Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN HIDROPONIK, AKSI HIJAU WARGA: MERAKIT HIDROPONIK GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN LOKAL Suyanto, Agus; Nurfitria, Rima; Widarti, Sri; Andayani, Sri; Setiawan, Setiawan; Suryani, Rini; Astar, Ismail; Dominikus Bancin, Hardi; Tutik Purwani Irianti, Agnes; Rahayu, Sri; Ellyta, Ellyta; Asti, Asti; Yuliana Ayen, Rosalina; Oktarianti, Sherly; Aini, Fitriana
Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/dianmas.v2i2.595

Abstract

Hydroponic cultivation training was conducted for residents of Hydroponic cultivation training was conducted for 40 residents of Gang Kuini I Jeruju, West Pontianak District, aiming to address limited land availability and support local food security. This community service program utilized a participatory approach through socialization, hands-on training, and mentoring. The main issues addressed included narrow land constraints, lack of knowledge about modern agricultural technology, and community dependence on vegetable markets for daily needs. The training introduced wick system hydroponics using simple materials that were easy to implement in household yards. The methods included needs assessment, training preparation, technical socialization, hands-on hydroponic equipment construction, seedling planting, and post-training evaluation. Pre-test and post-test evaluation results showed significant improvements: knowledge aspect increased from 41% to 86%, and attitude aspect increased from 50% to 89%. Results showed that 88% of participants expressed interest in trying hydroponics, and 90% believed hydroponics supports local food security. This activity contributed positively toward household food security by enabling residents to produce fresh vegetables sustainably. The training fostered a green movement among residents while reducing household food expenditures and enhancing nutritional quality for families.
PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA KELUARGA TANI RT 021 RW 007 KELURAHAN SEKIP LAMA: Household Financial Management among Farming Families in RT 021 RW 007, Sekip Lama Urban Village Asti, Asti
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.243

Abstract

Rumah tangga tani merupakan kelompok yang rentan secara ekonomi akibat fluktuasi pendapatan, ketidakpastian produksi, dan keterbatasan kemampuan dalam mengelola keuangan rumah tangga. Kondisi tersebut diperparah oleh kebiasaan mencampurkan keuangan rumah tangga dan usahatani serta rendahnya pemahaman dalam perencanaan dan pencatatan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga pada keluarga tani di RT 021 RW 007 Kelurahan Sekip Lama. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan yang meliputi penyampaian materi, praktik penyusunan anggaran dan pencatatan keuangan sederhana, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan keuangan, pemisahan keuangan rumah tangga dan usahatani, penyusunan anggaran, pencatatan keuangan, serta pemahaman risiko utang dan kebutuhan dana darurat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan rumah tangga tani untuk mengelola keuangan secara lebih terencana dan berkelanjutan, sehingga berpotensi memperkuat ketahanan ekonomi keluarga tani.
PENGARUH KARAKTERISTIK PETANI TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN PADA PENGGUNAAN BENIH PADI UNGGUL DI KABUPATEN KUBURAYA asti, asti; Kucan, Benedictus; Ellyta, Ellyta
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The use of superior rice seeds is one of the strategic efforts to enhance productivity and food security. The effectiveness of extension communication plays a crucial role in the adoption of this technology at the farmer level. This study employed a numerical rating scale and multiple linear regression analysis. The results showed that extension communication in Kuburaya District was fairly effective, with an average score of 61.55. The majority of farmers were aged between 15 and 65 years, had elementary-level education, 20–35 years of farming experience, and an average land size of 0.5 to less than 1 hectare. The multiple linear regression analysis indicated that the variables of age (X1), formal education (X2), farming experience (X3), and land size (X4) simultaneously had a significant effect on the effectiveness of agricultural extension communication (Y).