari-April 2022 yang memiliki data alamat lengkap. Metode analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Kolaka berdasarkan faktor risiko umur dengan kategori umur 26-45 tahun, sebagian besar masyarakat yang terpapar Covid-19 belum menerima vaksin lengkap, penyakit penyerta yang paling banyak diderita yaitu hipertensi, dan tempat yang paling sering dikunjungi adalah sarana ibadah.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Petani Di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara Fatmawati; Farihah Muhsanah; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.1117

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan suatu kelainan pada jaringan tubuh seperti otot, tendon, ligamen, saraf atau sendi tulang belakang. Gangguan tersebut dapat dirasakan di beberapa bagian tubuh, yaitu otot leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, serta otot pada tubuh bagian bawah. Apabila tidak dilakukan tindakan maka akan menyebabkan cidera atau terjadinya kelumpuhan dan kematian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tenaga kesehatan indonesia menyatakan bahwa prevalensi penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs) tertinggi yaitu pada petani, nelayan dan buruh yaitu 31,2% prevalensi meningkat terus menerus dan mencapai puncaknya antara usia 25-55 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petani di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik dengan menggunakan pendekatanCross-Sectional . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental sampling dengan jumlah sampel 74. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data dengan uji Chi-square  pada tingkat kepercayaan 95% (P=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan secara signifikan dengan keluhan musculoskeletal disorders pada petani di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara yakni umur (p = 0,000), beban kerja (p = 0,004), lama kerja (p = 0,001) dan sikap kerja (p = 0,000). Penelitian ini menyarankan kepada para petani agar selalu memperhatikan umur, sikap kerja, lama kerja, beban kerja, IMT dan aktivitas fisik agar selalu sejalan dengan  prinsip-prinsip ergonomi sehingga dapat mencegah terjadinya keluhan musculoskeletal disorders.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Tenaga Kerja Petikemas New Makassar 2 Azzahra, Fatimah; Septiyanti; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1256

Abstract

Tindakan tidak aman (unsafe action) merupakan tindakan seseorang  dengan cara yang berbeda dari pratik aman yang telah ditetapkan, sehingga menimbulkan bahaya bagi diri mereka sendiri, orang lain, ataupun peralatan. Kecelakaan kerja terjadi akibat dari pekerja yang melakukan aktifitas yang dapat membahayakan diri mereka sendri ataupun oranglain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 107 pekerja. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha= 0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan secara signifikat antara pengetahuan dengan nilai p-value yaitu 0,000, sikap dengan nilai p-value 0,001, kelelahan dengan nilai p-value yaitu 0,026 dan pelatihan K3 dengan nilai p-value 0,011 sedangkan tidak ada hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) dengan nilai p-value tidak bisa di hitung karena variabel berkategori konstan atau 100% berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap kelelelahan dan tidak terdapat hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). dari hasil penelitian perusahaan diharapkan untuk mengikuti pekerja harus lebih mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi bila tidak melaksankan atau melanggar dan dapat merawat alat pelindung diri yang disediakan agar terhindar dari kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja.