Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Gerakan Cerdas Menggunakan obat (Ge Ma Cermat) dengan Leaflet terhadap tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara Pusmarani, S. Farm., M.Sc., apt.; Dewi, Citra; Putri, Risky Juliansyah; Mahmudah, Rifa'atul
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.523

Abstract

Swamedikasi (mengobati diri sendiri) adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri untuk mengatasi keluhan dari gejala penyakit sebelum meminta pertolongan kepada tenaga kesehatan. Beberapa masalah yang terjadi pada masyarakat Wawatu terkait swamedikasi ini adalah masyarakat Desa Wawatu juga banyak menyimpan obat dalam jangka waktu yang lama, menggunakan kombinasi obat sintetik dan jamu tanpa pendampingan untuk mengurangi gejala penyakit, menggunakan obat yang kemasannya sudah rusak, menggunakan antibiotic ketika mengalami gejala diare atau sakit gigi dan menggunakan antinyeri ketika mengalami kelelahan. Masalah terkait swamedikasi tersebut dapat dicegah melalui pendampingan penggunaan obat oleh apoteker. Selain itu, apoteker juga berperan dalam mencegah kejadian efek samping obat yang tidak diinginkan, resistensi antibiotic, dan memberikan pendampingan kepada masyarakat ketika menggunakan obat, jamu atau kosmetik. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Wawatu dalam menggunakan obat melalui pemberian edukasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Ge Ma Cermat) dengan menggunakan leaflet. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melalui penyuluhan kepada masayarakat desa Wawatu dengan memberikan pre-test dan post-test pada 50 orang dengan kriteria peserta adalah usia dewasa (umur 18-65 tahun), dapat membaca dan menulis, bersedia menjadi peserta dalam kegiatan ini. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Hasil uji Chi Square dengan nilai P=0,000<0,05 yang menunjukkan bahwa pemberian edukasi dengan leaflet berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat desa Wawatu dalam menggunakan obat secara rasional.
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL UNTUK PENANGANAN HIPERTENSI DI DESA WAWOBUNGI KABUPATEN KONAWE Himaniarwati, Himaniarwati; Putri, Risky Juliansyah; Hasanudin, Silviana; Halid, Nurhatidja Awaliya; Nasir, Nur Herlina; Pusmarani, Jastria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.630

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada warga desa Wawobungi, kurangnya pengetahuan dan cara penanganan hipertensi menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus hipertensi pada warga desa Wawobungi. Tujuan pelaksanan PKM ini untuk meningkatkan pengetahuan melalui edukasi tentang hipertensi dan pemanfaatan bahan alam lokal sebagai alternatif pengobatan hipertensi, deteksi dini penyakit melalui tes kesehatan dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa Wawobungi dengan pelatihan pembuatan serbuk instran dari bahan alam lokal yaitu kelor. Metode pelaksanaan dilakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pelatihan pembuatan serbuk instant. Peserta PKM semua warga yang hadir pada saat pelaksanaan PKM 17 orang. Hasil yang diharapkan pelaksanaan pengabdian masyakarat ini adalah meningkatnya pengetahuan Masyarakat desa Wawobungi dalam pencegahan dan pengendalian mandiri hipertensi dengan memanfatkan dan mengelolah tanaman disekitar menjadi tanaman obat lokal yang dapat memberikan manfaat bagi Kesehatan.