Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Gerakan Cerdas Menggunakan obat (Ge Ma Cermat) dengan Leaflet terhadap tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara Pusmarani, S. Farm., M.Sc., apt.; Dewi, Citra; Putri, Risky Juliansyah; Mahmudah, Rifa'atul
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.523

Abstract

Swamedikasi (mengobati diri sendiri) adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri untuk mengatasi keluhan dari gejala penyakit sebelum meminta pertolongan kepada tenaga kesehatan. Beberapa masalah yang terjadi pada masyarakat Wawatu terkait swamedikasi ini adalah masyarakat Desa Wawatu juga banyak menyimpan obat dalam jangka waktu yang lama, menggunakan kombinasi obat sintetik dan jamu tanpa pendampingan untuk mengurangi gejala penyakit, menggunakan obat yang kemasannya sudah rusak, menggunakan antibiotic ketika mengalami gejala diare atau sakit gigi dan menggunakan antinyeri ketika mengalami kelelahan. Masalah terkait swamedikasi tersebut dapat dicegah melalui pendampingan penggunaan obat oleh apoteker. Selain itu, apoteker juga berperan dalam mencegah kejadian efek samping obat yang tidak diinginkan, resistensi antibiotic, dan memberikan pendampingan kepada masyarakat ketika menggunakan obat, jamu atau kosmetik. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Wawatu dalam menggunakan obat melalui pemberian edukasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Ge Ma Cermat) dengan menggunakan leaflet. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melalui penyuluhan kepada masayarakat desa Wawatu dengan memberikan pre-test dan post-test pada 50 orang dengan kriteria peserta adalah usia dewasa (umur 18-65 tahun), dapat membaca dan menulis, bersedia menjadi peserta dalam kegiatan ini. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Hasil uji Chi Square dengan nilai P=0,000<0,05 yang menunjukkan bahwa pemberian edukasi dengan leaflet berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat desa Wawatu dalam menggunakan obat secara rasional.
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL UNTUK PENANGANAN HIPERTENSI DI DESA WAWOBUNGI KABUPATEN KONAWE Himaniarwati, Himaniarwati; Putri, Risky Juliansyah; Hasanudin, Silviana; Halid, Nurhatidja Awaliya; Nasir, Nur Herlina; Pusmarani, Jastria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.630

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada warga desa Wawobungi, kurangnya pengetahuan dan cara penanganan hipertensi menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus hipertensi pada warga desa Wawobungi. Tujuan pelaksanan PKM ini untuk meningkatkan pengetahuan melalui edukasi tentang hipertensi dan pemanfaatan bahan alam lokal sebagai alternatif pengobatan hipertensi, deteksi dini penyakit melalui tes kesehatan dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa Wawobungi dengan pelatihan pembuatan serbuk instran dari bahan alam lokal yaitu kelor. Metode pelaksanaan dilakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pelatihan pembuatan serbuk instant. Peserta PKM semua warga yang hadir pada saat pelaksanaan PKM 17 orang. Hasil yang diharapkan pelaksanaan pengabdian masyakarat ini adalah meningkatnya pengetahuan Masyarakat desa Wawobungi dalam pencegahan dan pengendalian mandiri hipertensi dengan memanfatkan dan mengelolah tanaman disekitar menjadi tanaman obat lokal yang dapat memberikan manfaat bagi Kesehatan.
Formulasi Sediaan Masker Stick Clay Dengan Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk) Dan Daun Sagu (Metroxylon Sagu Rottb) Serta Aktivitas Antioksidan Putri, Risky Juliansyah; Halid, Nur Hatidjah Awaliyah; Himaniarwati, Himaniarwati; Nasir, Nur Herlina; Pusmarani, Jastria; Jannah, Nisa Fil
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 10 No 1 (2026): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59053/bjp.v10i1.792

Abstract

Antioxidants are beneficial for skin health, and they help to neutralize free radicals. These antioxidants are present in various plants, including Moringa and sago leaves. To enable easier application, these antioxidant properties are incorporated into cosmetic products, such as stick clay masks. The purpose of this research is to assess the formula's stability and the antioxidant effectiveness of stick clay mask formulations that combine extracts from Moringa and sago leaves. The study utilized a laboratory experimental design, and the samples were collected from Wolulu Village, Watubangga District, Southeast Sulawesi.. Stick clay mask containing extracts of sago and moringa leaves at 0.5%, 1%, and 1.5% concentrations. The formulation underwent a stability test, and the IC50 value was used to determine the antioxidant activity test using DPPH methods. In addition to having antioxidant activity at F0 263.51 µg/mL in the weak category, Formula FI 73.80 µg/mL in the strong category, F II 54.74 µg/mL in the strong category, and F III 30.11 µg/mL in the very strong category, the results of the stability test of the Stick clay mask have satisfied the requirements, which include organoleptic test, homogeneity test, spreadability test, adhesion test, and drying time test.