Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurna Beta Kimia

Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis Lectora Inspire pada Materi Pokok Kimia Unsur Terintegrasi Etnosains untuk Siswa Kelas XII SMA/MA Lestarani, Dewi; Atandau, Eny C.R.K.; Lalang, Arvinda C.; Naat, Johnson; Lawa, Yosep
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1: Mei 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i1.5128

Abstract

Artikel ini membahas hasil pengembangan bahan ajar kimia berbasis Lectora Inspire (LI) pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains. Pengembangan bahan ajar kimia berbasis LI pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains digunakan langkah-langkah dengan model rancangan dari Borg and Gall dengan 4 tahapan yaitu studi pendahuluan, pengembangan, uji lapangan, dan diseminasi produk akhir. Uji ahli yang dinilai oleh tiga ahli yaitu ahli instrumen, ahli materi dan ahli media serta uji lapangan terhadap produk bahan ajar kimia yang terdiri dari uji kelompok kecil yang terdiri atas 9 mahasiswa dan kelompok besar 20 mahasiswa semester 3 pendidikan kimia Undana. Hasil penilaian ahli instrumen terhadap angket butir-butir indikator penilaian pada angket tersebut sangat baik dengan persentase keidealan 94,28% sedangkan penilaian ahli materi dengan persentase keidealan 86,09% dan ahli media 86,92% dengan kategori masing-masing sangat baik. Uji coba kelompok kecil 97,25% dan kelompok besar 98,75%. Hasil penilaian uji ahli dan uji lapangan terhadap bahan ajar kimia berbasis Lectora Inspire pada materi pokok kimia unsur terintegrasi etnosains ini sangat layak digunakan.
Konsentrasi Optimum dan Model Isotherm Bovine Serum Albumin (BSA) dalam Matriks Silika Gel dengan Pemanfaatan Silika yang bersumber dari Pasir Alam Naat, Johnson N.; Lawa, Yosep; Neolaka, Yantus A. B.; Haki, Horiana; Lestarani, Dewi; Sugiarti, Sri; Iswantini, Dyah
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5584

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi optimum dan model isotherm bovine serum albumin (BSA) dalam matriks silika gel dengan pemanfaatan silika yang bersumber dari pasir alam Takari. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan preparasi sampel, ekstraksi silika (SiO2), penentuan konsentrasi optimum, dan model isotherm BSA pada matriks silika gel yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penentuan konsentasi optimum BSA dalam matriks silika gel dibuat dengan variasi konsentrasi 10, 20, 30, 40, dan 50 mg/L pada pH dan waktu kontak optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimum adsorpsi BSA pada konsentasi 40 mg/L dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,06%. Adsorpsi BSA mengikuti model isotherm Langmuir tipe 2 dengan nilai R2 = 0,9492 dan kapasitas adsorpsinya sebesar 9,5057 mg/g. Proses adsorpsi BSA oleh silika dalam matriks silika gel terjadi secara kimia dan monolayer.
Pemanfaatan Bahan Ajar Digital Berbasis Android dan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Peserta didik Kelas XI MIA pada Materi Pokok Asam Basa Parera, Lolita Agusta Magdalena; Naat, Johnson N.; Nenohai, Jacky A.; Tamonob, Mulyanti; Dewi, Ni Wayan O. A.C
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajarkan menggunakan bahan ajar digital berbasis android dan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan peserta didik yang diajarkan menggunakan menggunakan model PBL. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dari populasi terpilih 2 kelas sampel yaitu XI MIA 2 (kelas eksperimen) dan XI MIA 4 (kelas kontrol). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode angket, obeservasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis hasil belajar peserta didik dengan uji-t menunjukan bahwa nilai sig. 2-tailed < taraf signifikan 5% yaitu 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan bahan ajar digital berbasis android dan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan peserta didik yang diajarkan menggunakan model PBL pada materi asam basa.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif Berbasis Kvisoft Flipbook Maker pada Materi Pokok Ikatan Kimia untuk SMA/MA Kelas X Nenohai, Jacky Anggara; Sudirman, Sudirman; Naat, Johnson N.; Sarifudin, Kasimir
Jurnal Beta Kimia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1: Mei 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v2i1.7093

Abstract

Penelitian dengan judul Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif Berbasis Kvisoft Flipbook Maker pada Materi Pokok Ikatan kimia untuk SMA/MA Kelas X, bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan bahan ajar digital interaktif berbasis Kvisoft Flipbook Maker untuk membantu siswa SMA/MA kelas X dalam mempelajari materi pokok ikatan kimia dan mengetahui tingkat validitas bahan ajar digital interaktif berbasis Kvisoft Flipbook Maker pada materi pokok ikatan kimia untuk siswa SMA/MA kelas X. Pengembangan software bahan ajar digital interaktif yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini dilakukan mengikuti alur atau langkah-langkah model rancangan dari Dick and Carrey dengan sedikit penyesuaian. Prosedur pengembangan yang ditempuh untuk menghasilkan produk dibagi menjadi 4 tahap, yaitu: (1) menentukan materi yang akan dikembangkan, (2) melaksanakan desain dan pengembangan, (3) memproduksi software atau mengemas materi pembelajaran bahan ajar digital interaktif, dan (4) melakukan evaluasi formatif dan merevisi produk pengembangan. Evaluasi terhadap produk bahan ajar digital interaktif terdiri dari dua langkah utama, yaitu validasi atau uji ahli dan uji respon siswa sebagai pengguna. Uji ahli akan dinilai oleh tiga ahli yaitu ahli instrumen, ahli materi dan ahli media, sedangkan untuk uji respon siswa akan dinilai oleh siswa SMAN 4 Kupang yang dikelompokkan menjadi uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Hasil penilaian ahli instrumen terhadap angket yaitu butir-butir indikator penilaian pada angket tersebut termasuk kategori sangat baik serta sudah sesuai pada tiap ahli masing-masing, sedangkan ahli materi dan ahli media terhadap kelayakan yaitu bahan ajar ini memiliki kategori sangat baik dengan presentase keidealan keseluruhan masing-masing 85,94% untuk materi yang disajikan dan 90,91% untuk media yang disajikan. Hasil penilaian uji respon siswa terhadap bahan ajar ini yaitu pada uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar termasuk kategori sangat baik dengan persentase masing-masing 92% pada uji perorangan, 94,24% uji kelompok kecil dan 97,08% uji kelompok besar. persentase produk dalam hal ini uji respon siswa dari penilaian bahan ajar ini memiliki kategori sangat baik dengan presentase masing-masing 86,64% pada uji perorangan, 82,68% uji kelompok kecil dan 80,52% uji kelompok besar. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli dan uji respon siswa pada bahan ajar digital interaktif berbasis kvisoft flipbook maker pada materi pokok ikatan kimia ini layak digunakan
Pengembangan Video Pembelajaran Kimia Berbantuan Kinemaster pada Materi Sistem Koloid untuk Kelas XI SMA/MA Parera, Lolita Agusta Magdalena; Toni, Samuel; Naat, Johnson; Sudirman, Sudirman; Dewi, Ni Wayan OAC; Kerihi, Eka C.G.; Nenohai, Jacky A.
Jurnal Beta Kimia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1: Mei 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v2i1.7247

Abstract

Peneltian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembagan Dick and Carrey yang dimodifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud hasil pengembangan video pembelajaran kimia berbantuan kinemaster dan mengetahui tingkat validitas pada materi sistem koloid untuk siswa kelas XI SMA/MA. Prosedur pengembangan yang ditempuh untuk menghasilkan produk dibagi menjadi 4 tahap, yaitu: (1) menentukan materi yang akan dikembangkan, (2) melaksanakan desain dan pengembangan, (3) memproduksi software atau mengemas materi pembelajaran bahan ajar digital interaktif, dan (4) melakukan evaluasi formatif dan merevisi produk pengembangan. Evaluasi terhadap produk video pembelajaran kimia terdiri dari dua langkah utama, yaitu validasi atau uji ahli dan uji respon siswa sebagai pengguna. Uji ahli akan dinilai oleh tiga ahli yaitu ahli instrumen, ahli materi dan ahli media. Uji coba terhadap produk video pembelajaran terdiri dari uji perorangan yang terdiri dari 3 orang, uji kelompok kecil 9 orang dan uji kelompok besar 30 orang mahasiswa semester satu pendidikan kimia Universitas Nusa Cendana Kupang. Hasil penilaian ahli instrumen terhadap angket termasuk kategori sangat baik dengan persentase keidealan keseluruhan 88,57%. Hasil validasi ahli materi dan ahli media terhadap kelayakan video pembelajaran ini, memiliki kategori sangat baik dengan persentase keidealan keseluruhan berturut-turut 86,33% dan 87,5%. Hasil penilaian uji perorangan terhadap video pembelajaran ini sangat baik dengan persentase keidealan 92%, uji kelompok kecil 93,11%, dan uji kelompok besar terhadap video pembelajaran ini sangat baik dengan persentase keidealan 92,90%.Berdasarkan hasil penilaian uji ahli dan uji coba yang terdiri atas uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar terhadap video pembelajaran pada materi sistem koloid di SMA ini layak digunakan.
pH dan Waktu Kontak Adsorpsi Ion Logam Cu(II) menggunakan Adsorben Silika yang Bersumber dari Pasir Alam Takari Naat, Johnson N.; Kefi, Lidia Graciana; Lawa, Yosep
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1: Mei 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i1.7683

Abstract

Tulisan ini melaporkan pH dan waktu kontak optimum adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan adsorben silika yang diekstraksi dari pasir alam Takari. Penelitian ini dilakukan melalui preparasi sampel, proses ekstraksi silika menggunakan metode hidrotermal dan kopresipitasi, penentuan pH optimum dan waktu kontak adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan pereaksi EDTA sebagai pengompleks. Variasi pH yang digunakan adalah 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 sedangkan variasi waktu kontak yang digunakan adalah 20, 40, 60, 80, dan 100 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum untuk adsorpsi ion logam Cu(II) adalah pada pH 6 dengan kapasitas adsorpsi 7,958 mg/g, sedangkan waktu kontak optimum adalah 60 menit dengan kapasitas adsorpsi 10,597 mg/g.
Uji Stabilitas Polymer Inclusion Membrane dari Polimer Pendukung PVC, Ekstraktan D2EHPA, dan Plasticizer Asam Oleat pada Kondisi Asam Rensini, William Antoni; Kadang, Luther; Lapailaka, Titus; Naat, Johnson Nune; Pingak, Redi Kristian; Kapitan, Origenes Boy; Nitti, Fidelis
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i1.15351

Abstract

Polymer Inclusion Membrane (PIM) merupakan membran cair generasi terbaru untuk pemisahan berbagai jenis komponen kimia organik dan anorganik. Stabilitas PIM merupakan faktor yang sangat penting untuk efektivitas pemisahan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki kestabilan PIM yang dibuat dari PVC sebagai polimer pendukung, D2EHPA sebagai ekstraktan, dan asam oleat (AO) sebagai plasticizer dalam HCl 2,5 M. Hasil penelitian menunjukkan komposisi PIM optimum adalah 50% PVC, 40% D2EHPA, dan 10% AO yang menunjukkan karakteristik fisik yang ideal seperti tipis, transparan, fleksibel dengan permukaan yang tidak berminyak. Hasil penelitian menunjukkan penurunan berat PIM yang direndam dalam HCl 2,5 M lebih kecil dibandingkan dengan penurunan berat PIM yang direndam dalam air selama 7 hari. Hasil ini menunjukkan bahwa PIM lebih stabil dalam kondisi asam dibandingkan dalam air (netral). Perbandingan karakteristik kimia PIM sebelum dan setelah uji stabilitas menunjukkan PIM yang direndam dalam air mengalami kehilangan fase cair selama proses uji stabilitas. Perbedaan ini terkonfirmasi melalui perbedaan karakteristik fisika PIM sebelum dan sesudah uji stabilitas. Secara keseluruhan, PIM dengan komposisi optimum 50% PVC, 40% D2EHPA, dan 10% AO disarankan untuk digunakan dalam pemisahan pada kondisi asam untuk mempertahankan stabilitas dan efisiensi pemisahannya.
Model Isotherm Adsorpsi Triptamin menggunakan Adsorben Silika termodifikasi BSA Deram, Rosalia Febriana; Anarato, Antonius Umbu; Lestarani, Dewi; Neolaka, Yantus A.B.; Lawa, Yosep; Kalla, Eka B.S.; Baunsele, Anselmus B.; Nitti, Fidelis; Naat, Johnson N.
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2: November 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i2.19684

Abstract

This article reports the adsorption isotherm model of tryptamine using bovine serum albumin-modified silica adsorbent (SiO₂@BSA) obtained from Takari natural sand as a silica source. Silica was extracted from natural sand and then modified with BSA. The SiO₂@BSA adsorbent was used to adsorb tryptamine in a batch system with 5, 10, 20, 30, 40, and 50 mg/L concentrations. Tryptamine content was analyzed using a UV-Vis spectrophotometer at 423 nm. Eight models were employed to describe the adsorption isotherm of tryptamine. The modeling results revealed that tryptamine adsorption follows the Langmuir isotherm model, with an R² value of 0.938 and a maximum adsorption capacity of 7.961 mg/g. This study confirms the potential of SiO₂@BSA as an effective adsorbent for tryptamine adsorption, contributing to the development of adsorption technology for organic compounds.