Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Nilai Kemanusiaan dalam Filsafat Pancasila untuk Memperkuat Etika Profesi Konselor Cahyaningtyas, Kania; Budiman, Nandang
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v10i2.14210

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi konsep nilai-nilai kemanusiaan dalam filsafat Pancasila dan relevansinya dalam memperkuat etika profesi konselor. Artikel ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila seperti empati, keadilan, dan toleransi ke dalam praktik konseling dalam konteks era digital. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berbasis model PRISMA, yang melibatkan analisis konten dari 20 artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila memainkan peran penting dalam meningkatkan standar etika konselor, termasuk dalam mengatasi dilema etis dan menciptakan hubungan konseling yang lebih inklusif. Selain itu, integrasi nilai-nilai ini mendukung perkembangan profesionalisme konselor melalui pendidikan berkelanjutan. Simpulan akhirnya, filsafat Pancasila menjadi landasan moral yang kokoh bagi praktik konseling yang responsif terhadap tantangan multikultural dan era digital, sekaligus memperkuat kualitas layanan konseling dan kesejahteraan klien.
Need-Assessment sebagai Kunci Perencanaan Program BK Komprehensif: Kajian Systematic Literature Review Cahyaningtyas, Kania; Suherman, Uman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i3.7412

Abstract

Need assessment adalah fondasi penting dalam perencanaan program bimbingan dan konseling (BK) komprehensif. Dengan memahami kebutuhan khusus setiap siswa secara terstruktur, konselor dapat menyesuaikan program BK agar lebih sesuai, sehingga menghasilkan intervensi dan sistem pendukung yang lebih efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya asesmen kebutuhan siswa untuk memahami berbagai dimensi kebutuhan, seperti pribadi, sosial, belajar dan karier. Penelitian ini menggunakan metode PRISMA dalam systematic literature review untuk menyeleksi 20 artikel relevan untuk mengeksplorasi keterlibatan siswa, integasi teknologi, dan strategi asesmen. Prosesnya mencakup penentuan pertanyaan, pemilihan sumber, dan penyaringan ketat agar hasilnya tepat. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi seperti aplikasi digital dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan data, sementara keterlibatan aktif siswa memastikan hasil yang relevan dan valid. Tantangan utama dalam program BK adalah rendahnya partisipasi siswa dan keterbatasan sumber daya. Solusinya dapat berupa pelatihan konselor dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini membantu konselor merancang program BK yang lebih efektif dan menegaskan pentingnya need assessment dalam manajemen BK. Kata kunci: need assessment, perencanaan program, bimbingan dan konseling, teknologi
EXPLORATION OF ORDINAL TO INTERVAL DATA TRANSFORMATION IN PSYCHOLOGICAL DATA PROCESSING Cahyaningtyas, Kania; Maulida, Salma Nur; Sari, Linda; Ahman, Ahman
OPTIMA: Journal Of Guidance and Counseling Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation of ordinal data into interval data is a crucial step in statistical analysis, particularly for achieving more accurate measurements and making data-driven decisions. The Method of Successive Interval (MSI) has been identified as an effective approach to accomplish this transformation. This literature review aims to explore recent studies on MSI, assess its effectiveness in converting ordinal data, and identify research gaps and future research opportunities. Using a literature review method, 15 peer-reviewed articles from 2020 to 2024 were analyzed. The findings indicate that MSI not only enhances measurement accuracy but also broadens the application of statistical analysis across various fields, including guidance and counseling. This contributes to improving the validity and reliability of the instruments used, thereby enabling the formulation of interventions tailored to students' needs.
Need-Assessment sebagai Kunci Perencanaan Program BK Komprehensif: Kajian Systematic Literature Review Cahyaningtyas, Kania; Suherman, Uman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i3.7412

Abstract

Need assessment adalah fondasi penting dalam perencanaan program bimbingan dan konseling (BK) komprehensif. Dengan memahami kebutuhan khusus setiap siswa secara terstruktur, konselor dapat menyesuaikan program BK agar lebih sesuai, sehingga menghasilkan intervensi dan sistem pendukung yang lebih efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya asesmen kebutuhan siswa untuk memahami berbagai dimensi kebutuhan, seperti pribadi, sosial, belajar dan karier. Penelitian ini menggunakan metode PRISMA dalam systematic literature review untuk menyeleksi 20 artikel relevan untuk mengeksplorasi keterlibatan siswa, integasi teknologi, dan strategi asesmen. Prosesnya mencakup penentuan pertanyaan, pemilihan sumber, dan penyaringan ketat agar hasilnya tepat. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi seperti aplikasi digital dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan data, sementara keterlibatan aktif siswa memastikan hasil yang relevan dan valid. Tantangan utama dalam program BK adalah rendahnya partisipasi siswa dan keterbatasan sumber daya. Solusinya dapat berupa pelatihan konselor dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini membantu konselor merancang program BK yang lebih efektif dan menegaskan pentingnya need assessment dalam manajemen BK. Kata kunci: need assessment, perencanaan program, bimbingan dan konseling, teknologi
Enhancing counseling teachers’ creativity through Deep Counseling-based Training Yudha, Eka Sakti; Ahman; Taufiq, Agus; Munawarah, Dian; Cahyaningtyas, Kania; Prawira, Moch. Dendi Arief; Al-Usrah, Muzayyinah; Suvita, Yalda
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 10 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v10i4.16152

Abstract

This community service program aimed to enhance the creativity of guidance and counseling teachers through deep counseling-based training. The training was conducted on July 10, 2025, involving 49 guidance and counseling teachers from junior and senior high schools. Using the Participatory Action Research (PAR) method, the program included pre-test, panel discussion on deep counseling, innovation showcase, practical sessions, and post-test. Results showed a positive impact on teachers' creativity, with participants in the "balanced creativity" category increasing from 85.7 percent in the pre-test to 91.8 percent in the post-test. This improvement demonstrates that the training effectively enhanced teachers' ability to balance creative exploration with professional consistency in delivering counseling services. The integration of creative media into deep counseling encouraged teachers to design innovative, contextual, and student-centered services. This activity contributed to strengthening guidance and counseling teachers' competence to provide more effective, engaging, and sustainable counseling services that respond to students' psychosocial needs. The program also serves as a model for continuous professional development that can be replicated in other regions, focusing on the integration of digital technology, diversification of counseling media, and enhancement of competencies in addressing the complexity of contemporary student issues.
Makna Penuaan Lansia dalam Kearifan Lokal Kampung Naga Cahyaningtyas, Kania; Maulida, Salma Nur; Supriatna, Mamat; Lestari, Tri
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i4.3975

Abstract

Aging is commonly perceived as a phase of decline characterized by physical deterioration and age-related stigma, which increases psychosocial vulnerability among older adults. This study aimed to explore the meaning of aging among older adults in Kampung Naga by examining the role of local wisdom in shaping physical, psychological, social, and spiritual well-being. A qualitative phenomenological approach was employed. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving four participants, including early elderly, late elderly, the oldest-old, and a cultural leader. Data were analyzed using thematic analysis. The findings revealed four interconnected themes: physical–ecological harmony, emotional–spiritual harmony, social–communal harmony, and cultural harmony as the foundation of aging meaning. Older adults in Kampung Naga perceive aging as a natural, dignified, and meaningful life process characterized by acceptance, interconnectedness, and social respect. Cultural values such as hirup sauyunan, silih asih–silih asah–silih asuh, and narima strengthen psychological resilience and sustain social participation. Minimal ageism and strong communal support contribute to a positive aging experience. These findings highlight the significant role of local wisdom in fostering healthy and meaningful aging within Indigenous communities.