Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI TEKANAN DI KELAS VIII MTS. AL-HUSNA KOTA PONTIANAK Shyntia Eka Putri; Muhamad Firdaus; Lia Angraeni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v1i1.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui profil kesalahan konsep siswa dalam menyelesaikan soal pada materi tekanan di kelas VIII Mts. Al-Husna Kota Pontianak. (2) Untuk mengetahui profil kesalahan sistematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi tekanan di kelas VIII Mts. Al-Husna Kota Pontianak. (3) Untuk mengetahui profil kesalahan matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi tekanan di kelas VIII Mts. Al-Husna Kota Pontianak. (4) Untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kesalahan konsep, kesalahan sistematis dan kesalahan matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi tekanan di kelas VIII Mts. Al-Husna Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriftip kualitatif terhadap siswa kelas VIII Mts. AL-Husna Kota Pontianak yang terdiri dari 19 siswa. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes dan wawancara. Pemilihan subjek wawancara dengan cara dipilih dua siswa yang paling banyak melakukan kesalahan konsep,dua siswa yang paling banyak melakukan kesalahan sistematis, dua siswa yang paling banyak melakukan kesalahan matematis dan dua siswa yang paling banyak melakukan kesalahan konsep, kesalahan sitematis dan kesalahan matematis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan analisis data dan pembahasan kesimpulan: (1) Profil kesalahan konsep yaitu: (a) salah dalam mendefinisikan sebesar 28,17%, (b) salah dalam memahami gambar sebesar 28,25%, (c) salah dalam merubah satuan sebesar 34,33%, (d) salah dalam menuliskan simbol sebesar 19% dan (e) salah dalam menuliskan rumus sebesar 31%. (2) Profil kesalahan sistematis yaitu: (a) salah menuliskan apa yang diketahui sebesar 26% dan (b) salah menuliskan apa yang ditanya sebesar 20,67%. (3) Profil kesalahan matematis yaitu: (a) salah dalam perkalian sebesar 22,33% dan (b) salah dalam pembagian sebesar 38,33%. (4) Faktor penyebab terjadinya kesalahan konsep yaitu: (a) siswa tidak memahami materi yang disampaikan guru sebesar 37%, (b) siswa tidak mempelajari kembali materi yang belum dipahaminya sebesar 62%, (c) siswa tidak berani bertanya kepada guru apabila belum memahami materi sebesar 50%, (d) siswa hanya belajar dari buku catatan yang belum lengkap sebesar 50% dan (e) kesiapan siswa yang kurang maksimal sebesar 37%. (5) Faktor penyebab terjadinya kesalahan sistematis yaitu: (a) siswa lupa akan rumus tekanan sebesar 62%. (6) Faktor penyebab terjadinya kesalahan matematis yaitu: (a) siswa tidak teliti dalam melakukan perhitungan sebesar 62%, (b) siswa tidak tahu operasi perkalian, pembagian, pengurangan dan penjumlahan sebesar 37% dan (c) kurangnya kemampuan dasar matematika siswa sehingga siswa kesulitan dalam melakukan operasi perhitungan sebesar 50%.
Pendampingan Pembuatan Artikel Ilmiah bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Adi Pramuda; Anita Anita; Eti Sukadi; Boisandi Boisandi; Nurussaniah Nurussaniah; Soka Hadiati; Lia Angraeni; Dwi Fajar Saputri; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2168

Abstract

Tulisan ilmiah yang berisi tentang hasil penelitian dan karya guru lainnya sangat potensial untuk dijadikan sebagai karya tulis ilmiah. Secara garis besar masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman guru-guru mengenai cara membuat karya tulis ilmiah dan minimnya pengalaman guru-guru dalam menulis karya ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pemaparan materi terkait cara membuat karya tulis ilmiah dan memberikan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Indikator ketercapaian program yang dilakukan yaitu guru-guru dapat memahami cara-cara membuat karya tulis ilmiah dan guru-guru dapat menulis karya tulis ilmiah hasil penelian yang telah dilakukan. Kegiatan ini dapat mempermudah guru dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang selanjutnya dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran di kelas sekaligus untuk pengajuan kenaikan pangkat. Pendampingan akan dilakukan dalam dua tahap yaitu pembekalan dan pelatihan. Metode yang dilakukan yaitu tutorial dan pendekatan kegiatan dilakukan secara kolaboratif -partisipatif. Pada tahap pertama, guru akan diberikan materi mengenai cara menulis artikel ilmiah dari hasil hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap kedua guru akan dilatih untuk menulis arikel hasil penelitian sampai pada cek kemiripan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yaitu guru-guru di SMA Negeri 1 Selakau. Beradasarkan hasil analisis data pretes dan postes yang diberikan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Berdasarkan angket respon kepuasan mitra, diketahui bahwa secara umum peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan yang telah dilakukan.
Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Praktikum IPA Materi Listrik Statis Dalam Kehidupan Sehari-Hari Dini Husniarti; Soka Hadiati; Lia Angraeni
Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jips.v3i2.1689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul elektronik dan respon siswa terhadap penggunaan modul elektronik berbasis problem based learning (PBL) pada praktikum IPA materi listrik statis dalam kehidupan sehari-hari di kelas IX. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan prosedur penelitian menggunakan model rancangan ADDIE, yang dimodifikasi yaitu (1) Analysis, (2) Design, dan (3) Development. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas subjek pengembangan yaitu empat validator. Subjek ujicoba produk yaitu siswa kelas IX A SMP N 2 Sungai Ambawang. Teknik pengumpul data menggunakan komunikasi tidak langsung dan dokumentasi. Alat pengumpul data berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon siswa. Teknik analisis data untuk kelayakan modul elektronik menggunakan skor penilaian ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data untuk respon siswa terhadap penggunaan modul elektronik menggunakan skala likert. Berdasarkan validasi ahli materi diperoleh rata-rata skor yaitu 86% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli media diperoleh rata-rata skor 65% dengan kriteria layak, dan hasil respon siswa diperoleh rata-rata skor 79% dengan kriteria respon baik.
Teknologi oven anealling kaca tellurite berbasis mikrokontroller dengan bahan bakar bio-briket Adi Pramuda; Lia Angraeni; Soka Hadiati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i1.3589

Abstract

The A process known as annealing is important for reducing stress in working optical materials. The problem that arises is that the annealing process requires a large amount of heat energy or total heat. The purpose of this research is to reveal the thermal stability curve of an oven with bio-briquette fuel that works at the average temperature of the annealing process; 2. To obtain the optimal value of the use of bio-briquette fuel at several set temperatures of the tellurite glass annealing process. This research uses laboratory experimental research methods. The results show that: preheating with a time of 8 minutes produces an average oven temperature above the bio-briquette coals of 418 oC. Oven with bio-briquette fuel that works stably at a temperature of 471 oC with a preheating time of 5 minutes; The modification results resulted in the oven's ability to heat stably at 363.6oC for 4 hours using three coconut shell bio-briquettes with a size of 2 x 1.5 x 1.5 cm.
THE BEST LABORATORY WORK TYPE TO IMPROVE HIGHER ORDER THINKING SKILLS AND SCIENTIFIC ATTITUDE Adi Pramuda; Lia Angraeni; Soka Hadiati; Mislan Sasono
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v8i2.10223

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the comprehensive laboratory work (lab work) type which is the combinations of deductive, problem solving, and technical skills type in increasing the higher-order thinking skills (HOTS) and scientific attitudes as well as empirical testing the compatibility of this comprehensive type against higher HOTS and scientific attitudes. The study involved 100 students’ level two physics majors consisting of 4 randomly selected classes with cluster random sampling techniques. Scientific attitudes are measured by the scale of attitudes including indicators of curiosity, critical attitudes, and cooperation. HOTS are measured by tests that include analytical, evaluation and creating skills. This study is experimental research with the randomized Solomon four-group design. The effectiveness test of the comprehensive laboratory type in this study using the Nonparametric Kruskal Wallis test. Model match analysis is performed with the structural equation model (SEM). The results showed that there were significant differences in HOTS and scientific attitude score after the application of the comprehensive lab work type. The average student score taught with the comprehensive laboratory type is higher than that of students taught with the deductive type.
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) DI KBQ BABURRAYYAN ACEH TENGAH Evi Aslani; Lia Angraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga berperan dalam devisa Negara. KBQ Baburrayyan adalah sebuah koperasi berskala nasional di Indonesia dibidang pengolahan Kopi Arabika Gayo yang terletak di Aceh Tengah. Penelitian ini terdiri atas 4  perlakuan yaitu tanpa fermentasi (P0), fermentasi 2 hari (P1), fermentasi 4 hari (P2), dan fermentasi 6 hari (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, keasaman (pH), dan karakteristik organoleptik kopi yang terdiri dari aspek warna, aroma, rasa, dan overall. Perlakuan terbaik kopi bubuk arabika terdapat pada perlakuan P3 dengan hasil kadar air 1,75% dan P2 dengan pH 5,04. Nilai organoleptik warna dan aroma perlakuan terbaik terdapat pada P3 dengan nilai tertinggi 5,88 (agak suka-suka) dan 5,72 (agak suka-suka). Sedangkan nilai terhadap organoleptik rasa yang tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai tertinggi 5,38 (agak suka) dan overall 5,56 (agak suka-suka).
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) DI KBQ BABURRAYYAN ACEH TENGAH Evi Aslani; Lia Angraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2544

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga berperan dalam devisa Negara. KBQ Baburrayyan adalah sebuah koperasi berskala nasional di Indonesia dibidang pengolahan Kopi Arabika Gayo yang terletak di Aceh Tengah. Penelitian ini terdiri atas 4  perlakuan yaitu tanpa fermentasi (P0), fermentasi 2 hari (P1), fermentasi 4 hari (P2), dan fermentasi 6 hari (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, keasaman (pH), dan karakteristik organoleptik kopi yang terdiri dari aspek warna, aroma, rasa, dan overall. Perlakuan terbaik kopi bubuk arabika terdapat pada perlakuan P3 dengan hasil kadar air 1,75% dan P2 dengan pH 5,04. Nilai organoleptik warna dan aroma perlakuan terbaik terdapat pada P3 dengan nilai tertinggi 5,88 (agak suka-suka) dan 5,72 (agak suka-suka). Sedangkan nilai terhadap organoleptik rasa yang tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai tertinggi 5,38 (agak suka) dan overall 5,56 (agak suka-suka).
ANALISIS MUTU KERNEL PRODUKSI KELAPA SAWIT PADA KERNEL DRYER DI PT. SOCFIN INDONESIA KEBUN SEUNAGAN Irwansyah Irwansyah; Lia Angraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2778

Abstract

Kernel quality is one of the important considerations to produce good quality kernel oil. This study aims to determine the quality of kernel production contained in the kernel dryer at PT. Socfin Indonesia Seunagan Gardens. Parameters of kernel quality produced from the kernel dryer unit analyzed were moisture content and dirt content. The average moisture content of production kernels ranges from 6.10% -7.53%. The average dirt content of kernel production is 6.57% -7.53%. Statistical test results showed that there was no significant difference in the moisture content and impurities in the production kernels between each sampling time starting from the 1st sampling to the 18th sampling. The results of the analysis showed that the moisture content and impurities content met PT. Socfin Indonesia Seunagan Gardens. The water content meets SNI standards, but the impurities do not meet SNI standards.INTISARIMutu kernel merupakan salah satu pertimbangan penting untuk menghasilkan minyak kernel yang berkualitas baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu kernel produksi yang terdapat pada kernel dryer di PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan. Parameter mutu kernel produksi dari unit kernel dryer yang di analisis adalah kadar air dan kadar kotoran. Rata-rata kadar air kernel produksi yaitu berkisar antara 6,10%-7,53%. Rata-rata kadar kotoran kernel produksi yaitu 6,57%-7,53%. Hasil uji secara statistika menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap kadar air dan kadar kotoran kernel produksi antara setiap waktu pengambilan sample mulai dari pengambilan ke 1 hingga pengambilan sampel ke 18. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air dan kadar kotoran telah memenuhi standar perusahaan PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan. Kadar air telah memenuhi standar SNI, namun kadar kotoran tidak memenuhi standar SNI.
Pendampingan Submit Artikel Ilmiah Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Nurussaniah Nurussaniah; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni; Eti Sukadi; Anita Anita; Adi Pramuda; Soka Hadiati; Dwi Fajar Saputri; Matsun Matsun; Boisandi Boisandi; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.189

Abstract

Dewasa ini, sebagian besar media publikasi, terutama jurnal-jurnal ilmiah, telah beralih ke bentuk daring atau online. Namun, SMA Negeri 1 Selakau menghadapi tantangan di mana pemahaman dan keterampilan guru dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara online melalui open journal system (OJS) belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan solusi yang terdiri dari dua langkah. Pertama, memberikan pemaparan materi tentang OJS kepada para guru untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang platform ini. Kedua, menyelenggarakan pelatihan khusus mengenai penggunaan OJS agar para guru dapat lebih mahir dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara efektif melalui sistem tersebut. Sasaran kegiatan PKM ini adalah guru-guru SMAN 1 Negeri Selakau, SMAN 2 Selakau, SMAN 1 Salatiga dan SMAN 1 Pemangkat yang berjumlah 38 orang. Narasumber dan pendamping guru saat pelatihan adalah seluruh dosen Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Pelaksanaan PKM pendampingan submit artikel ilmiah melalui open journal system (OJS) bagi guru SMA Negeri 1 Selakau dilaksanakan selama 1 hari (8 JP) di SMA Negeri 1 Selakau. Metode penyampaian adalah dalam bentuk seminar dan diskusi. Indikator keberhasilan program ditentukan dengan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terhadap OJS setelah dilaksanakannya PKM. Kesimpulannya, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru mengenai Open Journal System pada keempat indikator yang diuji. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi atau pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman guru mengenai OJS, sehingga guru lebih siap untuk mengakses, mendaftar, dan mengajukan artikel pada jurnal online melalui sistem ini.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS YOUTUBE BERBANTU EDPUZZLE PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS IX SMP NEGERI 16 PONTIANAK Gratia Theodora Bawole; Dwi Fajar Saputri; Lia Angraeni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v6i1.6488

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini yang berkembang cepat, yang memudahkan manusia dalam melakukan berbagai aktivitas. Jumlah pengguna internet dalam pembelajaran siswa terus mengalami peningkatan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk melihat kelayakan serta melihat respon siswa terhadap bahan ajar digital berbasis Youtube berbantu Edpuzzle. Untuk mencapai tujuan tersebut, dikembangkanlah bahan ajar digital berbasis Youtube berbantu Edpuzzle dengan materi Listrik Dinamis untuk kelas IX SMPN 16 Pontianak. Metode penelitian yang digunankan pada penelitian ini adalah metode R&D dengan model ADDIE, namun tahapan penelitian ini hanya terdiri dari 3 tahapan yaitu Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development). Dengan manfaat hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi atau referensi juga bacaan bagi mahasiswa atau pun peneliti selanjutnya terutama yang meneliti mengenai topik yang sama yakni mengenai pengembangan media pembelajaran. Validasi hasil pengembangan bahan ajar digital berbasis Youtube berbantu Edpuzzle dilakukan oleh ahli materi dan ahli media serta respon siswa. Berdasarkan hasil validasi serta respon siswa menunjukkan pengembangan bahan ajar digital berbasis Youtube berbantu Edpuzzle layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.