Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANTIFUNGAL ACTIVITY OF NUTMEG MACE (<i>Myristica Fragrans</i> Houtt) ETHANOL EXTRACT AGAINST <i>Candida</i> spp. Yandji, Muhammad Akbar; Astuty, Eka; Bandjar, Fitri Kadarsih
Folia Medica Indonesiana Vol. 61, No. 2
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Candida infections are increasingly common worldwide and represent one of the leading causes of death after cardiovascular disease. There are three types of candida that often infect humans, namely Candida albicans, Candida tropicalis and Candida parapsilosis. In the standard treatment used, immunity and side effects of treatment have been found. Therefore, other treatment options are needed, one of which is by using mace (Myristica fragrans Houtt) which is a native plant of Maluku and has secondary metabolite compounds that can be antifungal agents. This study aims to test the ability of ethanol extract of mace nutmeg (Myristica fragrans Houtt) with concentrations of 5%, 10%, 25%, 50%, 75%, and 100% on the growth of Candida albicans ATCC 10231, Candida tropicalis ATCC 750, and Candida parapsilosis ATCC 22019. This study was conducted using the disc diffusion method (Kirby-Bauer). The results showed that the strongest inhibition zone was shown at a concentration of 100% against Candida tropicalis with an average inhibition zone diameter of 7.93 mm. Meanwhile, the lowest inhibition zone was shown at a concentration of 5% against Candida parapsilosis with an average inhibition zone of 3.25 mm. This research can be concluded that ethanol extract of mace nutmeg at all concentrations is able to inhibit the growth of Candida albicans, Candida tropicalis and Candida. parapsilosis.
Optimalisasi Evaluasi Pendidikan Kesehatan Tentang Kusta dan Stigmanya di Daerah Endemik Kota Tual, Maluku Bandjar, Fitri Kadarsih; Sulfiana, Sulfiana; Hursepuny, Valentine; Alkatiri, Nazihan Safitri
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zddw6b69

Abstract

Kusta masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan dampak signifikan, tidak hanya secara medis, tetapi juga secara sosial, terutama terkait stigma negatif. Maluku, masih menjadi daerah endemis dengan tantangan tersendiri, salah satunya adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang masih dipengaruhi oleh mitos dan ketidaktahuan mengenai penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan mengenai kusta dan stigmanya di Kota Tual, Maluku. Pada kegiatan ini dilakukan edukasi berupa penyuluhan kesehatan tentang kusta, data evaluasi menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden dan dilakukan pengukuran perubahan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kedua aspek yang diukur. Sebelum diberikan edukasi, hanya sebelas persen responden yang memiliki pengetahuan baik. Setelah edukasi, pengetahuan baik meningkat menjadi lima puluh empat persen. Untuk sikap, sebelum edukasi, lima puluh tiga persen responden menunjukkan sikap yang kurang. Setelah dilakukan edukasi, sikap positif meningkat menjadi lima puluh delapan persen. Pendidikan kesehatan terfokus merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap masyarakat terhadap kusta. Edukasi yang disampaikan secara komunikatif tidak hanya penting untuk aspek pengetahuan dan sikap, serta stigma tetapi secara langsung juga untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan disabilitas kusta yang berkepanjangan.