Claim Missing Document
Check
Articles

Prototype and monitoring system of phasor measurement unit based on the internet of things Riny Sulistyowati; Hari Agus Sujono; Dedet Chandra Riawan; Rony Seto Wibowo; Mochamad Ashari
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 30, No 1: April 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v30.i1.pp14-23

Abstract

This research resulting the method to reduce phasor measurement unit (PMU) amount and optimization of PMU replacement using a combination of Integer linear k-means. The first step of modeling is using a lot of PMUs that are optimized at Bendul Merisi network using integer linear k-means clustering for achieving an optimum solution of amount and replacement of PMU to be installed. The second step is estimating the uninstalled bus's power and voltage. PMU is using modified adaptive neuro-fuzzy inference system (ANFIS) of hybrid particle swarm optimization (PSO)-genetic algorithm (GA). The third step is to test and simulate the hardware design of the research for offline and online data. Research also tested network transmission of Java–Bali 500 kV. Designed simulation can calculate the active and reactive power of each bus in clusters so the total active and reactive power of each cluster can be known. Device tests to transmit data using internet of things (IoT) from a laboratory scale during 7 days have an average of 2.8 seconds while the field test required an average of 10.416 seconds during 24 hours.
Automatic Solar Hidroponik Berbasis Energi Surya dengan Kontrol pH dan Nutrisi Guna Meningkatkan Produktivitas Kelompok Hidroponik Simomulyo, Kota Surabaya Feby Agung Pamuji; Dedet Candra Riawan; Soedibyo; Heri Suryoatmojo; Mochamad Ashari
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6080.773 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.116

Abstract

Hidroponik merupakan salah satu metode penanaman tumbuhan yang dapat diaplikasikan secara luas. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan tanaman hidroponik adalah kandungan kadar pH yang terdapat pada aliran air dimana kadar pH tersebut akan berubah seiring penambahan nutrisi saat aliran air yang terus menerus didaur ulang, kadar pH yang tidak stabil dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat dan tidak subur. Selain itu, suatu sistem hidroponik membutuhkan sumber energi listrik yang cukup besar karena penyalaan pompa yang dilakukan secara terus menerus selama 24 jam menyebabkan kebutuhan listrik menjadi besar. Disisi lain, potensi energi terbarukan yaitu energi matahari yang memanfaatkan solar panel pada kelompok Hidroponik Simomulya sangat besar. Maka dari itu dirancanglah sistem dengan inovasi hidroponik yang bertenaga energi matahari yang dilengkapi dengan sistem timer yang dapat mengatur lamanya pengairan dalam sistem hidroponik serta penggunaan sensor pH dan nutrisi dalam proses pertaniannya. Pada sistem ini pompa difungsikan sebagai alat untuk mengalirkanair ke pipa-pipa yang berisikan tanaman hidroponik, aliran tadi akan kembali lagi pada tandon besar yang mana letak dari pompa tersebut. Kemudian untuk mengatur lamanya pengairan dalam sistem hidroponik, kami menggunakan timer sebagai pengatur waktu penyalaan pompa, sehingga pompa tidak mudah panas dan mengurangi pemanfaatan sumber energi listrik. Oleh karena itu, dengan menerapkan inovasi automatic solar water pump pada hidroponik, diharapkan dapat mengatasi permasalahan pada sumber energi listrik dan pemakaian pompa secara terus menerus. Serta mampu meningkatkan produktifitas kelompok hidroponik Simomulya.
Kontrol Tegangan pada Sistem Hybrid Panel Surya-Turbin Angin Menggunakan Manajemen Penyimpanan Baterai Soedibyo Soedibyo; Rezi Delfianti; Feby Agung Pamuji; Mochamad Ashari
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3620.973 KB) | DOI: 10.17529/jre.v16i3.16010

Abstract

The purpose of this paper is to determine the control strategy of the renewable energy systems of hybrid solar panel power and wind turbines in maximizing voltage balance. The voltage control strategy needs to be designed, mainly when different load changes occur. If it is not done, it will affect the balance of power supplied to the load and usually damage the equipment used. Solar and wind energy sources significantly influence the stability of the applied voltage’s quality due to the fluctuating nature of renewable energy. This paper proposes control strategies for the use of PIs and the signal conditioning devices that are modified using the battery charging and discharging modeling while taking into account battery lifetime using PSIM software so that optimal voltage results from hybrid solar panel and wind turbine systems are obtained. The battery will be used as energy storage when the hybrid output power is over, which will then be used again when the hybrid output power is less than the load requirement. The signal conditioning device in this study uses five power converters, one AC to DC converter, two DC-DC boost converters, one bidirectional converter, 1 DC-AC bidirectional converter. Maximum output power uses MPPT, which is applied to the boost converter, whereas to regulate the voltage through charging and discharging the battery through the bidirectional buck-boost converter. This strategy provides the appropriate voltage on the AC side.
Kontrol Tegangan pada Sistem Hybrid Panel Surya-Turbin Angin Menggunakan Manajemen Penyimpanan Baterai Soedibyo Soedibyo; Rezi Delfianti; Feby Agung Pamuji; Mochamad Ashari
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v16i3.16010

Abstract

The purpose of this paper is to determine the control strategy of the renewable energy systems of hybrid solar panel power and wind turbines in maximizing voltage balance. The voltage control strategy needs to be designed, mainly when different load changes occur. If it is not done, it will affect the balance of power supplied to the load and usually damage the equipment used. Solar and wind energy sources significantly influence the stability of the applied voltage’s quality due to the fluctuating nature of renewable energy. This paper proposes control strategies for the use of PIs and the signal conditioning devices that are modified using the battery charging and discharging modeling while taking into account battery lifetime using PSIM software so that optimal voltage results from hybrid solar panel and wind turbine systems are obtained. The battery will be used as energy storage when the hybrid output power is over, which will then be used again when the hybrid output power is less than the load requirement. The signal conditioning device in this study uses five power converters, one AC to DC converter, two DC-DC boost converters, one bidirectional converter, 1 DC-AC bidirectional converter. Maximum output power uses MPPT, which is applied to the boost converter, whereas to regulate the voltage through charging and discharging the battery through the bidirectional buck-boost converter. This strategy provides the appropriate voltage on the AC side.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TEKNIS PEMANTAUAN KONDISI LINGKUNGAN KERJA DI. PT. IMS Denny Dermawan; Mochamad Ashari; Mochammad Rifai; Mochamad Reganata
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v3i2.2997

Abstract

PT. IMS adalah perusahaan galangan kapal yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur yang melaksanakan jasa docking dan perbaikan kapal, maka potensi bahaya yang ditimbulkan oleh kondisi lingkungan kerja sangat potensial dalam menyebabkan penyakit akibat kerja (PAK). Namun minimnya pemahaman perusahaan terkait hygiene menyebabkan pemantauan kondisi lingkungan kerja meliputi kebisingan, iklim kerja, ventilasi, dan pencahayaan hampir tidak dilakukan oleh perusahaan, sehingga dipandang perlu untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat ke galangan kapal PT. IMS melalui pelatihan dan pendampingan teknis pemantauan kondisi lingkungan kerja. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membekali personil Departemen HSE dengan kemampuan teknis dalam melakukan pemantauan kondisi lingkungan kerja, memberikan gambaran kondisi kualitas lingkungan kerja, dan merekomendasikan perbaikan kondisi lingkungan kerja. Metodologi yang dilaksanakan adalah melakukan sosialisasi kepada manajemen dalam bentuk presentasi ke direksi, pelatihan dan pendampingan teknis pemantauan kondisi lingkungan kerja, dan desk review penyusunan rekomendasi perbaikan kondisi lingkungan kerja. Hasil kegiatan pengabdian masyarkat ini adalah terjadinya peningkatan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan staf Departemen HSE, diperolehnya data kondisi lingkungan kerja di Bengkel Outfitting yang menunjukkan kondisi sesuai NAB untuk parameter iklim kerja dan melebihi NAB untuk parameter kebisingan dan ventilasi, dan rekomendasi perbaikan kondisi lingkungan kerja meliputi kewajiban penggunaan ear muff bagi para pekerja dan penambahan ventilasi mekanis.
Penerapan On Grid Photovoltaic pada Mesin Pasteurisasi Kejut Listrik guna Mengurangi Biaya Operasional Kelompok Ternak Kambing Perah Etawa Plosoklaten, Kediri Pamuji, Feby Agung; Riawan, Dedet Candra; Soedibyo, Soedibyo; Suryoatmojo, Heri; Ashari, Mochamad
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.483

Abstract

Perkembangan industri peternakan semakin meningkat baik usaha peternakan skala kecil maupun skala besar. Kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi dari hasil produksi peternakan baik dari daging maupun susu. Produksi susu dalam negeri hanya mampu mencapai angka 21% dari konsumsi nasional, sedangkan 79% sisanya merupakan pasokan produk dari luar negeri atau import. Susu kambing menjadi salah satu produk peternakan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat, karena susu kambing memiliki tingkat manfaat yang banyak khususnya untuk kesehatan manusia. Dalam proses produksi susu kambing, setelah diperas, susu kambing harus dimasak serta diaduk dengan suhu yang tinggi. Proses masak tersebut bertujuan untuk menghilangkan bakteri yang ada di dalam larutan susu. Secara umum, proses ini masih menggunakan kompor gas yang membuat proses ini cukup lama dan cukup memberatkan dari segi biaya operasional. Di sisi lain, potensi energi terbarukan berupa energi matahari sangat besar di kawasan peternakan. Oleh karena itu dirancanglah inovasi alat pasteurisasi bertenaga matahari. Pada sistem ini, alat pasteurisasi beroperasi dengan energi listrik, ketika susu dimasukkan ke alat pasteurisasi, susu akan diberikan kejut listrik sehingga bakteri pada susu kambing secara instan akan mati dan susu siap dikonsumsi, hal ini memiliki keuntungan dari segi waktu jika dibandingkan dengan proses masak. Untuk suplai elektris, sumber energi dari matahari akan dikonversi menjadi energi listrik dan disalurkan menuju alat pasteurisasi untuk menghidupkan alat. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat mengenalkan kepada masyarakat mengenai penerapan energi baru terbarukan di bidang peternakan dan dapat meningkatkan produktivitas peternak susu kambing di daerah Plosoklaten, Kediri.
Penerapan On Grid Photovoltaic pada Mesin Pembuat Pakan Udang untuk Mengurangi Biaya Operasional Kelompok Ternak Udang Glagah, Lamongan Pamuji, Feby Agung; Riawan, Dedet Candra; Soedibyo, Soedibyo; Suryoatmojo, Heri; Ashari, Mochamad
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.805

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara produsen udang terbesar di duina. Udang merupakan salah satu komoditas perikanan andalan Indonesia yang sangat potensial untuk diekspor. Sebagai salah satu komoditas unggulan nasional udang selalu menjadi pilihan untuk bisa dilibatkan dalam upaya peningkatan pendapat negara dan menggapai target kenaikan produksi hingga 250% pada tahun 2024 mendatang. Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan produksi udang terbanyak. Salah satu daerah di Jawa Timur yang aktif memproduksi udang adalah Kabupaten Lamongan, tepatnya di Kecamatan Glagah. Biaya pakan udang tidaklah murah sehingga banyak peternak udang yang mengeluhkan besarnya pengeluaran mereka untuk membeli pakan udang. Oleh karena itu dirancanglah inovasi mesin pembuat pakan udang bertenaga sinar matahari. Pada sistem ini, alat pembuat pakan udang akan dioperasikan menggunakan listrik bertenaga matahari. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dapat menghemat pengeluaran listrik untuk operasi mesin pembuat pakan udang ini. Penggunaan panel surya juga dapat mendukung akselerasi penggunaan energi baru terbarukan guna mewujudkan energi yang bersih dan murah di kalangan masyarakat. Inovasi alat ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai penerapan energi baru terbarukan di bidang peternakan, membantu peternak untuk mandiri dalam penyediaan pakan, dan dapat mengurangi biaya pengeluaran para peternak di daerah Glagah Lamongan. Kegiatan abmas ini sudah berhasil terlaksana dan alat inovasi kami berhasil di terapkan. Alat inovasi kami berdampak kepada penurunan biaya pakan udang di daerah Glagah Lamongan.
Improving Fuel Consumption Efficiency of Synchronous Diesel Generator Operated at Adjustable Speed using Adaptive Inertia Weight Particle Swarm Optimization Algorithm Muhtadi, M Zaky Zaim; Suryoatmojo, Heri; Soedibyo; Ashari, Mochamad
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 8, No. 4, November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v8i4`.1756

Abstract

Diesel generator is a reliable source of electricity, but it requires quite high operational costs, especially for fuel. This paper describes a technique for reducing fuel consumption in Diesel Engine Synchronous Generator systems. The system is originally a Constant Speed Diesel Synchronous Generator (CSD-SG), but during certain conditions, the speed is reduced to minimize fuel consumption by adjusting the Specific Fuel Consumption (SFC) map. SFC is defined as the amount of fuel consumed by a diesel engine generator for each unit of power output. It shows various numbers depending on the speed and operating power. In this paper, we use the Adaptive Inertia Weight Particle Swarm Optimization (AIWPSO) algorithm to select of the proper SFC curve at a certain speed and operating power. AIWPSO employs an adaptive inertial weight adjustment method, which enables this algorithm to achieve faster convergence than conventional Particle Swarm Optimisation (PSO) algorithms. The system is embedded with AC/DC/AC power electronics converter to regulate the frequency. Data set of 1000 kVA Cummins diesel engine generator from the oil and gas company in Central Java, Indonesia was taken for simulations. The results show that the AIWPSO algorithm calculates the fuel consumption as 1,678 liters per day on a typical condition, whereas in the previous method, the linear line needs 1,693 liters per day. Therefore, using AIWPSO method can save up to 450 liters of fuel per month. The simulation results show that the proposed method can improve fuel efficiency compared to the previous model.
SOSIALISASI MENGENAI ERGONOMI TERHADAP POSTUR KARYAWAN DAN PENGUKURAN LINGKUNGAN KERJA KONVEKSI SIMPATI, SIDOARJO Maharani, Aditya; Rizal, Mochammad Choirul; Kurniasih, Dewi; Cahyaningati, Desi; Ashari, Mochamad; Mahfudzi, Imam
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i2.42

Abstract

Konveksi mempunyai peranan penting dalam mendukung tercukupinya kebutuhan sandang manusia. Akan tetapi, proses kerja di industri konveksi memiliki risiko keselamatan dan kesehatan terhadap pekerja. Hal ini berkaitan dengan aspek lingkungan kerja dan ergonomi. Aspek tersebut kadang diabaikan oleh beberapa pemilik perusahaan. Hasil survei menunjukkan bahwa Konveksi SIMPATI belum sepenuhnya menerapkan aspek tersebut dalam pekerjaannya. Dilakukannya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman yang relevan terkait postur kerja dan aspek ergonomi lainnya. Selain itu juga dilakukan pengukuran terkait lingkungan kerja bertujuan untuk rekomendasi diterapkan pada area kerja Konveksi SIMPATI. Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai beberapa faktor bahaya ergonomi serta mencegah adanya gangguan penyakit akibat kerja berdasarkan hasil pengukuran lingkungan kerja dari faktor pencahayaan dan kebisingan.
Desain Pola Operasi Sistem Hibrida Sumber Energi Terbarukan pada Living Laboratory REIDI Nurcahya, Kevinda Anugrah; Riawan, Dedet Candra; Ashari, Mochamad
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 4 No. 1 (2025): SNTE III
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46962/snte.25.102

Abstract

Penggunaan energi terbarukan dalam pembangkit listrik telah menjadi prioritas strategis global untuk rencana energi jangka menengah dan panjang, didorong oleh meningkatnya kebutuhan energi dan kesadaran dampak lingkungan dari bahan bakar fosil. Tantangan utama berupa intermittensi dan ketergantungan kondisi cuaca diatasi melalui implementasi Hybrid Renewable Energy System (HRES) yang mengintegrasikan berbagai sumber energi terbarukan dengan teknologi penyimpanan energi. Penelitian ini bertujuan merancang pola operasi optimal untuk meminimalkan biaya pengoperasian sistem hibrida pada Renewable Energy Integration Demonstrator of Indonesia (REIDI) menggunakan optimasi PYOMO. Sistem terintegrasi meliputi pembangkit listrik tenaga surya, sistem penyimpanan baterai (LFP dan VRLA), sistem penyimpanan hidrogen (HESS), pembangkit biomassa, diesel generator, dan koneksi jaringan PLN. REIDI difungsikan sebagai pembangkit tenaga listrik yang menyuplai kebutuhan beban di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sekaligus sebagai laboratorium untuk menyimulasikan kondisi-kondisi kelistrikan hibrida baik dalam mode on-grid maupun off-grid. Untuk fungsi sebagai pembangkit, energi yang dihasilkan REIDI sebesar 3.925,69 kWh per hari dengan biaya operasional Rp 1.220.109,61 dan keuntungan Rp 4.334.738,58 tanpa memperhitungkan investasi. Jika memperhitungkan investasi, keuntungan turun menjadi Rp 1.139.261,85. Untuk pemanfaatan sebagai laboratorium dengan profil beban 4.786 kWh per hari, optimasi dilakukan pada empat skenario yaitu on-grid normal operasi, on-grid dengan pembatasan jaringan, off-grid baterai grid forming, dan off-grid diesel grid forming. Hasil penelitian menunjukkan skenario on-grid normal operasi mencapai efisiensi ekonomi tertinggi dengan biaya operasional Rp 6.905.072,15. Sistem PV menunjukkan konsistensi pemanfaatan 100% di seluruh skenario, sementara biomassa terbukti ekonomis sebagai baseload dengan biaya Rp 1.065,39 per kWh. Konfigurasi off-grid mengalami peningkatan biaya signifikan hampir satu setengah kali, mengonfirmasi trade-off fundamental antara efisiensi ekonomi dan kemandirian energi.