Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TANGGAP DARURAT DENGAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI MERAPI DI DESA WONODOYO: KNOWLEDGE RELATIONSHIP ON EMERGENCY RESPONSE WITH ERUPTION PREPAREDNESS OF MERAPI IN WONODOYO VILLAGE Lestari, Eni; Anggraeni, Titik; Sunarno, Rita Dewi; Saputro, Bambang Sudono Dwi; Herbasuki, Herbasuki
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 12 No. 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56840/jkgsh.v12i1.82

Abstract

Latar Belakang : Secara geologis, Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng litosfer dunia yaitu lempeng Euresia atau Asia tenggara, pasifik dan Indonesia-Australia.Indonesia memiliki catatan kejadian bencana yang cukup tinggi. Kejadian bencana di Indonesia disebabkan oleh letak geografis Indonesia terletak diantara  lempeng aktif samudera yang menyebabkan berbagai wilayah Indonesia rawan bencana letusan gunung api, gempa dan tsunami. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan tentang tanggap darurat dengan tingkat kesiapsiagaan mengahadapi bencana erupsi merapi pada masyarakat Wonodoyo. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode survei analitik melalui pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 88 orang dengan menggunakan teknik purposiv sampling. Pengukuran pengetahuan tanggap darurat dan kesiapsiaggan bencana menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan uji Kendall Tau. Analisis data menggunakan program Statistic Package for the Social Science (SPSS). Hasil : Nilai koefisensi korelasi sebesar 0,224 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,009. Simpulan ada hubungan yang signifikansi antara pengetahuan tanggap darurat dengan tingkat kesiapsiagaan bencana erupsi merapi di desa Wonodoyo. Background: Geologically, Indonesia is located at the junction of the world’s three lithosphere plates, namely the Euresia plate or sountheast Asia, the Pacific and Indonesia-Australia. Indonesia has a record of high disaster incidence. Disaster events in Indonesia are caused by the geographic location of Indonesia which lies between the active plates of the ocean which make various parts of Indonesia prone to volcanic eruptions, earthquakes and tsunamis. Purpose: knowing the relationship between knowledge about emergency response and the level of preparedness to face the eruption disaster of Merapi in Wonodoyo people. Methods : this study used quantitative non-experimental research with analytical survey method through cross sectional approach with a sample size of 88 people using purposive sampling technique. Measurement of knowledge of emergency response and disaster preparedness using a questionnaire. Hypothesis testing usus the Kendall Tau test. Data analysis used the Statistical Package for the Social Science (SPSS) program. Result :  The correlation coefficient value is 0.224 and the significance value (p-value) is 0.009. in conclusion, there is a significant relationship between the knowledge of emergency response and the level of disaster preparedness for the eruption of Merapi in Wonodoyo village.  
Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua dengan Kesehatan Anak Anggraeni, Titik; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni; Sarwoko, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan investasi orang tua, bangsa dan negara di masayang akan datang, sehingga kesehatan anak baik fisik, mental,spiritual maupun sosial sangat diperlukan. Banyak faktor yangberperan dalam kesehatan anak, diantaranya tingkat pendidikanorang tua. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungantingkat pendidikan orang tua dan kesehatan anak. Dari data yangdiperoleh di desa Metuk, dengan sampel Ibu yang mempunyai anakusia 0 – 5 tahun berjumlah 138 responden, analisis data dilakukandengan uji korelasi Camers’V diperoleh hasil ada hubungan antaratingkat pendidikan orang tua dengan kesehatan anak. (sig: 0,000)
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI DENGAN KONSEP DIRI SISWI SDN 1 DALEMAN, TULUNG, KLATEN Sunaryanti, Sri Sayekti Heni; Sarwoko, S; Anggraeni, Titik
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dimulainya masa pubertas seringkalidideskripsikan sebagai peristiwa utama dalam sejarah remaja.Perubahan pada masa puber sering menimbulkan kecemasan danmenuntut perubahan yang cukup bermakna dalam konsep diri, yangmungkin dapat menyebabkan krisis identitas. Menstruasi sebenarnyamerupakan gejala biologis yang alami, progresif, dan positif sebagaitanda biologis dari kematangan seksual. Respon terhadap masapubertas ini perlu didukung dengan pengetahuan yang cukup agarawal masa puber tidak menyebabkan timbulnya masalah kesehatanremaja yang serius.Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasidengan konsep diri pada siswi SDN 1 Daleman, Tulung, Klaten.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional denganrancangan Cross Sectional. Sampel diambil dengan purposivesampling sebanyak 30 responden. Data pengetahuan dan konsep diridiperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa data denganmenggunakan Uji korelasi Kendall TauHasil: (1) Tingkat pengetahuan responden kurang baik: 13,5%, cukup:34,6% dan kurang 9,6%; (2) Konsep diri responden dalam kategorikurang 5,8%, cukup 11,5 % dan baik40,4 %; (3) Berdasarkan analisisuji korelasi Kendall diketahui terdapat hubungan yang signifikanpengetahuan tentang menstruasi dan konsep diri di SDN 1 Daleman,Tulung, Klaten, dengan nilai 0,636 (p:0,000)Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan tentangmenstruasi dan konsep diri pada siswi SDN 1 Daleman, Tulung,Klaten.
HUBUNGAN IMUNISASI CAMPAK DENGAN KEJADIAN DIARE AKUT: META-ANALISIS Anggraeni, Titik; Hastuti, Witri; Herbasuki, Herbasuki
Avicenna : Journal of Health Research Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v6i2.943

Abstract

HUBUNGAN PERAN KADER POSYANDU DENGAN STUNTING DI DESA SUKOREJO Sarwoko .; Titik Anggraeni; Ratih Kumala Dewi
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v1i02.752

Abstract

RELATIONSHIP BETWEEN POSYANDU CADRES AND STUNTING IN SUKOREJO VILLAGE Abstract Stunting is a serious public health issue, particularly in rural areas such as Sukorejo Village. This study aims to explore the relationship between the role of Posyandu cadres and the incidence of stunting in Sukorejo Village. The research method used is an observational study with a quantitative approach. Data were collected through questionnaires and KMS Balita. The results showed a total of 42 cadres and 261 children. The roles of the cadres included providing additional food (60%), educating parents of children (30%), and coordinating with health personnel (10%). Most children did not experience stunting (85.82%), had a risk of stunting (13.03%), and were stunted (1.15%). Data analysis using the Chi-Square test (df=1, p=0.003 < ?=0.05) showed a significant relationship between the role of Posyandu cadres and the incidence of stunting in Sukorejo Village.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA SOUND SLIDE TERHADAP PENGETAHUAN DAN TINDAKAN DALAM PEMILIHAN JAJAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN GARANGAN Laela Novianti; Titik Anggraeni; Hana Rosiana Ulfah; Sutanta Sutanta; Herbasuki Herbasuki; Farhan Nafis Sajidalloh
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 02 No. 01 Januari 2025
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v2i01.824

Abstract

Background: School Children's Snack Food (PJAS) is still an important problem. Lack of knowledge is one of the reasons why children continue to consume unhealthy snacks. Even though these snacks contain additives that are carcinogenic to the body. The results of monitoring by the POM Agency show that school children's snacks do not meet the requirements, ranging from 40% - 44%. School children's snacks do not meet food safety requirements due to the use of dangerous ingredients that are prohibited for use in food such as formaldehyde, borax, rhodamine B dye and methanyl yellow. This is certainly a serious problem that requires attention from all parties. Additives that accumulate in a child's body will cause dangerous diseases. One strategy to improve children's knowledge and attitudes is through health counseling or education. Objectives: This study aims to determine the effect of health education using sound slide media on knowledge and action in choosing snacks among elementary school age children at SDN Garangan. Method: This study aims to determine the effect of health education using sound slide media on knowledge and action in choosing snacks among elementary school age children at SDN Garangan. Result: The results of the bivariate analysis show that there is a significant influence between the influence of health education on knowledge and actions in choosing snacks, with a value of p=0.000 (p<0.05), which means that there is an influence of knowledge and actions before and after being given health education. Conclusion: There is an influence of health education using sound slide media on knowledge and action in choosing snacks for elementary school age children at SDN Garangan in 2024.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KEBERSIHAN DIRI ANAK SEKOLAH DASAR Jesica Dwi Saputri; Titik Anggraeni; Ahmad Syamsul Bahri; Sutanta Sutanta; Sri Sayekti Heni Sunaryanti
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 02 No. 02 Juli 2025
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v2i02.905

Abstract

Background: Personal hygiene is an effort by an individual to maintain the health and cleanliness of the body to achieve optimal health conditions and prevent disease. At SDN Gedongrejo, no previous research has been conducted, although health counseling has been provided by the local health center. However, the students have not applied the information given. The purpose of this study is to determine the effect of health education using video media on the level of personal hygiene knowledge among elementary school children. Purpose: This study aims to understand the influence of health education using video media on the level of personal hygiene knowledge among elementary school children. Methods: This research is a quantitative study with a quasi-experimental design using a pretest-posttest design without a control group. The sampling technique used total sampling, with 72 respondents. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Wilcoxon Matched Pairs Test. Results: The level of knowledge among students at SDN Gedongrejo before receiving health education via video showed that 21 respondents (29.2%) had moderate knowledge, 51 respondents (70.8%) had good knowledge, and no respondents (0%) had poor knowledge. After receiving the health education on personal hygiene, all 72 respondents (100%) had good knowledge, with no respondents in the moderate or poor knowledge categories (0%). Conclusion: There is a significant effect of health education using video media on the level of personal hygiene knowledge among elementary school children at SDN Gedongrejo, with a p-value of 0.000. It is expected that all students can learn to maintain personal hygiene to prevent illness.
PENGARUH CASE MANAGER TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANDANARANG BOYOLALI Titik Anggraeni; Tri Ismu Pujiyanto; Rita Dewi Sunarno
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.01 JUNI 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i01.876

Abstract

ABSTRAK : Pengambilan kebijakan rumah sakit semakin dipengaruhi oleh tuntutan terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu model pelayanan kesehatan yang bisa digunakan untuk mempertahankan mutu dan menjamin kontinuitas pelayanan adalah case management system yang dilakukan oleh profesional di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh case manager terhadap mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Boyolali. Desain penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan post test design with control group. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat inap di RSUD Pandan Arang Boyolali yang ditentukan dengan tehnik purposive sampling, berjumlah 30 responden kelompok kontrol dan 30 responden kelompok intervensi. dengan kriteria sampel: pasien rawat inap, sadar dan bisa berkomunikasi dengan baik. Intervensi yang dilakukan adalah refreshing materi case manager. Analisis data menggunakan uji Independent t-test. Analisis data menunjukan ada pengaruh case manager terhadap mutu Pelayanan Keperawatan (p= 0,001). Kelompok intervensi mayoritas memberikan nilai mutu pelayanan keperawatan dengan kategori baik sebesar 60% (18 orang). Kelompok kontrol mayoritas memberikan nilai mutu pelayanan keperawatan dengan kategori cukup sebesar 73,3% (22 orang). Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh case manager terhadap mutu pelayanan keperawatan. Kata Kunci : Mutu Keperawatan; Case Manager
INOVASI PROGRAM PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN KEPERAWATAN MANDIRI UNTUK PENANGANAN LUKA DIARESIS DI RUMAH Sarwoko Sarwoko; Titik Anggraeni
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.999

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: Luka diaresis memerlukan penanganan tepat untuk mencegah komplikasi seperti infeksi. Keterbatasan waktu rawat inap menuntut kemandirian keluarga dalam perawatan luka di rumah. Di wilayah Puskesmas Gladagsari II Boyolali, studi pendahuluan menunjukkan 34,0% keluarga memiliki pengetahuan kurang dan 40,7% tidak terampil dalam perawatan luka secara aseptik. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam penanganan luka diaresis di rumah. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel berjumlah 103 responden keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Gladagsari II yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (39,8%), sikap negatif (55,3%), dan tidak terampil (40,7%). Sesudah pelatihan, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (68,9%), sikap positif (81,6%), dan kategori terampil (75,7%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 pada seluruh variabel (pengetahuan, sikap, dan keterampilan), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan: Pelatihan keperawatan mandiri berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan keluarga dalam penanganan luka diaresis di wilayah kerja Puskesmas Gladagsari II. Saran: Program pemberdayaan keluarga perlu diterapkan secara rutin sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam perawatan kesehatan di rumah. Kata Kunci: Pemberdayaan Keluarga, Pelatihan Keperawatan Mandiri, Luka Diaresis