Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DI STASIUN MADIUN SAAT LIBUR NATARU MELALUI EVALUASI SERVQUAL Leliana, Arinda; Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta; Pramudhita, Salsa Alya
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2632

Abstract

During the Christmas and New Year (Nataru) holiday period, Madiun Station experiences a substantial increase in passenger volume compared to regular operational days. This circumstance necessitates enhancements in service quality to align with customer expectations. Through a SERVQUAL-based evaluation, this initiative seeks to identify service gaps and develop targeted improvements. These efforts are intended to reinforce public trust in the quality and reliability of railway transportation services. This study aims to evaluate customer satisfaction at Madiun Railway Station during the 2024 Christmas and 2025 New Year holiday period, a time of significantly increased passenger volume. Using the SERVQUAL method, five key service quality dimensions Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy were assessed to measure the gap between customer expectations and perceptions. A total of 240 respondents participated in the survey. The results revealed a positive gap in all dimensions, indicating that customer expectations exceeded the services received. The largest gap was found in the Empathy dimension (0.184), followed by Tangibles (0.139), suggesting an urgent need for improvements in personal interaction and physical facilities. A paired t-test confirmed a statistically significant difference between expectations and perceptions (p-value = 0.00018). Based on the findings, it is recommended that station management improve staff training on empathetic service, modernize physical infrastructure, and utilize digital tools to enhance customer experience. This research provides practical insights for enhancing service quality and contributes to the ongoing development of public transportation service standards in Indonesia.
Pelatihan Pengantar Pemetaan Digital Dengan Aplikasi ArcGis Pada Pelajar MA Tribakti Madiun LELIANA, ARINDA; PUSPITASARI, ARMYTA; APRILIANI, NURUL FITRIA; IMANDITA, VISTHIKA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4757

Abstract

Perkembangan pemetaan digital dalam berbagai aspek kehidupan perlu menjadi perhatian khusus bagi sekolah termasuk Madrasah Aliyah (MA). Proses pembelajaran pembuatan peta/pemetaan selama ini masih menggunakan cara manual yaitu menggambar dengan menggunakan tangan. Mitra masih belum menggunakan pemetaan secara digital dengan bantuan aplikasi ArcGIS dalam proses pembuatan peta. Dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik dalam bidang pemetaan, maka perlu adanya peningkatan kemampuan atau skill pemetaan para siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi pelatihan serta pendampingan yang bertujuan sebagai pengantar dasar pemetaan digital dengan memanfaatkan software ArcGIS. Peserta kegiatan yaitu para siswa MA Tribakti kelas XI dan XII. Tujuan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan dan meningkatkan kapabilitas serta keahlian dasar pemetaan digital khususnya peta tematik kepada siswa MA Tribakti dalam penggunaan software ArcGIS. Pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi beberapa tahapan meliputi tahap persiapan dan tahap sosialisasi atau pelaksanaan. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini akan menambah wawasan peserta serta peningkatan softskill siswa. Pengabdian masyarakat ini dapat membantu siswa MA Tribakti dalam pemembuatan peta digital menggunakan aplikasi ArcGIS. Hasil evaluasi menunjukan 61% pelatihan memberikan dampak terkait dengan pemetaan digital. 56% mitra juga menyatakan bahwa materi yang disampaikan dapat menambah wawasan pemetaan secara digital. Peserta sangat antusias dan responsive saat mengikuti sosialisasi mulai dari awal hingga akhir, sehingga dapat dijadikan pertimbangan agar dapat dilakukan sosialisasi lanjutan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para siawa.
Kajian Tarif pada Perencanaan KRL-SRRL Fase 1 Berdasarkan Ability to Pay dan Willingness to Pay Leliana, Arinda; Soimun, Ahmad; Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i2.18143

Abstract

Surabaya and the Gerbang Kertasusila Metropolitan Area do not yet have a competent urban public transport system or regional public transport system. The government will introduce electric-based public rail transportation or known as KRL-SRRL in the Kertasusila Gate area. Construction of KRL-SRRL Phase 1 across Surabaya Pasar Turi-Sidoarjo, if operational, will overlap with the Local Train which is now operating. In future KRL-SRRL phase 1 operations, the operator must consider the purchasing power of prospective KRL-SRRL phase 1 users. This research aims to examine how affordable the purchasing power of prospective KRL-SRRL users is based on Ability to Pay (ATP) and Willingness to Pay (WTP) and knowing the relationship between ATP and WTP. The method used to determine the ATP value of potential KRL-SRRL service users is based on income and expenditure on transportation services used household budget method. The WTP value of potential KRL-SRRL service users is based on the average expected fare preference using the approach discrete choice analysis with model logit binominal. Overall, the average ATP for prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations is IDR 475,28/km. Meanwhile, the WTP for prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations is IDR 341,42/km. The fare that prospective KRL-SRRL passengers can afford is a maximum flat fare of IDR 13,000 for one trip from SBY-SDA. The relationship between ability to pay (ATP) and Willingness to pay (WTP) analysis results show that the ATP value is greater than the WTP value. This shows that prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations are choice riders.
Pengenalan Prasarana Jalur dan Bangunan Perkeretaapian untuk Siswa MAN 2 Kota Madiun Apriliani, Nurul Fitria; Aghastya, Adya; Nurhadi, Muhamad; Puspitasari, Armyta; Leliana, Arinda; Damayanti, Ajeng Tyas
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v3i1.6412

Abstract

Perkembangan perkeretaapian di Indonesia yang sangat cepat harus didukung dengan Sumber Daya Manusia yang memadai. Selain adanya alih teknologi terhadap teknologi baru yang ada maka juga penting menyiapkan SDM yang unggul agar generasi mendatang tidak hanya menerima teknologi tetapi juga dapat mengembangkan teknologi-teknologi baru. Kegiatan pengenalan prasarana jalur dan bangunan perkeretaapian kepada siswa-siswi MAN 2 kota Madiun ini dilakukan dengan tujuan agar siswa-siswi tersebut mengetahui dan memahami beberapa teknologi perkeretaapian khususnya prasarana bangunan dan jalur perkeretaapian yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah. Materi yang disampaikan adalah prasarana perkeretaapian yaitu prasarana jalur dan bangunan perkeretaapian. Evaluasi ketercapaian tujuan pelatihan dilakukan dengan mengukur feedback peserta sosialisasi terhadap pelaksanaan pelatihan. Beberapa pertanyaan yang diberikan meliputi beberapa aspek di antaranya peningkatan pengetahuan terkait prasarana perkeretaapian, tingkat manfaat kegiatan dan penyampaian materi.
Flash Card Sebagai Alat Permainan Edukatif untuk Pengenalan Moda Transportasi Perkeretaapian Pada Anak Usia Prasekolah Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta; Prihatanto, Rusman; Aghastya, Adya; Leliana, Arinda
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i1.8301

Abstract

Railway technology is increasingly developing and the railway mode is quite a lot of interest by the public with its various advantages making trains an interesting topic for learning materials. Railway safety also needs to be introduced to the community early on. Therefore, socialization related to railway modes and railway safety was carried out to preschool students, namely PAUD “Kasih Ibu” Madiun city students. In addition to introducing railway transportation, this socialization activity also supports the achievement of Learning Outcomes in PAUD, namely the basics of literacy, mathematics, science, technology, engineering and art. The material was delivered with flashcards containing pictures and words about railroad facilities, railroad infrastructure, crew of railroad facilities and railroad safety signs. The evaluation of the activity showed that the average understanding of the socialization participants of the material presented was 80%.
Pengenalan Perencanaan Desain Trase Baru menggunakan Software Civil 3D dan Infraworks sebagai Produk Pembelajaran Project Based Learning kepada Siswa MAN 2 Kota Madiun Aghastya, Adya; Apriliani, Nurul Fitria; Astuti, Septiana Widi; Nurhadi, Muhamad
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i1.8686

Abstract

Teknologi perkeretaapian yang semakin berkembang maju dan moda perkeretaapian yang cukup banyak diminati oleh masyarakat dengan berbagai kelebihannya menjadikan kereta api menjadi topik menarik untuk bahan pembelajaran. Perencanaan pembangunan prasarana perkeretaapian juga perlu di kenalkan kepada masyarakat sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan beberapa perangkat lunak untuk desain dan aplikasinya dalam perkeretaapian. Tujuan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap aplikasi-aplikasi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah siswa MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan dilakukan dengan beberapa metode yaitu pemaparan materi di kelas oleh narasumber, pameran yang menampilkan produk desain serta kunjungan ke lapangan. Tingkat pemahaman peserta terhadap trase kereta api, prasarana perkeretaapian dan software Civil 3D dan Infraworks sangat tinggi mencapai 90,5%.
Upaya Preventif Keselamatan Perlintasan Sebidang Pada JPL 210 Bojonegoro Melalui Kampanye Edukasi Visual Apriliani, Nurul Fitria; Prihatanto, Rusman; Leliana, Arinda; Puspitasari, Armyta
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sbc4ds85

Abstract

Level crossings are recognized as high-risk locations for traffic accidents and therefore require focused attention, particularly in the context of early preventive measures. This community service program aimed to enhance public awareness of compliance with traffic regulations at level crossings and to improve road users’ vigilance as a preventive effort to reduce accident risk at the JPL 210 level crossing in Bojonegoro. The program was implemented through a safety awareness campaign involving the distribution of visual educational materials in the form of leaflets and the installation of safety message banners in the vicinity of the crossing. The results indicate that the safety campaign utilizing leaflets and banners was effective in attracting the attention of road users. Road users demonstrated positive responses, as evidenced by their willingness to receive and read the leaflets, as well as increased caution when approaching and crossing the railway line. Based on observational data from 30 road users collected before and after the implementation of the safety campaign at the JPL 210 level crossing, a significant improvement in compliance levels was observed. The average compliance rate increased from 55.71% prior to the safety campaign to 76.18% following its implementation. The most notable improvements were observed in indicators related to speed reduction and the practice of looking both left and right before crossing
Pengujian XRF dan Kandungan Lignoselulosa pada Serat Pelepah Salak dari Kabupaten Bojonegoro dengan Perlakuan Alkali NaOH 5% Apriliani, Nurul Fitria; Leliana, Arinda; Astuti, Septiana Widi; Aghastya, Adya; Puspitasari, Armyta
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1539

Abstract

Pengembangan serat alami telah dilakukan secara luas karena serat alami memiliki banyak keunggulan dibandingkan serat sintetis, seperti massa yang lebih ringan, mudah diperoleh, relatif murah, ramah lingkungan, dan melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik serat alami dari pelepah salak yang meliputi komposisi unsur dan lignoselulosanya. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan sebagai tahap awal sehingga diharapkan serat salak dapat digunakan sebagai penguat komposit. Metode pengujian yang digunakan adalah XRF dan Cheson-Datta. Salak dapat dimanfaatkan biji, kulit, dan pelepahnya. Material komposit dengan penguat serat alami, termasuk pelepah salak, dapat diaplikasikan pada komponen bangunan, suku cadang otomotif, dan kerajinan tangan. Serat disintesis dari pelepah salak dan kemudian diolah dengan larutan alkali NaOH 5% untuk menghilangkan kandungan ligninnya. Pengaruh perlakuan alkali pada serat pelepah salak adalah serat memiliki warna yang lebih gelap, bentuk yang lebih teratur, dan diameter yang lebih kecil dibandingkan serat tanpa proses perendaman. Komposisi serat batang salak setelah pengujian dengan XRF (X Ray Fluorescence) mengandung 53,9% CaO, 15,2% MnO, 15% SiO2, dan senyawa lain dalam persentase kecil. Hasil perhitungan lignoselulosa menggunakan metode Chesson-Datta pada serat batang salak menunjukkan bahwa kandungan selulosa adalah 54,89%, kandungan hemiselulosa adalah 15,53% dan kandungan lignin adalah 12,10%. Dengan kandungan selulosa ini, maka serat pelepah salak dari kabupaten Bojonegoro berpeluang untuk menjadi serat penguat komposit dengan sifat mekanis yang baik.