Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Masalah Ansietaspre-Operasi dengan Terapi Non Farmakologi Distraksi Visual di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care in Children with Preoperative Anxiety Problems with Non Pharmacological Therapy pf Visual Distraction in The Room of Catelia Undata Hospital Central Sulawesi Province Pelek, Aisi; Iriani, Indri; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4339

Abstract

Pre-operative anxiety is the anxiety experienced by patients before undergoing surgery. Handling this anxiety is important because it can affect the success of the operation and the patient's recovery. The research method used is descriptive research with a direct observation approach and interviews by describing or describing care problems for clients who experience preoperative anxiety, which is carried out through a care approach that includes assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation of care. The aim of using visual distraction therapy is to divert children's attention from their anxiety and fear of surgical procedures, so that they feel calmer and more comfortable before entering the operating room. The research results obtained after the visual distraction treatment intervention of watching videos were An. A said he was not afraid and was ready for surgery, An. A looks calm, An. Looks relaxed and concentration improves. The conclusion of this research is that visual distraction therapy by watching videos is effective in diverting pre-operative anxiety in client An. A.
Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny. B Yang Menderita "Hipertensi" dengan Masalah Penurunan Koping Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu: Family Nursing Care in Ny.B Surffers From” Hipertension” wit the Problem of Decreasing Family Coping in the Working Area of the Kamonji Health Center, Palu City Rosanti, Shela; Rabiah; Tahir, Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4348

Abstract

Hipertensi Adalah di dalam kondisi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg berdasarkan dua atau lebih pengukuran pengukuran tekanan darah. Tekanan darah harus di ukur dalam posisi duduk dan berbaring. Hipertensi merupakan tekanan secara terus menerus lebih dari satu priode hal ini dapat menggakibatkan pembuluh darah semakin tingginya tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Hipertensi masalah Penurunan Koping Keluarga Intervensi Memberikan Edukasi Di Wilayah Kerja Puskemas Kamonji Kota Palu. Rencana Penulisan Karya Tulis Ilmia ini menggunakan metode deskritif dengan pendekatan studi kasus. Dimana mengambaran asuhan keparawatan pada pasien Hipertensi dengan masalah penurunan koping keluarga yang di berikan Intervensi dan Edukasi. Hasil Penelitian yang di lakukan pada Ny.B hanya ketika iya Pusing, kemudian tidak menjaga pola makan dengan baik tetapi makan makanan yang menyebabkan tekanan darah naik dan pola tidur tidak teratur. Kesimpulan hal yang bisa dilakukan untuk mencegah Hipertensi memperbaiki pola makan menjadi lebih baik, seperti mengkomsumsi makanan seimbang, dan pola tidur membaik.
Asuhan Keperawatan Keluarga pada An. Z yang Menderita Penyakit Tuberkulosis (TB): Family Nursing Care in An. Z Suffering From Tuberculosis (TB) Malewa, Faradita; Siti Yartin; Rabiah; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4353

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis (TBC) saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi salah satu tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan (SDGs). Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2021 (WHO), Indonesia berada pada peringkat ke-3 dengan penderita TBC tertinggi di dunia setelah India dan China. Secara global, diperkirakan 9,9 juta orang menderita TBC pada tahun 2020. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Didapatkan hasil bahwa Ny. S mampu memahami dan memberikan penjelasan ulang dari Edukasi tentang proses penyakit TB paru yang disampaikan oleh peneliti. Disimpulkan bahwa Pelaksanaan pengkajian dilakukan di rumah Tn. M di jalan Datu Pamusu, Perumusan diagnosa keperawatan keluarga yang didapat hanya 1 diagnose yaitu, Defisit Pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. M dalam mengenal masalah Tuberkulosis pada An. Z, Intervensi yang di ambil pada diagnose Defisit Pengetahuan yaitu : Edukasi Proses Penyakit, Implementasi dilakukan dalam 3 kali kunjungan keluarga, dan Evaluasi keperawatan pada Keluarga Tn. M dengan diagnose keperawatan defisit pengetahuan, masalah keperawatan sudah teratasi.
Implementasi Teknik Distraksi pada Pasien Anak dengan Diagnosa Nyeri Akut di Rumah Sakit Bhayangkara Palu: Implementation of Distraction Techniques in Children Patients with a Nursing Diagnosis of Acute Pain in a Hospital Bayangkhara Palu Hadija; Febrianti, Nur; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4360

Abstract

Nyeri akut adalah pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional yang dimulai secara tiba-tiba atau perlahan, berkembang dari ringan hingga parah, dan berlangsung kurang dari tiga bulan. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hasil pelaksanaan teknik distraksi pada pasien anak dengan diagnosis nyeri akut di Rs Bhayangkara Palu .Metode studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskriptif. Studi kasus deskriptifAdalah jenis studi kasus yang memberikan gambaran khusus dan mengharuskan penelitian dimulai dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara teknis penelitian. Hasil yang didapatkan pada hari pertama sebelum dilakukan teknik distraksi menonton pasien mengeluh nyeri dibagian perut dan nyerinya hilang timbul dan setelah di berikan teknik distraksi menonton pasien merasa nampak tenang dan nyaman, hari kedua pasien mengatakan nyeri yang dirasakan mulai hilang, hari ketiga pasien mengatakan sudah tidak merasa sakit..Kesimpulannya setelah dilakukan implementasi teknik distraksi visual menonton video nyeri yang dirasakan berkurang, dan klien tampak kooperatif pada saaat dilakukan tindakan implementasi selanjutnya.
Asuhan Keperawatan pada Ny.S Kasus Gastritis terhadap Penurunan Skala Nyeri dengan Teknik Relaksasi Nafas dalam di Ruangan IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care for Mrs. S Gastritis Case to Reduce Pain Scale with Deep Breathing Relaxation Techniques in the Emergency Room of Undata Hospital, Central Sulawesi Province Fabiani, Miselin; Iriani, Indri; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4367

Abstract

Gastritis termasuk proses inflamasi atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Salah satu manifestasi klinis yang terjadi pada pasien gastritis adalah nyeri. Nyeri akan berkurang dengan dilakukannya tindakan nonfarmakologis yaitu teknik relaksasi nafas dalam. Desain penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa gastritis yang berada di Instalasi Gawat Darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian dari pengkajian yang dilakukan kepada Ny.S ditemukan data subjektif, Ny.S mengatakan nyeri ulu hati tembus kebelakang, nyeri dirasakan sejak pagi hari, terasa mual, BAB cair lebih dari 4 kali serta merasa badannya lemas. P : nyeri memburuk jika ditekan, Q : seperti ditusuk-tusuk, R : nyeri perut bagian atas, S : skala nyeri 7 (nyeri berat), T : nyeri hilang timbul pasien tampak meringis, tampak gelisah TD :169/90 mmHg, Nadi : 64x/menit, Suhu : 36.5ºc, R : 24x/menit, SPO2 : 100%. Diagnosa yang ditemukan pada Ny. S yaitu Gastritis. Setelah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam terjadi penurunan skala nyeri yaitu pada implementasi pertama hasilnya :keluhan nyeri pasien belum menurun yaitu tetap di angka 7, dan pada implementasi kedua nyeri menurun ke angka 5 Kesimpulan dari penelitian ini adalah dilakukan implementasi pertama nyeri belum menurun, dan setelah dilakukan implementasi yang kedua keluhan nyeri pasien menurun dari skala 7 menjadi skala 5
Faktor-Faktor Resiko Kejadian Infeksi Saluran Kemih pada Pasien Terpasang Kateter di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Risk Factors for Urinary Tract Infections in Patients with Catheters at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Asda; Rabiah; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.4375

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) sering menyerang laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok usia dengan tampilan klinis beragam. Sekitar 40% infeksi di rumah sakit adalah ISK, dimana 80% disebabkan oleh pemasangan kateter. Keberadaan kateter meningkatkan 5% bakteri urine per hari. Kateter dalam jangka waktu pendek atau panjang memiliki angka infeksi 3-10% per hari. Penelitian ini bertujuan meneliti faktor-faktor resiko kejadian infeksi saluran kemih pada pasien terpasang kateter di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan mengamati variabel independen dan dependen secara bersamaan. Penelitian ini juga merupakan studi cross-sectional dengan desain analitik observasional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko yang mempengaruhi infeksi saluran kemih pada pasien dengan kateter urine menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden pasien terpasang kateter, mayoritas berusia di atas 64 tahun (65%) dan lebih banyak laki-laki (65%). Kemudian banyak responden yang tidak memiliki diabetes (95%) dan lama pemasangan kateter kurang dari atau sama dengan 6 hari (65%). Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan lama pemasangan kateter dengan infeksi saluran kemih, tetapi tidak ada hubungan signifikan antara usia atau diabetes dengan infeksi saluran kemih..Hasil penelitian diharapkan meningkatkan perawatan dan pengawasan kateter pada pasien terutama pada laki-laki dan yang memiliki lama pemasangan kateter lebih dari 6 hari. Edukasi dan tindakan pencegahan perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko infeksi saluran kemih pada pasien terpasang kateter.
Edukasi Kesehatan Tentang Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar: Health Education about Hypertension in the Elderly at the Batua Community Health Center, Makassar City Rosita; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4488

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling berbahaya di seluruh dunia. Hipertensi juga merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal. Penyakit Hipertensi ini diperkirakan dapat menyebabkan 7,1 juta kematian atau kira-kira 13% dari seluruh kematian di dunia. Menurut World Health Organization (WHO) hampir setengah dari kasus serangan jantung dipicu oleh penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sebagian besar tekanan darah tinggi terjadi pada generasi yang berusia lanjut (lansia) akibat terjadinya perubahan-perubahan secara fisiologi maupun patologi seiring dengan bertambahnya usia. Oleh sebab itu, sangat diperlukan untuk mencegah dan mempertahankan kualitas hidup para lansia agar terhindar dari penyakit hipertensi. Untuk itu, Program Studi Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan Justitia melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam rangka untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit hipertensi pada lansia. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada lansia yang melakukan pengobatan di Puskesmas Batua Kota makassar. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan edukasi kesehatan dengan media penyuluhan menggunakan Flip Chart dan Leaflet untuk dapat meningkatkan pengetahuan para lansia tentang hipertensi. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa pemahaman Para Lansia tentang penyakit hipertensi mengalami peningkatan baik dari segi pengertian hipertensi, penyebab hipertensi, tanda dan gejala hipertensi, pencegahan penyakit hipertensi, dan pengobatan hipertensi serta penanganan hipertensi. Pada awalnya para lansia hanya mengetahui secara umum, kini para lansia sudah sangat memahaminya dengan lebih dalam sehingga dapat melakukan pencegahan dan pengobatan secara rutin di Puskesmas untuk mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat dan lebih baik di masa tuanya.
Implementasi Latihan Batuk Efektif Pada Tn. S Penderita Tubekulosis Paru Dengan Diagnosa Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruangan Dahlia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tenggah: Implementation Of Effective Cough Exercise in Mr. S A Pulmonary Tuberculosis Patient Diagnosed with Ineffective Airway Clearance in the Dahlia Ward, Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Nurafni S. DG. Kader; Iriani, Indri; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8969

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang paru-paru dan berdampak pada gangguan pernapasan, salah satunya adalah penumpukan sekret yang menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif. Latihan batuk efektif merupakan salah satu intervensi mandiri keperawatan yang bertujuan untuk membantu mengeluarkan sekret dan meningkatkan oksigenasi pasien. Tujuan: Mengimplementasikan latihan batuk efektif pada pasien tuberkulosis paru dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif yang dilakukan pada salah satu pasien tuberkulosis paru di ruangan Dahlia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan. Intervensi berupa latihan batuk efektif dilaksanakan dan di evaluasi berdasarkan perubahan klinis pasien. Hasil: Setelah dilakukan intervensi latihan batuk efektif pada pasien menunjukkan peningkatan dalam pengeluaran sputum, penurunan bunyi napas tambahan (ronkhi), perbaikan pola napas, dan peningkatan saturasi oksigen dari 89% menjadi nilai yang lebih baik. Pasien juga melaporkan rasa sesak berkurang dan kemampuan bernapas membaik. Kesimpulan: Latihan batuk efektif terbukti mampu memperbaiki kondisi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru. Intervensi ini dapat menjadi Tindakan mandiri yang efektif dalam meningkatkan kualitas pernapasan pasien.
Penerapan Terapi Uap Cajuputi Aethoreleom Sebagai Intervensi Keperawatan Pada Lansia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Akibat ISPA Dikelurahan layana indah Wilayah Kerja Puskesmas Talise: Cajuputi Steam Therapy Aethoreleom as a Nursing Intervention for the Elderly with Ineffective Airway Clearance Due to Acute Respiratory Infection in Layana Indah Subdistrict, Talise Community Health Center Work Nirmalasari, Nirmalasari; Rabiah; Febrianti, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8774

Abstract

nfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi pada lansia akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh dan perubahan fisiologis terkait usia. Salah satu masalah keperawatan yang sering timbul adalah gangguan bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret yang sulit dikeluarkan. Terapi uap dengan minyak kayu putih menjadi salah satu alternatif non-farmakologis yang dapat membantu mengencerkan lendir dan mempermudah pengeluarannya melalui batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi uap minyak kayu putih dalam menangani gangguan tersebut pada lansia penderita ISPA. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan keperawatan gerontik pada seorang lansia laki-laki berusia 76 tahun. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan terapi uap dua kali sehari, edukasi batuk efektif, posisi semi-fowler, dan pemantauan tanda vital serta suara napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan bertahap, ditandai dengan batuk yang lebih efektif, penurunan ronki, dan pernapasan yang lebih lega. Masalah keperawatan dinyatakan teratasi pada hari ketiga. Kesimpulannya, terapi uap minyak kayu putih efektif sebagai terapi pendukung yang aman, mudah, dan murah untuk membantu mengatasi gangguan bersihan jalan napas pada lansia dengan ISPA. Terapi ini disarankan untuk diintegrasikan dalam praktik keperawatan rutin di layanan kesehatan tingkat pertama, serta diteliti lebih lanjut secara kuantitatif dengan jumlah sampel yang lebih besar.