Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Pada Materi Getaran Dan Gelombang Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak Lia Angraeni; Eka Trisianawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3828

Abstract

The purpose of this study was to determine: 1) the average student results given experimental class learning approach process skills; 2) the average student results given control class learning to use the conventional approach 3) whether there is a difference in student learning outcomes after a given learning approach and process skills using conventional approaches. This study design is quasi-experimental design. Data collection techniques used is a measurement technique .. Based on data analysis that uses the learning process skills approach to the learning outcomes of students on the material vibrations and waves both categories. Thus the detailed conclusions are as follows; 1) average student results given experimental class learning with good process skills approach; 2) Average grade student results are given learning control using conventional approaches is sufficient; 3) There are significant differences anatara student results after a given learning approach and process skills given student learning using the conventional approach. 
Fabrikasi Kaca Tellurite Zinc Bismuth Dengan Teknik Melt Quenching Wahyudi Wahyudi; Lia Angraeni
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4910

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memfabrikasi kaca Tellurite Zinc Bismuth (TZB) denga teknik melt quenching dan mendeskripsikan mengenai kondisi fisika (warna dan transparansi) kaca TZB. Bahan kaca yang digunakan dalam penelitian ini yakni serbuk Tellurite Oxide (TeO2) dengan kemurnian 99,99%, serbuk Zinc Oxide (ZnO) dengan kemurnian 99,9%, dan serbuk Bismut Oxide (Bi2O3) dengan kemurnian 99,9%. Komposisi yang digunakan adalah (80-x)TeO2-20ZnO-xBi2O3 dengan x=8,12,16  (mol%). Tahapan penelitian meliputi penyiapan alat dan bahan, pembuatan sampel dan karakterisasi sampel. Bahan dilebur di dalam furnace CARBOLITETM pada suhu 900oC selama 1 jam kemudian dituang ke dalam mold (cetakan) berukuran (3,5x2,5x0,5) cm yang telah dipanaskan pada suhu 300oC dan didinginkan secara natural cooling. Kaca TZB hasil fabrikasi seperti tampak transparan. Semua sampel kaca yang terbentuk berwarna kuning kehijauan (lime). Perlu dilakukan analisis lebih lanjut berupa UV-VIS untuk menentukan secara pasti pengaruh konsentrasi Bi2O3 sifat optis kaca TZB yang telah difabrikasi.  This research aims to fabricate Tellurite Zinc Bismuth (TZB) glass with melt quenching technique and to describe the physical condition (color and transparency) of TZB glass. The glass materials used in this research are Tellurite Oxide (TeO2) powder with 99.99% purity, 99.9% powder of Zinc Oxide (ZnO), and Bismuth Oxide (Bi2O3) powder with 99.9% purity. The composition used is (80-x) TeO2-20ZnO-xBi2O3 with x = 8.12,16 (mol%). Research stages include preparation of tools and materials, sample preparation and sample characterization. The material is melted in a CARBOLITETM furnace at 900°C for 1 hour then poured into a mold (sized) size (3.5x2.5x0.5) cm which has been heated at a temperature of 300oC and cooled by natural cooling. TZB glass fabrication results as it looks transparent. All glass samples are formed in greenish yellow (lime). Further analysis of UV-VIS is necessary to determine the exact effect of Bi2O3 concentration of the fabricated optical properties of glass TZB.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Nurhayati Nurhayati; Lia Angraeni; Wahyudi Wahyudi
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.532 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.7464

Abstract

THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING AND CRITICAL THINKING ON HIGH ORDER THINGKING ABILITY            AbstractThis study aims to determine the effect of problem-based learning model and critical thinking skills on students' high-order thinking about optical materials. Quasi-experimental method with two-way ANOVA design was used to conduct this study with 34 second semester physic education students of IKIP PGRI Pontianak. Data of students’ higher order thinking ability was obtained from multiple choice test with reason while the data of students' critical thinking ability was measured using multiple choice test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that: (1) there is an influence of the problem based learning model on high student's thinking ability, (2) there is an influence of high critical thinking ability and low critical thinking ability on high student's thinking ability and (3) the interaction between the application of problem based learning model with the ability to think critically to the students' high level of thinking ability. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning, keterampilan berpikir kritis dan interaksinya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pada materi optika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain two way ANOVA. Penelitian ini dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak pada mahasiswa semester II program studi pendidikan fisika sebanyak 34 orang mahasiswa. Data kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan alasan sedangkan data kemampuan berpikir kritis mahasiswa diukur dengan menggunakan tes berbentuk multiple choice. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, (2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dan (3) terdapat interaksi antara penerapan model problem based learning dengan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. 
PENGABDIAN PADA MASYARAKAT PENGENALAN ALAT-ALAT LABORATORIUM FISIKA LANJUT BAGI GURU MGMP IPA SMP/MTS KABUPATEN BENGKAYANG Anita Anita; Dwi Fajar Saputri; Nurhayati Nurhayati; Wahyudi Wahyudi; Nurussaniah Nurussaniah; Lia Angraeni; Handi Darmawan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.1031

Abstract

PPM kali ini mengangkat tema pengenalan alat-alat Fisika Lanjut Bagi Guru MGMP IPA/MTs Kabupaten Bengkayang. Hal ini didasarkan pada hasil studi yang menemukan bahwa ada diantara guru IPA SMP/MTs yang belum menguasai dan memahami alat-alat yang terdapat di dalam laboratorium IPA. Sehingga pemanfaatan alat-alat laboratorium IPA tersebut belum maksimal.Metode yang digunakan pada kegiatan PPM kali ini adalah dengan metode kolaboratif partisipatif. Metode ini merupakan penggabungan antara metode demonstrasi dan metode eksperimen.  Dalam kegiatan ini, laboratorium Fisika IKIP PGRI Pontianak rancang menjadi 4 ruangan, yaitu mekanika (air track dan torsi), Fisika Modern, Elektronika digital dan Optika. Peserta yang hadir merupakan guru-guru yang tergabung pada MGMP IPA Kabupaten Bengkayang yang berjumlah 22 orang. Proses evaluasi kegiatan PPM dilakukan dengan memberikan angket kepada peserta. Hasil angket kepuasan peserta berkaitan dengan penyelenggaran PPM dengan nilai rata-rata 3.39 tergolong baik. Kata Kunci: alat-alat laboratorium, fisika lanjut
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Fisika Berbasis ICT bagi Guru di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Nurussaniah Nurussaniah; Anita Anita; Boisandi Boisandi; Dwi Fajar Saputri; Eti Sukadi; Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Nurhayati Nurhayati; Lia Angraeni; Lukman Hakim; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202054.755

Abstract

TRAINING ON MAKING ICT-BASED PHYSICS LEARNING MEDIA FOR TEACHERS IN BENGKAYANG REGENCY, WEST KALIMANTAN. Improving learning quality is a crucial factor in the implementation of learning in schools to colleges. ICT contributes greatly to the dissemination of information materials to the world. It is one of the foundations of how important it’s to introduce and train teachers on the border to be proficient in information and communication technologies. The purpose of this activity is to train physics teachers in Bengkayang Regency to make ICT-based physics learning media. The goal of this dedication is teachers of physics that are incorporated in the MGMP Physics Regency of Bengkayang, West Kalimantan. The activity is located at SMAN 1 Bengkayang. This activity starts from the preparation phase of the situation analysis and problem of the partner and administration and coordination management with partners. Furthermore, at the stage of implementation of activities conducted is to provide mentoring to the partners through the training activities of ICT-based physics learning media generation. Steps at this stage include the introduction of ICT-based learning media, ICT-based physics media-making workshops and worksheet-making workshops as complementary media usage. The final stage is the evaluation of measuring the level of understanding and skills of participants after taking the training obtained from pretest, postest and observation sheet and designing the sustainability of the training program. From PKM activities that have been conducted, the planning and utilization training of ICT-based media learning for physics teachers in Bengkayang Regency, it can be concluded that the resource capacity is the teacher has increased. It is characterized by increased understanding of teachers about ICT-based learning media that can be used in teaching physics. In addition, teachers have been able to use Phet Simulation media and have been able to create Android applications on the concept of physics.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DILENGKAPI ANALISIS MISKONSEPSI MAHASISWA PADA MATERI OPTIKA GEOMETRIS Dwi Fajar Saputri; Unung Verawardina; Lia Angraeni
PROSIDING SEMINASTIKA Vol 1 No 1 (2018): 1st SEMINASTIKA 2018
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media yang digunakan dosen hanya berbentuk power point, sehingga kurang interaktif untuk mahasiswa, selain itu masih ditemukan mahasiswa yang mengalami miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mulitmedia interaktif dilengkapi analisis miskonsepsi mahasiswa pada optika geometris di IKIPPGRI Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) termasuk dalam level 4 yaitu melakukan penelitian untuk menciptakan produk baru yaitu multimedia dilengkapi dengan analisis miskonsepsi mahasiswa, kemudian menguji multimedia tersebut pada mahasiswa. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa: 1) validitas multimedia interaktif dilengkapi analisis miskonsepsi mahasiswa pada materi Optika Geometris menurut validator materi valid dengan nilai rata-rata 3,44 setelah dilakukan dua kali validasi. Menurut validator media valid dengan nilai rata-rata 3,45 setelah dilakukan dua kali validasi; 2) kepraktisan multimedia interaktif dilengkapai analisis miskonsepsi mahasiswa pada materi Optika Geometris tergolong praktis dengan nilai rerata skor 4,17.
Peningkatan Kemamapuan Guru Fisika di Era New Normal Melalui Pelatihan Eksperimentasi Fisika Yang Mudah dan Efektif Secara Daring Soka Hadiati; Matsun Matsun; Ira Novita Sari; Lia Angraeni; Eti Sukardi; Adi Pramuda
Surya Abdimas Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.vi.813

Abstract

Pembelajaran daring mengakibatkan eksperimen fisika tidak dapat dilaksanakan dengan optimal. Guru dan siswa kesulitan dalam melaksanakan praktikum. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan eksperimentasi fisika yang mudah dan efektif di era new normal. Pelatihan ini menggabungkan metode ekspositori, demonstrasi dan latihan mandiri. Pelatihan eksperimentasi fisika berbasis potensi lokal, daring, dan Arduino menambah pengetahuan terkait jenis-jenis eksperimentasi. Pengetahuan peserta setelah kegiatan pelatihan meningkat dengan n-gain=0,50. Peserta pelatihan memberikan respon yang baik terhadap kegiatan PKM. Eksperimentasi fisika berbasis potensi lokal, daring, dan Arduino menambah variasi praktikum yang dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran selama masa new normal. Pendampingan implementasi eksperimen fisika perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berkala. Guru-guru perlu dibimbing terutama dalam merancang eksperimen berbasis IoT dan mengembangkannya menjadis sebuah alat percobaan yang dapat di terapkan di sekolah
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN DASAR MATEMATIKA DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BENGKAYANG Listia Fidia; Handy Darmawan; Lia Angraeni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.1983

Abstract

Telah  dilakukan  penelitian  korelasional  untuk  mengetahui  hubungan  kemampuan  dasar  matematika   serta motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Fisika. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus 2020 dengan populasi peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Bengkayang tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian  adalah korelasional dengan instrumen pengumpulan data berupa tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan dasar matematika dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar Fisika.
Pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi fluida statis di Kelas XI IPA 1 Mempawah Hilir Muhammad Fahri Raiska Putra; Muhamad Firdaus; Lia Angraeni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v4i2.1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi fluida statis berdasarkan ahli media dan ahli materi, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi fluida statis. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah Thiagarajan yang terdiri atas tiga tahap penelitian, yaitu tahap define (tahap pendefinisian), tahap design (tahap perancangan), dan tahap development (tahap pengembangan). Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa: 1) Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh skor rata-rata 85% dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor rata-rata 91% dengan kriteria sangat layak, 2) Hasil angket respon siswa dalam penggunaan media pembelajaran berbasis android pada materi fluida statis memperoleh skor rata-rata 85% dengan kriteria sangat baik.
Pengembangan tes diagnostik three tier test pada materi pesawat sederhana untuk peserta didik Kelas VIII SMP Nazura Nazura; Dwi Fajar Saputri; Lia Angraeni
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v4i2.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tes diagnostik yang layak digunakan untuk mengungkap miskonsepsi peserta didik pada materi pesawat sederhana di kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan bentuk three tier test. Pengembangan tes diagnostik yang dilakukan mengadopsi langkah-langkah pengembangan Borg Gall yang telah disederhanakan menjadi 7 langkah. Rancangan awal tes terdiri dari 10 butir soal pilihan ganda. Uji coba soal melibatkan 32 peserta didik pada uji skala kecil, dan 65 peserta didik pada uji coba skala besar. Berdasarkan analisis data, disimpulkan tes yang dikembangkan layak digunakan untuk mengungkap miskonsepsi peserta didik yaitu: 1) memiliki validitas yang lebih tinggi daripada validitas tabel memiliki validitas butir sebesar 0,474, 2) memiliki reliabilitas sebesar 0,630, 3) tiap butir soal tes diagnostik dapat mengungkap miskonsepsi peserta didik,  4) memiliki indeks kesukaran 0,55, 5) tingkat keterbacaan soal sebesar 4,379. Soal yang layak digunakan sebanyak 5 butir soal dan tidak layak sebanyak 5 butir soal dari 10 butir soal.