Articles
PERBEDAAN KELEKATAN TERHADAP ORANG TUA PADA REMAJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN USIA: Studi Komparasi pada Siswa Kelas VIII dan Kelas XI
Pragistra Rizky Hapsari;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.56 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2016.14972
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada masa ini, setidaknya individu mengalami beberapa perubahan diantaranya perubahan biologis, psikologis dan sosioemosional. Usia remaja terdiri dari remaja awal (12-15 tahun), remaja tengah (15-18 tahun), dan remaja akhir (18-21 tahun). Memasuki usia remaja, individu mulai mengalami konflik dengan orang tua seperti keinginan untuk mandiri dan menghabiskan waktu dengan teman sebayanya. Mengatasi konflik yang ada perlu dilandasi dengan hubungan kelekatan yang kuat antara anak dengan orang tua. Kelekatan ialah ikatan emosional timbal balik antara anak dengan orang tua untuk mencapai kedekatan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kelekatan terhadap orang tua pada remaja ditinjau dari jenis kelamin dan usia. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan usia remaja awal (12-15 tahun) dan remaja tengah (15-18 tahun). Subjek penelitian merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 dan kelas XI SMA Negeri 2 Semarang yang berjumlah 308 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala kelekatan terhadap orang tua dengan 25 aitem valid. Analisis data dilakukan dengan metode analisis varians dua arah. Hasil analisis data pada variabel jenis kelamin menunjukkan koefisien komparasi 6,862 dengan signifikansi 0,009 (p<0,05), dan didapatkan hasil koefisien komparasi 0,773 dengan signifikansi 0,380 (p>0,05) pada variabel usia. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima dan hipotesis kedua ditolak.
Peningkatan Daya Saing Siswa Menengah Kejuruan Swasta melalui Pelatihan Regulasi Diri
Hastaning Sakti;
Jati Ariati
Jurnal Psikologi Vol 41, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.413 KB)
|
DOI: 10.22146/jpsi.6960
The aim of this research was to design self-regulation training as an alternative effort to enhance students’ competitiveness. A total number of 147 students from two private vocational schools were involved as subjects. Pretest posttest control group design was used. In each school there were an experimental group, which got self-regulation training, and a control group, which got self-concept training. Manipulation was delivered six times each of which was supervised by two observers. T-test showed there were differences between experimental groups. SMK PL: before (M=89.93, SD=7.681) and after manipulation (M=92.16, SD=7.278) t(43) =-2.185, p
HUBUNGAN ANTARA STUDENT ENGAGEMENT (KETERLIBATAN SISWA) DENGAN PRESTASI AKADEMIK MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 SEMARANG
Ulfatus Sa'adah;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.135 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.20148
Prestasi akademik merupakan indikator keberhasilan pembelajaran di sekolah. Sebagai remaja, siswa SMA mengalami perubahan sebagai tugas perkembangan dan memiliki banyak tantangan pendidikan sebagai syarat kelulusan, sehingga diperlukan Student Engagement (Keterlibatan siswa) dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara Student Engagement dengan prestasi akademik Mata Pelajaran Matematika pada siswa SMA. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 9 Semarang berjumlah 347 dan sampel penelitian berjumlah 234 siswa yang diperoleh dengan teknik Cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Student Engagement (21 aitem; α = 0,814) dan nilai prestasi akademik ujian tengah semester Mata Pelajaran Matematika. Analisis data menggunakan teknik korelasi Rank Spearman yang menunjukkan nilai (rs = 0,142; p = 0,030). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Student Engagement dengan prestasi akademik. Penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan Student Engagement pada jurusan IPA dan IPS, dimana Student Engagement pada jurusan IPA lebih tinggi dibanding jurusan IPS (MdnIPA = 59; MdnIPS = 56; p < 0,000).
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA SANTRI PESANTREN ISLAM AL-IRSYAD, KECAMATAN TENGARAN, KABUPATEN SEMARANG
ADDINA NURUL ULFAH;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.041 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2017.20096
The success of students in education, one of them can be shown with academic achievement. The success of students in their education is also influenced by achievement motivation. This study aims to determine the relationship of peer support with achievement motivation at Al Irsyad Islamic boarding school. The population of this research men junior high school and women junior high school is 655 santriwan and 121 santriwati. The sample of this research are 227 santriwan and 89 santriwati obtained by cluster random sampling technique. Data were collected using Achievement Motivation Scale (24 valid items; α = .88) and Peer Support Scale (28 valid items; α = .89), which have been tested on 93 students. Simple regression analysis showed a positive and significant correlation between peer support and achievement motivation shown through correlation coefficient rxy = .397 with p = (p <0.001). The more positive peer support, the achievement motivation will be high. Peer support provides an effective contribution of 15.7% on achievement motivation. Additional analysis in this study used independent sample t-test, which showed that there were significant differences in peer support variables between male and female with t = -3.144 with significance of 0.002 (p <0.05), and there was no difference which is significant on achievement motivation variable between men and women with t = 0,159 with significance 0,605 (p> 0,05).
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PEGAWAI PELAKSANA PERUM PERHUTANI KBM SAR WIL II CEPU
Wenny Luthfiana Dewi;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.398 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7623
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement pada pegawai pelaksana Perum Perhutani KBM Sar Wil II Cepu. Gaya kepemimpinan transformasional merupakan pendekatan yang dipilih pemimpin dengan menginspirasi para karyawan untuk melampaui kepentingan pribadinya dan mampu membawa dampak mendalam dan luar biasa pada karyawan.Work engangement merupakan sikap dan perilaku karyawan dalam bekerja dengan mengekspresikan dirinya secara total melaluivigor, dedication dan absorbtion. Populasi dalam penelitian ini adalah 107 pegawai pelaksana. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala gaya kepemimpinan transformasional yang terdiri dari 24 aitem (ɑ = 0,929) dan skala work engagement terdiri dari 25 aitem (ɑ = 0,917). Hasil analisis regresi linier sederhana dari Pearson menunjukkan adanya hubungan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement yang ditunjukkan oleh angka korelasi r_xy = 0,446 dengan p= 0,000 (p
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA KELAS XII SMA N 3 MAGELANG
Amanda Luthfi Arumsari;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.842 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.20184
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dan efikasi diri akademik dengan kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMAN 3 Magelang. Kecemasan menghadapi Ujian Nasional adalah kondisi atau keadaan individu yang merasa takut atau khawatir jika suatu hal buruk akan terjadi pada saat menghadapi Ujian Nasional. Dukungan sosial orangtua adalah persepsi seseorang terhadap bantuan yang diterima individu yang berasal dari orangtua baik secara emosional, penghargaan, informasi, dan materil, dimana sikap tersebut dapat membuat individu merasa berharga dan dicintai oleh orangtuanya. Efikasi diri akademik adalah keyakinan individu terhadap kemampuan akademiknya dalam melakukan tugas akademik dan menghadapi hambatan untuk mencapai tujuan akademik yang diinginkan. Subjek penelitian 145 siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecemasan dalam Menghadapi Ujian Nasional (37 aitem, α = .915), Skala Dukungan Sosial Orangtua (37 aitem, α = .937), Skala Efikasi Diri Akademik (22 aitem, α = .889). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial orangtua dan variabel efikasi diri akademik berhubungan negatif dan signifikan dengan variabel kecemasan menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan rxy = .381 dan p = .000 (p < .05) dengan sumbangan efektif 13.3%. Variabel dukungan sosial orangtua tidak signifikan dengan variabel kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang, dengan rxy =-.109 dan nilai p = .199 (p > .05). Sedangkan variabel efikasi diri akademik berhubungan negatif dan signifikan dengan variabel kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan rxy =-.380 dan p = .000 (p < .05).
HUBUNGAN ANTARA PROBLEM FOCUSED COPING DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XII SMA ISLAM HIDAYATULLAH SEMARANG
Hendi Syarkiki;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.777 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7577
Individu lebih sering melakukan prokrastinasi dalam menyelesaikan masalahnya, lebih memilih kegiatan yang lain, bahkan membiarkan masalah sampai pada akhirnya dapat dilupakan. Strategi coping yang langsung berhadapan dengan masalah adalah problem focused coping (Lazarus & Folkman). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara problem focused coping dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XII SMA Islam Hidayatullah Semarang. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 79 siswa dari 89 populasi siswa kelas XII SMA Islam Hidayatullah Semarang.Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala problem focused coping dan skala prokrastinasi akademik. Skala problem focused coping terdiri atas 19 aitem (α = 0,840) dan skala prokrastinasi akademik terdiri atas 27 aitem (α = 0,912). Analisis data dalam penelitian menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan hasil koefisien korelasi rxy= -0,502 dan p = 0,000 (p
HUBUNGAN ANTARA COPING STRESS DENGAN BULLYING PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH KUDUS
Herlin Eviani;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (57.703 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7578
Perilaku bullying di Kabupaten Kudus sudah mengkhawatirkan, sebanyak 180 siswa SMP dan SMA, 94% melakukan bullying. Perilaku bullying diataranya disebabkan oleh stress yang tidak bisa diatasi dengan baik. Perilaku bullying dapat dikurangi dengan menjalankan strategi yang tepat dalam mengatasi stress. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan coping stress dengan perilaku bullying pada siswa SMK Muhammdiyah Kudus. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling dan didapat sampel sebanyak 123 siswa. Metode penggalian data dengan menggunakan dua skala psikologi. Skala perilaku bullying dengan 21 aitem valid (α = 0,869) dan skala coping stress dengan 30 aitem valid (α = 0,902). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,321 dengan p = 0,000 (p
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA PENGURUS IKATAN LEMBAGA MAHASISWA PSIKOLOGI INDONESIA (ILMPI)
Nadia Rosliani;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.06 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2016.15410
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada pengurus Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI). Subjek penelitian ini adalah pengurus ILMPI yang berjumlah 126 orang dengan teknik pengambilan sampel proportional cluster sampling. Pengambilan data menggunakan Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (28 aitem valid dengan α = 0,93) dan Skala Regulasi Diri (27 aitem valid dengan α = 0,91) yang telah diujicobakan kepada 66 pengurus ILMPI. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja sebesar -0,61 dengan p = 0,000 (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti yaitu ada hubungan negatif antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada pengurus ILMPI dapat diterima. Regulasi diri memberikan sumbangan efektif sebesar 37,3% pada kecemasan menghadapi dunia kerja dan sebesar 62,7% dipengaruhi faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA SMA NEGERI 2 SEMARANG
Abid Delizea Harizta;
Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.17 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2017.15084
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal orang tua dengan motivasi berprestasi siswa di SMA Negeri 2 Semarang. Populasi penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 2 Semarang sebanyak 514 siswa. Sampel penelitian sebanyak 248 siswa, sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Psikologi yaitu Komunikasi Interpersonal Orang Tua (35 aitem valid, α = 0,928) dan Motivasi Berprestasi (24 aitem valid,α = 0,851). Teknik analisis yang data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal orang tua dengan motivasi berprestasi (rxy= 0,389) dengan p = 0,000 (p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal orang tua, maka semakin tinggi motivasi berprestasi pada siswa. Komunikasi interpersonal orang tua memberikan sumbangan efektif sebesar 15,1% dalam mempengaruhi motivasi berprestasi dan 84,9% dipengaruhi oleh faktor lain.