Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair bagi Kelompok Ibu PKK di Kota Makassar Mohammad Ahsan S. Mandra; Ahmad Rifqi Asrib; Nur Anny Suryaningsih Taufieq
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.303

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi pelatihan bagi ibu-ibu di Kota Makassar tentang pengelolaan sampah organik menjadi pupuk organik cair. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini melibatkan 30 peserta yang tergabung dalam organisasi PKK di Desa Maradekaya Utara, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahapan yang meliputi: (1) sosialisasi kegiatan, (2) pemberian pretest, (3) pemberian materi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, (4) pemberian materi tentang pembuatan pupuk organik cair, (5) pemberian materi tentang pemanenan pupuk organik cair; dan (6) pemberian materi tentang penggunaan pupuk organik cair. Hasil tes pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan ini menunjukkan peningkatan yaitu rata-rata hasil pretest berada pada kategori rendah dan hasil posttest menunjukkan kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa materi pelatihan dipahami dengan baik oleh peserta.
PKM Pelatihan Pembuatan Batu Bata dengan Memanfaatkan Abu Sekam Padi di Kabupaten Sidenreng Rappang Ahmad Rifqi Asrib; Bakhrani A. Rauf; Panennungi T.; Nur Anny S. Taufieq; Andi Arifuddin Iskandar
DEDIKASI Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i1.45633

Abstract

Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) pengetahuan kelompok industri batu bata tentang manfaat abu sekam padi pada pembuatan batu bata, (2) keterampilan kelompok industri untuk membuat komposisi tanah liat dan abu sekam padi pada pembuatan batu bata, dan (3) keterampilan kelompok industri untuk membuat batu bata dengan memanfaatkan abu sekam padi. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah: ceramah, tanya-jawab, demonstrasi, dan latihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) motivasi mitra cukup tinggi mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan sampai selesai, (2) materi pelatihan membuat batu bata dengan memanfaatkan abu sekam padi sangat direspon oleh masyarakat mitra, karena pembuatannya sangat mudah dan materialnya mudah didapatkan di lokasi kegiatan, (3) secara teknis, batu bata dengan memanfaatkan abu sekam padi ini dapat diterima, dimengerti, dan ditiru oleh masyarakat mitra terutama dalam proses pembuatannya, dan (4) masyarakat mitra bersedia menyebarkan hasil kegiatan PKM ini kepada kelompok industri batu bata yang lain di sekitar lokasi pengabdian.Kata Kunci: limbah, abu sekam padi, batu bata
CHARACTERISTICS OF BRICKS WITH RICE HUSK ASH FROM BRICK PRODUCTION WASTE Irma Aswani Ahmad; Fildzah Atika; Ahmad Rifqi Asrib
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 9 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.322 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i9.170

Abstract

Concrete brick is one of the most widely used materials for walls. In fact, in the field, many bricks are damaged quickly, for example, broken or damp. This research aims to discover the process of making concrete brick using husk rice ash as additives and the difference in quality between ordinary brick and brick made from added rice husk ash. Adding rice husk ash is to utilize the husk waste, which is available in huge quantities. This research was conducted in a laboratory, using the analysis technique of compressive strength of the specimen and water absorption according to SNI 03-0349-1989. The results showed that adding rice husk ash percentage increased the absorption capacity of the bricks. Furthermore, the compressive strength of the bricks decreased with the addition of the percentage of rice husk ash. However, the compressive strength and absorption of the bricks with rice husk ash still meet the requirements SNI 03-0349-1989.
Pembangunan Struktur Bangunan Air Menggunakan Limbah Slag Nikel sebagai Agregat Kasar Ahmad Rifqi Asrib; Arjoansyah Arjoansyah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.282 KB)

Abstract

 Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pemanfaatan limbah slag nikel PT. Antam Pomalaa sebagai pengganti agregat kasar, perbandingan berat campuran beton basah, perbandingan berat volume beton antara beton beragregat kasar slag nikel dan beton normal, dan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton beragregat slag nikel berdasarkan lama perendamannya. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian eksperimen yang dilakukan di laboratorium Uji Bahan dan Beton Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah slag nikel, kerikil, pasir, semen dan air. Slag nikel diambil diambil dari limbah hasil pembakaran PT. Antam Pomalaa Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan karakteristik slag nikel masuk dalam kategori yang disyaratkan untuk digunakan sebagai agregat kasar pada beton. Pada berat campuran beton normal diperoleh berat isi 2270 kg/m2. Untuk penggunaan variasi 50% slag nikel. Nilai berat isi campuran meningkat sebesar 16 %. kemudian Meningkat 24% pada penggunaan agregat 100% slag nikel. Pada hasil pengujian kuat tekan. Beton alami pada umur 56 hari lama perendaman 55 hari memiliki kenaikan 12,27 %. Pada umur 90 hari, perendaman 89 hari memiliki kenaikan sebesar 16,29%. Sedangkan Beton 50% slag pada umur 56 hari, perendaman 55 hari memiliki kenaikan 14,28%. Pada umur 90 hari, perendaman 89 hari memiliki kenaikan sebesar 20,29 %. Kemudian Beton 100% slag nikel pada umur 56 hari lama perendaman 55 hari memiliki kenaikan 17 %. Pada umur 90 hari lama perendaman 89 hari memiliki kenaikan sebesar 26,63%. Hasil penelitian menggambarkan penggunaan limbah slag nikel dapat dijadikan pengganti agregat kasar untuk struktur bangunan air Kata Kunci: limbah, slag nikel, kuat tekan dan lama perendaman, bangunan air
Traffic Conditions and Characteristics: Investigation of Road Segment Performance St. Maryam Hafram; Ahmad Rifqi Asrib
International Journal of Environment, Engineering and Education Vol 4 No 3 (2022)
Publisher : Three E Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55151/ijeedu.v4i3.77

Abstract

The dimensions of the road affect the flow of traffic passing over it. Even though the traffic lanes are the same width, the traffic flow will not be the same because the environment is different. This study aims to determine traffic conditions and characteristics through density analysis and the level of traffic service on the roads. This research is a type of non-experimental research, like a case study with survey methods and direct field observations to determine the performance of the road network. The primary data collected through direct recording in the field is the number of vehicles passing through Perintis Kemerdekaan Road and observing the side constraints that reduce capacity and service levels and impede smooth traffic flow. Data analysis used the Highway Capacity Manual (HCM) and Indonesia Road Capacity Manual (MKJI) 1997. The service level value (LOS) is obtained by dividing the peak traffic volume in the west direction of 4728 PCU/hour with the road capacity value obtained by the service level of 0.89 entering category E while in the east direction with a traffic volume value of 4974 PCU/hour obtained the degree of saturation value of 0.94. The results of the study show that the level of road service is between (D - E) with a value of 0.85 to 1.00, which means that it is close to road capacity and sluggish speed, high traffic density due to internal barriers and vehicle drivers who experience traffic jams of medium duration.
Canva for Innovative Teaching: Pelatihan Membangun Pembelajaran Digital yang Interaktif dan Efektif Rafika Hutami Putri; Ahmad Rifqi Asrib; Muhammad Haristo Rahman; Furqan Ali Yusuf
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2820

Abstract

Abstrak. PKM ini untuk membantu guru mendesain pembelajaran yang menarik dan efektif menggunakan Canva sebagai kemanpuan adaptasi guru di era modern yang harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan berbagai teknologi. Kegiatan PKM ini melibatkan guru sekolah dasar di SD INP Karunrung. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat konten pembelajaran. Penggunaan aplikasi Canva telah berhasil meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi guru SD INP Karunrung dalam mendesain materi ajar yang menarik. Guru-guru di SD INP Karunrung kini mampu membuat konten pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.. Kata Kunci: Canva, Desain Grafis, Media Pembelajaran, Teknologi dalam Pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan Penjernih Air Berbahan Lokal di Desa Bulucenrana Kabupaten Sidenreng Rappang Asrib, Ahmad Rifqi; Rauf, Bakhrani A; T., Panennungi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan : (1) pengetahuan mitra tentang Penjernih  Air berbahan lokal, (2) keterampilan mitra mendesain Penjernih  Air berbahan lokal, dan (3) keterampilan mitra membuat Penjernih  Air berbahan lokal. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) untuk menambah pengetahuan mitra tentang Penjernih  Air berbahan lokal, metode yang digunakan adalah : ceramah, tanya-jawab, dan diskusi, (2) untuk menambah keterampilan mitra mendesain Penjernih  Air berbahan lokal, metode yang digunakan adalah : ceramah, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi, dan (3) untuk menambah keterampilan mitra membuat Penjernih  Air berbahan lokal, metode yang digunakan adalah ceramah, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi, dan latihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) materi pelatihan membuat Penjernih Air berbahan lokal sangat direspon oleh mitra, karena materialnya mudah didapatkan dan pembuatannya sangat mudah dikerjakan, (2) secara teknis Penjernih  Air berbahan lokal dapat diterima, dimengerti, dan ditiru oleh mitra, (3) motivasi mitra cukup tinggi mengikuti penyuluhan dan pelatihan, dan (4) mitra bersedia membuat Penjernih  Air berbahan lokal pada rumahnya masing-masing serta menyampaikan kepada masyarakat lainnya.  Kata kunci: pelatihan, penjernih, air.
Pelatihan Pembuatan Konstruksi Penjernih Air Menggunakan Bahan Lokal Di Desa Lowa Kabupaten Wajo Sampebua, Onesimus; Asrib, Ahmad Rifqi; Rauf, Bakhrani A.; Iskandar, Andi Arifuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) pengetahuan mitra tentang Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal, (2) keterampilan mitra mendesain Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal, dan (3) keterampilan mitra membuat Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) untuk menambah pengetahuan mitra tentang Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal, metode yang digunakan adalah : ceramah, tanya-jawab, dan diskusi, (2) untuk menambah keterampilan mitra mendesain Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal, metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi, dan (3) untuk menambah keterampilan mitra membuat Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal, metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi, dan latihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) materi pelatihan membuat Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal sangat direspon oleh mitra, karena materialnya mudah didapatkan dan pembuatannya sangat mudah dikerjakan, (2) secara teknis Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal dapat diterima, dimengerti, dan ditiru oleh mitra, (3) motivasi mitra cukup tinggi mengikuti penyuluhan dan pelatihan, dan (4) mitra bersedia membuat Konstruksi Penjernih Air menggunakan bahan lokal pada rumahnya masing-masing serta menyampaikan kepada masyarakat lainnya.
Pemanfaatan Abu Sekam Padi sebagai Bahan Tambah Pada Pembuatan Batu Bata Ringan Ahmad, Irma Aswani; Rauf, Bakhrani A; Asrib, Ahmad Rifqi; Tenreng, Ramdani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kuat tekan batu bata ringan dengan bahan tambah abu sekam padi sebanyak 0%, 7,5%, 12,5%, dan 17,5%, (2) penyerapan air batu bata ringan dengan bahan tambah abu sekam padi sebanyak 0%, 7,5%, 12,5%, dan 17,5%, dan (3) kategori kuat tekan dan penyerapan air batu bata ringan berdasarkan SNI No: 15-2094-2000. Metode yang digunakan adalah melakukan pengambilan bahan dasar pembuatan batu bata dan bahan tambah abu sekam padi yang diperoleh dari industri batu bata di kelurahan Uluale Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang. Lalu membuat benda uji dengan menggunakan cetakan yang dipakai oleh industri kecil sebanyak 60 biji setiap kelompok. Benda uji dibagi menjadi empat kelompok masing-masing kelompok A dengan bahan tambah abu sekam  sebanyak 0%, kelompok B sebanyak 7,5%, kelompok C sebanyak 12,5%, dan kelompok D sebanyak 17,5%, pengeringan dengan sinar matahari dan dibakar menggunakan sekam padi di lokasi industri. Kemudian melakukan pengujian kuat tekan dan penyerapan air di Laboratorium Uji Bahan Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Selanjutnya melakukan analisis data untuk mengetahui kuat tekan, penyerapan air, dan kategori kuat tekan batu bata berdasarkan Standar Nasional Indonesia No: 15-2094-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai kuat tekan batu bata produksi keempat kelompok industri, tidak memenuhi salah satu kelas yang dipersyaratkan dalam Standar Nasional Indonesia  No: 15-2094-2000, baik kelas 50, kelas 100, maupun kelas 150, (2) nilai penyerapan air batu bata produksi keempat kelompok industri, telah memenuhi  Standar Nasional Indonesia  No: 15-2094-2000, (3) kategori kuat tekan batu bata yang dihasilkan tidak memenuhi salah satu kelas yang ada dalam Standar Nasional Indonesia  No: 15-2094-2000, sedangkan penyerapan airnya telah memenuhi  Standar Nasional Indonesia  No: 15-2094-2000. Pada penambahan abu sekam padi sebanyak 17,5% menghasilkan batu bata yang lebih ringan dibanding pada penambahan abu sekam padi 7,5% dan 12,5%.Kata kunci: Kuat Tekan, Penyerapan Air, Batu Bata 
Evaluasi karakteristik fisik lapisan tanah menggunakan metode geolistrik Asrib, Ahmad Rifqi; Hasrul, Muhammad Reza; Asnur, Moe Kaymuddin
Teknosains Vol 18 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i3.48935

Abstract

Pelapukan batuan menghasilkan tanah yang berfungsi sebagai dasar pembangunan. Struktur yang lebih tinggi dari permukaan tanah memberikan tekanan pada tanah di bawahnya, menyebabkan tegangan dan perubahan bentuk yang mempengaruhi stabilitas bangunan. Pondasi bangunan harus ditempatkan di tanah keras atau tanah yang telah dipadatkan untuk menghindari kesalahan konstruksi. Metode geolistrik adalah cara yang cepat dan efisien untuk menentukan sifat tanah di bawah permukaan dengan mengukur resistansi tanah terhadap arus listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik lapisan tanah menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner di area sekitar Stadion Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode geolistrik efektif dalam menentukan struktur bawah permukaan dan karakteristik fisik tanah. Proses inversi dilakukan dengan iterasi lima kali, menghasilkan model resistivitas bawah permukaan yang lebih akurat dengan nilai RMS error menurun hingga 32,9% pada kedalaman 36,9 meter. Tiga lapisan utama diidentifikasi: lapisan pasir hingga pasir berlempung dengan resistivitas 2,15 – 20,5 Ωm, lapisan air asin atau air laut dengan resistivitas 0,00760 – 0,072 Ωm pada kedalaman 18 – 30 meter, dan lapisan padat pada kedalaman 31,3 – 36,9 meter. Korelasi hasil geolistrik dengan hasil uji Standard Penetration Test (N-SPT) diperlukan untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kekuatan dan densitas tanah. Integrasi kedua metode ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan akurat mengenai kondisi bawah permukaan tanah, mendukung perencanaan dan desain pondasi yang lebih tepat dan aman untuk proyek konstruksi.